Jurnal Bestari
No 23 (1997)

BASOFI SOEDIRMAN, MUSIK DANGDUT DAN REFLEKSI POLITIK "HANYA KAU YANG KUPILIH"

Rofieq, Ainur (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2016

Abstract

Sudah barang tentu sebuah syair dilagukan bukan hanya sekedar berbahasa indah untuk tujujna komersial, sehinnga kita yang mendengar hanya mendapat bunyi dan nikmat. Sebuah lagu kalu dilihat dari aspek jiwa penciptaannya, pasti memiliki pesan nilai-nilai. Boleh dikatan umum, pencipta lagu selalu melibatkan aspek emosi, cita-cita, harapan, kondisi dan tidak mustahil pesanan.

Copyrights © 1997