Jurnal Social Economic of Agriculture
Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Social Economic of Agriculture

HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DENGAN PERSEPSI PETERNAK TERHADAP INSEMINASI BUATAN PADA SAPI POTONG KELURAHAN TUAN-TUAN KECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG

Dewi Kurniati, Khairul Umam, Novira Kusrini, (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Jan 2014

Abstract

Abstrak Hubungan Antara Karakteristik dengan Persepsi Peternak Terhadap Inseminasi Buatan pada Sapi Potong di Kelurahan Tuan-Tuan Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, di bawah bimbingan Dr. Novira Kusrini, SP, M.Si dan Dewi Kurniati, SP, MM. Besarnya potensi sumberdaya alam yang dimiliki Indonesia memungkinkan pengembangan subsektor peternakan sehingga menjadi sumber pertumbuhan baru perekonomian Indonesia. Salah satu komponen dari subsektor peternakan yang memiliki banyak manfaat dan berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia adalah agribisnis sapi potong. Salah satu Kabupaten di Kalimantan Barat yang menjadi pengembangan program Inseminasi Buatan (IB) yaitu Kabupaten Ketapang. Populasi ternak sapi potong Kabupaten Ketapang Kecamatan Benua Kayong berjumlah 5074 ekor termasuk di dalamnya Kelurahan Tuan-Tuan yang memiliki potensi dalam penerapan program inseminasi buatan. Sehubungan dengan hal tersebut, penggunaan teknologi ternak dengan Inseminasi Buatan sangat membantu dalam peningkatan produktifitas ternak sapi potong Penelitianini bertujuan untuk menganalisis persepsi peternak sapi potong terhadap inseminasi buatan, serta menganalisis hubungan antara karakteristik dengan persepsi peternak. Metodeanalisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan skala likert dan Korelasi Rank Spearman dari karakteristik dengan persepsi peternak. Penentuan responden dilakukan secara acak sederhana dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 33 orang peternak yang menggunakan IB. Data primer diperoleh melalui teknik wawancara berdasarkan kuisioner, dan data sekunder diperoleh dari kantor desa, kantor kecamatan dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) persepsi peternak terhadap inseminasi buatan termasuk kategori baik (87,88%); (2) terdapat hubungan yang cukup erat, signifikan dan searah antara umur dengan persepsi peternak terhadap inseminasi buatan dengan rs = 0,352. Terdapat hubungan yang sangat lemah, tidak singnifikan dan searah antara pendidikan formal (rs = 0,099), pengalaman beternak (rs = 0,098) dengan persepsi peternak terhadap IB. sedangkan anggota keluarga memiliki hubungan yang sangat lemah, tidak signifikan dan tidak searah dengan persepsi peternak terhadap IB (rs = -0,157). Kata kunci: Persepsi peternak, Inseminasi Buatan.

Copyrights © 2012