Jurnal Analisis
Vol 13, No 1 (2013)

PASANG SURUT DOMINASI ISLAM TERHADAP KESENIAN REOG PONOROGO

Achmadi, Asmoro ( IAIN Walisongo Semarang )



Article Info

Publish Date
19 Feb 2014

Abstract

Ponorogo dikenal sebagai “Bumi Reog” dengan kesenian reognya; namun juga termasyhur sebagai “Kota Santri” dengan Pondok Gontornya. Sebagai kawasan lama, Ponorogo tentu saja memiliki kearifan lokal (local genius) tersendiri yang berakar dalam nilai-nilai keagamaan dan seni Reog. Tulisan ini ingin melihat mana yang lebih mendominasi antara kesenian reog (budaya) dan Pesantern Modern Gontor (Islam) dalam eksistensinya sebagai kearifan lokal (lokal genius) masyarakat Ponorogo. Sebagai titik tolak, penulis menggunakan teori nilai Max Scheler yang berargumen bahwa nilai memiliki hierarki sebagai berikut: nilai-nilai kerohanian (tingkatnya tertinggi), nilai-nilai spiritual, nilai-nilai kehidupan, dan nilai-nilai kesenangan (tingkatnya terendah). Tolok ukur nilai Max Scheler ini menunjukkan bahwa nilai-nilai agama (Islam) yang berisi nilai-nilai kerohanian mendapatkan tempat tertinggi dibanding dengan nilai-nilai budaya. Nilai-nilai kerohanian tersebut meliputi: dakwah, kelestarian, kepercayaan, dan magis. Sedangkan nilai-nilai budaya meliputi: budaya, keindahan, moral, seni, simbol, superioritas, kepahlawanan, keadilan, kesejahteraan, hiburan, kepuasan, kompetisi, materi, dan pertunjukan.

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

analisis

Publisher

Subject

Education

Description

ANALISIS: Jurnal Studi Keislaman adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh IAIN Raden Intan Lampung dengan nomor ISSN: 2088-9046. ANALISIS terbit 2 (dua) kali dalam setahun (Juli dan Desember), dengan mengangkat tema tertentu per nomornya sesuai dengan pembidangan studi Islam secara luas. Dalam hal ...