Hukum Islam
Vol 14, No 1 (2014): Vol 14, No 1 (2014): Juni 2014

STATUS NASAB ANAK DARI BERBAGAI LATAR BELAKANG KELAHIRAN (DITINJAU MENURUT HUKUM ISLAM)

Harlina, Yuni (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2014

Abstract

Hubungan Darah ( nasab ) antara orang tua dan anak-anak adalah hubungan sipil yang paling kuat dan tidak dapat diganggu gugat oleh hubungan lainnya . Posisi di bidang warisan , tidak bisa benar-benar baik sebagai atau halal ( Hirman ) dan menghambat sebagai benar-benar ( nuqshan ) . Berdasarkan dari melihat agama , moral anak saleh yang merasa terdorong untuk berdoa bagi keselamatan kedua orang tua di akhirat . Begitu pentingnya posisi seorang anak , sehingga umat Islam secara garis besar membagi anak-anak menjadi dua kategori , yaitu anak-anak dan anak-anak syary atau thabiy , tetapi itu tidak berarti bahwa Islam telah melakukan diskriminasi terhadap anak yang lahir . Prinsip-prinsip Islam dengan tegas bahwa setiap anak yang lahir status alam , yang rentan terhadap Allah monoteisme . Anak-anak sebagai bagian dari anggota masyarakat juga memiliki legal standing yang perlu diklarifikasi dan menekankan terutama di negara bagian masyarakat sekarang yang semakin modern dan global

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

HUKUM ISLAM

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Jurnal Hukum Islam dengan nomor (Print ISSN 1411-8041) (Online ISSN 2443-0609) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sebagai media pengkajian dan penyajian karya ilmiah terutama bidang hukum Islam. Jurnal ini pertama ...