Pharmaceutical Sciences and Research (PSR)
Vol 4, No 3 (2017)

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Gaharu (Aquilaria microcarpa Baill.) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus dan Proteus mirabilis

Muhani, Mutiara ( University of Tanjungpura )
Sari, Rafika ( University of Tanjungpura )
Fajriaty, Inarah ( University of Tanjungpura )



Article Info

Publish Date
25 Jan 2018

Abstract

Daun gaharu (Aquilaria microcarpa Bail) merupakan salah satu bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan kandungan  senyawa metabolit sekunder daun gaharu dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Proteus mirabilis dengan metode Disc diffusion Kirby-Bauer. Simplisia daun gaharu dimaserasi dengan etanol 96%.  Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun gaharu  mengandung flavonoid,fenol,tanin,saponin dan steroid. Selanjutnya dilakukan KLT untuk penegasan adanya senyawa kimia pada ekstrak daun gaharu menggunakan fase gerak butanol:asam asetat:air (4:1:5) dengan fase diam silika gel GF254 dengan penampak bercak FeCl3 5% untuk fenolik dan AlCl3 5% untuk flavonoid kemudian di deteksi pada sinar UV 254nm dan 366nm. Kontrol positif yang digunakan adalah Siprofloksasin 50μg sedangkan kontrol negatif yang digunakan adalah DMSO 20%. Berdasarkan hasil rata-rata diameter zona hambat ekstrak etanol daun gaharu pada Staphylococcus aureus dengan konsentrasi 300 mg/mL, 400 mg/mL, 500 mg/mL yaitu 12,50 mm, 13,51 mm,  15,80 mm. Sedangkan pada Proteus mirabilis dengan konsentrasi 300 mg/mL, 400 mg/mL, 500 mg/mL yaitu 12,10 mm, 13,26 mm, 15,19 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun gaharu memiliki aktivitas pada Gram positif dan Gram negatif.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

journal

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Pharmaceutical Sciences and Research (PSR) is an official scientific journal managed by Faculty of Pharmacy Universitas Indonesia. PSR was first published in 2004 Under the name of Majalah Ilmu Kefarmasian (MIK). After being vacuum for 1 years, MIK was then reestablished under new editorial with new ...