Medula
Vol 6, No 1 (2016): MEDICAL PROFESSION JOURNAL OF LAMPUNG

Morbus Hansen Tipe Multibasiler dengan Reaksi Kusta Tipe 1 dan Kecacatan Tingkat 2

Andini, Fauzia (Unknown)
Warganegara, Efrida (Unknown)
Effendi, Arif (Unknown)
Adyananto, Adyananto (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2016

Abstract

Penyakit kusta merupakan penyakit granulomatosa kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae yang menyerang saraf tepi, selanjutnya dapat menyerang kulit, mukosa, saluran pernapasan bagian atas, sistem retikuloendotelial, mata, otot, tulang, dan testis. Reaksi kusta tipe 1 merupakan reaksi hipersensitivitas tipe lambat yang ditandai dengan lesi yang telah ada menjadi memerah dan bengkak. Pasien wanita, usia 27 tahun, datang ke Rumah Sakit Provinsi dr. H. Abdul Moeloek dengan keluhan muncul bercak kemerahan yang timbul hampir di seluruh tubuh sejak 18 hari sebelum masuk rumah sakit. Tangan terasa kesemutan selama beberapa menit dan setelahnya mati rasa hingga pasien sulit menggenggam, jari kelingking pasien juga tampak sulit diluruskan. Pada regio fasialis, abdomen, lumbal, ekstremitas superior, dan ekstremitas inferior terdapat plak eritema multipel bentuk irregular ukuran numular hingga plakat sirkumskrip dengan tepi lebih aktif daripada bagian tengahnya dan skuama selapis sedang kecoklatan tidak berminyak. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kesadaran composmentis dan tampak sakit sedang, tekanan darah 100/80 mmHg, nadi 80 x/menit, pernafasan 20 x/menit, dan suhu tubuh 36,7 ᵒC. Pasien dalam kasus ini diberikan terapi kortikosteroid dengan methyl prednisolone intravena dengan dosis 32 mg per hari. Pada pasien juga diberikan terapi Multi Drug Therapy-Multibacilllary (MDT-MB) selama 12-18 bulan, serta diberikan obat topikal berupa urea 10% cream. Kata kunci: kecacatan, kusta, mycobacterium leprae, reaksi kusta tipe 1

Copyrights © 2016