Jurnal Pemikiran Sosiologi
Vol 2, No 2 (2013): Tantangan Global Dalam Perubahan Lokal

Konstruksi Media Terhadap Perempuan Terlibat Kasus Korupsi dalam Tayangan Televisi

Erry, Hadiati (Unknown)
Abdullah, Irwan (Unknown)
Udasmoro, Wening (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Nov 2017

Abstract

Artikel ini memfokuskan pada konstruksi media-televisi terhadap perempuan yang terlibat kasus tindak pidana korupsi. Dalam sepuluh tahun terakhir fenomena perempuan masuk dunia politik pemerintahan semakin meningkat, tetapi sekaligus juga diikuti oleh semakin banyaknya perempuan yang terjerat perkara korupsi. Pertanyaan pokok yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana media massa mengkonstruksi perempuan terlibat korupsi melalui produksi dan reproduksi wacana yang dilakukan lewat ekspose pemberitaannya. Studi ini menggunakan metode analisis wacana kritis dari Norman Faircloug. Konstruksi media terhadap perempuan terlibat korupsi lebih banyak dibelokan ke isu irotis, domistik, dan suka glamour, bukan pada substansi masalah korupsi itu sendiri. Proses domestikasi oleh media ini mengindikasikan bahwa di ranah politik masih merupakan ranah laki-laki. Konteks sosial budaya akan fenomena tersebut merujuk bahwa dalam masyarakat ternyata masih patriarkis, sehingga jika ada perempuan aktivis politik mengalami kasus politik, media pun kemudian mengkonstruksi perempuan tidak beranjak dari sektor domistik. Produksi wacana seperti itu terus-menerus dilakukan televisi, terlebih lagi ketika mengambil momentum perempuan yang terkena kasus tindak pidana korupsi. Implikasi lebih lanjut, televisi semakin menegaskan dan meneguhkan bahwa ranah politik bukanlah ranah perempuan, melainan laki-laki.

Copyrights © 2013