Jurnal Soshum Insentif
Vol 1 No 1 (Oktober, 2018): Jurnal Soshum Insentif

Evaluasi Pengaruh Getaran Kendaraan Truk dan Variasi Jarak Terhadap Kerusakan Bangunan

Sunandar, Asep (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Oct 2018

Abstract

Abstract. The vibrations that occur on the highway is one of the impact caused by the increase in the number of heavy vehicles and road conditions are getting worse, causing damage to existing buildings around the road (Osama Unaidi, 2008). A study examining the relationship between damage to buildings and the intensity of vibration on the highway has been done, however, a study specifically to see the relationship of vibration intensity on road access to factory area (warehouse) has not been done. The purpose of this study is to know the amount of vibration generated by tronton  and its impact on damage to buildings. To answer that objective, the research method used was semi field test of vibration originating from 30 ton tronton truck which varied with distance (50 cm and 100 cm from vibration source).The measurement method refers to the Instruction Manual Vibration Level Meter, produced and then evaluated by KEPMEN LH 49 / MENLH / II / 1996. Research shows that the vibrations measured at a distance of 50 cm enter in category B, while at 100 cm distance entered in category A. Based on KEPEMN LH 49 / MENLH / II / 1996, Category B (at 31.5 Hz instrument frequency) indicates the possibility of cracking or removing plaster on the load bear wall and for category A (31.5 Hz frequency) indicates no damage to building. This condition can change if the number, load and speed of vehicles that occur larger (as in the arterial road).The level of damage to existing buildings will be different, may even be causing greater damage. Keywords : vibration, level of damage to buildings, Vibration Level Meter, Leq Z Abstrak. Getaran yang terjadi di jalan raya merupakan salah satu dampak yang disebabkan oleh kenaikan jumlah kendaraan berat dan kondisi jalan yang semakin memburuk, sehingga menyebabkan kerusakan bangunan yang ada di sekitar jalan (Osama Unaidi, 2008). Penelitian  yang  mengkaji hubungan antara kerusakan bangunan dengan intensitas getaran di jalan raya sudah banyak dilakukan, namun demikian kajian yang secara spesifik melihat hubungan intensitas getaran pada akses jalan menuju areal pabrik (gudang) belum banyak dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui  besarnya getaran yang dihasilkan oleh truk tronton dan dampaknya terhadap kerusakan bangunan. Untuk menjawab tujuan tersebut, metode penelitian yang digunakan adalah uji coba semi lapangan terhadap getaran yang bersumber dari truk tronton 30 ton yang divariasikan dengan jarak (50 cm dan 100 cm dari sumber getaran). Metode pengukuran  mengacu pada Instruction Manual Vibration Level Meter, yang dihasilkan kemudian dievaluasi berdasarkan KEPMEN LH  49/MENLH/II/1996.Penelitian menunjukkan bahwa getaran yang diukur pada jarak 50 cm masuk dalam katagori B, sedangkan pada jarak 100 cm masuk dalam katagori A. Berdasarkan KEPEMN LH 49/MENLH/II/1996, Katagori B (pada frekuensi alat 31,5 Hz) menunjukkan kemungkinan adanya keretakan  atau terlepas plesteran pada dinding pemikul beban dan  untuk katagori A (frekuensi alat 31,5 HZ) menunjukkan tidak adanya kerusakan pada bangunan. Kondisi ini bisa berubah apabila jumlah, beban dan kecepatan kendaraan yang terjadi lebih besar (seperti halnya di jalan arteri).  Tingkat kerusakan  bangunan yang ada akan berbeda, bahkan bisa jadi akan menimbulkan kerusakan yang lebih besar. Kata Kunci : Getaran, Kerusakan Bangunan,Vibration Level Meter, Leq Z

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jurnalsoshum

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

Jurnal Soshum Insentif adalah wadah informasi bidang Ilmu Sosial dan Humaniora berupa hasil penelitian yang diterbitkan oleh LLDIKTI Wilayah IV dan frekuensi terbit dua kali setahun. ...