Patrawidya: Seri Penerbitan Penelitian Sejarah dan Budaya
Vol 18, No 1 (2017)

IMPLEMENTASI ATURAN ADAT TERHADAP PENGELOLAAN LINGKUNGAN: DAMPAKNYA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL PADA KOMUNITAS ADAT KASEPUHAN CISITU

Nopianti, Risa (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2017

Abstract

Komunitas adat Kasepuhan Cisitu selama beberapa tahun terakhir ini mengindikasikan terjadinya perubahan, terutama pada cara-cara hidup, kondisi fisik lingkungan hutan, dan budaya. Hal ini terjadi karena masyarakat Kasepuhan Cisitu diperkenankan untuk mengelola hutan tutupan, yang memiliki sumberdaya alam melimpah berupa pertambangan emas. Hal yang menarik dari penelitian ini adalah bagaimana bisa aturan adat memperbolehkan masyarakatnya mengeksploitasi hutan tutupan, yang dipercaya masyarakat sebagai hutan terlarang untuk dieksploitasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam. Penelitian ini menemukan bahwa ada keterkaitan yang cukup erat antara perubahan sosial yang terjadi pada komunitas adat Kasepuhan Cisitu dengan kegiatan masyarakat melakukan penambangan dan pengelolaan lingkungan hutan tutupan. Hal ini terjadi karena adanya aturan adat yang mendukung masyarakat untuk memanfaatkan lahan hutan tutupan yang terlanjur terkena dampak pertambangan, supaya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Perubahan sosial ini juga memiliki pengaruh yang cukup besar pada perubahan aturan adat yang selama ini dianut oleh komunitas adat Kasepuhan Cisitu.____________________________________________________________Kasepuhan Cisitu communities over the last few years indicate a change, especially in the ways of life, the physical condition of the forest environment, and culture. This happens because people Kasepuhan Cisitu allowed to manage a forest reserve, which incidentally has abundant natural resources such as gold mining. The interesting thing about this study is how can the customs rules allow people to exsploiting tutupan forest, that trusted as the forbidden forest to exploited. This study used a qualitative descriptive method by using indepth interviews. The study found that there was sufficient connection between social changes that occur in indigenous communities Kasepuhan Cisitu with community activities mining and environmental management of the forest reserve. This occurs because of the customary rules for communities to utilize tutupan forest are already affected by mining, in order to provide benefits to the community. This social change also has a considerable influence on the change of customary rules that have been adhered to by the traditional community of Kasepuhan Cisitu.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

patrawidya

Publisher

Subject

Arts Social Sciences

Description

The Patrawidya appears in a dark gray cover with a papyrus manuscript. The Patrawidya Journal is published three times a year in April, August and December. The study of the Patrawidya Journal article is on the family of history and culture. The Patrawidya name came from a combination of two words ...