JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA
Vol 16 No 2 (2018): JIFI

Uji Aktivitas Inhibisi Enzim Tirosinase In-vitro Krim Ekstrak Akar Manis (Glycyrrhiza glabra L.)

Noor, Siti Umroh (Unknown)
Faridah, Faridah (Unknown)
Magdalena, Pamela (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2018

Abstract

Ekstrak akar manis (Glycyrrhiza glabra L.) mengandung senyawa isoflavon glabridin yang dapat menghambat oksidasi l-tirosin dan L-DOPA dalam pembentukan melanin sehingga berkhasiat sebagai pemutih kulit. Tujuan penelitian menentukan potensi terbaik krim pemutih kulit menggunakan kontrol positif asam kojat. Diformulasi 1 formula blangko, 3 formula krim menggunakan variasi konsentrasi ekstrak etanol 70% akar manis (0,01, 0,11, 1,01)% berdasarkan konsentrasi inhibisi tirosinase in vitro ekstrak (IC50, 75, 100)%. Digunakan metode secara spektrofotometri dengan mengukur serapan dopakrom menggunakan microplate reader diinkubasi suhu 37°C, λ 490 nm, 20 menit. Krim M/A dibuat dengan mencampurkan ekstrak bersama basis bersuhu 70-75°C, 400 rpm, 25 menit. Uji stabilitas dilakukan 4 minggu pada penyimpanan suhu kamar dan 40°C, dievaluasi mutu fisiknya. Hasil IC50 asam kojat sebesar 20,88 µg/mL; IC50 variasi ekstrak berturut-turut sebesar (126,75; 1130,90; 10092,41) µg/mL. Krim berwarna putih susu-putih kekuningan; ber-aroma bunga; lembut; homogen; tidak terjadi pemisahan; bertipe M/A; sifat alir tiksotropik plastis; viskositas, kemampuan sebar, ukuran globul, pH semakin meningkat berturut-turut sebesar  (455000- 620000)cPs, (2695,82-3545,83)mm2, (54,66-66,27)μm, (4,44-5,04); aktivitas inhibisi tirosinase formula 1, 2 dan 3 penyimpanan minggu 0, 2 dan 4 berturut-turut sebesar (1,78;-25,74;22,04)%, (6,74;6,12;4,49)%, (-28,78;53,06;20,32)%. Dapat disimpulkan formula krim dengan konsentrasi ekstrak akar manis 1,01% merupakan formula terbaik sehingga dapat digunakan sebagai pemutih kulit.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jifi

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia memuat tulisan ilmiah baik berupa naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Kefarmasian. Diterbitkan setiap 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan ...