cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing Goodwill diterbitkan oleh Program Magister Akuntansi (MAKSI) Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi Manado, dimaksudkan sebagai media pertukaran informasi, penelitian dan karya ilmiah antara pengajar, alumni, mahasiswa dan masyarakat pada umumnya. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu bulan Juni dan Desember. Redaksi menerima naskah yang belum diterbitkan oleh media dan tinjauan atas buku-buku akuntansi terbitan dalam dan luar negeri yang baru serta catatan/komentar atas artikel yang dimuat dalam jurnal ini. Surat-surat mengenai naskah yang diterbitkan, langganan, keagenan, dan lainnya dapat dialamatkan langsung ke redaksi atau lewat email : goodwillmaksi@yahoo.com.
Arjuna Subject : -
Articles 115 Documents
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT DALAM PENGADAAN BARANG MILIK DAERAH DI KOTA BITUNG Tampanatu, Steady Bent'; Karamoy, Herman; Warongan, Jessy D.L
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 2 (2018): Goodwill Vol.9 No. 2 Juli-Desember 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i2.20735

Abstract

Abstract. The development and tecnological progress in procurement of goods in the city of Bitung make procurement official need to choose and observe about the providers of goods and services quaity and can provide benefits as big as to the existing society based on presidential rules on the procurementof goods and services. The study is a qualitative exploratory research. Respondents were chosen by purposive sampling. Data were collected by interviews, observation and documentation. Triangulation was conducted to validate data. This study concludes: (1) Procurement officers have not been able to perform their role in determining quality goods and services providers because they are still viewed as routines jobs; (2) Educational background and length of tenure as procurement officers do not affect the quality of goods and services produced by city government of Bitung; (3) Training and technical guidance are intended to improve  the quality of human resources, however the results of such activities are not optimal yet; (4) Communication is a supporting factor in the procurement process between the commitment maker and the procurement officer; (5) Personal or group interests, which always take precedence in the implementation of procurement of goods and services, have closed the opportunity to the other providers to supply their goods and or services.Keywords: Resources, Bureaucratic Structure, Communication and DispositionAbstrak. Adanya perkembangan dan kemajuan teknologi dalam pengadaan barang dipemerintahan Kota Bitung menjadikan pejabat pengadaan perlu memilih dan mencermati tentang penyedia barang dan jasa yang berkualitas dan dapat memberikan manfaat yang sebesarnya kepada masyarakat yang ada berdasarkan aturan presiden tentang pengadaan barang dan jasa.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan eksploratif (exploratory approach). Pemilihan responden mengunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data digunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam validitas data digunakan metode triangulasi. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Para pejabat pengadaan barang dan jasa yang menjadi informan cenderung belum dapat melakukan perannya dalam menentukan penyedia barang dan jasa yang berkualitas, karena masih dipandang pekerjaan tersebut sebagai suatu pekerjaan rutinitas; (2) Latar belakang pendidikan dan lamanya masa jabatan sebagai pejabat pengadan tidak mempengaruhi kualitas barang dan jasa yang dihasilkan oleh pemerintah Kota Bitung; (3) Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelatihan atau bimbingan teknis menjadi salah satu sarana yang sering diikuti pejabat pengadaan tetapi hasilnya belum maksimal terkesan hanya untuk realisasi penyerapan anggaran; (4) Komunikasi menjadi faktor pendukung ditahapan proses pengadan antara pejabat pembuat komitmen dan pejabat pengadaan; (5) Kepentingan pribadi atau kelompok, yang selalu didahulukan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa tanpa membuka ruang dan kesempatan yang sama kepada pihak penyedia yang lain.Kata Kunci: Sumber daya, Struktur Birokrasi, Komunikasi dan Disposisi
VOLUME 1 NOMOR 1 DESEMBER 2010 MAKSI, MAKSI MAKSI
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 1, No 1 (2010): Volume 1 Nomor 1 Desember 2010
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v1i1.1047

Abstract

Jurnal online
PENGARUH PEMAHAMAN PENGELOLAAN KEUANGAN, SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH, DAN EFEKTIVITAS PENGAWASAN INTERN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PEMERINTAH KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Syawie, Husen Achmad; Nangoi, Grace B; Kalangi, Lintje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 2 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 2 Juli-Desember 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i2.17746

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, pengaruh pemahaman pengelolaan keuangan, sistem akuntansi keuangan dareah, efektifitas pengawasan intern terhadap kinerja keuangan pada Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kauntitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, responden dalam penelitian ini berjumlah 64 responden selaku pengelola keuangan di SKPD Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman pengelolaan keuangan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja keuangan SKPD Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Sistem akuntansi keuangan daerah dan efektifitas pengawasan intern berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan SKPD Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.Kata Kunci: Pemahaman Pengelolaan Keuangan Daerah, Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Efektifitas Pengawasan Intern, Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah.
PENGARUH KECAKAPAN PROFESIONAL, KOMPLEKSITAS TUGAS, GAYA KEPEMIMPINAN DAN INTEGRITAS APARAT PENGAWAS INTERNAL PEMERINTAH TERHADAP EFEKTIVITAS PEMERIKSAAN ALOKASI DANA DESA (STUDI PADA APARAT PENGAWAS INTERNAL PEMERINTAH KABUPATEN TALAUD) Tinuwo, Mararusli; Nangoi, Grace B; Pontoh, Winston
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 1 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 1 Juni 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i1.15358

Abstract

Abstract. Controlling and auditing of village funds allocation or Alokasi Dana Desa (ADD) by regional-government internal auditor or aparat pengawas internal pemerintah daerah (APIP) are necessary to support the good and accountable governance.This research is aimed to identify the influences of professional skills, complexity of task, leadership, and integrity of APIP, to the audit effectiveness of village funds allocation or alokasi dana desa (ADD). The population of this research were all regional government internal auditors (APIP) of Talaud regency, consisting of 34 samples.This Research used the primary data.Data collection was collected by questionnaires answered up by APIP.This research used multiple regressions to analyze the data. The analysis result shows that professional skills, complexity of task, and leadership do not significantly influence to the audit effectiveness of fillage funds allocation (ADD). On the other hand, the integrity of APIP significantly influences the audit effectivennes of filage funds allocation (ADD). Keywords: Professional Skill, Complexity of Task, Leadership, Integrity of regional   government internal auditor (APIP), The Audit Effectiveness of village funds allocations (ADD) Abstrak. Dalam mendukung terciptanya kepemerintahan yang baik dan pemerintahan yang bersih ditingkat pemerintah desa, maka perlu dilakukan pengawasan dan pemeriksaan oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah ( APIP) atas pengelolaan Alokasi Dana Desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kecakapan Profesional, Kompleksitas Tugas, Gaya Kepemimpinan dan Integritas APIP terhadap Efektivitas Pemeriksaan Alokasi Dana Desa. Populasi penelitian ini  adalah seluruh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP)  Kabupaten Kepulauan Talaud dengan jumlah sampel sebanyak 34 orang.  Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP). Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda (multiple regresi).Hasil analisis menunjukkan bahwa Kecakapan Profesional, Kompleksitas Tugas, Gaya kepemimpinan, memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap efektivitas pemeriksaan  alokasi dana desa sedangkan  Integritas APIP  memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Efektifitas Pemeriksaan Alokasi Dana Desa. Kata kunci : Kecakapan Profesional, Kompleksitas Tugas, Gaya Kepemimpinan, Integritas  APIP, Efektivitas Pemeriksaan Alokasi Dana Desa
PENGARUH PARTISIPASI PEJABAT STRUKTURAL DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN, KOMITMEN ORGANISASI, PROFESIONALISME DAN STRUKTUR ORGANISASI TERHADAP KINERJA MANAJERIAL KABUPATEN MINAHASA UTARA Maramis, Lidya A.; Saerang, David P. E.; Warongan, Jessy D. L.
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 7, No 1 (2016): Goodwill Vol. 7 No. 1 Juni 2016
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v7i1.12737

Abstract

This study aims to determine the effect participation review structural budgetary hearts, and organizational commitment, professionalism, and organizational structure against the boarding costs managerial north minahasa regency. The role of government officials is very important because implementation wheels good governance And Services showed to the society takes with be effective, committed or responsibility, professional and cooperative hearts organizational structure of every government officials through regional work units (SKPD) from the head up subordinate.The population of this research are the 2rd, 3rd, and 4rd echelon of the structural officials on 32 SKPD governments north minahasa regency as many as 701. Samples using Proportional Stratified Random Sampling method , that is random sampling and proportional to the strata. Samples were taken at 10% of the population with a note that the samples taken can represent the population as a whole with a total of 70 respondents.Data analysis method used is multiple linear regression analysis, to test the validity and reliability, Classic assumption test, correlation coefficient, coefficient determination, and hypothesis testing (test f and t), to complete the overall analysis used the software Statistical Product and service Solutio (SPSS) version 20 .The results showed a partial that influence participation structural officers in budgeting significant effect on managerial performance of North Minahasa Regency , for the commitment the organization has no significant effect on the performance of managerial North Minahasa Regency, for professionalism significant effect on managerial performance of North Minahasa Regency, and to the organizational structure significant effect on managerial performance of North Minahasa Regency. And the simultaneous participation of structural officer (X1), organizational commitment (X2), professionalism (X3) and organizational structure (X4) is jointly affect managerial performance of North Minahasa Regency (Y).Keywords:       Participation structural officials in budgeting, organizational commitment, professionalism and organizational structure to managerial performance.
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR INDIVIDUAL TERHADAP PERILAKU ETIS AUDITOR PADA INSPEKTORAT PROVINSI GORONTALO Abdul, Yusrin; Sondakh, Jullie J; Tinangon, Jantje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 10, No 2 (2019): Goodwill Vol.10 No.2 Juli- Desember 2019
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v10i2.25605

Abstract

Abstract. This study aims to know and analyze the effects of individual factors namely internal locus of control, intellectual intelligence, emotional intelligence, and spiritual intelligence on the ethical behavior of the Gorontalo Provincial Inspectorate auditors. This is a quantitative research. The population in this study was all staff of the Gorontalo Provincial Inspectorate. Samples are auditors having certification of the Auditor's Functional Position (JFA). This study included 44 respondents. Data were collected by questionnaires. Data were analysed by multiple regression and SPSS program. The results of the study showed that an internal locus of control affects increasing auditor ethical behavior. Intellectual intelligence (IQ) increases auditor ethical behavior. Emotional Intelligence (EQ) increases auditor ethical behavior. Spiritual Intelligence (SQ) does not increase the auditor's ethical behavior.Keywords: Internal Locus of Control, Intellectual Intelligence, Emotional Intelligence and Spiritual Intelligence on the Ethical BehaviorAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui dan menganalisis pengaruh faktor-faktor individual yakni locus of control internal, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual terhadap perilaku etis auditor Inspektorat Provinsi Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Inspektorat Provinsi Gorontalo dengan sampel penelitian yakni auditor memiliki sertifikasi Jabatan Fungsional Auditor (JFA) yang berjumlah 44 responden. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan menggunakan analisis data regresi berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan Locus of Control Internal berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor. Kecerdasan Intelektual (IQ) berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor. Kecerdasan Emosional (EQ) berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor. Kecerdasan Spiritual (SQ) tidak berpengaruh dalam meningkatkan perilaku etis auditor.Kata kunci : Locus of Control Internal, Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Perilaku Etis
STRUKTUR MODAL DAN KINERJA PERUSAHAAN (STUDI PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2011 S/D 2012) Budiarso, Novi S
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 5, No 1 (2014): Goodwill
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v5i1.4928

Abstract

Abstract This paper examine the impact of capital structure on firm performance, in Indonesian Stock Exchange. Firm performance are analyzed from the side of accounting indicators, in this research use liquidity. Because the optimal level of debt of the firm is limited by the liquidity of the assets and it depends on the average usage of the debt in the particular industry. In the other side liquidity  is  conventionally  seen  as  reflecting  investors?  degree  of  risk -aversion, The study collects  of listed firms in Indonesian Stock Exchanges during 2011 to 2012. The listed firms on sub sector trade, services and investment. Multiple Regression analysis approach was employed in carrying out this analysis. Specifically, determined the simultaneous relationships among the various variables. The results show that as partial total debt to asset significantly influences to company?s performance but long term debt to asset not significantly influences to company?s performance. Simultaneously, total debt to asset and  long term debt to asset influences company?s performance. This evidence is consistent with models of optimal capital structure and with the hypothesis that debt level changes release information about changes in firm value/performance.
ANALISIS PERSEPSI DAN EKSPEKTASI MAHASISWA ATAS KUALITAS DOSEN PEMBIMBING TESIS DI PROGRAM MAGISTER AKUNTANSI FEB UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Lambey, Linda; Lambey, Robert; Kalangi, Lintje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 8, No 2 (2017): Goodwill Vol. 8 No. 2 Juli-Desember 2017
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v8i2.18298

Abstract

Abstract. One of the requirements to graduate from Magister of Accounting program at the Faculty of Business and Economics, Univevrsity of Sam Ratulangi Manado is to write thesis. Thesis supervisors are crucial for student?s successful of their thesis completion. This study aims to analyse student?s perceptions and expectations on their thesis supervision. This research contributes to practical and theoretical implications. In terms of practical implication, it is intended to help the management in providing advices and suggestions to thesis supervisors. Thus, thesis supervisors can provide their services and or supervisions in the ways to satisfy their students? expectations. The theoretical implication is to contribute perception and expectancy theories in the higher education setting between student and academic. This is a qualitative exploratory research. Data were collected by conducting in-depth interviews to 12 respondents who graduated from the program, observation and documentation. Data were analysed by content analysis. Findings suggested that supervisors are expected to be excellent in research methods, experienced and senior, have published their international publications, excellent in information technology, know the research topic, can give great directions towards their students, and can be thesis proofreaders. On the other hand, supervisors are perceived as qualified thesis supervisors if those academics can spend their time sufficiently with their students, have close and emotional relationships with their students, can explain, give directions and communicate effectively with their students and finally, they can write excellent research.                        Keywords: Perception, expectancy, qualifications of thesis supervisors Abstrak. Salah satu syarat kelulusan mahasiswa program Magister Akuntansi (MAKSI) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado adalah menyelesaikan tesis atau karya ilmiah akhir. Kualitas dosen pembimbing amat berperan terhadap keberhasilan penulisan tesis ini. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persepsi dan ekspektasi mahasiswa terhadap kualitas dosen pembimbing tesis mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi penyelenggara program untuk mengarahkan dosen dalam menyelenggarakan pembimbingan yang dapat memberikan kepuasan bagi para mahasiswa. Sedangkan manfaat teoritis dari penelitian ini adalah untuk memberikan kontribusi literature terhadap teori persepsi dan ekspektasi di dunia pendidikan tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan exploratory qualitative research dengan jumlah responden sebanyak 12 orang mahasiswa yang telah menyelesaikan studi mereka di program MAKSI ini. Data dianalisa dengan menggunakan content analysis dan dikumpulkan melalui in-depth interviews, observation dan documentation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen pembimbing tesis dikatakan berkualitas jika dosen tersebut menguasai metode penelitian, dosen senior yang sudah berpengalaman, dosen yang sudah memiliki publikasi/jurnal internasional, dosen yang menguasai aplikasi komputer, dosen yang menguasai materi/topik tesis yang dibimbing, dosen yang dapat mengarahkan mahasiswa dan dosen yang memiliki ketelitian dalam membaca atau memeriksa tesis mahasiswa. Sedangkan persepsi mahasiswa atas kualitas dosen pembimbing yang diinginkan oleh mahasiswa adalah dosen yang dapat meluangkan waktu yang cukup untuk pembimbingan, dosen yang bisa memiliki kedekatan emosional dengan mahasiswa bimbingannya, dosen yang mampu menjelaskan, mengarahkan dan berkomunikasi dengan efektif dan dosen yang mampu membuat penelitian yang berkualitas.Kata kunci: Persepsi, Ekspektasi, Kualitas Dosen Pembimbing Tesis.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP BELANJA MODAL UNTUK PELAYANAN PUBLIK (STUDI PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI SULAWESI UTARA) Tamawiwy, Julius; Sondakh, Jullie J; Warongan, Jessy D.L
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 7, No 2 (2016): Goodwill Vol. 7 No. 2 Desember 2016
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v7i2.13555

Abstract

The main objective of regional autonomy is to improve public services and promote the local economy in Indonesia. Capital expenditures for public services is used to finance expenditure in investing activities (add assets) aimed at improving public infrastructure that results can be used directly by the public. Developed regions tend to maintain the structure of expenditure into maintenance expenditure. The shift in spending patterns in the local government often triggered concerns about the extent to which the amount of local revenue affects the pattern of local government spending, especially capital expenditure for public services. This study purposes to analyze growth of revenue (PAD), the ??fiscal decentralization, financial effectiveness and efficiency of the Local Government Financial Management to the capital expenditure for public services. The method used is quantitative method with a sampling technique using judgment sampling which took samples with consideration of the availability of data in the Local Government Financial Statements Reports in the Province of North Sulawesi by 10 districts/cities of Local Government in North Sulawesi since 2010 to 2015. The analytical method used is a multiple regression using SPSS 20 application assistance. The results show that PAD  growth is effect as positive and significant capital expenditures for public services, fiscal decentralization is negative effect and not significant toward capital expenditures for public services, effectiveness  and efficiency of local financial is  effect as positive but not significant toward capital expenditures for public services..
ANALISIS AKUNTABILITAS PENYELENGGARAAN KEWENANGAN DEKONSENTRASI PADA KANTOR BADAN LINGKUNGAN HIDUP PROVINSI SULAWESI UTARA Aleng, Chintia S; Nangoi, Grace B; Pontoh, Winston
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 9, No 1 (2018): Goodwill Vol. 9 No. 1 Januari-Juni 2018
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v9i1.19114

Abstract

Abstract. The purpose of this research is to analyze the accountability of the implementation of deconcentration authority in Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara. This is a qualitative research with case study approach. Data were obtained by in-depth interviews, observation and documentation study. Key informants were determined by purposive sampling based on the criterias in order to get the exact and accurate information. Interviews were then transcribed into data transcription. They were analyzed, given code, and categorized into themes. Data were analysed by content analysis. The result of research show that the implementation of deconcentration authority in Badan Lingkungan Hidup Sulawesi Utara is conducted based on technical guidance for the implementation of environmental deconcentration authority that involve direction policy, planning, budgeting, implementation, reporting, monitoring and evaluation, performance assesment, guidance and supervision. However, the implementation of deconcentration is not yet accountable. It is because of the inefficient planning, ineffective maximization of the fundings source in prioritising regional needs optimally. The obstacles in implementing the programs successfully are: (1) rationalization of budget from central government to local government; (2) delay in deconcentration reporting to KPPN Manado; (3) inadequate availability of supporting facilities of deconcentration program implementation; (4) ineffective guidance and supervision. These obstacles have caused the determined target can not be accomplished in accordance to the achievement of realization.Keywords : Accountability, Authority Delegation, deconcentrated fund, Work ProgramAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akuntabilitas penyelenggaraan kewenangan dekonsentrasi pada Kantor Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Informan kunci ditetapkan secara purposive sampling dengan syarat memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk mendapatkan informasi yang tepat dan akurat. Hasil wawancara di-transcribe menjadi transkrip data, kemudian dianalisis, diberi kode, dan dikategorikan ke dalam tema. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Penyelenggaraan Kewenangan Dekonsentrasi pada Kantor Badan Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Utara dilaksanakan berdasarkan petunjuk teknis penyelenggaraan dekonsentrasi bidang lingkungan hidup meliputi arah kebijakan, perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, pemantauan dan evaluasi, penilaian kinerja, serta pembinaan dan pengawasan. Namun penyelenggaraan dana dekonsentrasi belum akuntabel, hal ini dikarenakan perencanaan yang belum efektif dan efisien dalam memaksimalkan sumber dana secara optimal untuk memprioritaskan kebutuhan daerah. Hambatan keberhasilan program disebabkan : (1) proses rasionalisasi anggaran dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah; (2) masih adanya keterlambatan pelaporan dekonsentrasi ke KPPN Manado; (3) belum memadainya ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan program dekonsentrasi; (4) pembinaan dan pengawasan dekonsentrasi yang belum efektif dalam pelaksanaannya. Hal tersebut menyebabkan target yang telah ditetapkan belum sesuai dengan pencapaian realisasi.Kata Kunci : Akuntabilitas, Pelimpahan Kewenangan, Dana Dekonsentrasi, Program Kerja 

Page 1 of 12 | Total Record : 115