cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25496700     EISSN : 25496719     DOI : -
Core Subject : Education,
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep. HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2018): Histogram" : 11 Documents clear
DESAIN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA Yusri, Yunarni; Arifin, Sadriwati
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.113 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.233

Abstract

Jenis penelitian adalah desain research yang bertujuan untuk mendesain pembelajaran, khususnya perangkat yang digunakan dengan model pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner pada pokok bahasan kubus dan balok yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, dan Lembar Kerja Siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIISMP Negeri 1 Labakkang sebanyak 30 orang. Prosedur desain yang digunakan siklus Mc. Kenney yang dipadukan dengan model Dick & Carey yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design, Prototyping phase, dan assessment phase. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner yang telah didesain telah divalidasi dan direvisi tiga kali sehingga layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 76,87 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,43. Dimana 24 dari 30 siswa  atau 80 memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran ; (3) pada umumnya siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Jadi berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil desain pembelajaran pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner di kelas VIII SMP Negeri 1 Labakkang  berkualitas. 
PENGARUH PROFESIONALISME MENGAJAR DAN TINGKAT SOSIAL EKONOMI MELALUI MINAT TERHADAP HASIL BELAJAR STATISTIKA Darwis, Rahma Hidayati
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.88 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.227

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto yang bersifat kausalitas. Populasi dalam penelitian seluruh Mahasiswa STAIN Watampone Jurusan Syariah Program studi ekonomi Syariah. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membagikan angket kepada responden yang terbagi tiga yaitu angket profesionalisme mengajar, tingkat sosial ekonomi, dan minat belajar. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik inferensial menggunakan AMOS 20. Hasil yang diperoleh dari analisis statistik deskriptif, untuk profesionalisme mengajar dosen menurut pandangan mahasiswa berada pada kategori tinggi, untuk tingkat sosial ekonomi berada pada kategori sedang, untuk kemampuan minat belajar mahasiswa berada pada kategori tinggi.  Sementara hasil yang diperoleh dari analisis statistik inferensial; 1) sekitar 26,8% variansi hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah statistik inferensial dipengaruhi oleh  profesionalisme mengajar, tingkat sosial ekonomi dan minat belajar secara bersama-sama. Sehingga masih ada 73,2% varians hasil belajar mahasiswa yang dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak ikut diselidiki dalam penelitian, 2) minat belajar mahasiswa dapat memperkuat pengaruh profesionalisme mengajar dan tingkat sosial ekonomi dalam meningkatkan hasil belajar. Konstribusi profesionalisme mengajar dan tingkat sosial ekonomi terhadap hasil belajar mahasiswa akan semakin besar jika masing-masing variabel profesionalisme mengajar dan tingkat sosial ekonomi disertai dengan minat belajar yang tinggi.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN BASED LEARNING PADA PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA YULIANTI, SRI
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.778 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran matematika kelas X di SMA Bait Al-Quran Kayuagung Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment dengan rancangan non-equivalent control group design. Sampel penelitian ini adalah kelas X Palestina sebagai kelas eksperimen dan kelas X Yaman sebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling. Proses pembelajaran di kelas eksperimen mendapatkan perlakuan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dan di kelas kontrol diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Pengumpulan data menggunakan teknik tes berbentuk soal essai berjumlah lima soal untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa. Berdasarkan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t pada taraf signifikan (α) = 0,05. Berdasarkan analisis t-test data test akhir diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 < 0,05 kemudian menurut basis pengambilan keputusan dalam T-Test dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terbukti, bahwa ada pengaruh yang signifikan model PBL pada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas X SMA Bait Al-Quran Kayuagung.
PEMBELAJARAN SCIENTIFIC APPROACH DAN REALISTIK TERHADAP PRESTASI DAN MINAT DITINJAU DARI KEMANDIRIAN Ayuningtyas, Annis Deshinta; Setiana, Dafid Slamet
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.383 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.116

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Manakah yang memberikan prestasi dan minat belajar lebih baik, pembelajaran scientific approach, pendekatan realistik atau pembelajaran langsung. (2) Manakah yang mempunyai prestasi dan minat belajar lebih baik antara mahasiswa yang mempunyai kemandirian belajar tinggi, sedang, atau rendah. (3) Pada masing-masing tingkatan kemandirian belajar, manakah yang memberikan prestasi dan minat belajar lebih baik antara pembelajaran scientific approach atau pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial   3x3. Banyak sampel 119 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data adalah angket kemandirian belajar dan tes prestasi belajar. Analisis tes prestasi menggunakan analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran scientifik menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik jika dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran langsung. (2) Pembelajaran dengan pendekatan realistik menghasilkan prestasi belajar yang lebih baik jika dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran langsung. (3) Kemandirian belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar. Hal ini berarti bahwa mahasiswa yang memiliki kemandirian belajar tinggi, kemandirian belajar sedang, dan kemandirian belajar rendah memiliki prestasi belajar yang berbeda. (4) Tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemandirian belajar terhadap prestasi belajar. (5) Tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran dengan kemandirian belajar matematika terhadap minat belajar matematika.
PROFIL KEMAMPUAN SPASIAL DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI SISWA YANG MEMILIKI KECERDASAN LOGIS Alimuddin, Herman; Trisnowali, Andi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.442 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan spasial dalam menyelesaikan masalah geometri siswa yang memiliki kecerdasan logis matematis ditinjau dari perbedaan gender. Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes kecerdasan logis matematis, tes linguistik, TKSMG dan pedoman wawancara yang valid. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes kecerdasan logis matematis pada beberapa calon subjek untuk memperoleh subjek penelitian sebanyak 4 subjek terdiri dari 2 subjek laki-laki dan 2 subjek perempuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Pangkep. Hasil penelitian menunjukkan, dalam menyelesaikan masalah geometri: (1) terkait kerangka acuan, subjek laki-laki dominan menggunakan kemampuan spasialnya sedangkan subjek perempuan menggunakan kemampuan spasial dan penalaran logisnya secara bersama-sama (2) terkait konservasi jarak, subjek laki-laki dan subjek perempuan menggunakan kemampuan spasial dan penalaran analitiknya serta kemampuan menarik suatu kesimpulan, (3) terkait representasi spasial, subjek laki-laki dan subjek perempuan mengintegrasikan kemampuan spasial dan kecerdasan logis matematisnya, (4) terkait rotasi mental, subjek laki-laki dominan menggunakan kemampuan spasialnya sedangkan subjek perempuan kurang menggunakan kemampuan spasialnya, (5) terkait hubungan proyektif, subjek laki-laki dan perempuan mengintegrasikan kemampuan spasial dan penalaran logisnya, (6) kemampuan spasial subjek laki-laki dan subjek perempuan yang memiliki kecerdasan logis matematis tinggi berada pada level tinggi.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN ETNOMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA ROSIDA, VIVI; Taqwa, Muhammad
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.011 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pendekatan Etnomatika Berbasis Budaya Lokal dalam pembelajaran Matematika. Instrumen dalam penelitian ini Tes Hasil Belajar, lembar observasi aktivitas siswa dan lembar angket respon siswa untuk melihat bagaimana pendapat siswa mengenai RPP dengan pendekatan Etnomatika berbasis budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Hasil uji coba perangkat pembelajaran diperoleh skor rata-rata dari perolehan siswa pada Tes Hasil Belajar adalah 82,39 dari skor ideal 100, dari 23 siswa, 20 siswa yang mendapat nilai diatas nilai KKM = 75 (b) Aktivitas siswa dalam kelas telah diamati oleh seorang observer, dengan kategori aktivitas siswa yaitu 84,12%, (c) Respon siswa dengan jumlah siswa 23 memberikan respon positif RPP berada diatas 75%, yaitu 91,95%. Semua indikator berada pada kategori “Baik”, oleh karena itu, perangkat pembelajaran memenuhi syarat “Efektif”.
PENGEMBANGAN LKM GEOMETRI ANALITIK BIDANG BERBASIS RME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA Muchsin, Sitti Busyrah; Kamaruddin, Rahmat; Razak, Karlina
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.281 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.241

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran berupa Lembar Kerja Mahasiswa berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education yang valid dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika mahasiswa pada mata kuliah Geometri Analitik Bidang. Proses pengembangan LKM menggunakan model 4-D Thiagarajan. Instrumen-instrumen dalam penelitian ini adalah: (1) lembar validasi perangkat pembelajaran LKM, (2) lembar observasi, (3) angket respons mahasiswa, dan (4) tes berupa pretest dan posttest yang mengukur kemampuan literasi mahasiswa pada materi Geometri Analitik Bidang. Tes ini digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan literasi mahasiswa yang terdiri dari level 1-6 sesuai dengan framework PISA. LKM berbasis Realistic Mathematics Education yang dikembangkan divalidasi oleh dua ahli kemudian dianalisis dengan validitas isi Gregory. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM yang dikembangkan dinyatakan valid dan efektif berdasarkan penilaian validator dan hasil uji coba yang dilaksanakan. Kevalidan perangkat lebih dari 75% atau V > 75%. Ini menunjukkan bahwa LKM yang dihasilkan berada pada kategori valid atau inferensia yang dilakukan adalah sahih. Keefektifan perangkat ditunjukkan dengan terpenuhinya 3 dari 4 indikator kefektifan yang ditetapkan, antara lain: (1) Rata-rata kemampuan literasi matematika mahasiswa berada pada level “sedang” (2) terpenuhinya 7 dari 9 kategori aktivitas siswa, (3) Semua mahasiswa memberikan respon positif sebesar 100% dari tiap aspek yang direspon.
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN HYPNOTEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Taufik, Akbar; Suryanti, Suryanti
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.759 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.206

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan subjek penelitian kelas VIII-7 dan VIII-8 MTsN 1 Kota Makassar. Tujuan penelitian: (1) Untuk mengetahui deskripsi hasil belajar siswa kelas VIII setelah dilaksanakan pembelajaran dengan metode pembelajaran hypnoteaching dan metode ceramah, (2) Untuk mengetahui keaktifan siswa kelas VIII dalam pembelajaran dengan metode hypnoteaching dan metode caramah, dan (3) Untuk mengetahui respons siswa kelas VIII terhadap metode pembelajaran hypnoteaching dan metode caramah, (4) Untuk mengetahui hasil belajar mana yang lebih baik antara metode pembelajaran hypnoteaching dengan metode ceramah. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistika deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata hasil belajar matematika yang diajar dengan metode pembelajaran hypnoteaching lebih baik dibandingkan yang diajar dengan metode ceramah. Rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan metode pembelajaran hypnoteaching adalah 82,90 lebih tinggi dibandingkan yang diajar dengan metode ceramah yakni 78,25, (2) Keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran hypnoteaching lebih baik, (3) Respons siswa yang diajar dengan menggunakan metode pembelajaran hypnoteaching sama positifnya dengan respons siswa yang diajar dengan menggunakan metode ceramah, dan (4) metode pembelajaran hypnoteaching lebih efektif diterapkan pada siswa kelas VIII MTsN 1 Kota Makassar.
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBASIS TEORI VAN HIELE Argaswari, Deshinta Puspa Ayu Dwi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.525 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.211

Abstract

Tujuan dari penelitian dan pengembandan ini adalah untuk melakukan pengembangan modul geometri berdasarkan teori geometri terkemuka yaitu teori geometri van Hiele. Pengembangan dilakukan dengan mengambil topik segiempat di kelas VII sekolah Menengah Pertama (SMP). Tahap penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah modifikasi dari metode Borg and Gall dan metode Plump. Tahap awal dilakukan dengan melakukan tes level berpikir geometri siswa yang menunjukkan hanya 22,6% siswa berada pada level berpikir geometri yang memadai yaitu level 2 deduksi informal, sedangkan sisanya masih berada pada level 1 dan level 0. Bahan ajar yang digunakan juga ternyata tidak membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir geometrinya. Oleh karena itu disusunlah modul geometri menggunakan teori van Hiele agar sesuai dengan tahap perkembangan siswa. Modul dikembangkan dengan berbagai pengujian kontruk agar mendapatkan modul yang valid. Kemudian modul di ujikan pada tes eksperimen dengan uji statistik K-S. Modul efektif meningkatkan level berpikir geometri siswa sebanyak 48% siswa..
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS PPK YANG BERORIENTASI PADA KECAKAPAN ABAD-21 Yusuf, Ulfiana; Tenriawaru, Andi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.666 KB) | DOI: 10.31100/histogram.v2i2.232

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis penguatan pendidikan karakter (PPK) yang berorientasi pada kecakapan abad 21 yang valid, efektif, dan praktis  pada pokok bahasan Bilangan yang meliputi Buku Siswa, LKPD, dan RPP. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Binamu dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan prosedur menggunakan model 4-D yang meliputi empat tahap yaitu pembatasan, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Perangkat pembelajaran berbasis penguatan pendidikan karakter yang berorientasi pada kecakapan abad 21 yang telah dikembangkan telah divalidasi dan mengalami revisi berulang kali sehingga didapatkan hasil yang maksimal dan layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 80,5 yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai, (2) siswa jadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) pada umumnya siswa memberikan respon yang positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan; dan (4) Tingkat kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran termasuk dalam kategori tinggi, artinya penampilan guru dapat dipertahankan

Page 1 of 2 | Total Record : 11