cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 37 Documents
PENGEMBANGAN INSTRUMEN EVALUASI PEMBELAJARAN PADA KARYA SASTRA BERBASIS BUDAYA LOKAL KELAS IV MI NW TEBABAN Alwi, Mijahamuddin; Sholihat, Zurriyatun
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.639 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran pada karya sastra berbasis budaya lokal yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE  yang terdiri dari 5 tahap yaitu Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implemetasi), dan  evaluation (evaluasi). Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar validasi ahli, angket kepraktisan, dan instrumen evaluasi karya sastra. Lembar validasi dan angket dianalisis dengan mongkonfersikan skor menjadi data kualitatif menggunakan skala lima, sedangkan data tes hasil evaluasi dianalisis dengan persentase ketuntasan hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis uji validasi, angket, dan uji coba lapangan didapat instrumen evaluasi pembelajaran yang valid, efektif, dan praktis. Kriteria kevalidan memenuhi kriteria valid pada ahli materi dengan interval 23,82<X?29,46 dan ahli media telah memenuhi kriteria valid dengan interval 16,98>X?20,94. Kriteria kepraktisan yang dianalisis dari hasil angket memiliki kriteria valid (praktis) dengan interval 20 > X ? 25,1. Dari 15 peserta didik yang mengikuti tes, 13 orang tuntas dan 2 orang siswa belum tuntas. Persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal diperoleh hasil 86% dengan kriteria sangat baik.
BAHAN AJAR BERHITUNG CEPAT DENGAN APLIKASI GAME ADOBE FLASH UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Ibrahim, Doni Septu Marsa; Aswasulasikin, Aswasulasikin; Hidayatullah, Muhammad
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.979 KB)

Abstract

Di era keterbukaan teknologi dan informasi dan percepatan perubahan sosial masyarakat menuntut setiap individu dapat beradaptasi dengan cepat mengikuti perubahan tersebut, Sehingga pada penelitian ini berfokus pada tujuan untuk menghasilkan Bahan Ajar Berbasis Aplikasi Game Adobe Flash CS3 pada materi penjumlahan dan pengurangan kelas II Sekolah Dasar yang layak dan valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development), langkah-langkah berpedoman pada model ADDEI yaitu: (1) Analisis, (2) Desain, (3) Pengembangan, (4) Implementasi, (5) Evaluasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui tingkat kelayakan bahan ajar dari instrumen validasi ahli bahan ajar yang dikembangkan, diperoleh hasil angket penilaian oleh ahli materi dan ahli tampilan. Penilaian bahan ajar dari kedua ahli diperoleh skor 4 dari maksimal 5 untuk tiap pernyataan.  Untuk masing-masing  ahli materi mendapatkan nilai rata-rata 4 dan ahli tampilan mendapat nilai rata-rata 3,6. Dari sisi pengguna yaitu siswa diperoleh respon siswa terhadap bahan ajar dengan nilai rata-rata 4,2 yang berarti pengembangan Bahan Ajar dengan aplikasi Game dapat dikatakan layak dan memenuhi syarat untuk di disiminasikan sebagai bahan ajar yang efektif.
PENGEMBANGAN E-MATERI BERBASIS MATA KULIAH PADA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (E-LEARNING) Ibrahim, Doni Septu Marsa; Febriani, Yuyun
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.497 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mengetahui tingkat kebutuhaun pengguanan internet di kalangan mahasiswa Universitas Hamzanwadi. 2. Untuk menghasilkan e-materi yang dikembangkan berdasarkan mata kuliah 3. Menghasilkan purwarupa LMS untuk pembelajaran daring. E-materi yang dikembangkan berbasis mata kuliah pada program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Hamzanwadi. Untuk dapat mewujudkannya maka dilakukan penelitian Pengembangan yang digunakan merujuk pada model pengembangan Borg dan Gall dengan tahapan yang pertama studi kebutuhan material pembelajaran dilanjutkan dengan merancang desain, menentukan konten material dan aset media, memvalidasi sampai dengan pembuatan produk akhir. E-materi yang dikembangkan terdiri atas sub-sub materi yang tergabung dalam satu paket material pembelajaran.Hasil penelitian ini diharapkan  dapat meningkatkan kemampuan peneliti untuk dapat menyajikan material pembelajaran yang bervariasi dalam proses pembelajaran.Kata kunci : e-materi, pembelajaran jarak jauh (e-learning
MENINGKATKAN KUALITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA DEKAK-DEKAK MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA SDN 1 SEMBALUN LAWANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Naswan, Naswan
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.424 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kualitas Pelajaran Matematika dengan menggunakan media dekak-dekak, upaya ini untuk meningkatkan keberhasilan belajar siswa diantaranya dapat dilakukan melalui upaya memperbaiki prestasi pengajaran yang dilaksanakan. Maka dengan demikian guru harus mampu menciptakan motivasi belajar siswa. Kegiatan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dilakukan dalam dua siklus dari hasil analisis tentang kreatititas belajar siswa tergambar pada diagram yang menujukkan hasil yang signifikan. Pada pelaksanaan siklus I menunjukkan kreatifitas siswa agak sedikit lemah kalau dibandingkan dengan siklus II, dimana siklus II kreatifitas belajar rata-rata kategori baik dan sangat baik. Sedangkan data prestasi belajar siswa pada siklus I dalam hal ini kemampuan berhitung pada siswa kelas IV menunjukkan kategori sangat baik (80%) sebanyak 13 orang, baik (70%) sebanyak 6 orang, cukup baik (60%) sebanyak 4 orang, dengan kategori kurang (50%) sebanyak 2 orang dan sangat kurang (40%) sebanyak 6 orang. Selanjutnya pada siklus II tergambar pada histogram menunjukkan kategori memuaskan (90%) sebanyak 15 orang, sangat baik (80%) sebanyak 3 orang. baik (70%) sebanyak 6 orang, cukup baik (60%) sebanyak 3 orang dan dengan kategori kurang (50%) sebanyak 4 orang. Dari data ini menunjukkan adanya kemajuan yang sangat signifikan terhadap kemampuan berhitung dengan menggunakan media dekak-dekak.Kata Kunci : Media Dekak-dekak, Kualitas Belajar
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN HTS (HANG OF THE SCRAMBLE) PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS III SDN 03 SAMBELIA Aswasulasikin, Aswasulasikin; Nur, Husni Zuhriati
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.172 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran HTS (Hang of The Scramble) yang valid dan efektif pada mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN 03 Sambelia tahun pelajaran 2017/2018. Dalam penelitian ini metode yang digunakan mengacu pada prosedur pengembangan dari Borg and Gall dengan lima tahap yang disederhanakan yaitu analisis, desain, produksi, uji coba produk, dan revisi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN 03 Sambelia sebanyak 25 siswa. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Instrument pengumpulan data meliputi vaildasi tim ahli, angket respon siswa, dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah rumus skala lima untuk validasi media pembelajaran. Berdasarkan hasil perhitungan data akhir validasi tim ahli menunjukkan bahwa ?produk layak digunakan untuk mengambil data dengan revisi sesuai saran? Dengan perolehan nilai rata-rata dari ahli media 3,17 dan ahli materi3,85. Respon siswa terhadap media pembelajaran HTS (Hang of The Scramble)mencapai 95% dengan kategori sangat merespon. Sementara hasil penelitian uji coba lapangan diiproleh nilai rata-rata siswa 75 dengan persentase ketuntasan 72%. Oleh karena itu, pengembengan media pembelajaran HTS (Hang of The Scramble) dapat dikatakan valid dan efektif digunakan pada mata pelajaran IPA siswa kelas III SDN 03 Sambelia tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci: metode pembelajaran scramble, media pembelajaran HTS (Hang ofThe Scramble). 
PENERAPAN MANAJEMEN KELAS UNTUK MENINGKATKAN KEMEMPUAN KERJA SAMA DAN HASIL BELAJAR SISWA Burhanuddin, Burhanuddin; In, Hurun
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.325 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang dilakukan dengan dua tahapan siklus yaitu siklus I dan II. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VI SDN 03 Pancor berjumlah 28 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan Pada siklus I, dari total siswa dikelas yang berjumlah 28 orang, terdapat 13 orang siswa (46%) sudah terlihat maksimal dalam menerapkan keterampilan kerjasama dalam proses pembelajaran ketika mengerjakan tugas secara berkelompok yang diberikan guru. Sedangkan 15 orang siswa (54%) masih belum maksimal. Berdasarkan hasil post test siklus I, diperoleh data dari 28 orang siswa terdapat 16 orang siswa (57%) sudah mencapai hasil sesuai KKM, 12 orang siswa (43%) belum mencapai KKM. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada siklus II, dari 28 orang siswa, terdapat 25 orang siswa (89%) sudah terlihat maksimal dalam menerapkan keterampilan kerjasama dalam proses pembelajaran ketika mengerjakan tugas secara berkelompok yang diberikan guru. Sedangkan 3 orang siswa (11%) masih belum maksimal. Dari hasil post test pada siklus II, diperoleh data dari 28 orang siswa terdapat 26 orang siswa (93%) sudah mencapai hasil sesuai dengan KKM, sedangkan 2 orang siswa (7%) masih dibawah KKM. Ini artinya bahwa hasil belajar siswa sudah memenuhi kriteria ketuntasan yang ditentukan dalam penelitian ini yaitu tercapainya ketuntasan belajar siswa minimal 75%. Kata kunci : Manajemen pengelolaan kelas, hasil belajar, kemampuan kerjasama
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING/PBI) TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG PERUBAHAN BENDA PADA SISWA KELAS VI SDN 3 KESIK TP. 2017/2018 Sahuri, Sahuri
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.303 KB)

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas model pembelajaran berbasis masalah dalam mengoptimalkan pemahaman siswa tentang perubahan benda pada siswa. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VI SDN 3 Kesik. Penelitian ini dilaukan pada semester I TP 2017/2018. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning). Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Class Action Research). Prosedur penelitian terdiri dari  4 tahap, yakni  perencanaan, pelaksanaan atau  tindakan, pengamatan atau observasi,dan evaluasi. Keempat tahap tersebut akan berlangsung pada tahap pertama atau  siklus 1 dan akan berulang kembali pada tahap atau siklus ke 2. Hasil penelitian ini membutikan bahwa Metode pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) merupakan salah satu metode pembelajaran yang efektif, digunakan dalam pembelajaran IPA topik perubahan benda. Keefektifan metode pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) terlihat dari beberapa hal, yaitu dalam hal waktu, metode, dan evaluasi. Hal ini terlihat dalam proses pembelajaran siswa kelas VI SDN 3 Kesik pada siklus ke II lebih efektif dalam pembelajaran IPA topik perubahan benda dibandingkan pembelajaran pada siklus I tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis masalah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLEKTUALI REFETITION TERHADAP BERFIKIR KREATIF DAN HASIL BELAJAR MAHASISWA SEMESTER GANJIL PADA MATA KULIAH INOVASI PENDIDIKAN Puspita, Zalia
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.654 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penggunaan Model PembelajaranAuditory intellectually Refetition dapat meningkatkan kemajuan berfikir kreatifdan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah inovasi pendidikan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan quasi Eksperimental Design dimana sampelnya seluruh mahasiswa semester lima pada mata kuliah inovasi pendidikan yang terdiri dari dua kelas. Pengujian hasil hipotesis H1 berfikir kreatif mahasiswa ,terdapat t hitung > t table yaitu 3,028 > 4, artinya hipotesis diterima dan dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran auditory intellectually refetition terhadap berfikir kreatif mahasiswa, berdasarkan analisis observasi berfikir kreatif mahasiswa bahwa skor nilai kelas eksperimen lebih besar dari kelas kontrol. yaitu 4,6 nilai untuk kelas eksperimen yang berarti sangat aktif dengan kategori skor sedangkan kelas control antara 3,8 yang berarti cukup baik. Untuk uji hipotesis H2,dengan rumus uji T hasil yang diperoleh yaitu t hitung adalah 4,7025 lebih besar dari t tabel dengan db 48 pada taraf signifikan 5% yaitu ,t tabel 2,021 sehingga t hitung 4,7025 lebih besar dari t tabel 2,021 artinya hipotesis Ha yang diajukkan diterima yaitu penggunaan model pembelajaran Auditori Intellektually Repetition berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar pada mata kuliah inovasi pendidikan. H3; Untuk hasil pengujia hipotesis s e c a r a simultan untuk variabel bahwa; kreteria t hitung > t table yaitu (22,50> 1,743) maka Ho ditolak dan Ha diterima dan dapat disimpulkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Refetition terhadap berfikir kreatif dan hasil belajar mahasiswa semester lima pada matakuliah inovasi pendidikan. 
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH PADA MATA PELAJARAN IPS TAHUN PELAJARAN 2018-2019 Sururuddin, Muhammad; Hadi, Yul Alfian; Burhanuddin, Burhanuddin
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.495 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa audio visual menggunakan macromedia flash pada mata  pelajaran IPS untuk siswa kelas V SDN 5 Masbagek Selatan, dengan jumlah sampel 26 orang siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) mengadopsi model pengembangan Borg and Gall dengan lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perencanaan atau desain, pengembangan produk, validasi produk, revisi produk. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa produk media audio visual menggunakan macromedia flash, layak digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil validasi ahli media diketahui bahwa produk media audio visual menggunakan macromedia flash dikategorikan baik dengan perolehan skor 54 dan skor rata-rata 4,1 dan ahli materi mendapatkan kategori sangat baik dengan perolehan skor 48 dan skor rata-rata 4,8. Hasil respon siswa terhadap media audio visual menggunakan macromedia flash masuk dalam kategori sangat baik dengan presntase 84,6%. Simpulan yang bisa diambil dari data diatas adalah media audio visual menggunakan macromedia flash dikategorikan layak digunakan dalam proses pembelajaran pada mata IPS.Kata Kunci: Audio visual, Macomedia Flash.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PKN BERBASIS TEKNIK KLARIFIKASI NILAI PADA SISWA SEKOLAH DASARDI DAERAH WISATA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Husni, Muhammad; Hadi, Yul Alfian
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visualPKn berbasis teknik klarifikasi nilai yang layak di daerah wisata Kabupaten Lombok Timur. Lokasi penelitian yaitu di SDN 1 Sembalun Lawang dengan jumlah siswa 21 orang, SDN 2 Sembalun Bumbung dengan jumlah siswa 30 orang dan SDN 3 Sembalun Bumbung dengan jumlah siswa 24 orang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan mengadopsi tahapan pengembangan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Instrumen penelitian ini terdiri dari angket validator ahli materi dan tampilan, angket respon siswa dan angket karakter ke Indonesia an. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistic deskriptif skala lima kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) hasil validator ahli materi memperoleh jumlah skor 38 berada pada rentangan 34-42 pada kategori layak. Sedangkan hasil validator ahli tampilan memperoleh jumlah skor 46berada pada rentangan 41-50 pada kategori layak; 2) Hasil angket respon siswa pada uji coba skala kecil yaitu memperoleh rata-rata skor sebesar 58 pada rentangan 50-60 dengan kategori menarik, sedangkan hasil uji coba skala besar memperoleh rata-rata skor sebesar 61 pada rentangan 60<X dengan kategori sangat menarik; dan 3) Hasil angket karakter ke Indonesiaa an siswa pada uji coba skala kecil yaitu memperoleh skor sebesar 116 pada rentangan 100-120 dengan kategori Baik, sedangkan hasil angket karakter ke Indonesiaa an siswa pada uji coba skala besar jumlah skornya yaitu 118 pada rentangan 100-120 dengan kategori Baik. Sehingga dapat disimpulkan penelitian pengembangan media pembelajaran ini telah layak dan efektif.Kata kunci: media audio visual, teknik klarifikasi nilai, karakter keindonesiaan 

Page 1 of 4 | Total Record : 37