cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 44 Documents
ANALISIS MOMEN TULANGAN SISTEM RANGKA TERHADAP KAPASITAS LENTUR BALOK BETON BERTULANG Frans, Pieter L
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.412

Abstract

Tulangan yang digunakan untuk balok beton pada saat ini umumnya berupa tulangan geser atau sengkang dipasang secara tegak lurus terhadap sumbu balok. Gagasan yang melatari tajuk permasalahan ini timbul dari hasil pengamatan penulis terhadap penggunaan tulangan sistem rangka balok beton bertulang dengan mengubah konfigurasi tulangan geser vertikal menjadi tulangan miring yang kurang akan teori terkait penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas momen lentur balok beton tulangan sistem rangka dan menghasilkan persamanaan teoritis momen lentur penahan tulangan sistem rangka. Penelitian ini merupakan penelitian ekeperimental laboratorium dengan rancangan benda uji sebanyak dua belas  benda uji yang terdiri dari tiga balok normal (BN) sebagai balok variabel kontrol dan sembilan balok tulangan sistem rangka (BTR) sebagai variabel bebas. Data dianalisis dengan menggunakan metode kekuatan (strength design method). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tulangan sistem rangka meningkatkan kekuatan balok pada saat mencapai beban ultimit terhadap kapasitas lentur dengan momen penahan rangka MPF pada balok BTR25 sebesar 10,23%, balok BTR50 sebesar 7,47% dan balok BTR75 sebesar 4,60%.
TINJAUAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK BANGUNAN PEMERINTAH TIDAK SEDERHANA DI KOTA AMBON Lelapary, Grace; Oppier, Imran; Buyang, Christy Gery
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.368

Abstract

Kota Ambon merupakan salah satu kota yang pembangunannya sedang gencar dilakukan pemerintah, karena itu banyak bangunan pemerintah yang dilakukan di Kota Ambon. Banyak pekerja pada proyek melakukan pekerjaan berat yang sangat berpotensi mengalami bahaya, sehingga diperlukan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) yang baik untuk dapat mengurangi resiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) pada proyek bangunan pemerintah tidak sederhana (BPTS)  di Kota Ambon. Metode yang diguankan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan cara observasi dan wawancara, metode ini cenderung pada hasil deskriptif dengan menggunakan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 9 Tahun 2008 dan diolah menggunakan Skala Likert sebagai ukuran untuk menentukan presentasi penerapan SMK3 pada proyek yang diteliti. Hasil penelitian pada faktor pertama yaitu faktor peraturan dan standar keselamatan kerja yang menjadi penghambat paling mendasar adalah perusahaan memberikan sanksi dengan presntasi 56.67%, faktor peraturan dan operasional, pekerja menolak pekejaan yang membahayakan dengan presentasi 49.17 % pada faktor pekerja, perusahaan menyediakan pintu darurat dan pemadam kebakaran dengan presentasi sebesar 48.33 % pada faktor lingkungan proyek, pekerja mendapatkan sosialisasi dengan presentasi sebesar 55.83% pada faktor menajemen keselamatan dan kesehatan kerja, dan perusaah melakukan pemeriksaan berkala sebesar 27.50 % pada faktor pelaksanaan K3.
ANALISIS MODEL APLIKATIF MULTIVARIATE ADAPTIVE REGRESSION SPLINE (MARS) TERHADAP KLASIFIKASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASA STUDI MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS DARUSSALAM AMBON ., Darwin; Zurimi, Safarin
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Model Aplikatif yang dapat diungkap melalui model klasifikasi Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS) untuk permasalahan masa studi alumni FKIP Universitas Darussalam Ambon. Untuk mengetahui model aplikatif yang dapat diungkap melalui model klasifikasi MARS terlebih dahulu dilakukan penaksiran parameter untuk  mencari model MARS terbaik. Model MARS terbaik dipilih berdasarkan pada nilai Generalized Cross Validation (GCV) minimum. Penelitian ini menggunakan penaksiran parameter Ordinary Least Square (OLS) dan Generalized Least Square (GLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penaksiran parameter model MARS menggunakan metode GLS diperoleh hasil yang tidak konvergen dan memiliki nilai Mean Square Error (MSE) paling besar dibandingkan penaksiran parameter model MARS menggunakan metode Ordinary Least Square (OLS) diperoleh hasil yang konvergen dimana hal ini ditunjukkan oleh nilai Mean Square Error (MSE) yang terkecil. Dengan demikian model aplikatif yang dapat diungkap melalui model klasifikasi MARS pada data masa studi alumni FKIP Universitas Darussalam Ambon yaitu menggunakan metode OLS. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada 1 fungsi basis yang berpengaruh yaitu  yang didalamnya memuat 2 variabel prediktor yaitu IP Semester Awal dan Kondisi ekonomi Keluarga.
ANALISIS PRODUKTIVITAS PEKERJA KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN BETON BERTULANG Thenu, Gracellia; Taihuttu, Felix; Kempa, Meidy
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.369

Abstract

Produktivitas kelompok kerja dalam proyek konstruksi sampai dengan saat ini relatif sedikit yang dipublikasikan. Terdapat banyak metode yang dapat digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja dilapangan. Analisis data dilakukan dengan cara matematis sederhana untuk mendapatkan besarnya produktivitas. Work sampling adalah salah satu metode pendekatan yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas dengan cukup mudah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas pekerja konstruksi pada pekerjaan beton bertulang. Selain itu, penelitian ini meninjau faktor-faktor yang mempengaruhi nilai produktivitas yang diperoleh dengan Metode Delphi yaitu dengan cara penyebaran kuisioner khusus ahli. Ukuran produktivitas yang didapat dari analisa ini adalah labour utilization factors (LUF). Penelitian ini dilakukan pada 4 proyek yang sementara melakukan pekerjaan beton bertulang. Penelitian ini  melihat LUF berdasarkan waktu kerja (sebelum tengah hari dan setelah tengah hari). Hasil analisa work sampling menunjukan bahwa keseluruhan rata-rata LUF pada ke-empat proyek yang diteliti sebelum tengah hari adalah 46,98% sedangkan setelah tengah hari adalah 43,72%, persentase penurunan produktivitas rata-rata adalah 3,26%. Dari hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebelum tengah hari pekerja lebih produktif dibanding setelah tengah hari. Analisa kuisioner menunjukan bahwa secara umum faktor yang berpengaruh sehingga adanya penurunan nilai produktivtas dalam hal ini karena setelah tengah hari, kelembaban udara yang tinggi dapat mempercepat rasa lelah tenaga kerja sehingga kondisi ini mempengaruhi pekerja dalam melakukan pekerjaan dapat lebih cenderung melakukan hal-hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.
RANCANG BANGUN SISTEM AKUAPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER DAN ANDROID Tuapatel, Gelvan Laurens; Stephanus, Alphin
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.385

Abstract

Pertanian berkelanjutan atau akuaponik di provinsi maluku khusunya kota ambon mulai digemari. Hal ini dikarenakan sistem pertanian ini sangat memberi banyak manfaat. Akan tetapi sistem yang ada masih memliki kekurangan, yaitu tidak dapat mengontrol pompa air, memonitoring suhu dan kelembaban yang tidak efektif. Dan sifat sistem ini pada umumnya masih bersifat konvensional. Untuk mengatasi kekurangan ini dibutuhkan sentuhan teknologi yang membuatnya lebih cerdas. Integrasi antara mikrokontroler dan telpon selular dengan platform android didalam sistem akuaponik menjadi jawaban untuk mengendalikan dan memonitor lingkungan sekitar secara real time.
PENGGUNAAN MOTOR SINKRON TIGA PHASA TIPE SALIENT POLE SEBAGAI GENERATOR SINKRON Pattiapon, Denny Richard; Rikumahu, Jacob J; Jamlaay, Marselin
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.386

Abstract

Suatu motor sinkron bila hendak digunakan sebagai generator sinkron, maka motor tersebut harus digerakkan oleh suatu penggerak mula pada kecepatan sinkron dan belitan rotornya harus dieksitasi melalui suatu catu daya DC. Dalam mengoperasikan motor sinkron sebagai generator sinkron adalah motor sinkron tidak memiliki penguatan medan atau eksitasi sendiri (self excitation), sehingga dibutuhkan catu daya tegangan DC yang dapat diatur untuk kebutuhan eksitasi medan rotor. Penguat atau eksitasi sendiri digunakan untuk menghasilkan eksitasi medan pada motor sinkron agar dapat beroperasi sebagai generator sinkron. Rangkaian catu daya DC dapat berupa rangkaian yang terpisah dari generator ataupun rangkaian yang tidak terpisah dalam hal ini tegangan keluaran (output) generator disearahkan dan digunakan sebagai catu daya eksitasi medan.Metode yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah riset dan pengembangan yaitu suatu metode yang dipakai untuk mengembangkan model, alat atau aplikasi tertentu berdasarkan proses penelitian.Dimana motor sinkron dioperasikan sebagai generator sinkron yang menggunakan penguat medan terpisah, dengan beban 0 ? 210 Watt, ternyata yang terjadi adalah semakin besar beban yang diberikan  pada generator, maka putaran generator dan tegangan keluaran yang dihasilkan dari generator mengalami penurunan, sehingga putaran generator harus distabilkan kembali pada putaran 1500 Rpm dan tegangan keluaran pada masing-masing fasa harus distabilkan pada 220 VAC, sedangkan dengan menggunakan penguat medan sendiri dengan beban 0 - 240 Watt, yang terjadi adalah tegangan eksitasi generator yang dihasilkan dari penguat medan sendiri (self excitation) akan tetap stabil, dan akan adalah putaran motor sinkron menurun dan harus distabilkan kembali pada putaran 1500 Rpm, tegangan eksitasi generator yang disuplai dari penguat medan sendiri tetap stabil. Sedangkan tegangan keluaran pada generator sinkron mengalami penurunan dari 252 VAC pada beban nol sampai 220 VAC pada beban maksimum dan arus mengalami peningkatan
EVALUASI DOKUMEN PENAWARAN MENURUT JENIS KONTRAK hamkah, hamkah; Purwanto, Hadi; Matitaputty, Josephus R.
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.279

Abstract

Tahapan penting dalam proses pemilihan bagi penyedia barang/jasa pemerintah salah satunya adalah evaluasi dokumen penawaran. Untuk memastikan kesesuaian kuantitas harga penawaran serta kebenaran hitungan RAB dari setiap peserta tender/seleksi, maka Pokja Pemilihan melakukan evaluasi penawaran dan koreksi aritmatika. Kajian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis kontrak terhadap hasil evaluasi penawaran, bila kuantitas pekerjaan yang diajukan oleh peserta tender/seleksi dalam RAB berbeda dengan kuantitas dalam HPS, dan bagaimana pengaruh koreksi aritmatika terhadap nilai penawaran pada evaluasi penawaran. Metode kajian dengan contoh kasus paket pengadaan barang yang datanya diambil dari laporan dokumen pemilihan yang diterima oleh PPK. Koreksi aritmatika dilakukan terhadap semua dokumen penawaran dengan HPS menjadi acuan masing-masing terhadap jenis kontrak lumsum dan kontrak harga satuan menurut Peraturan Presiden No. 16 Tahun 2018. Hasil kajian diketahui bahwa: jenis kontrak mempengaruhi hasil evaluasi penawaran dalam tender pengadaan barang, kuantitas yang berbeda antara RAB dan HPS tidak menyebabkan gugurnya penawaran yang diajukan oleh peserta tender, dan koreksi aritmatik pada evaluasi penawaran, menyebabkan perubahan nilai penawaran pada jenis kontrak harga satuan, sebaliknya koreksi aritmatika tidak menyebabkan perubahan nilai penawaran pada jenis kontrak lumsum.
RANCANG BANGUN DAN DESAIN PROTOTYPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAYU MODEL SAVONIOUS Basri, Muhammad Hasan; ., Djaman
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.411

Abstract

Angin adalah energy yang mudah ditemukan dalam keseharian dan juga merupakan energi yang tidak akan pernah habis. Pemanfaatan energy angin menjadi energy yang tepat guna salah satunya adalah dengan menggunakan turbin angin sebagai media untuk menghasilkan energy  Listrik. Dalam penelitian ini  type kincir yang digunakan adalah Type vertical Savinious Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya energi listrik yang dihasilkan oleh seperangkat pembangkit listrik tenaga angin dengan kincir tipe Vertikal Savoniuos. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode eksperimen.  Hasil penelitian menunjukkan kincir angin mampu menggerakan motor listrik sehingga dengan gerakan putaran ini dapat mengkonversi energy mekanik menjadi energy Listrik. Untuk itu dalam perancangan ini dikembangkan prototype dengan melakukan perancangan kincir angin savonious untuk membangkitkan tenaga listrik menggunakan generator DC yang menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan kecepatan angin yang relatif rendah.Perancangan ini menghasilkan  listrik dengan menggunakan kincir angin savonious 3 sirip. Dan hasil pengujian pada kecepatan 2.6 m/s di ambil rata-rata menghsilkan tegangan listrik sebesar 0,3004 V dengan arus sebesar 0,0198 mA dan daya sebesar 0,089 Watt, untuk kecepatan 3.3 m/s diambil rata-rata  menghasilkan tegangan listrik sebesar 0,370 V dan 0,024  mA dengan daya 0,137 Watt , dan pada kecepatan  3.7 m/s diperoleh rata-rata tegangan sebesar 0,421 V dan 0,022 mA dengan daya sebesar 0,140 Watt.
ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP BIAYA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI KOTA AMBON Abbas, Fahmi; Oppier, Imran; Buyang, Christy Gery
JURNAL SIMETRIK Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v9i2.367

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal yang penting bagi perusahaan, karena dampak kecelakaan dan penyakit kerja tidak hanya merugikan karyawan, tetapi juga perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. K3 sering di sepelekan karena dianggap hanya membuang biaya, oleh karena itu perlu adanya analisis pengaruh penerapan K3 terhadap biaya proyek konstruksi bangunan gedung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah penerapan K3 berpengaruh terhadap biaya proyek konstruksi bangunan gedung di kota Ambon. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini yaitu data primer dan sekunder kepada para kontraktor untuk memperoleh data mengenai penerapan K3 dan pembiayaan K3. Hasil survey kemudian diuji dengan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji regresi linear berganda dan analisis ranking skala likert untuk mengetahui pengaruh penerapan K3 terhadap biaya proyek konstruksi bangunan gedung yaitu biaya K3 di kota Ambon. Hasil menyatakan bahwa semua variabel penerapan K3 yaitu: sosialisasi dan promosi K3, alat pelindung kerja, alat pelindung diri, personil K3, fasilitas sarana kesehatan, rambu-rambu, lain-lain terkait pengendalian resiko K3 berpengaruh secara bersama-sama atau secara keseluruhan terhadap biaya proyek konstruksi bangunan gedung yaitu biaya K3 dan yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap biaya adalah variabel alat pelindung diri dan personil K3, penerapan K3 tidak diterapkan sepenuhnya dengan baik seiring dengan pembiayaannya dimana alokasi penerapan dan pembiayaan yang paling baik terlihat dari perusahaan menyediakan topi pelindung (safety helmet), sepatu keselamatan (safety shoes), rompi keselamatan (safety vest), dan juga adanya ahli K3 dalam perusahaan dan apabila terjadi kecelakaan dan penyakit kerja maka pengaruh terhadap biaya akan jauh lebih besar lagi.
Analisis Pengaruh Intensitas Penerangan Pada Laboratorium Dan Bengkel Jurusan Teknik Elektro Parera, Lory Marcus; Tupan, Hendrik Kenedy; Puturuhu, Victor
JURNAL SIMETRIK Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.72

Abstract

Lighting is one of the most important components in planning a building. To do all the activities that exist in the room of a building then needed a sufficient intensity of lighting, so that it can be carried out with maximal especially related to work practices conducted in the laboratory for the purposes of teaching and learning process. Lighting in the room when viewed from the quality is a strong illumination or lighting level is required where for different types of activities will require different levels of illumination. The results of this study is based on the use of light intensity in the laboratory and workshop through a measurement of the intensity of room lighting using SNI 16-7062-2004 standard and calculate the electrical energy it uses. Measurement of landing intensity was measured using lux meter measuring instrument. Measurements are done at 09.00, 12.00 and 15.00. The room is in accordance with the standard of environmental health requirements of office and industrial work with an area of 118.80 m2 has a lighting intensity (E) of 183.82 lux. While the intensity of illumination (E) 20.85 - 85.44 lux is recommended for the addition of the number of points of light