cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Mosharafa
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mosharafa (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan hasil penelitian dan kajian analitis kritis dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Berkaitan dengan hasil-hasil penelitian pendidikan matematika di setiap level, berupa desain pembelajaran, analisis kesulitan siswa dalam pembelajaran, penelitian kuantitatif, kajian teoritis, penelitian kualitatif, Jurnal ini dipublikasikan oleh program studi pendidikan matematika STKIP Garut dan terbit tiga kali setahun yaitu bulan Januari, Mei, dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 3 (2016)" : 15 Documents clear
PEMBELAJARAN DENGAN STRATEGI SEARCH-SOLVE-CREATE-SHARE UNTUK MELATIH KETERAMPILAN DASAR MENGAJAR MATEMATIKA Rahayu, Diar Veni
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.972 KB)

Abstract

Abstrak Memiliki keterampilan dasar mengajar yang baik dalam mengajarkan konsep matematika masih menjadi kendala bagi beberapa mahasiswa calon guru matematika, padahal keterampilan tersebut merupakan dasar bagi mereka untuk menjadi calon guru yang profesional.Oleh karena itu diperlukan suatu strategi pembelajaran yang dapat memfasilitasi para mahasiswa calon guru dalam mengembangkan dan menguasai keterampilan dasar mengajar matematika.Pembelajaran dengan strategi search-solve-create-share mampu mengoptimalkan keterampilan dasar mengajar matematika para mahasiswa calon guru. Tahap-tahap pada pembelajaran dengan strategi ini mampu memfasilitasi dan mengembangkan komponen-komponen keterampilan dasar mengajar matematika pada para mahasiswa calon guru. Abstract Having a good teaching basic skills in teaching mathematical concepts is still an obstacle for some prospective teachers of mathematics, but these skills are the foundation for them to become profesional teachers. Therefore required a learning strategy that can facilitate prospective teachers in developing and master the basic skills taught mathematics. Learning with search-solve-create-share strategies can optimize mathematics teaching basic skills of the prospective teachers. The phases on learning with these strategies were able to facilitate and develop the components of mathematics teaching basic skills for prospective teachers.
PERKEMBANGAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DI LPTK BANDUNG RAYA Yuniawatika, Yuniawatika; Yuspriyati, Devi Nurul; Sani, Ibrahim; Febriyanti, Febriyanti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.972 KB)

Abstract

Abstrak Matematika sangat penting untuk menumbuhkembangkan kemampuan berpikir siswa serta menanamkan pendidikan karakter pada diri siswa sehingga dengan kemampuan itu diharapkan peserta didik mampu bertahan hidup dalam keadaan yang tidak pasti dan kompetitif. Namun sampai saat ini sebagian besar siswa tidak menyukai dan bahkan benci dengan matematika karena mereka merasa matematika adalah sesuatu yang membosankan dan menakutkan. terdapat bukti dengan masalah umum matematika seperti rendahnya rata-rata NEM nasional, rendahnya daya saing di ajang internasional serta rendahnya minat belajar matematika. Banyak upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pakar pendidikan matematika di Indonesia bahkan di negara-negara maju pun melakukan banyak inovasi-inovasi pendidikan khususnya pada matematika. Indonesia sendiri tengah dipopulerkan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia atau disingkat PMRI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari subjek yang diamati. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan metode observasi, metode angket, metode wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini bahwa Perkembangan PMRI di Jawa Barat khususnya Bandung Barat belum berkembang maksimal sesuai yang diharapkan pada saat pertama kali PMRI dikenalkan di Indonesia. Hal ini dapat dilihat hanya beberapa yang menerapkan PMRI itu sendiri di sekolah. Pada saat sekarang ini LPTK-LPTK sudah mulai jarang mengadakan pelatihan/workshop, seminar dan juga penelitian yang bertemakan PMRI. Kemudian ditunjang juga bahwa kurang adanya dukungan dari pemerintah mengenai PMRI. Sehingga, PMRI dalam perkembangannya belum menyebar secara menyeluruh di Bandung Raya. Abstract Math is very important to develop students thinking skills and instill character education on students with abilities so that learners are expected to survive in an uncertain and competitive . However, to date most of the students do not like and even hate math because math is something they feel boring and intimidating . there is evidence of the general mathematical problems such as low national average NEM , low competitiveness in the international arena as well as the lack of interest in learning mathematics . Many efforts have been made by experts of mathematics education in Indonesia, even in developed countries also do a lot of innovations in education, especially in mathematics . Indonesia is in the midst popularized Realistic Mathematics Education Indonesia or abbreviated PMRI. The method used in this study is a qualitative research method that will generate descriptive data in the form of words written or spoken of the subject being observed. Data collection techniques used is to use the method of observation , questionnaire , interview, and documentation . The results of this study that PMRI Developments in West Bandung West Java has not been fully developed as expected when first introduced in Indonesia PMRI . It can be seen that only a few PMRI apply themselves in school . At this present time LPTKs - LPTK already begun rarely held pelatiha / workshops , seminars and study also the theme PMRI . Then also supported that the lack of support from the government regarding PMRI . Thus, PMRI in its development as a whole has not spread in Bandung Raya .
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Riswanto, Ari
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.051 KB)

Abstract

Abstrak Dalam dunia pendidikan keberhasilan yang maksimal dapat dilakukan dengan membuat berbagai prediksi dan perbaikan terhadap berbagai kekurangan yang ditemui, hal ini akan berimplikasi pada hasil belajar yang didapat oleh peserta didik. penilaian hasil belajar akan menjadi hal yang sangat penting dalam proses pembelajaran, sehingga merupakan satu hal yang wajib dilakukan dan menjadi tolok ukur proses pendidikan, hal ini akan tercermin salah satunya adalah dari motivasi belajar yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini berfokus pada sejauhmana model pembelajaran kooperatif tipe TAI (Team Assisted Individualiazation) berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam dunia pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan menggunakan 32 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen dan 32 mahasiswa lain sebagai kelompok kontrol. Analisis yang dilakukan mulai dari analisis uji validitas, reliabilitas, taraf keusukaran, uji beda dan analisis uji hipotesis. Sedangkan kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah menggunakan metode pembelajaran tipe TAI, dengan tingkat motivasi belajar mahasiswa yang lebih baik pada materi matematika ekonomi. Adapun saran yang dapat di berikan pada peneliti selanjutnya adalah jika akan menggunakan Model Cooperative Learning metode TAI (Team Assisted Individualiazation) dalam melakukan penelitiannya harus memperhatikan aspek lain seperti aspek psikomotor sehingga hasil penelitian lebih baik dan sempurna. Abstract In the academic success of the maximum can be done by making predictions and improvements to various deficiencies are found, it will have implications on learning outcomes acquired by learners. assessment of learning outcomes will be very important in the learning process, so that is one thing you must do and the benchmark educational process, this will be reflected one of them is from the motivation to learn owned by learners. This study focuses on the extent of cooperative learning model type TAI (Team Assisted Individualiazation) influence in increasing the motivation of learners in education. This research uses experimental approach with a quasi-experimental methods (quasi experiment) using 32 students as an experimental group and 32 other students as a control group. The analysis is done from the analysis of validity, reliability, level keusukaran, different test and analysis of hypothesis testing. While the conclusion of the study is that there is a difference before and after using the learning methods TAI type, with the level of student motivation to learn the material better in mathematical economics. As for suggestions that can give further research is if it will use the Model Cooperative Learning method of TAI (Team Assisted Individualiazation) in conducting the research should pay attention to other aspects such as psychomotor aspects so that research results better and perfect.
MODUL DAN KEUJUDAN BASIS PADA MODUL BEBAS Mardiani, Dian
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.051 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas beberapa sifat bagi modul. Modul merupakan perluasan dari ruang vektor. Sebarang ruang vektor atas lapangan , dapat dipandang sebagai modul atas gelanggang . Tetapi tidak semua sifat di ruang vektor dapat berlaku pada modul. Kontribusi utama yang dihasilkan penelitian ini adalah kajian pustaka tentang beberapa pengertian dan sifat pada modul. Dapat disimpulkan bahwa setiap ruang vektor adalah modul, tetapi tidak setiap modul adalah ruang vektor. Modul atas gelanggang yang bukan lapangan bukanlah ruang vektor. Berdasarkan keujudan basis, modul dikategorikan ke dalam modul bebas dan modul tak bebas. Abstract This project studies about properties of modules. Modules is an extension of a vector space. A vector space is a module over a field. Many of the basic concepts that we defined for vector spaces can also be defined for modules. The main contribution is studies about definition and properties of modules. These include every vector space is modules, but many of modules is vector space. Modules over ring is not vector space, because ring is not a field. There are free modules and not free modules. If the modules has basic, it is free modules.
PENERAPAN MODEL ACTIVE KNOWLEDGE SHARING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS VII DI SMPN 18 PALEMBANG Sari, Eka Fitri Puspa
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.051 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Subjek penelitian adalah siswa-siswi SMP N 18 Palembang kelas VII1 yang berjumlah 40 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk mengetahui keaktifan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Berdasarkan analisis data observasi diperoleh nilai rata-rata 13,0 dikategorikan tinggi dalam rentang 4-16. Selanjutnya pengumpulan data menggunakan LKS, PR dan tes akhir dilakukan untuk mengetahui hasil belajar siswa setelah diterapkannya model pembelajaran Active Knowledge Sharing. Dari hasil belajar yang telah dianalisis diperoleh rata-rata hasil belajar siswa 75,4. Abstract This study aims to determine the activity and student learning outcomes after the implementation of Active Knowledge Sharing learning model. The subjects were students of SMP N 18 Palembang VII1 classes totaling 40 people. Collecting data using observation sheet to know the students activity after the implementation of Active Knowledge Sharing learning model. Based on the analysis of observational data obtained by the average value of 13.0 categorized as high in the range of 4-16. Further data collection using the worksheets, homework and the final test is performed to determine student learning outcomes after the implementation of Active Knowledge Sharing learning model. From the results of the study have been analyzed gained an average of 75.4 students learning outcomes.
PENGGUNAAN MODEL AKTIVITAS INVESTIGASI AUTENTIK YANG DIMODIFIKASI UNTUK MEMAHAMI KONSEP RASIO DAN PROPORSI Lestari, Puji
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2.972 KB)

Abstract

Abstrak Memahami secara komprehensif mengenai materi rasio dan proporsi masih menjadi kendala bagi beberapa calon guru, padahal kedua materi tersebut merupakan dasar dari matematika tingkat lanjut. Oleh karena itu diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi para calon guru dalam menguasai materi rasio dan proporsi. Model Aktivitas Investigasi Autentik yang dimodifikasi mampu mengoptimalkan kemampuan para calon guru pada materi rasio dan proporsi. Model ini dengan sintaks pembelajaran nya mampu membantu para calon guru lebih memahami materi rasio dan proporsi secara komprehensif. Selain itu model ini juga memberikan gambaran strategi-strategi penyelesaian soal-soal rasio dan proporsi yang beragam yang dapat menambah khasanah pengetahuan para calon guru. Abstract Comprehensive understanding on ratio and proportion are still an obstacle for some pre-service teachers, even though ratio and proportion is the cornerstone of advanced mathematics. Therefore it needs a learning model that can facilitate pre-service teachers in mastering ratios and proportions. Modified Authentic Investigation Activity is able to optimize the ability of pre-service teachers on ratio and proportions. This model with its learning syntax can help pre-service teachers more understand ratios and proportions comprehensively. In addition, this model also provides insight various strategy problem-solving of ratio and proportions that can add repertoire of knowledge of pre-service teachers.
ANALISIS PENGARUH DISPOSISI MATEMATIS, KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF, DAN PERSEPSI PADA KREATIVITAS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Mahmudi, Ali; Saputro, Bagus Ardi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.051 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh persepsi pada kreativitas terhadap kemampuan berpikir kreatif; pengaruh disposisi matematis dan kemampuan berpikir kreatif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode statistika yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari persepsi pada kreativitas terhadap kemampuan berpikir kreatif; terdapat pengaruh yang signifikan dari kemampuan berpikir kreatif dan disposisi matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis; terdapat pengaruh tidak langsung dari persepsi pada kreativitas terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Abstract This study aimed to examine the effect on the perception of creativity to the creative thinking abilities; the effect of the disposition of mathematical and creative thinking abilities to mathematical problem solving ability. Statistical method used is path analysis. The test results indicate that there is significant influence of perception on the creativity of the creative thinking abilities; significant influence on the ability to think creatively and mathematical disposition towards mathematical problem solving ability; There are no direct influence on the perception of the creativity of the mathematical problem solving ability.
PENGEMBANGAN LEMBAR AKTIVITAS SISWA BERBASIS MASALAH PADA MATERI GARIS-GARIS ISTIMEWA SEGITIGA DI KELAS VII SMP Sinaga, Heny; Zulkardi, Zulkardi; Yusup, M
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.051 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar aktivitas siswa berbasis masalah pada materi garis-garis istimewa segitiga di kelas VII SMP yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan tahapan meliputi preliminary study dan tahapan formative evaluation (self evaluation, expert review, one-to one, small group, dan field test). Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah kelas VII.8 di SMP Negeri 6 Palembang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar aktivitas siswa berbasis masalah, RPP, dokumen (lembar validasi), dan soal tes. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Pada tahapan expert review dan one-to-one dilakukan untuk melihat validitas lembar aktivitas siswa. Tahapan small group dilakukan untuk melihat kepraktisan. Adapun field test digunakan untuk melihat efek potensial dari lembar aktivitas siswa yang dikembangkan. Abstract This study aims to produce a student activity sheet based on problem related material special lines triangle in class VII SMP which valid, practical, and have a potential effect. This type of research is development of research includes the preliminary study stages and phases of formative evaluation (self-evaluation, expert review, one-to-one, small group, and a field test). Research subjects in this study were VII.8 class in SMP Negeri 6 Palembang. Instruments used in this research is problem-based student activity sheets, lesson plans, documents (validation sheets), and test questions. Analysis of the data used is descriptive analysis. On the steps of expert reviews and one-to-one is made to see the validity of the student activity sheet. On the steps in small group made to look practicality. The field test is used to look at the potential effects of student activity sheets developed.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DAN SIKAP SISWA TERHADAP MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE AIR DAN PROBING-PROMPTING Azizah, Gina Nur; Sundayana, Rostina
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.051 KB)

Abstract

Abstrak Matematika masih dianggap sulit bagi kebanyakan siswa. Hal itu menyebabkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah. Salah satu penyebabnya adalah penerapan model pembelajaran yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji perbedaan pencapaian dan kualitas peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis serta sikap siswa antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe Auditory Intellectually Repetition (AIR) dengan tipe Probing-Prompting. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen. Instrumen yang digunakan berbentuk soal uraian, angket, dan lembar observasi. Materi yang digunakan adalah Persamaan Linear Dua Variabel (PLDV). Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII di SMPN 2 Garut tahun ajaran 2015/2016 dengan sampel kelas yang dipilih yaitu kelas VIII-D dan kelas VIII-E dengan jumlah masing-masing 36 siswa. Dari hasil penelitian, diperoleh kemampuan awal dan kemampuan akhir siswa menghasilkan pencapaian kemampuan pemecahan masalah matematis yang sama, namun peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis pada kelas AIR mendapatkan peningkatan yang sedang, sedangkan pada kelas Probing-Prompting mendapatkan peningkatan yang tinggi. Adapun sikap siswa terhadap kedua model pembelajaran menghasilkan respon yang sama yaitu tergolong baik. Abstract Mathematics is still considered difficult for many students. This leads to students mathematical problem solving skill remains low. One of reasons is the implementation of inappropriate learning model. Therefore, this study aims to analyze the differences of students achievement and quality in mathematical problem solving skill enhancement as well as students attitudes between those who received Auditory Intellectually Repetition (AIR) cooperative learning and those who received Probing-Prompting type. The research method used in this study was quasi-experimental method. Meanwhile, the research instruments used in this study were test, questionnaire, and observation sheet. Material used was the linear equation of two variables (PLDV). The population in this study was all VIII-grade students in Garut Junior High School academic year 2015/2016 with two classes selected as sample. The classes used as sample were VIII-D class and VIII-E class with 36 students respectively for each class. Based on the results of this study, it was found that the students prior and final mathematical problem skills produced similar achievement. However, the increase of students mathematical problem solving skills in AIR class achieved medium increase. Meanwhile, in Probing-Prompting class the increase was high. Then, students attitudes towards both learning models produced similar responses. The responses could be categorized as good.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI METODE DISKUSI BERBANTUAN MICROSOFT OFFICE EXCEL Luritawaty, Irena Puji
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.051 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan komunikasi matematis pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah efektifitas metode diskusi berbantuan microsoft office excel dalam upaya meningkatkan kemampuan komunikasi matematika pada mahasiswa. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa tingkat II di salah satu perguruan tinggi swasta di kabupaten Garut, dengan sampel yaitu mahasiswa kelas IIB dan IIC. Instrumen dalam penelitian ini yaitu berupa tes kemampuan komunikasi matematis yang diujikan dalam pretest dan posttest. Analisis data yang dilakukan terhadap hasil pretest yaitu diawali dengan uji normalitas, kemudian uji homogenitas dan uji-t. sedangkan pada hasil posttest, analisis data diawali dengan uji normalitas kemudian uji Mann whitney. Secara garis besar, hasil penelitian ini menunjukan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa yang memperoleh pembelajaran dengan metode diskusi berbantuan microsoft office excel lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran ceramah biasa. Abstract This research is motivated by the poor ability on student mathematical communication. This study aimed to examine the effectiveness of the method of discussion aided microsoft office excel in an effort to improve communication skills of mathematics in students. The population in this study is the student level II in one of the private universities in Garut district, with a sample of students of class IIB and IIC. Instruments in this study are in the form of mathematical communication ability tests that were tested in the pretest and posttest. Data analysis was conducted on the results of a pretest that begins with normality test, then the homogeneity test and t-test. whereas the posttest results, data analysis begins with normality test later Mann Whitney test. Broadly speaking, the results of this study show that improvement of communication capabilities mathematical students who receive assisted learning with discussion method microsoft office excel better than students who received the usual lecture learning.

Page 1 of 2 | Total Record : 15