cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue " No 12 (2002)" : 12 Documents clear
Komposisi Asam Lemak Total dari Lemak Beberapa Spesies Hewan Djalil, Asmiyenti Djaliasrin
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5585.126 KB)

Abstract

Analisis kandungan asam lemak total dari berbagai spesies hewan telah dilakukan, namun analisis kandungan asam lemak khususnya pada bagian-bagian tertentu seperti lemak atau otot belum banyak diinformasikan. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi komponen asam lemak dan membandingkan komposisi asam lemak dari lemak beberapa spesies hewan. Penelitian menunjukkan bahwa dalam 100 g lemak kering dari lemak sapi, kambing dan babi mentah terkandung asam miristat berturut-turut adalah 2,20; 0,51; 0,70 g, asam palmitat 4,26; 0,40; 0,81, asam palmitoleat 0,37; 0,13; 0,05 g, asam asetat 7,33; 0,62, 0,73 g, asam oleat 4.06; 0,59; 1,58 g, asam linoleat 0,62; 0,05; 0,84 g, asam linolenat 0,12; 0,05, 0,11 g, asam arakidat 0,07 g dalam lemak sapi, sedangkan dalam lemak kambing dan babi terdapat dalam jumlah yang rendah. Selain itu dalam lemak sapi dan kambing terdapat asam nonadekoneat yang tidak dijumpai pada lemak babi dengan jumlah 0,38 g untuk lemak sapi, dan 0,03 g untuk lemak kambing. Sebaliknya pada lemak babi terdapat asam lemak rantai panjang yang tidak ditemui pada lemak sapi dan kambing.
Penurunan Bilangan Peroksida pada Minyak Goreng Bekas dengan Menggunakan Adsorben Karbon Aktif dari Tempurung Kelapa Sawit Loekitowati H, Poedji; Yuliasari, Nova; Fachriah, Fachriah
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4788.244 KB)

Abstract

Penelitian penurunan bilangan peroksida dengan menggunahan karbon aktf dari tempurung kelapa sawit pada minyak goreng sawit bekas karena pengaruh lama pemanasan dan penyimpanan telah dilakukan.  Aktivasi karbon dari tempurung kelapa sawit dilakukan dengan NaOH 5 % dan dilakukan uji daya serap karbon aktif  terhadap iodium, metilen biru dan kadar abunya. Minyak goreng sawit dipanaskan selama 1 jam, kemudian ditentukan waktu kesetimbangan terhadap karbon aktif.  Bilangan peroksida pada minyak goreng sawit ditentukan sebelum dan sesudah penambahan karbon aktif pada pemanasan 1,2, dan 3 jam dengan penyimpanan 2, 4, 6, 8, 10 dan I2 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon akfif dari tempurung kelapa sawit yang diaktivasi dengan NaOH 5% mempunyai daya serap terhadap iodium 743,634 mg/g, metilen biru : 20,570 mg/g dan kadar abu sebesar 4,13 9‘. Semakin Iama waktu pemanasan dan penyimpanan maka bilangan peroksida cendrung meningkal Persentase penurunan bilangan peroksida pada minyak goreng terbesar adalah 56,52 % dengan lama pemanasan 2 jam don disimpan selama 4 hari.
Studi Pemanfaatan Sabut Kelapa untuk Penyerapan Ion Kadmium dari Limbah Pabrik Pelapis Seng Fatma, Fatma
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4654.253 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian penggunaan sabut kelapa sebagai material penyerap ion logam kadmium. Kondisi optimal proses penyerapan ditentukan dengan memberikan variasi ion larutan, ukuran partikel sabut, dan variasi konsentrasi ion logam. Pengukuran konsentrasi ion logam dilakukan dengan Spektrometri Serapan Atom. Hasil penelitian didapatkan penyerapan sabut kelapa optimum pada pH 5, ukuran partikel 80 mesh dan konsentrasi ion logam 20 ppm. Efisiensi penyerapan ion logam kadmium didapatkan 96,99% pada kondisi optimum, sedangkan efisiensi penyerapan untuk limbah pabrik pelapisan seng didapatkan 57,57%.
Weibull, Gamma atau Eksponensial sebagai Sebaran Peluang Masa Inkubasi HIV untuk Pendugaan Infeksi HIV dengan Algoritma EM Hanum, Herlina
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5462.054 KB)

Abstract

This paper was summarised from two research carried out by the author. The aim was to analyze and determine the probability distribution of HIV incubation period so it can be used for estimation of HIV infection cases with EM Algorithm. The distribution was determined through the analysis of EM Algorithm resistance against the change of Weibull and Gamma parameters. Exponential distribution is a special form of Weibull and Gamma dirtribudons. In conclusion, the best distribution of HIV incubation period to use with EM Algorithm is Exponential distribution.
Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Tingkat Pohon pada Habitat Terpengaruh Aktivitas Manusia di Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Selatan Yustian, Indra
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6996.231 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mempelajari keanekaragaman jenis tumbuhan tingkat pohon pada  hutan hujan pegunungan bagian bawah yang terpengaruh aktivitas manusia di Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Tengah. Empat tipe habitat yang ditentukan berdasarkan adanya aktivitas manusia berupa penebangan dan perkebunan adalah (H1) hujan primer/hutan sekunder tua, (H2) hutan sekunder ± 30 tahun setelah di tebang, (H3) hutan sekunder dengan perkebunan kopi dan coklat skala kecil didalamnya, dan (H4) hutan sekunder dengan tebang pilih dan perkebunan di dalamnya. Analisa vegetasi dilakukan dengan metode Titik Perempatan, dengan titik pengambilan sampel ditentukan secara acak. Pengmbilan data dilakukan pada bulan Februari sampai Juni 2001. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa pohon dengan nilai penting tinggi di tiap habitat, adalah Dysoxylum sp., Elmerillia sp., dan Palaquiun sp. A. Habitat Hq didominasi oleh Ficus Chrysolepis. Habitat H2 didominasi oleh Ermellia sp. dan Palaquiun sp. A. Tipe habitat H3 didominasi oleh Palaquium sp. A dan Pterospermum celebicum. Tipe habitat H4, didominasi oleh Cryptocarya infectoria dan Antidesma cumingii.
Pengukuran Sifat Fisis Asbuton (Aspal Buton) Berdasarkan Metoda Resistivitas Azhar, Azhar; Arisona, Arisona
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4570.173 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisis aspal buton (asbuton) melalui penerapan metoda geolistrik (resistivitas) dikorelasikan dengan kadar bitumen asbuton melalui proses ekstraksi & destilasi, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengolahan data dan desain survey di lapangan serta membantu dalam interpretasi, dimana hal ini sangat penting untuk eksplorasi Aspal Buton. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan parameter fisis yang terukur terhadap kadar bitumen asbuton yaitu kenaikan kadar bitumen asbuton dapat dikarakteristik dengan bertambahnya resistivitas (2,0.105 – 6,1.105) ohm meter.
Analisis Pencemaran Udara oleh Tilibal (Pb) dengan Bioindikator Pohon Angsana di Kota Palembang Samat NR, Samat NR; Mardiati A, Mardiati A; Suheryanto, Suheryanto; Lesbani, Aides
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6250.656 KB)

Abstract

Telah dilakukan analisis pencemaran udara oleh Timbal (Pb) dengan bioindikator daun dan kulit batang pohon angsana di bebaapa jalur jalan di Kota Palennbang dengan metoda Spektrofotometri ser apan Atom (SSA) Dalam penelitian ini dipelajari sebaran timbal (Pb) pada daun dan kullt batang  pohon angsana sebagai bio indikator pencemaran udara di Kota Palembang. Sampel diambil menggunakan metode random  sampling  berdasarImn kepadatan lalu-lintas dan keberadaan pohon angsana pada beberapa jalur jalan di Kota Palembang. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kadar  Timbal (Pb) bavariasi pada beberapa jalan dengan kisaran kadar 0,062 – 0,185 mg/g dan pada kulit batang adalah 0,075 mg/g sedangkan pada daun 0,111 mg/g. Serta Kadar sebaran timbal (Pb) pada kulit batang rata-rata adalah 0,089 mg/g dan pada daun 0,092 mg/g. Kadar Timbal (Pb) rata-rata tertinggi pada sampel kulit batang terdapat di Jalan Veteran yaitu 0,129 mg/g dan kadar terendah di jalan Diponegoro yakni 0,098 mg/g. Sedangkan pada sampel daun, kadar Timbal (Pb) rata-rata tertinggi di Jalan Jenderal Sudirman yakni 0,097 mg/g dan kadar terendah di Jalan Diponegoro yakni 0,085 mg/g. 
Adsorpsi Selektif Raksa (II) dengan 2-Merkaptobenzol yang Diimpregnasikan pada Tanah Diatomeae Hidayati, Nurlisa
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2989.223 KB)

Abstract

Telah dibuat adsorben selektif dengan cara mengimpergnasikan senyawa 2-merkabtobanzitiazol pada tanah diatomeae dan dipergunakan untuk mempelajari sifat selektivitas adsorben terhadap raksa (II) dalam medium air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 2-merkabtobenzotiazol yang terimpregnasi pada tanah diatomeae adalah 23,38 mg/g. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa adsorben sangat selektif untuk raksa (II) meskipun di dalam larutan terdapat seng (II), dan natrium (I), magnesium (II), kalsium(II).
Pengaruh Morfin Terhadap Pertumbuhan Kartilago Epifisialis Os Tibia Fetus Mencit (Mus Musculus L.) Setiawan, Arum
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5149.688 KB)

Abstract

This experiment was performed to examine the efieets of Morphine on growth of foetuses tibia epiphyseal cartilage in pregnant mice at the organogenesispaiod. Thirty pregnant mice were divided randomly into 5 groups of 6. Morphine nus dissolved in aquabides and administrated intranamuscular on sixth to fifteenth days of gestation. Morphine was given at the dosage of 0. 02; 0.05 and 0. I3 mg/20g.body weight, respectively. The remaining aninmls were used as controls and placebo group. At eighteenth day of gestations, the pregnant nace were sacrificed and caesarian sectioned to remove the foetuses. The growth of tibia epiphyseal cartilages were observed histologically using Erlich ’s Hematoxylin-Eosin stain. Result of these studies indicated that morphine given to the pregnant mice at the organogenesis period caused decreased thickness of the rest zone, proliferative zone, maturation zone, and calcfiication zone on the foetus tibial growth plate signicantly.
Pengaruh Perbandingan Berat Aktivator Zncl2: Batubara Terhadap Porositas Karbon Aktif Dari Batubara Subbituminus Hasanudin, Hasanudin; Mara, Ady; Efrita, Esti
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5119.259 KB)

Abstract

Penelitiantentang pengaruh perbandingan berat aktivator ZnCl2 : batubara terhadap porositas karbon aktif batubara subbituminus asal Tanjung Enim dilakukan dengan metode aktivasi fisika dan aktivasi. Zat yang dilakukan sebagai aktivator dalam aktivasi kimia adalah ZnCl2. Perbandingan berat ZnCl2 : batubara dalam penelitian ini adalah 0 : 1; ),5 : 1; 1 : 1; 1,75 : 1 dan 2,5 : 1. Proses karbonisasi dilakukan pada temperatur tetap yaitu 500°C. Produk karbon aktif dianalisa porositasnya dengan menggunakan alat Gas Sorption Analizer NOVA-1000. Porositas karbon aktif yang dikukr tersebut meliputi luas permukaan, total volume pori dan rata-rata jari-jari pori dengan metode adsorpsi gas. Hasil analisa menunjukkan bahwa luas permukaan maksimum pada perbandingan 1 : 1, sebesar 831,37 m2/g, kemudian total volume pori maksimum dicapai pada perbandingan 1,75 : 1, sebesar 460,74x10-3 cm3/g. Rata-rata jari-jari pori terendah pada karbon aktif dengan perbandingan 0,5 : 1, sebesar 9,56 Å.

Page 1 of 2 | Total Record : 12