cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 11, No 3 (2008)" : 10 Documents clear
Identifikasi dan Penapisan Aktivitas Antibakteri Beberapa Jenis Tumbuhan di Desa Napal Licin Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Salni, Salni; Harmida, Harmida; Nurmawati, Elisa
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6503.103 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian identifikasi dan penapisan aktivitas antibakteri beberapa jenis tumbuhan desa Napal Licin kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dari bulan Maret dampai Agustus 2005. Identifikasi tumbuhan dilakukan di Laboratorium Herbarium Jurusan Biologi FMIPA Universitas Andalas dan pengujian aktivitas antibakteri dilakukan di Laboratorium Genetika dan Bioteknologi FMIPA Universitas Sriwijaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan yang ada di Desa Napal Licin, melakukan penapisan aktivitas antibakteri untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang berpotensi sebagai sumber senyawa antibakteri. Hasil penelitian menunjukkan penapisan aktivitas antibakteri terhadap 45 jenis tumbuhan, diperoleh 40 jenis tumbuhan mempunyai aktivitas antibakteri. Dari 40 jenis tumbuhan yang aktif terdapat lime jenis tumbuhan yang paling potensial sebagai sumber senyawa antibakteri, yaitu daun dan kulit Calophyllum dasypodum Miq, daun Jambu Bioa {Eugene densiflora (BI.) Duthie}, daun jambu-jambuan (Eugene virens (BI.) K. & V), daun sirih gedebong (Piper aduncum L.) dan sirih merah (Piper miniatum BI.).
Karakterisasi Konduktivitas, Porositas dan Densitas Bahan Keramik Na-Β”-Al2O3 dari Komposisi Na2O 13% dan Al2O3 87% Dengan Variasi Waktu Penahanan Johan, Akmal; Ramlan, Ramlan
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5470.632 KB)

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi bahan keramik Na-β”-Al2O3 dimana keramik ini sebagai bahan elektronik padat pada baterai kering. Karakterisasi dilakukan dari bahan dasar Na2CO3, MgCO3 dan Al2O3 melalui penentuan konduktivitas listrik, porositas, densitas, pengaruh waktu panahanan (6 jam, 8 jam dan 10 jam) dan fasa setelah disintering. Hasil penelitian pada keramik Na-β”-Al2O3 dengan panahanan selama 6 jam, porositas lebih kecil dan densitasnya lebih besar yaitu 51,1195% dan 1,5349 gr/cm3, untuk penahanan 8 jam porositasnya meningkat dan densitasnya menurun sebesar 55,4781% dan 1,4608 gr/cm3, sedangkan untuk penahanan selama 10 jam porositasnya bertambah besar dan densitasnya semakin menurun yaitu 57,3142% dan 1,4405 gr/cm3. Untuk konduktivitas pada saat penahanan 6 jam lebih besar yaitu 77X10-6 (Ohm.cm)-1, sedangkan untuk penahanan 8 jam dan 10 jam yaiyu 8,98X10-6 (Ohm.cm)-1 dan 5,04X10-6 (Ohm.cm)-1. Serta analisa XRD dengan sintering pada suhu 1159°C dan waktu penahan selama 6 jam fasa β” telah terbentuk.
Perhitungan Temperatur Pada Konduksi 2d Dengan Menggunakan Metode Beda Hingga Sailah, Siti
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4699.615 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas perpindahan panas secara konduksi yang terjadi pada  litosfer bumi. Asumsi-asumsi yang digunakan adalah sifat-sifat fisis bumi seperti konduktifitas termal dan densitas bersifat konstan dan perpindahan panas terjadi secara konduksi 2D pada pelat bujursangkar dengan nilai-nilai temperatur pada setiap sisi diketahui yaitu batas atas T=500°C dan batas kiri/kanan/bawah T=100°C. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode beda hingga. Pelat dibagi atas kisi-kisi dengan 9 node (titik). Algoritma penyelesaian menggunakan metode Gauss-Seidel dan bahasa pemrograman Mathlab. Diperoleh temperatur setiap node (titik) adalah sebagai berikut: T1 = 271,4286°C, T2 = 310,7143°C, T3 = 271,4286°C, T4 = 175°C, T5 = 200°C, T6 = 175°C, T7 = 128,5714°C, T8 = 139,2857°C dan T9 = 128,5714°C.
Pembuatan dan Karakterisasi Keramik Na-Β”-Al2O3 Berbasis 86% AL2O3 – 14% Na2O Dengan Panambahan MgO Ramlan, Ramlan; Johan, Akmal
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6204.653 KB)

Abstract

Telah dilakukan pembuatan keramik Na-β”-Al2O3 yang dimanfaatkan sebagai elektrolit padat pada baterai kering Sodium Sulfur. Pembuatan keramik Na-β”-Al2O3 dilakukan melalui reaksi padatan (solid reaction), pembuatan pelet/sampel dan pemanasan (sintering). Paduan bahan baku Na2O-Al2O3 dilakukan sesuai dengan diagram fasa sistem Na2O-Al2O3 De Vries dan Roth dengan penambahan MgO (0%, 2% dan 4% berat). Pembuatan pelet dilakukan dengan metode cetak kering (dry pressing) dengan kuat tekan ±40.000 kPa. Proses pemanasan pada suhu pemanasan 1150°C selama 6 jam. Untuk mengetahui pangaruh MgO terhadap fasa yang terbentuk dan sifat bahan yang dibuat maka dilakukan karakterisasi yang meliputi analisa XRD, konduktivitas ion, densitas dan porositas. Dari hasil analisa XRD diketahui bahwa pembuatan keramik Na-β”-Al2O3 telah berhasil dilakukan. Pemambahan MgO hampir tidak mempengaruhi fasa yang terbentuk, karena semua komposisi dominan membentuk fasa Na-β”-Al2O3. Konduktivitas ion yang diuji pada suhu ruang untuk sampel A (0% MgO) sebesar 4,43X10-7 (Ohm.cm)-1, sampel B (2% MgO) sebesar 1,32X10-6 (Ohm.cm)-1 dan 2,69X10-6 (Ohm.cm)-1 untuk campel C (4% MgO). Sampel A, B dan C masing-masing memiliki densitas 1,54 gr/cm2; 1,56  gr/cm3 dan 1,63 gr/c,3 dengan porositas 53,85%; 53,51 dan 51,95%.
Inventarisasi Jenis Ikan yang Tertangkap Nelayan di Lebak Desa Meranjat Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Patriono, Enggar; Hanafiah, Zazili; Irawan, Medi
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6868.526 KB)

Abstract

Persediaan spesies ikan saat banjir di Desa Meranjat Tanjung Batu, Ogan Ilir Kabupaten Sumatera Selatan berlangsung dari November sampai bulan Desember 2001. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui spesies ikan saat banjir di Desa Meranjat. Penelitian dilakukan dalam dua tahap, langkah pertama adalah ikan menangkap, tahap kedua adalah klasifikasi ikan yang ekonomis dan tidak bernilai ekonomis. Dari penelitian, itu dikenali 13 spesies, 9 keluarga dan 5 orde. Hasilnya dari penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan mereka adalah Labyrinthicy dan Ostaryophysi yakni Ophiochepalus striatus serta Cryptopterus mycronema. Spesies yang semakin sedikit ditemukan/jarang adalah orde Synbranchia, yakbi Fluta alba dan Ophiochepalus mycropeltes dari orde Labyrinthicy. Spesies yang umum ditemukan adalah orde Ostaryophysi yakni Rasbora argyrotaenia.
Pembuatan dan Analisa XRD Lembaran Tipis Bahan Katoda Li1,37Mn2O4 Sebagai Pembuatan Sel Baterai Jorena, Jorena
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4271.369 KB)

Abstract

Telah dilakukan pembuatan lembaran tipis komposit Lithium Mangan Oksida yang akan digunakan sebagai bahan katoda untuk pembuatan sel baterai pada Lithium dengan dua proses pembuatan. Pertama adalah pembuatan melalui proses metalurgi serbuk dengan mereaksikan serbuk Lithium Carbonat (Li2CO3) dengan Mangan dioksida dimana komposisi bahan ditentukan dari reaksi Stoikiometri. Kedua adalah pembuatan lembaran yang menggunakan proses tape casting dengan perangkat doctor blade. Serbuk Li1,.37Mn2O4 dicampur dengan bahan polimer dan Carbon black sambil dilakukan pemanasan sampai terbentuk slurry kemudian dilakukan proses tape casting dengan perbandingan serbuk dengan polimer 7:3. Karakteristik yang dilakukan melalui karakteristik struktur cristal dengan perangkat XRD. Hasil XRD memperlihatkan bahwa Li1,.37Mn2O4 mempunyai struktur spinel dan membentuk struktur Li1,.37Mn2O4 dan penambahan carbon black tidak merubah pola difraksi.
Pengembangan Model Ellips Untuk Pendugaan Fluktuasi Muka Air Tanah pada Lahan Rawa Pasang Surut Ngudiantoro, Ngudiantoro; Pawitan, Hidayat; Ardiansyah, Muhammad; J. Purwanto, M. Yanuar; H. Susanto, Robianto
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8466.827 KB)

Abstract

Banyak fenomena pergerakan objek dalam alam berupa elips. Gerakan fluktuasi permukaan air di bawah tanah antara dua saluran tersier juga mungkin digambarkan dalam bentuk elips. Permukaan air di bawah tanah di atas area dataran rendah berubah-ubah sesuai dengan ruang serta waktu. Faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi permukaan air di bawah tanah adalah curah hujan, evapotranspiration, rapi dari permukaan air laut, konduktivitas hidrolik tanah dan sistem reklamasi penjaringan. Tujuan-tujuan penelitian ini untuk mengembangkan satu model fluktuasi permukaan air bawah tanah terhadap area dataran rendah. Hasil dari penelitian adalah diharapkan mendukung pengembangan agrikultur terhadap area dataran rendah, terutama manajemen air, karena manajemen air berperan penting pada agrikultur terhadap area dataran rendah. Kirkham telah merumuskan persamaan dari ketinggian permukaan air di bawah tanah dan pengaturan jarak parit sebagai digambarkan oleh elips Dupuit-Forchheimer. Model fluktuasi permukaan air di bawah tanah dikembangkan pada penelitian ini berbasis pada konsep lonjong. Berlawanan dengan Kirkham, perbatasan parit di model difluktuasi permukaan air di bawah tanah adalah terletak di atas titik utama dari elips (fokus dan titik puncak elips). Hasilnya dari penelitian itu adalah memperkirakan model tabel dalamnya air terhadap area dataran rendah rapi serta persamaan pengaturan jarak parit di blok tersier. Simulasi dari permodelan menunjukkan bahwa parameter dari permukaan air di saluran tersier mempunyai sensitifitas tinggi ke/pada model.
Aplikasi Struktural Equation Model (SEM) Untuk Mengetahui Hubungan Antara Latar Belakang Keluarga, Lingkungan Belajar Diluar Kampus, Motivasi dan Prestasi Mahasiswa Maiyanti, Sri Indra; Dwipurwani, Oki; Kurnia, Eka
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8405.733 KB)

Abstract

Struktural equation modeling mancakup model pengukuran (measurement model) dan model jalur (path model). Pada penerapan SEM di jurusan matematika FMIPA Universitas Sriwijaya, diperoleh hasil bahwa peubah latar belakang mahasiswa (x1) yang dibentuk oleh indikator-indikator pendidikan terkahir ayah (X1), pendidikan terakhir ibu (X2) dan penghasilan orang tua (X3) secara langsung berpengaruh positif dengan pengaruh total sebesar 0.22 terhadap motivasi belajar mahasiswa artinya latar belakang keluarga mempunyai pengaruh yang cukup kuat terhadap motivasi belajar mahasiswa dan pengaruh negatif secara langsung terhadap prestasi mahasiswa (h2), artinya semakin tinggi tingkat latar belakang keluarga mahasiswa maka akan berpengaruh negatif terhadap prestasi mahasiswa. Peubah motivasi belajar (h1) mempunyai pengaruh yang positif terhadap peningkatan prestasi seorang mahasiswa dalam belajar, maka akan semakin meningkatkan prestasi mahasiswa. Sehingga dapat diinformasikan bahwa peubah laten latar balakang keluarga mempunyai pangaruh yang positif terhadap motivasi belajar, dan peubah motivasi belajar mahasiswa mempunyai pengaruh yang positif pula terhadap krestasi mahasiswa.
Kekuatan Putus Benang Polyamida (Pa) Multi Filamen No. 210d/9 Akibat Terendam Dalam Oli, Bensin, Solar dan Minyak Tanah Puspito, Gongo
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5971.474 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh oli, bensin, solar dan minyak tanah terhadap kekuatan putus benang polyamida (PA) multifilamen. Benang direndam ke dalam ke-4 cairan tersebut selama 7, 14, 12, 28, 35, 42, 49, 56, 63 dan 70 hari. Kondisi awal benang adalah kering dan basah. Pengaruh ke-4 cairan tersebut kekuatan putus benang jaring pada kondisi kering sangat rendah. Pada kedua kondisi benang, minyak tanah meningkat kekuatan putus benang. Penurunan kekuatan putus tersebut terjadi pada benang basah yang direndam dalam solar. 
Peningkatan Kualitas Batubara Terhadap Sub-Bituminus Dengan Metode Froth Flotation Said, Muhammad; Fanani, Zainal
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 3 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8210.999 KB)

Abstract

Penelitian tentang kualitas batubara sub-bituminus dilakukan dengan menggunakan metode flotasi. Peningkatan kalor pembakaran batubara diperoleh dengan mengoptimalkan kadar karbon tertambat melalui penurunan kandungan air lembab, kadar abu dan zat terbang tereduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum peningkatan kalor pembakaran batubara dengan variasi ukuran partikel dan variasi volume frother. Hasil penelitian menunjukkan ukuran partikel optimum 40 mesh dan volume trother optimum 5 mL. Kondisi optimum tersebut meningkatkan kadar karbon tertambat dimana persentase kenaikan 38,31%, dengan persentase penurunan kadar air lembab sebesar 93,18%, kadar abu dari sebesar 84,17% dan zat terbang sebesar 8,74%, sehingga kalor pembakaran batubara meningkat dari 26,19 kJ/g menjadi 29,13 kJ/g.

Page 1 of 1 | Total Record : 10