cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 14, No 3 (2011)" : 13 Documents clear
Aktivitas Antivirus Simian Retrovirus Serotype-2 (SRV-2) dari Ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri) dan Temu Lawak (Curcuma Xanthorrhiza) Karyawati, Amor Tresna
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.235 KB)

Abstract

Telah diteliti aktivitas antivirus dari ekstrak Meniran (Phyllanthus niruri) dan Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza) terhadap Simian Retrovirus Serotipe-2 (SRV-2). SRV-2 adalah virus penyebab penyakit penurunan kekebalan tubuh pada monyet jenis Macaca (K/SAIDS). SRV-2 berspektrum luas, tidak hanya menyerang sel-sel limfoid tetapi juga sel-sel tubuh lainnya. SRV dapat ditemukan pada berbagai jaringan tubuh dan organ monyet melalui metode polymerase chain reaction (PCR). Daun Meniran dan rimpang Temu Lawak diekstraksi dengan etanol lalu dipekatkan dalam alat penguap-putar. Uji morfologi sel digunakan untuk mempelajari daya toksisitas ekstrak terhadap sel. Konsentrasi ekstrak 100 ppm, 250 ppm, dan 500 ppm ditambahkan pada kultur sel A549 yang telah diinfeksi SRV-2. Aktivitas antivirus dari ekstrak dideteksi dengan teknik Real-Time PCR. Aktivitas antivirus ditentukan berdasarkan cycle threshold (Ct) dari supernatan kultur sel A549 yang diinfeksi SRV-2. Nilai Ct dari supernatan tidak terdeteksi karena jumlah virus terlalu sedikit sebagai akibat dari aktivitas antivirus yang berhasil menekan pertumbuhan virus. 
Kajian Portofolio Penerbit Opsi dengan Pendekatan Binomial Zayanyi, Des Alwine
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.473 KB)

Abstract

Resiko pada investasi dapat dihilangkan dengan penyusunan portofolio yang bebas resiko. Rencana Hedging yang disusun adalah menjual opsi dan melindungi resikonya dengan membeli saham. Berdasarkan rencana Hedging tersebut dibentuk portofolio untuk penerbit opsi hingga periode ke k dengan pendekatan Binomial. Sehingga penerbit opsi dapat melaksanakan kewajiban finansialnya dalam kondisi apapun. Setelah disusun portofolio dapat diperhitungkan untuk langkah hedging pada periode ke k, jumlah saham yang harus diselesaikan di awal periode adalahDimana: ▲k-1 adalah jumlah saham yang harus disediakan di awal periode k, Vk adalah harga option pada periode ke k, Sk adalah harga salah pada periode ke k.
Karakterisasi Kitin dan Kitosan dari Cangkang Kepiting Bakau (Scylla Serrata) Lesbani, Aldes; Yusuf, Setiawati; Melviana, R.A. Mika
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.042 KB)

Abstract

Telah dilakukan isolasi kitin dari cangkang kepiting bakau (Scylla serrata) melalui proses demineralisasi dan deproteinasi, serta transformasi kitin menjadi kitosan dengan proses deasetilasi. Kitin dan kitosan yang diperoleh dikarakterisasi dengan penentuan kadar abu, kadar air, serta kandungan logam yang ada didalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar abu untuk cangkang kepiting sebesar 70,493%(b/b) kadar air 8,725% (b/b), serta kandungan logam magnesium sebesar 1,136 mg/g, besi 27,36 mg/g, kalsium 0,260 mg/g, seng 0,669 mg/g, tembaga 0,004 mg/g, natrium 17,672 mg/g, dan silika oksida 0,018 mg/g. Kadar abu untuk kitin sebesar 40,368% (b/b), kadar air sebesar 7,862% (b/b) serta kandungan logam magnesium 1,1245(mg/), besi 12,478 mg/g, kalsium 0,038 mg/g, seng 0,6186 mg/g, tembaga 0,001 mg/g, natrium 13,95 mg/g, dan silika oksida sebesar 0,016 mg/g. Kitosan memiliki kadar abu sebesar 15,247%(b/b), kadar air sebesar 5,935% (b/b), serta kandungan logam magnesium sebesar 0,729 mg/g, besi 4,455 mg/g, kalsium 0,037 mg/g, seng 0,068 mg/g, tembaga 0,0003 mg/g, natrium 7,816 mg/g dan silika oksida sebesar 0,015 mg/g. 
Model Produktivitas Hasil Tangkapan Bottom Gillnet di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat Provinsi Bangka Belitung Fauziyah, Fauziyah; Agustriani, Fitri; Afridanelly, Tuti
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.656 KB)

Abstract

Untuk menjaga kontinuitas usaha penangkapan bottom gillnet diperlukan upaya menjaga produktivitas hasil tangkapan. Faktor-faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan produktivitas hasil tangkapan adalah trip penangkapan, ukuran mesin kapal (GT kapal), jumlah bahan bakar (BBM), ukuran alat tangkap dan tenaga kerja (ABK). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model terbaik (best _t model) produktivitas hasil tangkapan bottom gillnet di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat Provinsi Bangka Belitung. Pengujian asumsi model meliputi uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinieritas, uji heterosidasitas, dan uji autokorelasi. Model terbaik (best _t model) menggunakan pendekatan persamaan regresi linier dengan metode backward analysis regression yaitu Y = 2;517:314 + 214:110X1 + 304:646X2 . Untuk itu, yang menjadi tolok ukur produktivitas hasil tangkapan bottom gillnet di PPN Sungailiat Provinsi Bangka Belitung adalah jumlah trip penangkapan (X1) dan GT kapal (X2). 
Analisis Cluster terhadap Tingkat Pencemaran Udara pada Sektor Industri di Sumatera Selatan Sitepu, Robinson; Irmeilyana, Irmeilyana; Gultom, Berry
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.981 KB)

Abstract

Analisis cluster merupakan suatu teknik yang dipergunakan untuk mengklasifikasikan objek ke dalam kelompok yang relatif homogen. Analisis cluster terbagi atas dua metode, hirarki dan non-hirarki. Penelitian ini dibahas pengelompokan 10 jenis industri yang ada di Sumatera Selatan berdasarkan jenis polutan yang dihasilkan dan mengetahui ciri-ciri setiap kelompok industri. Berdasarkan hasil analisis cluster metode hirarki, ada 3 kelompok industri (cluster). Cluster pertama yaitu industri karet, industri sawit, industri pengalengan ikan, industri listrik, industri pertambangan dan industri semen. Cluster kedua terdiri dari industri migas, industri minyak goreng dan industri makanan. Cluster ketiga yaitu industri pupuk. Pada metode non-hirarki, cluster pertama yaitu industri yang memiliki rata-rata polutan yang lebih besar dari pada cluster kedua, dapat digolongkan menjadi kelompok industri dengan tingkat pencemaran tinggi. Anggotanya adalah  industri migas, industri minyak goreng, industri makanan dan industri pupuk. Cluster kedua yaitu industri yang memiliki rata-rata polutan yang lebih kecil dari pada cluster pertama, dapat digolongkan menjadi kelompok industri dengan tingkat pencemaran rendah. Anggotanya adalah industri karet, industri sawit, industri pengalengan ikan, industri listrik, industri pertambangan dan industri semen.
Isolasi Mikroba Penghasil Antibiotika dari Tanah Kampus Unsri Indralaya Menggunakan Media Ekstrak Tanah Panagan, Almunady T.
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.671 KB)

Abstract

Tanah merupakan media yang baik tempat tumbuh dan berkembangnya beraneka ragam mikroorganisme. Pengembangan metoda kultivasi perlu dilakukan untuk mendapatkan mikroorganisme yang terdapat ditanah tapi tidak dapat dikultivasi (unculturable) di media-media konvensional. Untuk itu dilakukan isolasi bakteri tanah dari tanah hutan kampus Unsri Indralaya dengan menggunakan media ekstrak tanah. Selanjutnya dilakukan isolasi dan karakterisasi mikroba unculturable. Delapan bakteri yaitu H1, H2, H3, H4, H5, H6, H7 dan H8 telah berhasil diisolasi. Karakterisasi terhadap H2, H3, H4, H5 dan H6 berupa uji aktivitas terhadap Escherrichia coli dan Staphylococcus aureus menghasilkan bahwa bakteri H2, H3, H5 dan H6 menunjukkan hasil positif terhadap penghambatan pertumbuhan E. coli sedangkan H3, H4, H5 dan H6 menunjukkan hasil positif terhadap penghambatan pertumbuhan S. aureus. Hasil ini menyarankan bahwa bakteri H2, H3, H4, H5, dan H6 berpotensi sebagai bakteri penghasil antibiotika.
Lipid Production of Nanochloropsys under Environmental Stress Muhaemin, Moh.
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.057 KB)

Abstract

The effect of environmental condition on lipid production of marine microalgae Nanochloropsys were observed. Basicy, the amount of total lipids depend on the NaCl and nitrogen concentration on culture medium. The total lipid highest yield (31.45%) was obtained in cell grown at 20% NaCl and 3.0 mM N. And the lowest yield (7.23%) obtained in cell grown at 10% NaCl and 6.0 mM N. The result showed that Nanochloropsys containing high amount of total lipid, and suggested to be used as suplemental ingredient for food to exceed the body performance. 
Model Stokastik Proses Kelahiran Cluster Yule-Furry Berdasarkan Jenis Kelamin Ngudiantoro, Ngudiantoro
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.42 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk merumuskan model skolastik proses kelahiran cluster Yule-Furry berdasarkan jenis kelamin, karena model skolastik dari proses ini belum disajikan, sementara banyak fenomena alam dapat menggambarkan suatu peristiwa dari proses skolastik tersebut. Perumusan model skolastik ini pada prinsipnya ditujukan untuk mendapatkan bentuk postulat dan model persamaan diferensial. Hasil dari penelitian ini adalah postulat dan model persamaan deiferensial proses kelahiran cluster Yule-Furry berdasarkan jenis kelamin.
Aktivitas Campuran Ekstrak Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) dan Kayu Secang (Caesalpina sappan L.) terhadap Bacillus cereus Miksusanti, Miksusanti; Fitrya, Fitrya; Marfinda, Nike
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.314 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa aktivitas antibakteri kombinasi dari ekstrak air kayu secang dan kulit manggis terhadap pertumbuhan bakteri Bacillus cereus. Ekstrak dimaserasi menggunakan pelarut aquademineral dan di- freezdrying. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi sumur. Parameter yang digunakan ialah diameter zona hambat. Hasil penelitian pada perbandingan kombinasi manggis dan secang 2 : 8, 4 : 6, 5 : 5, 6 : 4, 8 : 2 dengan zona hambat terhadap B. cereus yaitu 18,4, 16,8, 17,3, 13,5, 14,6 mm. Pada penentuan KHM terlihat bahwa campuran ekstrak memiliki aktivitas antibakteri terhadap B. cereus dengan konsentrasi hambat minimum (KHM) adalah 0,075% (750 ppm). Total fenol pada manggis yaitu 94,047 mg/g. Total fenol pada secang yaitu 590,428 mg/g.
Pengaruh Suhu dan Waktu Sintering terhadap Sifat Bahan Porselen untuk Bahan Elektrolit Padat (Komponen Elektronik) Ramlan, Ramlan; Bama, Akhmad Aminuddin
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.562 KB)

Abstract

Telah diteliti pengaruh suhu sintering terhadap sifat fisis maupun sifat listrik bahan keramik porselen. Proses sintering dilakukan untuk memperkecil atau menghilangkan pori dalam bahan padat sehingga bahan lebih mampat. Bahan porselen dibuat dari bahan dasar kaolin [Al2O3.SiO2.xH2O], feldspar [K/Na/Ca/BaAlSi3O8], dan quartz [SiO2] melalui proses reaksi padatan dengan variasi suhu sintering, kemudian sifat fisis dan sifat listriknya dikarakterisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu sintering sangat mempengaruhi sifat bahan. Kenaikan suhu sintering memberikan nilai densitas antara 2,3-2,5 gram/cm3, kuat patah 180-659 kg/cm2, kuat tembus 6-12 kV/mm; porositasnya menurun 7,6-0,35%. Berdasarkan hasil pengujian kuat tembus dan resistivitas listriknya, bahan porselen yang dibuat dapat diaplikasikan sebagai bahan isolator listrik tegangan menengah.

Page 1 of 2 | Total Record : 13