cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 15, No 2 (2012)" : 8 Documents clear
Komposisi dan Keanekaragaman Benthos dalam menilai Kualitas Air Sungai Lematang, di Desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang Kabupaten Muara Enim Sagala, Effendi Parlindungan
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini subyek yang akan dianalisis adalah komunitas benthos Sungai Lematang di wilayah desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim. Sesuai dengan tujuan penelitian yang telah dilakukan, telah dianalisis indeks keanekaragaman benthos berdasarkan contoh sedimen atau substrat lumpur yang diambil dari Sungai Lematang pada bulan Juli 2011 yang lalu. Berdasarkan pengamatan secara mikroskopis dapat diidentifikasi sebanyak 11 spesies benthos yang terdiri dari 3 spesies Gastropoda, 3 spesies Odonata, 2 spesies Bivalvia dan masing-masing 1 spesies dari Diptera, Coleoptera dan Decapoda. Semua jenis benthos yang teridentifikasi termasuk kedalam 7 kategori taksonomi atau taksa (Gastropoda, Diptera, Bivalvia, Odonata, Coleoptera and Decapoda). Kelimpahan benthos pada substrat lumpur sungai adalah 12 individu/liter (kiri sungai), 4 individu/liter (tengah sungai) dan 19 individu/liter (kanan sungai). Sesuai dengan Indeks Sahanon dan berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan bahwa indeks keanekaragaman pada ketiga lokasi pengambilan contoh benthos adalah 1,04 (tengah sungai), 1,69 (kanan sungai) hingga 1,85 (kiri sungai). Rentang indeks keanekaragaman benthos pada tiga lokasi pengambilan contoh adalah 1,04 - 1,85 yang berarti bahwa kondisi komunitas benthos termasuk kedalam kriteria belum mantap (>1,00 - <2,00). Kondisi ini memperlihatkan bahwa jenjang pencemaran air sungai pada penelitian ini tergolong kedalam pada tingkat pencemaran ringat hingga sedang. Kesimpulan dalam penelitian ini sesuai dengan kriteria dari[8]. Kondisi pencemaran dalam penelitian ini kemungkinan berhubungan dengan bahanbahan pencemar anorganik maupun organik yang terdapat atau mengendap dalam substrat lumpur atau sedimen dimana komunitas benthos hidup.
Aktivitas Antioksidan dan Sifat Kestabilan Warna Campuran Ekstrak Etil Asetat Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dan Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Miksusanti, Miksusanti; Elfita, Elfita; Hotdelina S, Hotdelina S
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas antioksidan dari ekstrak etil asetat kulit buah Manggis (Garcinia mangostana L.) dan kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) serta kombinasinya telah dipelajari dengan metode 1,1 difenil-2- pikrilhidrazil (DPPH). Campuran warna terbaik adalah perbandingan 1:2 (M1 : S2) dan telah dilakukan uji stabilitas ekstrak warnanya terhadap pengaruh pH, stabilitas terhadap oksidator, sinar UV, waktu dan suhu pemanasan, serta suhu selama penyimpanan dengan mengukur absorbansinya pada _max 440 nm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak etil asetat kulit buah Manggis lebih aktif dibandingkan dengan ekstrak etil asetat kayu Secang dengan IC50 14,1882 ppm. Ekstrak etil asetat kulit buah Manggis ini hampir sebanding dengan standar antioksidan asam askorbat yang memberikan IC50 15,3769 ppm. Kombinasi terbaik campuran ekstrak etil asetat kayu Secang dan kulit buah Manggis yang memberikan aktivitas antioksidan tertinggi dengan persen inhibisi sebesar 96% dan IC50 terendah 17,6791 ppm adalah perbandingan 1:1 (M1:S1). Semua perlakuan uji kestabilan menyebabkan perubahan warna. Warna campuran berubah dari kuning menjadi kuning pucat dan jingga. Persentase perubahan serapan warna campuran berturut-turut adalah: 26% untuk pengaruh oksidator, 34% untuk pengaruh sinar UV pada botol gelap, 35% untuk pengaruh penyimpanan suhu dingin, 97% untuk pengaruh sinar UV pada botol bening, dan 93% penyimpanan pada suhu kamar. Ekstrak etil asetat kulit buah Mangis dan kayu Secang mengandung warna yang berfungsi sebagai antioksidan yang potensial.
Nilai Nutrisi Kulit Singkong yang Mendapat Perlakuan Bahan Pengawet Selama Penyimpanan Sandi, Sofia
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kulit singkong merupakan limbah industri pertanian yang yang melimbah dan mempunyai sifat mudah rusak karena kadar airnya yang tinggi, untuk menjaga kesinambungan ketersediaan bahan pakan ini perlu dilakukan proses penyimpanan dengan penambahan bahan pengawet. Materi penelitian adalah kulit singkong yang berasal dari industri kecil tape singkong di desa Cikreteg. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial 5x4 dengan 3 ulangan. Faktor pertama lama penyimpanan (0,1,2,3, dan 4 minggu) dan faktor kedua bahan pengawet (kontrol, 0.3% asam propionat, 15% asam cuka dan 15% nira). Data diolah dengan analisis ragam menggunakan software SAS versi 6,12[7]. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara jenis bahan pengawet dan lama penyimpanan nyata (p<0,05) mempengaruhi kadar bahan organik, pati dan HCN. jenis bahan pengawet dan interaksi antara bahan pengawet dengan lama penyimpanan tidak nyata mempengaruhi kadar protein kasar kulit singkong tetapi lama penyimpanan nyata (p<0,05) mempengaruhi kadar protein kasar. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Kadar kadar HCN, kadar pati, protein dan bahan organik kulit singkong dengan penambahan bahan pengawet asam cuka dan nira masih dapat dipertahankan pada 2 minggu penyimpanan.
Senyawa Morusin dari Tumbuhan Murbei Hitam (Morus nigra) Ferlinahayati, Ferlinahayati; Hakim, Euis Holisotan; Syah, Yana Maolana; Juliawaty, Lia Dewi
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tumbuhan murbei hitam merupakan salah satu spesies dari genus Morus. Tumbuhan dari genus ini telah dilaporkan kaya akan senyawa turunan fenol seperti flavonoid, 2-arilbenzofuran dan stilben. Dalam rangka pencarian senyawa turunan fenol dari tumbuhan murbei Indonesia maka telah berhasil diisolasi suatu senyawa flavon terprenilasi yaitu morusin dari ekstrak metanol kayu batang murbei hitam (M. nigra). Struktur senyawa tersebut telah ditetapkan berdasarkan data-data spektroskopi yang meliputi spektrum UV dan IR serta membandingkan KLTnya dengan senyawa morusin standar.
Pengaruh Variasi Konsentrasi Katalis KOH pada Pembuatan Metil Ester dari Minyak Biji Ketapang (Terminalia catappa Linn) Riyanti, Fahma; Poedji L. H., Poedji L. H.; Catur D. L., Catur D. L.
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mengenai karakteristik metil ester minyak biji ketapang (Terminalia catappa Linn) dengan variasi konsentrasi katalis KOH telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi KOH optimum untuk pembuatan metil ester minyak biji ketapang dari variasi konsentrasi katalis KOH yaitu: 1; 1,5; 2; 2,5; dan 3% dan mengukur karakteristik metil esternya dengan menggunakan metode ASTM (American Society for Testing Material). Parameter yang diukur meliputi indek setana, titik nyala, viskositas kinematika berat jenis, kadar sulfur, residu karbon dan berat jenis. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi katalis KOH 2% menghasilkan metil ester optimum. Karakterisasi semua metil ester yang dihasilkan dengan menggunakan variasi konsentrasi katalis KOH memenuhi standar biodiesel untuk bahan bakar 1-D, yaitu berat jenis (0,8773- 0,8788 g/cm3), indek setana (46,95-47,42), residu karbon ( 0,01-0,09% berat), kadar sulfur (traces), viskositas kinematika metil ester (3,80-4,02 cSt).
Aplikasi Metode Simpleks pada Produksi Padi di Kabupaten Ogan Ilir Serta Analisis Kelayakan Produksi Secara Sensitivitas Indrawati, Indrawati; Octarina, Sisca; Suwandi, Nanang
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan pangan di Kabupaten Ogan Ilir sebagai kabupaten yang baru di Provinsi Sumatera Selatan, sangat penting diperhatikan. Sumber perekonomian terbesar Kabupaten Ogan Ilir berasal dari hasil produksi pertanian, terutama produksi padi. Penelitian ini membahas aplikasi metode simpleks pada persoalan produksi padi di Kabupaten Ogan Ilir dengan memperhatikan produktivitas lahan dan keterbatasan luas lahan tanam serta analisis kelayakan produksi secara analisis sensitivitas. Berdasarkan perhitungan dengan metode Simpleks, hasil produksi padi maksimum selama tiga tahun (2008 - 2010) yang dapat diperoleh adalah sebanyak 616.094,916 ton.
Uji Nefrotoksik dari Ekstrak Etanol Biji Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq.) terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar Rasyad, Ade Arinia; Mahendra, Putra; Hamdani, Yasmin
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji nefrotoksik dari ekstrak etanol biji mahoni (Swietenia mahagoni Jacq) selama 40 hari satu kali sehari secara oral pada tikus putih jantan dewasa galur wistar sebanyak 24 ekor yang dibagi menjadi 4 kelompok. Satu kelompok diberikan aquadest (kontrol), kelompok yang lain diberikan ekstrak etanol biji mahoni dengan dosis masing-masing 25,48 mg/200gBB, 50,96 mg/200gBB, dan 76,44 mg/200gBB. Dari hasil penelitian ini didapat pada dosis 25,48 mg/200gBB terjadinya penurunan kadar ureum dan kreatinin jika dibandingkan dengan kontrol, sedangkan pada dosis 50,96 mg/200gBB,dan 76,44 mg/200gBB terjadinya peningkatan kadar ureum dan kreatinin. Dari data statistik Anova satu arah terlihat kadar ureum setiap kelompok perlakuan berbeda sangat signifikan (P<0,01). Dilanjutkan dengan uji Duncan, diperoleh pada dosis 50,96 dan 76,44 mg/200 gBB menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji mahoni (Swietenia mahagoni Jacq.) juga tidak berbeda secara bermakna. Sedangkan pada kreatinin dari data statistik T-test independent juga terdapat perbedaan sangat signifikan (P<0,01). Dari data tersebut diketahui pada dosis 50,96 mg/200gBB dapat menyebabkan terjadinya nefrotoksik.
Penerapan Konsep Algoritma Genetika untuk Penjadwalan Kegiatan Perkuliahan Semester Ganjil Kurikulum 2012 di Jurusan Matematika FMIPA UNSRI Jaya Bangun, Putra Bahtera; Octarina, Sisca; Virgo, Gusti Ahta
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 2 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jadwal terhadap suatu kegiatan merupakan hal yang penting dan rumit untuk dilakukan. Permasalahan yang sering disebut dengan University Timetabling Problem (UTP) ini, memerlukan banyak pertimbangan diantaranya jumlah mahasiswa, jumlah dosen yang tidak sebanding dengan jumlah mata kuliah, jumlah ruangan yang dipakai, serta waktu perkuliahan yang telah ditentukan. Konsep algoritma genetika dapat diterapkan dalam pembuatan penjadwalan perkuliahan. Dengan aplikasi algoritma genetika, diperoleh suatu penjadwalan kegiatan perkuliahan semester ganjil kurikulum 2012 di jurusan Matematika FMIPA UNSRI. 

Page 1 of 1 | Total Record : 8