cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 16, No 2 (2013)" : 5 Documents clear
Distribusi Logam Kadmium dalam Air dan Sedimen di Sungai Musi Kota Palembang Emilia, Ita; Suheryanto, Suheryanto; Hanafiah, Zazili
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.294 KB)

Abstract

This aims of this research is to determine of cadmium in water and sediment Musi River Palembang. Technical method sampling by purposive. Data collected from eight sample point and determination of cad-mium contaminant using by AAS methode. The results a averageof cadmium (Cd) is0.0091mg/Lwith a range 0.0021-0.0137mg/L,and lower from threshold of PERDA the South Sumatra No.16of 2005. The average of cadmium (Cd) sediments is.1520mg/kg with range 0.1000-0.1890mg/kg, and lower from threshold of Dutch Quality Standards for Metalsi sediment.
Pemodelan Tingkat Kepuasan Mahasiswa terhadap Pelayanan Laboratorium Komputer Jurusan Matematika Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya Cahyawati S, Dian; Amran, Ali
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.396 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan model prediksi peluang tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan laboratorium komputer di Jurusan Matematika. Variabel-variabel bebas yang diamati adalah Penunjang Proses Pembelajaran, Empati, Keandalan, Jaminan, Peranan Asisten, Fasilitas Komputasi, Fasilitas Tetap, Keberadaan Asisten, dan Kredibilitas. Pembentukan model dilakukan dengan metode regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua faktor yang diamati signifikan berpengaruh pada taraf 5%, dengan tingkat ketepatan model sebesar 86,51%. Faktor yang memberikan kontribusi terbesar ter-hadap peningkatan peluang kepuasan mahasiswa adalah faktor Penunjang Proses Pembelajaran di laborato-rium. Faktor ini memuat atribut-atribut pelayanan laboratorium, yaitu ketersediaan fasilitas internet, layanan mengetik gratis, kepemilikan AC dan fasilitas visual (LCD dan Layar), dan ketersediaan air minum. Atribut-atribut ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meningkatkan pelayanan laboratorium komputer di Jurusan Matematika.
Optimalisasi Pelaksanaan Proyek Pembangunan Persinyalan Elektrik di Stasiun Kertapati dengan Penerapan Metode Crash Program Khodijah, Nyimas Syarifah; Yahdin, Sugandi; Dewi, Novi Rustiana
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.134 KB)

Abstract

Pertumbuhan angkutan batubara dan peningkatan perkembangan ekonomi mengakibatkan lalu lin-tas perkeretaapian di lintas Kertapati – Tanjung Karang dan Kertapati – Tanjung Enim semakin padat. Hal ini mengakibatkan semakin beratnya beban kerja PPKA (Petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api) karena Stasiun Kertapati masih menggunakan persinyalan mekanik dalam operasionalnya. Untuk mengantisipasi hal tersebut pihak Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Satuan Kerja Pengembangan Perkeretaapian Sumatera Selatan mengganti sistem persinyalan mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik di Stasiun Kerta-pati. Pekerjaan pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati dilaksanakan oleh PT. Len Railways Sys-tem dan disuvervisi oleh konsultan CV. Wira Cipta Mandiri. Penjadwalan proyek pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Kertapati yang semula diperhitungkan selesai selama 511 hari dengan biaya sebesar Rp 49.653.616.680,31 dapat dilakukan dengan pengefisienan waktu. Metode yang digunakan untuk menganalisis optimalisasi penjadwalan proyek ini dilakukan dengan CPM dan PERT serta bantuan software Lindo 6.1. Mela-lui perhitungan crash program pada metode CPM dan PERT diperoleh waktu penyelesaian proyek selama 427 hari dengan biaya sebesar Rp 49.302.424.985,4, dimana persentase percepatan waktu penyelesaian proyek adalah 16,4383562% dan persentase pengurangan biaya adalah 0,7072832%.
Penentuan Momen ke-5 dari Distribusi Gamma Sitepu, Robinson; B.J. Bangun, Putra; Heriyanto, Heriyanto
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.682 KB)

Abstract

Distribusi Gamma mempunyai peranan yang sangat penting dalam teori antrian dan teori keandalan (reliabilitas). Distribusi gamma memiliki grafik yang disebut kurva tak beraturan, yang menggambarkan keti-daknormalan dalam sebarannya. Pada distribusi yang mempunyai kurva tak beraturan, sangat penting untuk diketahui besarnya koefisien Skewness dan koefisien Kurtosis, sehingga diperlukan adanya momen ketiga dan momen keempat. Sedangkan momen kelima, dapat digunakanuntuk mencari besarnya koefisien Skewness yang lebih akurat. Menurut Walpole, kegunaan yang jelas dari fungsi pembangkit momen ialah untuk menen-tukan momen distribusi. Jika diketahui fungi pembangkit momen suatu peubah acak, maka dapat ditentukan momen-momennya, yaitu dengan menurunkan fungsi pembangkit momen hingga n kali. Fungsi pembangkit momen distribusi gamma didefinisikan sebagai 𝑀 𝑡 =1(1−𝛽𝑡)𝛼. Untuk mendapatkan momen ke-5, maka fungsi pembangkit momen tersebut diturunkan sebanyak 5 kali, sehingga mendapatkan momen pertama sampai momen ke-5 yaitu 𝛼𝛽; 𝛼𝛽2;2𝛼𝛽3;3𝛼2𝛽4+ 6𝛼𝛽4 dan 20𝛼2𝛽5+ 24𝛼𝛽5. Momen ke-3 dan ke-5 digunakan un-tuk mencari nilai koefisien Skewness, yaitu 𝛾3= 2 𝛼 dan 𝛾5= 20 𝛼+ 24𝛼 𝛼. Sedangkan momen ke-4 digunakan un-tuk mencari nilai koefisien Kurtosis, yaitu 𝛾4= 6𝛼+ 3.
Potensi Beberapa Jenis Tanaman Hias sebagai Fitoremediasi Logam Timbal (Pb) dalam Tanah Haryanti, Dede; Budianta, Dedik; Salni, Salni
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.526 KB)

Abstract

Pencemaran logam berat menjadi issue penting secara global terhadap masalah lingkungan, kese-hatan, ekonomi dan perencanaan. Mengingat Pb tergolong logam berat dengan sifat toksik tinggi, maka untuk menghilang Pb dari tanah perlu dilakukan remediasi secara fitoremediasi. Penelitian ini dilakukan di rumah bayang di kampus Program Pascasarjana, Universitas Sriwijaya. Metode yang digunakan yaitu penambahan logam Pb ke dalam media tanah sebanyak 319,71 mg.kg-1 dengan media tanah sebanyak 5 kg setiap perla-kuan. Setelah 60 hari tanam dilakukan analisa kandungan logam Pb pada media tanah dan tanaman dengan metode analisa AAS yang dilakukan di di laboratorium Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwi-jaya. Hasil yang diperoleh dari analisa laboratorium dilakukan perhitungan akumulasi logam Pb dengan faktor biokonsentrasi untuk mengetahui kemampuan tanaman dalam mengakumulasi logam Pb. Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa kemampuan tanaman hias dalam menyerap logam Pb berbeda dan tergantung dengan je-nis tanaman. Tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa) mempunyai kemampuan menyerap logam Pb yang lebih tinggi dengan nilai 2,36 mg.kg-1.hari-1, diikuti oleh tanaman Sambang Dara (Excoecaria cochinensis) dengan nilai 1,70 mg.kg-1.hari-1. Tanaman yang paling rendah menyerap logam Pb adalah tanaman Lidah Mertua (Sanseviera trifasciata Prain) dengan nilai konsentrasi logam Pb yaitu 0,65 mg.kg-1.hari-1. Efisiensi penyerapan logam Pb oleh tanaman yang tertingi dimiliki oleh tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa) yaitu 44,28%. Per-tumbuhan tanaman selama 60 hari penelitian juga bervariasi dan tanaman yang memiliki pertumbuhan ter-baik adalah tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa). Dengan demikian, tanaman Hanjuang (Cordyline fruicosa) merupakan tanaman terbaik dalam menyerap logam Pb dalam tanah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5