cover
Contact Name
Saiful Ghozi
Contact Email
saiful.ghozi@poltekba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jst@poltekba.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JST ( Jurnal Sains Terapan )
ISSN : 24068810     EISSN : 24775525     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JST (Jurnal Sains Terapan), dengan ISSN 2477-5525 (media online) dan 2406-8810 (media cetak) adalah media publikasi hasil penelitian dibidang Social Cience, Sains Terapan dan Matematika Terapan.
Arjuna Subject : -
Articles 101 Documents
EFEKTIVITAS BRIKET BIOARANG TABINGGA DAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF Amalinda, Finta; Rismawati, Nur
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.726

Abstract

One way to overcome the energy problem is to find alternative energy obtained from biomass. Central Sulawesi is one of the coconut producing regions. Coconut is processed to be made into coconut oil and copra. Waste from coconut oil and copra is tabingga. Tabingga is a coir and coconut shell that is still united. In addition, one of the waste which has not been utilized is corn cobs. Therefore, researchers are interested in utilizing, bio-tabs, and corn cobs as alternative energy sources. The purpose of this study was to study the effectiveness of tabingga briquettes and corn cob briquettes. This research uses an experimental method. Biomass are processed into briquettes by using a variation of the adhesive percentage of 5%, 10% and 15%. Briquette quality testing was carried out at the University of Tadulako Chemistry laboratory. The study was conducted from May to August 2019. The results showed that for the calor assessment, both briquettes did not meet SNI requirement. for water content only corn cob briquettes with 5% and 10% percentages were in accordance with SNI requirements, suitable for ash content, the content of the volatile substance and the second carbon content meet the SNI requirements.Keywords :Tabingga briquettes, corn cob briquettes, bio Arang, biomass, alternative energy sourcesABSTRAKSalah satu cara untuk mengatasi masalah krisis energi adalah dengan menemukan energi alternatif yang berasal dari biomassa. Sulawesi Tengah merupakan salah satu daerah penghasil buah kelapa. Kelapa diolah untuk dijadikan minyak kelapa dan kopra. Limbah buangan dari usaha minyak kelapa dan kopra tersebut adalah tabingga. Tabingga merupakan sabut dan tempurung kelapa yang masih menyatu. Selain itu, salah satu limbah buangan yang juga belum termanfaatkan adalah tongkol jagung. Oleh karenanya peneliti tertarik untuk meneliti efektivitas briket bioarang tabingga dan tongkol jagung sebagai sumber energi alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifitasan briket tabingga dan briket tongkol jagung. Penelitian ini menggunakan metode ekperimen. Biomassa diolah menjadi briket dengan menggunakan variasi persentase perekat 5%, 10% dan 15%. Pengujian mutu briket dilakukan di laboratorium Kimia Universitas Tadulako. Penelitian dilakukan dari bulan Mei sampai Agustus tahun 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk nilai kalor pembakaran, kedua briket belum memenuhi syarat SNI, untuk kadar air hanya briket tongkol jagung dengan persentase 5% dan 10% yang memenuhi syarat SNI, sedangkan untuk kadar abu, kadar zat yang menguap dan kadar karbon kedua briket memenuhi syarat SNI.Kata kunci :briket tabingga , briket tongkol jagung, bioarang , biomassa, sumber energi alternative.
ESTIMASI KEDALAMAN AKUIFER DANGKAL DAERAH TPA MANGGAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI WENNER Sastrawan, Febrian Dedi; Latifan, Jakaria Aspan
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.663

Abstract

Research on the estimation of shallow aquifer depth is very useful to determine the distribution of shallow aquifer potential that can be utilized by humans easily and efficiently. The research methods include the study of geological conditions, measurement of a geoelectrical method with the configuration is Wenner and interpretation of cross-section 2D subsurface resistivity to determine the estimation of shallow aquifer depths. Based on variations in resistivity values in 2D cross sections, it can be seen the subsurface conditions of the study area consisted of clay layers with resistivity values of 5-20 ohms, sand layers with resistances of 20 - 70 ohms meters, layers of soil and limestone inserts with resistivity 70 - 300 ohms. The sand layer acts as an aquifer because it can deviate and pass water. At the study site, the sand layer is at a depth of 5-25 meters which has the potential as a shallow aquifer.Keywords: Resistivity, Aquifer, Wenner, GeoelectricalABSTRAKPenelitian mengenai estimasi kedalaman akuifer dangkal sangat berguna untuk mengetahui sebaran potensi akuifer dangkal yang dapat dimanfaatkan oleh manusia secara mudah dan efisien. Metode penelitian meliputi studi mengenai kondisi geologi, pengukuran geolistrik konfigurasi wenner dan interpretasi penampang 2D resistivitas bawah permukaan untuk mengetahui estimasi kedalaman akuifer dangkal. Berdasarkan variasi nilai resistivitas dalam penampang 2D dapat diketahui kondisi bawah permukaan daerah penelitian terdiri darilapisan lempung dengan nilairesistivitas 5 ? 20 ?m, lapisan pasir  dengan resisitivitas 20 ? 70 ?m, lapisan soil dan sisipan batu gamping dengan resistivitas 70 ? 300 ?m. Lapisan pasir berperan sebagai akuifer karena dapat menyimpang dan meyoloskan air. Pada lokasi penelitian lapisan pasir berada pada kedalaman 5 ? 10 meter yang berpotensi sebagai akuifer dangkal yang tergolong sebagai akuifer bebas.Kata kunci :  resistivitas, akuifer, wenner, geolistrik 
ANALISIS PENGARUH VARIASI ARUS DAN SUDUT KAMPUH TERHADAP STRUKTUR MIKRO, KEKERASAN, DAN KETANGGUHAN IMPACT PADA MATERIAL SS410 DENGAN MENGGUNAKAN METODE LAS SMAW Idhil Ismail, Andi; Fitrianto, Ahmad
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.687

Abstract

This study aims to assess the effect of variations of welding current and bead angle of 60o and 80o on the the mechanical properties and the appropriate welding method as a connector for two SS 410 using the SMAW welding method (Shielded Metal Arc Welding). The current variations are 85 A, 90 A, 110 A and groove type with V-angle of 60o and 80o. After the spesimen welding process, the microstructure, vickers, and impact strenght were tested. The results obtained showed that the highest hardness value occured in 110 A currents with 80o angle of motion at 165 VHN in the HAZ region (1) which has ferrite and carbide structure that makes the area hard. The highest value of impact toughness (K) at 60o angle is occured at 85 A current with a value of 1,294 Joule / mm2. The highest value of impact toughness (K) at 80o angel occured at 85 Ampere current with a value of 1,831 Joule / mm2. Using angle of 80o with each current of 110 A and 85 A the optimum hardness and impact properties can be obtainedKeywords :SS 410 Material, Impact, Hardness, SMAWAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi arus 85 Ampere (A), 90 Ampere (A), 110 Ampere (A) dan sudut kampuh V sebesar 60o dan 80o terhadap pengujian sifat mekanik serta metode pengelasan yang tepat guna sebagai penyambung dua material SS 410 dengan menggunakan metode las SMAW (Shielded Metal Arc Welding). Variasi arus menggunakan arus sebesar 85 A, 90 A, 110 A dan sudut kampuh V sebesar 60o dan 80o. Setelah proses pengelasan spesimen selanjutnya dilakukan pengujian struktur mikro, kekerasan (vickers), dan ketanguhan impact. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan nilai kekerasan tertinggi terjadi pada arus 110 A dengan sudut kampuh 80o sebesar 165 VHN pada daerah HAZ (1) yang memiliki struktur ferrit dan karbida yang membuat daerah tersebut menjadi keras. Nilai tertinggi ketangguhan impact (K) pada sudut kampuh 60o terjadi pada kuat arus 85 A dengan nilai sebesar 1,294 Joule/mm2. Nilai tertinggi ketangguhan impact (K) pada sudut kampuh 80o terjadi pada kuat arus 85 A dengan nilai sebesar 1,831 Joule/mm2. Untuk mendapatkan nilai kekerasan dan hasil ketangguhan impact yang baik yaitu menggunakan sudut kampuh 80o dengan masing - masing arus sebesar 110 A dan 85 A. Kata kunci :Baja SS 410, Impact, Kekerasan, SMAW 
POLA SEBARAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) PUBLIK DI KOTA BALIKPAPAN BERDASARKAN JENIS DAN KARAKTERISTIKNYA Dewanti, Ajeng Nugrahaning; Ulimaz, Mega; Ariyaningsih, Ariyaningsih
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 4, No 2 (2018): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v4i2.512

Abstract

Balikpapan City has a population that continues to increase in 2010 to 2015. Population growth has resulted in population densification and rapid and uncontrolled settlements in parts of the city. Thus, the need for space to accommodate population growth will increase so that it is very vulnerable to changes in the use of green open space into settlements and built area. The Changes in land use functions will have a negative impact on environmental conditions if did not controlled. Thus, it is necessary to control land use in terms of green open space availability which begins with analyzing the distribution patterns, types and characteristics of each green open space. The purpose of this study was to analyze the distribution patterns of public green open spaces based on their types and characteristics. As for the analysis carried out to achieve this goal there are several stages. First, identification of the distribution of public green open space based on its type through field observation; second, an analysis of the distribution of public green open space related to the type is carried out through literature studies and field observations. Finally, analyze the characteristics of each public green open space using statistical descriptive method.Keywords:  public green open space, types, characteristic
PENGARUH PERLAKUAN ALKALINISASI SERAT ALAM KAYU BANGKIRAI (SHOREA LAEVIFOLIA ENDERT) PADA SIFAT MEKANIK KOMPOSIT DENGAN MATRIKS POLIESTER Laksono, Andromeda Dwi; -, Basyaruddin; Adlina, Nur
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.672

Abstract

Waste of bangkirai wood is very abundant and is not currently utilized optimally. It is known that composites using natural fibers have many advantages such as the material produced is lighter, corrosion-resistant, the availability of abundant raw materials, low production costs and natural fibers are more environmentally friendly. Natural fiber composite is a solution to the utilization of bangkirai wood waste. For optimal mechanical properties, chemical treatment of bangkirai wood fiber waste is needed. This study was conducted to determine the effect of alkalization treatment of natural fibers of bangkirai wood (Shorea Laevifolia Endert) with polyester matrix on the mechanical properties of tensile and flexural strength. The making of composites was carried out using the hand lay up method with the size of tensile test specimens that referred to ASTM D 638 and bending test specimens which referred to ASTM D 790 and from the tensile test results morphological observations were performed using Scanning Electron Microscopy (SEM).The results of this study are the optimal tensile strength values of 58.33 MPa in fiber composites with 7% alkalization treatment. As for the optimal bending strength in bending test of 65.63 MPa in fiber composites with 5% alkalization treatment. Keywords :bangkirai wood, alkalization treatment, tensile test, bending testABSTRAKJenis Kayu bangkirai terutama limbahnya sangat berlimpah dan saat ini belum dimanfaatkan secara optimal. Diketahui bahwa komposit menggunakan serat alam memiliki banyak keunggulan seperti material yang dihasilkan lebih ringan, tahan korosi, ketersediaan bahan baku yang melimpah, biaya produksi rendah serta serat alam lebih ramah lingkungan. Komposit serat alam merupakan solusi pemanfaatan limbah kayu bangkirai. Agar sifat mekaniknya optimal, perlu dilakukan perlakuan kimia pada limbah serat kayu bangkirai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh perlakuan alkalinisasi serat alam kayu bangkirai (Shorea Laevifolia Endert) dengan matriks poliester pada sifat mekanik kekuatan tarik dan kelenturan. Pembuatan komposit dilakukan menggunakan metode hand lay up dengan ukuran spesimen uji tarik yang mengacu pada ASTM D 638 dan spesimen uji bending yang mengacu pada ASTM D 790 serta dari hasil pengujian tarik dilakukan pengamatan morfologi menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM).  Kata kunci :bangkirai wood, perlakuan alkalisasi, uji tarik, uji bending
KAMUS SISTEM ISYARAT BAHASA INDONESIA (KASIBI) DENGAN VOICE RECOGNITION SEBAGAI PENDUKUNG BELAJAR BAHASA ISYARAT BERBASIS ANDROID Zikky, Mohammad; Akbar, Zulhaydar Fairozal; Utomo, Setyabudi
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.732

Abstract

Deaf children are children who have disturbances in the sense of hearing, both permanent and non-permanent. Deaf children have obstacles in terms of communication, both communicating verbally and in writing, exacerbated by the difficulty of getting exclusive learning media for deaf children also complicates parents to be able to assist in the learning process of deaf children. Therefore, there is needs an exclusive learning media dictionary for deaf children, so it can help parents in helping the learning process of them. Based on these problems, this research proposes an application "Dictionary of Indonesian Sign Language Systems (KASIBI) with Voice Recognition as Support for Android-Based Sign Language Learning". This research method consists of starting from changing sound into text (speech to text), searching words in a database, and displaying animated displays in 3D. The results test show that KASIBI can be a learning media for sign language based on SIBI standard with an average value of 3.362 out of 4 scalas.Keywords: Deaf Children, Learning Media, Dictionary, VisualizationABSTRAKAnak tunarungu adalah anak yang mengalami gangguan dalam hal pendengaran, baik yang permanen maupun yang tidak permanen. Anak-anak tunarungu memiliki kendala dalam hal komunikasi, baik berkomunikasi secara lisan maupun tulisan, diperburuk oleh kesulitan mendapatkan media pembelajaran eksklusif bagi anak-anak tunarungu juga mempersulit orang tua untuk dapat membantu dalam proses pembelajaran anak-anak tunarungu. Sehingga dibutuhkan media pembelajaran dalam bentuk kamus eksklusif untuk anak-anak tuna rungu dan dapat membantu orang tua dalam membantu proses pembelajaran mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengajukan sebuah aplikasi "Kamus Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (KASIBI) dengan Pengenalan Suara sebagai Pendukung Pembelajaran Bahasa Isyarat berbasis Android". Metode penelitian ini terdiri dimulai dari merubah suara menjadi text (speech to text), pencarian kata dalam database, dan menampilkan animasi peraga dalam bentuk 3D.Hasil pengujian menunjukkan bahwa KASIBI dapat menjadi media pembelajaran untuk bahasa isyarat dengan standar SIBI dengan nilai rata-rata 3.362 dari 4 scalas. Kata kunci :  Anak Tunarungu, Media Pembelajaran, Kamus, Visualisasi  
DETERMINAN PERILAKU KESELAMATAN KERJA: PERAN FAKTOR PERSONAL PENJAMAH MAKANAN DI WARUNG LESEHAN MALIOBORO Sulistyorini, Anita; Rahfiludin, Mohammad Zen; Suroto, Suroto
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.677

Abstract

Safety behavior has become a vital factor in reducing and even preventing work accidents. Although many studies have examined safety behavior and the factors that influence it, including personal and situational factors, the study is limited to formal industries with high risk. Besides, empirically individual elements have been shown to have a more significant influence on safety behavior. Therefore, this study aims to describe the safety behavior and the personal factors that influence it, which include the safety knowledge, safety attitudes, and safety motivation of food handlers at Warung Lesehan Malioboro. This study involved randomly 110 food handlers at Warung Lesehan Malioboro. Collecting data in this study used a questionnaire technique to measure the safety knowledge, safety attitudes, safety motivations, and safety behaviors of food handlers. Data analysis used descriptive statistics, t-test, F-test, and coefficient of determination (adjusted R2). These study findings showed that the description of the factors of safety knowledge, safety attitudes, safety motivations, and safety behaviors of food handlers with good enough quality. Also, partially, the safety knowledge, safety attitudes, and safety motivation were proven to influence the work safety behavior of food handlers. Simultaneously, the factors of safety knowledge, safety attitudes, and safety motivation also affect the work safety behavior of food handlers. The contribution of these three determinant factors had an influence of 66% on the work safety behavior of food handlers at Warung Lesehan Malioboro.Keywords : safety motivation, safety knowledge, safety behavior, sefety attitude ABSTRAK Perilaku keselamatan telah menjadi faktor vital untuk mengurangi dan bahkan mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Meskipun telah banyak studi yang mengkaji perilaku keselamatan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya yang meliputi faktor personal dan situasional, namun studi tersebut terbatas pada industri formal dengan resiko yang tinggi. Selain itu, secara empiris faktor personal terbukti memiliki pengaruh yang lebih besar pada pembentukan perilaku keselamatan. Oleh karena itu, studi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku keselamatan dan faktor personal yang mempengaruhinya yang meliputi pengetahuan, sikap, dan motivasi keselamatan para penjamah makanan di Warung Lesehan Malioboro. Studi ini melibatkan secara acak 110 penjamah makanan di Warung Lesehan Malioboro. Pengumpulan data dalam studi ini menggunakan teknik keusioner untuk mengukur pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku keselamatan penjamah makanan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji t, uji F, dan koefisien determinsi (Adjusted R2). Hasil studi menunjukkan bahwa gambaran faktor pengetahuan, sikap, motivasi, dan perilaku keselamatan para penjamah makanan berketgori cukup baik. Selain itu, secara parsial faktor pengetahuan, sikap, dan motivasi keselamatan terbukti mempengaruhi perilaku keselamatan kerja para penjamah makanan. Secara simultan, faktor pengetahuan, sikap, dan motivasi juga mempengaruhi perilaku keselamatan kerja para penjamah makanan. Kontribusi ketiga faktor determinan yang terdiri dari pengetahuan, sikap, dan motivasi memberikan pengaruh sebesar 66% terhadap perilaku keselamatan kerja para penjamah makanan di Warung Lesehan Malioboro.Kata kunci :  motivasi keselamatan, pengetahuan keselamatan, perilaku keselamatan, sikap keselamatan
HIDROLISIS LIMBAH KULIT NANAS DENGAN ASAM ASETAT MENGGUNAKAN METODE ULTRASOUND-ASSISTED ACID HYDROLYSIS (UAAH) UNTUK PRODUKSI OLIGOSAKARIDA Sasongko, Ashadi; Gotama, Bangkit
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.747

Abstract

Pineapple peel waste has a lot of fiber and carbohydrate content so that it has the potential to become raw material for making oligosaccharides. Oligosaccharide production can be done through hydrolysis with acidic compounds. This research aims to determine the effect of ultrasonic waves application  in acid hydrolysis to pineapple peel waste. Hydrolysis was carried out with 0.5 M acetic acid with variations in volume of 10, 15, 20, 25, and 30 mL as well as variations in the time of use of ultrasonic waves for 5, 10, 15, 20, and 25 minutes. The results of hydrolysis showed varying Rf in the analysis using thin layer chromatography (TLC).Based on Rf, oligosaccharides have been produced (Rf ? 0.64), including the smallest solvent volume (10 mL) and the shortest duration of ultrasonic wave application (5 minutes).Keywords : Pineapple peel  waste, ultrasound-assisted acid hydrolysis, oligosaccharides, prebiotic ABSTRAKLimbah kulit nanas memiliki banyak kandungan serat dan karbohidrat sehingga berpotensi menjadi bahan dasar pembuatan oligosakarida. Preparasi oligosakarida dapat dilakukan melalui hidrolisis dengan senyawa asam. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek penerapan gelombang ultrasonik dalam hidrolisis asam terhadap limbah kulit nanas. Hidrolisis dilakukan dengan asam asetat 0,5 M dengan variasi volume 10, 15, 20, 25, dan 30 mL serta variasi waktu penggunaan gelombang ultrasonik selama 5, 10, 15, 20, dan 25 menit. Hasil hidrolisis menunjukkan Rf yang beragam pada analisis menggunakan kromatografi lapis tipis (KLT). Berdasarkan Rf, oligosakarida telah dihasilkan, termasuk dengan volume pelarut terkecil dan durasi aplikasi gelombang ultrasonik yang paling singkat.Kata kunci :  Limbah kulit nanas, ultrasound-assisted acid hydrolysis, oligosakarida, prebiotik
TINGKAT STRES KERJA PERAWAT DI RSUD BIMA NUSA TENGGARA BARAT SEBELUM DAN SETELAH SAFETY MORNING TALK Kartika Syarif, Rita; Setyaningsih, Yuliani; Zen Rahfiludin, Mohammad
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.685

Abstract

Nurse work stress is an important issue in third world countries. Working with the pressure of a deadline, having an excessive workload is also a process that stimulates stress due to work. Special communication between the head of the room and the nursing nurse will be a conducive atmosphere to reduce work stress. One type of communication can be in the form of safety morning talk with the theme of work stress therapy with the help of a guidebook media. The purpose of this study was to determine the impact of safety morning talk on the level of work stress on nurses in Bima Hospital before and after treatment, with the type of research that is the quasiexperiment design conducted in February - April 2019. The population in this study were nurses in the surgical treatment room and treatment room internal diseases which amounted to 35 respondents using total sampling techniques. The measuring instrument used is the Nurse Stress Scale questionnaire. The results of this study indicate that there is an effect of safety morning talk in reducing nurses' work stress in Bima Hospital (p value <0.05). Keywords :Safety Morning Talk , Job Stress , Nurse StressABSTRAKStres kerja perawat merupakan isu yang penting di negara-negara dunia ketiga.Bekerja  dengan  tekanan batas waktu, memiliki beban kerja yang berlebih juga merupakan proses yang merangsang  terjadinya  stres  akibat  kerja.  Komunikasi yang khusus yang dilakukan antara kepala ruangan dan perawat pelaksana akan menjadi suasana yang kondusif untuk mengurangi stres kerja. Salah satu jenis komunikasinya bisa dalam bentuksafety morning talk bertema terapi stres kerja dengan bantuan media buku panduan.Tujuan  penelitian  ini  untuk mengetahui  dampak safety morning talk terhadap tingkat  stres  kerja  pada  perawat Rumah Sakit Umum Daerah Bima sebelum dan setelah perlakuan, dengan jenis penelitian yaitu rancangan quasi experiment yang dilakukan pada Pebruari ? April 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di ruang perawatan bedah dan ruang perawatan penyakit dalam Rumah Sakit Umum Daerah Bima yang berjumlah 35 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu kuesioner Nurse Stress Scale disingkat NSS. Hasil Penelitian ini menunjukkan ada pengaruh safety morning talk dalam menurunkan stres kerja perawat RSUD Bima (nilai p < 0,05). Kata kunci :Safety Morning Talk, Stres Kerja, Stres Perawat
PERUBAHAN KARAKTERISTIK BAHAN PANGAN PADA KERIPIK BUAH DENGAN METODE FREEZE DRYING (REVIEW) Habibi, Nur Ahmad; Fathia, Sarah; Utami, Citra Tristi
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 5, No 2 (2019): JST (Jurnal Sains Terapan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v5i2.634

Abstract

Food processing is changing from thermal to non thermal process nowadays for non thermal process could maintain food quality including sensory and nutrition value. Freeze drying is a non thermal drying method using low temperature. The water content of the product is frozen from the water phase to ice phase and into gas phase (sublimation process) to control the pressure and temperature. There are some changes in food characteristic in fruit chips processing using freeze drying method In the physical charcteristic, there are geometry, mechanic, optical, and other physical value changes. In the physical charcteristic, geometry value, mechanic value, optical value, and other physical value changes, while in sensory characteristic a freeze drying method could maintain food colour, flavour,  texture and odor(aroma). Freeze drying could inhibit bacteria growth but could not kill the spores in microbiological characteristics. Furthermore, freeze drying could maintain vitamin, mineral and active compound in the product instead of thermal drying process.Keywords : freeze drying, non thermal, sensory, chemistry, physic, microbiologyABSTRAKProses pengolahan makanan saat ini beralih dari proses termal ke proses non termal. Hal ini disebabkan karena proses non termal dapat mempertahankan mutu pangan didalamnya, meliputi sensorik dan nilai gizinya. Pengeringan beku/freeze drying merupakan metode pengeringan non termal yang dilakukan dengan menggunakan suhu yang rendah. Kandungan air didalam produk dalam fase air dibekukan  menjadi fase padat (es) kemudian diubah menjadi fase udara dengan menggunakan prinsip sublimasi dengan mengendalikan suhu dan tekanannya. Terdapat perubahan karakteristik bahan pangan pada pengolahan keripik buah dengan metode freeze drying. Dari sifat fisik, meliputi perubahan sifat geometri, sifat mekanik, sifat optik dan sifat lainnya. Dilihat dari karakteristik sensorik proses pengeringan beku dinilai dapat mempertahkan sifat sensorik meliputi warna, rasa, tekstur dan aroma. Metode freeze drying dinilai dapat menghambat pertumbuhan bakteri, namun tidak dapat membunuh spora bakteri apabila dilihat dari karakteristik mikrobiologinya. Selanjutnya dari karakteristik kimia, diketahui metode freeze drying dinilai lebih baik dalam mempertahankan vitamin, mineral, dan bahan aktif di dalam produk dibanding dengan metode pengeringan dengan termal. Kata Kunci :freeze drying, non termal, sensorik, kimia, fisik, mikrobiologi

Page 1 of 11 | Total Record : 101