cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
ISSN : 23386649     EISSN : 24775177     DOI : -
JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) dengan ISSN 2477-5177 (media online) dan 2338-6649 (media cetak), adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dibidang inovasi teknologi terapan dengan cakupan: Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Sipil, dan Teknik Telekomunikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
PERANCANGAN PENGONTROLAN OVERHEAD CRANE MENGGUNAKAN KABEL DAN NIRKABEL BERBASIS ARDUINO Novriadi, Ari
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.679

Abstract

Overhead Crane is a heavy equipment which is very much found in various industries, factories, and workshops that are used to transport material. In general, controlling the Overhead Crane is operated by using a Push Button that is hung together with a cable on the top frame of the Overhead Crane. in this case, humans must also be able to maintain a distance when controlling Overhead Cranes that are working to transport memterials to avoid the use of Overhead Cranes. To provide security and comfort in the use of Overhead Cranes, the authors designed an Overhead Crane controller using Arduino based cable and wireless. The design of Overhead Crane control using a cable consists of several series of Push Button arranged in a plastic box and then hung on the side of the Girder Crane. for the input foot the Push Button is given a voltage 12 VDC, while the output of the Push Button is connected with contact points of the Relay 12 VDC to execute electrically mechanical Overhead Crane. While the Overhead Crane control design using wireless consists of several components, including: Arduino Mega 2560 which is combined with USB Host Shield. Bluetooth csr 4.0 Dongle is connected to the USB Host Shield port for data communication media between Arduino Mega 2560 with Bluetooth Joystick PlayStation 3 (PS3). The signal pin of the Relay modules is connected with Arduino Mega 2560 pins according to the program designed. Contact NO points Relay modules are connected with 12 VDC Relay point contacts to execute electrical mechanical Overhead Crane.
TINGKAT PENYERAPAN SUARA MATERIAL BULU AYAM DENGANPEREKAT BUBUK SEBAGAI PENGISI DINDING AKUSTIK siti, Haisah
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.746

Abstract

Penggunaan material akustik harus dilakukan secara bijak berdasarkan waktu dengung yang disyaratkan untuk setiap ruang sesuai fungsi ruangnya. Pada  dasarnya  semua  bahan  dapat menyerap  energi  suara,  namun  besarnya energi yang diserap berbeda-beda untuk tiap bahan. Energi bunyi yang diserap oleh lapisan penyerap sebagian diubah menjadi panas, tetapi sebagian besar ditransmisikan ke sisi lain lapisan tersebut, kecuali bila transmisi tadi dihalangi oleh penghalang yang berat dan kedap. Penyerap yang terbuat dari material berpori bermanfaat untuk menyerap bunyi pada frekuwensi tinggi. Bahan material yang dapat dijadikan sebagai bahan penyerap bunyi adalah bahan yang mempunyai nilai koefisien absorbsinya di atas 0,3.Penelitian ini diharapkan dapat diperoleh suatu material alternatif penyerap suara yang dapat diaplikasikan secara langsung sebagai pengisi dinding akustik dalam ruangan, yang ramah lingkungan dan dilengkapi dengan informasi tinggkat penyerapan suara dari material tersebut sehingga akan menambah referensi baru dalam ilmu pengetahuan dibidang arsitektur khususnya material akustik yang terbarukan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif yang lebih menekankan pada pengukuran secara objektif. Pengukuran sampel menggunakan tabung impedansi dengan dua mikrofon type 4206, dimana sampel penelitian dibuat dengan menambahkan perekat bubuk untuk memadatkan material bulu ayam sehingga tidak lagi membutuhkan kemasan saat diaplikasikan pada dinding. Sampel yang digunakan memiliki ukuran ketebalan 2,5 cm, 5 cm dan 7,5 cm, dengan diameter 10 cm yang disesuaikan dengan diameter tabung impedansi. Berdasarkan hasil penelitian material ini sudah dapat menjadi material akustik yang dapat diaplikasikan pada dinding akustik, mengingat material ini memiliki koefisien absorbsi yang cukup tinggi dalam berbagai tingkat frekuensi pada ketebalan sampel yang berbeda, dimana koefisien tertingginya yang mencapai 0,95.
SKENARIO PENATAAN PARKIR OFF STREET DI JALAN AHMAD YANI KOTA BALIKPAPAN Wulandari, Genduk Yenti
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.680

Abstract

Jalan Ahmad Yani Kota Balikpapan merupakan salah satu jalan dengan fungsi arteri sekunder dan banyak kendaraan parkir di badan jalan yang mendominasi di jalan tersebut. Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah, jalan Ahmad Yani berada di kawasan perdagangan jasa dan perkantoran swasta dan memiliki sistem parkir off street. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan skenario penataan parkir off street di koridor Jalan Ahmad Yani. Hasil dari analisis karakteristik parkir adalah volume parkir mobil terbesar berada di segmen 1 dengan 537 kendaraan dan volume parkir motor terbesar berada di segmen 4 sebanyak 372 kendaraan. Rata-rata durasi parkir kendaraan mencapai 1 jam. Tingkat pergantian parkir tertinggi memiliki nilai 0,50 kend/petak/jam. Indeks parkir tertinggi terdapat dengan nilai 0,81 kend/srp, angka ini mendekati 1 yang artinya fasilitas parkir tidak bermasalah namun perlu dilakukan penataan agar tidak terjadi permasalahan parkir. Kebutuhan parkir tertinggi terdapat di segmen 4 yaitu 68 SRP dan hasil ketersediaan parkir menunjukkan bahwa jenis kegiatan di masing-masing segmen masih bisa menampung kebutuhan parkir. Skenario 1 yang digunakan dalam penelitian ini yaitu memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan parkir terpusat, skenario ini bisa diterapkan di segmen 1, 2 dan 3 sedangkan skenario 2 adalah memanfaatkan ruang parkir yang telah tersedia, bisa diterapkan disemua segmen jalan karena jumlah ketersediaan ruang parkir lebih besar. Skenario 3 merupakan gabungan dari skenario 1 dan 2 dan dapat diterapkan di segmen 1 dan 3. Dengan adanya skenario ini diharapkan dapat mengurangi kendaraan yang parkir di badan jalan dan meningkatkan tingkat pelayanan jalan.
KENYAMANAN TERMAL ADAPTIF RUMAH TINGGAL DI KOTA TIMIKA PAPUA Zulfiana, Indah Sari
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.750

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan temperatur dan kelembaban yang tinggi di beberapa kota termasuk di Timika. Hal ini menyebabkan kondisi termal yang tidak nyaman serta penggunaan standar kenyamanan ruang yang ada sering berbeda dengan persepsi penghuni sehingga mengakibatkan pemborosan energi pendingin ruang.Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui kenyamanan termal adaptif pada penghuni rumah tinggal sederhana berventilasi alami di kota Timika, yakni kenetralan, keberterimaan dan preferensi termal penghuni, dan (2) mengetahui perilaku adaptif penghuni dalam pencapaian kenyamanan termal individu. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu rumah tinggal berventilasi alami pada salah satu perumahan di daerah urban dan suburban di kota Timika. Digunakan pengukuran empat parameter lingkungan, yakni suhu, kelembaban, kecepatan udara, dan mean radiant temperature (MRT).Data diperoleh melalui pengisian kuesioner kepada seratus responden di daerah urban dan suburban.Data kenetralan termal dianalisis dengan analisis regresi menggunakan software SPSS 19, sedangkan keberterimaan dan preferensi termal serta perilaku adaptif dianalisis berdasarkan hasil dari jawaban kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenetralan termal yang tinggi, yaitu 30.560C Top pada daerah urban dan 30.170C Toppada daerah suburban. Lebih dari 90% responden dapat menerima kondisi termal setempat.Akan tetapi, lebih dari 50% menginginkan kondisi termal menjadi lebih sejuk.Perilaku yang paling sering dilakukan responden dalam mencapai kenyamanan termal individu, yakni menyalakan kipas angin.
ANALISIS PENGARUH ARUS MEDAN (ID CURRENT AXIS) TERHADAP KECEPATAN MOTOR INDUKSI 3 FASA PADA PENGATURAN MENGGUNAKAN METODE FIELD ORIENTED CONTROL (FOC) Ferdiansyah, Indra
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.684

Abstract

Penggunaan motor induksi 3 fasa sebagai pengerak listrik  sangat popular dikarenakan harga yang lebih murah, kontruksi kokoh dan bebas perawatan, akan tetapi memiliki karakteristik tidak linear sehingga susah dalam pengaturanya. Beberapa  metode yang dikembangkan diharapkan mampu mendapatkan pengaturan yang efisien. Field Oriented Control (FOC) salah satu metode yang dikembangkan dalam pengaturan motor induksi, dengan menerapkan pengaturan koordinat dq arus medan(id) dan  torsi(iq) dapat diatur secara terpisah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus medan (ids*) terhadap kinerja motor dengan pengaturan berbasis FOC. Hasil simulasi dapat diketahui bahwa semakin besar (ids*)  berpengaruh pada putaran rotor yang akan turun, selain itu juga berpengaruh pada kinerja motor untuk mencapai kondisi steady dan overshoot dari respon motor tersebut. Untuk ids*=0.8A memerlukan waktu 1.06s untuk mencapai kondisi steady dengan overshoot mencapai 977.5 Rpm  pada kecepatan konstan 350Rpm, ids*=1.6A memerlukan waktu 2.24s dengan overshoot  mencapai 708 Rpm  pada kecepatan konstan 350Rpm, ids*=4.1A memerlukan waktu 2.282s dengan overshoot  mencapai 512.5 Rpm  pada kecepatan konstan 330Rpm. Kata kunci :Motor Induksi 3 Fasa, FOC, Arus Medan (Id), Kecepatan Motor, Performa Motor.
ANALISIS KUALITAS BRIKET ARANG TEMPURUNG KELAPA DENGAN BAHAN PEREKAT TEPUNG KANJI DAN TEPUNG SAGU SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF ningsih, ardina
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.708

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk memanfaatkan limbah tempurung kelapa yang ada di masyarakat dengan mengolahnya menjadi briket. Tujuan penelitian  untuk mengetahui kualitas briket arang tempurung kelapa yang baik untuk digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Pembatasan masalah dalam penelitian ini yaitu tepung kanji dan tepung sagu dengan perbandingan komposisi 90:10. Tekanan pengepresan yang digunakan yaitu 2000 kg/cm2. Suhu pengeringan yaitu 100°C menggunakan panas matahari selama 3 hari. Suhu karbonisasi adalah  500°C. Tempurung kelapa yaitu 1 kg, perbandingan perekat adalah  100 gram/0,2 liter air dan tidak menggunakan pelapis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pirolisis dengan proses pembakaran menggunakan tungku pembakaran tertutup dan pengayakan menggunakan ayakan dengan ukuran 40-60 mesh. Selanjutnya pengujian kualitas briket yaitu kadar air briket (%), kadar abu briket (%), kadar zat menguap (volatile matters) (%), kadar karbon terikat (fixed carbon) (%), pengukuran kerapatan (density) (g/cm2), berat jenis (kg/m3), pengukuran laju pembakaran  (gr/menit) dan keteguhan tekan (kg/cm2). Hasil pengujian kualitas briket arang tempurung kelapa didapatkan nilai rata-rata kadar air adalah 3,42 %, nilai rata-rata kadar abu adalah 3,318 %, nilai rata-rata kadar zat menguap adalah 3,31%, nilai rata-rata kadar karbon terikat adalah  93,37%, nilai rata-rata kerapatan adalah 1,55 g/cm3, nilai rata-rata berat jenis adalah 1,52×10-6 kg/m2.s2, nilai rata-rata laju pembakaran adalah 0,342 g/cm2, nilai rata-rata keteguhan tekan adalah 761,5 N/m2.Kata kunci: Biomassa, Bahan bakar alternatif, Briket, Kualitas, Analisis.
KENYAMANAN LINGKUNGAN TERMAL RUANG KULIAH (C4) FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ICHSAN GORONTALO Zulfiana, Indah Sari
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 1 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i1.637

Abstract

Kenyamanan termal suatu ruang kuliah diperlukan untuk mendukung proses penerimaan pembelajaran oleh mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kenyamanan lingkungan termal pada ruang kuliah (C4) Fakultas Teknik Universitas Ichsan Gorontalo dengan menggunakan sistem penghawaan buatan (AC). Kuisioner dibagikan kepada 30 mahasiswa Teknik Arsitektur dengan menggunakan sensasi termal ASHRAE, penerimaan kondisi termal serta preferensi termal. Bersamaan dengan itu dilakukan pengukuran lapangan untuk mengetahui temperatur udara (Ta), kelembaban relatif (RH), Mean Radiant Temperature (MRT) dan kecepatan udara (Va). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% mahasiswa memilih agak dingin pada sensasi termalnya sedangkan 97% dapat menerima keadaan termal ruang, dan hampir 70% mahasiswa tidak menginginkan perubahan kondisi termal pada ruangan tersebut.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI DC-DC BIDIRECTIONAL CONVERTER DENGAN SUMBER ENERGI LISTRIK DARI PANEL SURYA DAN BATERAI UNTUK PEMENUHAN KEBUTUHAN DAYA LISTRIK BEBAN raharja, lucky pradigta setiya; Eviningsih, Rachma Prilian; Ferdiansyah, Indra; Yanaratri, Diah Septi
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 7, No 2 (2019): Vol 7, No 2 (2019): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jtt.v7i2.709

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang energi terbaharukan semakin berkembang mengingat kebutuhan energy listrik terus meningkat. Salah satu yang berkembang adalah Pembangkit Listrk Tenaga Surya (PLTS) yang menggunakan panel surya. Perkembangan PLTS tersebut tidak lepas peran dari Power Electronic Converteryang digunakan untuk proses pengolah energi listrik dari panel surya untuk memenuhi kebutuhan daya listrik beban. Salah satu sistem yang digunakan adalah beban langsung bersumber dari PLTS. Dengan system tersebut ada kondisi dimana PLTS mampu menyediakan daya listrik ke beban bahkan memungkinkan daya dari PLTS bisa lebih dan kondisi dimana PLTS tidak mampu menyediakan daya listrik ke beban dikarenakan kondisi dari energi dari sinar matahari. Pada saat daya dari PLTS berlebih maka akan disalurkan untuk proses penyimpanan pada baterai. Pada saat PLTS tidak mampu memenuhi daya listrik beban maka sumber energi listrik akan diambil dari baterai. Pada proses tersebut memerlukan converter sehingga dapat mengolah daya listrik. DC?DC Bidirectional Converter digunakan dalam sistem ini untuk memenuhi proses pengaturan daya hasil dari PLTS. DC?DC Bidirectional Converter merupakan 1 konverter yang bisa menjadi 2 fungsi Mode Buck dan Mode Boost Mode Buck digunakan pada saat ada daya lebih untuk proses pengisian baterai. Mode Boost digunakan bila beban mendapat daya dari baterai. . Kata kunci : PLTS, DC-DC Bidirectional, Panel Surya, Baterai
Perancangan dan Pembuatan Trainer Penyearah Terkendali 3 Fasa Usman, Usman; Azis, Fatmawati; Wirana, Ardy; Habibuddin, Rahmiani
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 1 (2017): JTT ( Jurnal Teknologi Terpadu )
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Trainer is very important in education process, especially at level of vocational education like as polytechnic. Presence is needed to improve skills of students and lecturer on the teaching and learning process in lab activities. Aim the research is make a practical trainer controlled rectifier 3-phase, which the rectifier parameters approach the theoretically calculated value. The method used in this research is experimental method which the study of controlled rectifier theory is designed, manufactured and tested. The test results show voltage value and output power average error are 14.45% on Half Wave Converter and 11.12% in Semi Converter.Keywords: trainer, controlled rectifier 3-phase, half-wave converter, semi converter.AbstrakTrainer praktikum sangat penting dalam proses pendidikan, terlabih pada tingkatan pendidikan vokasi seperti politeknik. Keberadaannya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan skill peserta didik serta memudahkan tenaga pengajar dalam melakukan proses belajar mengajar khusunya untuk kegiatan praktikum. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah menghasilkan sebuah triner praktikum penyearah 3 fasa terkendali, dimana parameter-parameter penyearahnnya mendekati nilai yang dihitung secara teori. Metode yang digunakan adalah dengan metode experimental dimana dari kajian teori penyearah terkendali ini dirancang, dibuat dan diuji. Hasil pengujian menunjukan nilai tegangan arus dan daya keluaran menujukan presentasi kesalahan rata-rata sebesar 14.45% pada Konverter Setengah Gelombang dan 11.12% pada Semi Konverter.Kata kunci: trainer praktikum, penyearah 3 fasa terkendali, konverter setengah gelombang, semi konverter.
Pengembangan Infrastruktur Air Baku Kota Balikpapan Mersianty, Mersianty; Mahfud, Mahfud
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 5, No 2 (2017): JTT (Jurnal Teknologi Terpadu)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis air baku di kota Balikpapan masih menjadi sumber permasalahan kota sampai saat ini. Kebutuhan air bersih masyarakat kota yang berjumlah ± 689.000 jiwa belum sepenuhnya terlayani, baru mencakup 82% dari jumlah penduduk. Selain permasalahan defisit air yang cenderung meningkat setiap tahunnya,  penurunan kualitas air akibat pencemaran serta tingkat kebocoran pada sistem suplai air baku juga masih tinggi.Beberapa alternatif pengembangan infrastruktur air baku yang dapat dipilih untuk mengatasi permasalahan krisis air baku di kota Balikpapan yaitu(1) dengan membangun embung, bendungan dan penampungan lainnya dengan total 830 lt/det, (2) pengambilan interkoneksi antar DAS antara lain  dari Bendungan Samboja di Kabupaten Kukar sedesar 100 lt/det dan dari Bendungan Sepaku Semoi di Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 1.500 lt/det sehingga total pengambilan yang dapat di suplai ke kota Balikpapan sebesar 1.600 lt/det. (3) Inovasi pengadaan sumber air baku dengan proses daur ulang (Recycling). Pengambilan keputusan terhadap alternatif yang dipilih harus melalui proses uji  kelayakan yang  memenuhi kriteria manfaat teknis dan lingkungan, manfaat sosial ekonomi dan manfaat finansial. 

Page 1 of 14 | Total Record : 137