cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
KESMAS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 604 Documents
KAJIAN PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP NARAPIDANA DI KLINIK KESEHATAN RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS IIB KOTA KOTAMOBAGU Sumenda, Cristi N.; Mandagi, Chreisye K. F.; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pelayanan kesehatan merupakan suatu upaya dalam memenuhi hak-hak setiap orang yang dijamin dalam undang-undang 1945 untuk melakukan peningkatan derajat kesehatan baik perseorangan, kelompok maupun masyarakat secara keseluruhan. Rumah Tahanan Negara (rutan) Klas IIB Kota Kotamobagu menyediakan klinik kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada narapidana. Namun pelaksanaan pelayanan kesehatan yang diberikan belum berjalan sesuai dengan standar pelayanan minimal yang telah ditetapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan kesehatan terhadap narapidana di klinik kesehatan rutan klas IIB Kota Kotamobagu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Rutan Klas IIB Kota Kotamobagu pada bulan Juni-Agustus 2017. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi dokumen. Informan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari Pengelolah Klinik Kesehatan, Kepala Rutan Klas IIB Kota Kotamobagu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Penanggungjawab Klinik Kesehatan dan narapidana. Data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini adalah tenaga kesehatan yang ada di rutan hanya terdiri dari 1 orang bidan yang merupakan pegawai rutan dan 1 orang perawat yang diperbantukan dari dinas kesehatan. Sarana dan prasarana yang ada terdiri dari 1 ruangan pemeriksaan yang juga merangkap ruang kantor dan ruang pengambilan obat dengan 1 buah tempat tidur, obat-obatan, alat kesehatan dan 1 buah tabung oksigen. Pelayanan kesehatan di klinik kesehatan rutan belum memiliki aturan tertulis untuk seluruh proses kegiatan pelayanan kesehatan. Pelaksanaan pelayanan kesehatan di rutan belum berjalan maksimal dilihat dari pelayanan yang diberikan kepada narapidana karena berbagai faktor seperti kurangnya tenaga kesehatan serta keterbatasan alat-alat kesehatan dan obat-obatan.Kata Kunci : Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan, Narapidana, Rumah Tahanan NegaraABSTRACTImplementation of health care is an attempt to fulfill the rights of every person are guaranteed by law in 1945 to improve health status either individuals, groups and society as a whole. State Prison (Prison) Class IIB Kotamobagu provides a health clinic to provide health services to inmates. However, the implementation of the health services provided has not been run in accordance with minimum service standards that have been set. The purpose of this study was to determine how the implementation of health care to inmates at the prison medical clinic class IIB Kotamobagu. This type of research is qualitative research. The research was conducted in State Prison Class IIB Kotamobagu in June-August 2017. The data was collected through interviews and observation documents. Informants in this study amounted to 5 comprising Business?s Health Clinic, Head of the State Prison Class IIB Kotamobagu City, Head of Custody Services, Responsible Health Clinic and prisoners. Data obtained from the primary data and secondary data. The results of this research are health workers in the crease only consists of one midwife who are employees of the crease and 1 nurse seconded from the health department. Existing facilities and infrastructure that consists of one room which also doubles examination office space and space taking the drug with 1 piece of bed, pharmaceuticals, medical devices and 1 tube of oxygen. Health care in prison health clinics do not yet have a written rule for the whole process of health service activities. Implementation of health care in prison not running optimally viewed from services provided to inmates due to various factors such as the lack of health workers as well as the limitations of medical equipment and medicines.Keywords : Implementation of Health Services, Inmates, the State Prison
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI ALKOHOL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KOLONGAN KECAMATAN KALAWAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Grace, Taroreh G; Kalesaran, Angela F.C; Kaunang, Wulan P.J
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang menyerang banyak orang dan terjadi di negara maju maupun negara berkembang (Kemenkes, 2013). Hipertensi merupakan satu dari 10 penyakit menonjol, terdapat 7951 kasus hipertensi di Sulawesi Utara pada tahun 2017. Hipertensi di Kabupaten Minahasa Utara merupakan yang tertinggi dibanding penyakit lainnya yaitu berjumlah 1431 kasus. Konsumsi alcohol merupakan salah satu faktor risiko dari hipertensi dan di Minahasa Utara perilaku mengkonsumsi alkohol telah menjadi gaya hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain Studi Potong Lintang yang dilakukan terhadap 90 responden rawat jalan usia 17-60 tahun. Hubungan antara konsumsi alcohol dengn kejadian hipertensi ditentukan dengan menggunakan uji chi square dengan ? = 0.05 dan Cl = 95%. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen dalam penelitian yaitu kuesioner konsumsi alkohol dan alat tensimeter. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi alkohol dalam 1 bulan terakhir sebanyak (40.0%) dan gambaran kejadian hipertensi sebanyak (54.4%) dengan kategori Pre-hipertensi. Analisis bivariat memperoleh nilai yang signifikan yaitu  p = value 0.048. Dapat disimpulkan ada hubungan antara konsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Kata Kunci : Konsumsi Alkohol, Hipertensi ABSTRACTHypertension is a health problem that attacks many people and occurs in developed and developing countries (Kemenkes, 2013). According to data from the Provincial Health Office of North Sulawesi in 2017 there were 7951 cases of hypertension and was one of the 10 prominent diseases in 2017. While data from Minahasa Utara District in 2017 were 1431 cases of hypertension and were in the first highest. Alcohol consumption behavior has become a people's lifestyle and one of the risk factors for hypertension. This study aimed to analyze the correlation between alcohol consumption and hypertension of outpatiens in Kolongan Health Center Kalawat North Minahasa Regency. Analitic survey with a cross sectional study was conducted on 90 respondents aged 17-60 and were taken using consecutive sampling technique. Instrument for alcohol consumption questionnaire research and tensimeter instrument. Univariate analysis showed that alcohol consumption in the last 1 month was (40.0%) and theincidence of hypertension was (54.4%) in the category of Pre-hypertension. Bivariate analysis is using the chi square test with ? = 0.05 and Cl = 95%, the significance value obtained in this study is p = value 0.048. Study showed that there is a relationship between alcohol consumption and hypertension of outpatientsat in Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Keywords: Alcohol consumption, hypertension
KANDUNGAN ESCHERICHIA COLI& COLIFORM DAN KUALITAS FISIK AIR SUMUR GALI DI JALAN SEA LINGKUNGAN II KELURAHAN MALALAYANG 1 BARAT KOTA MANADO Ester, Sangian; Sumampouw, Oksfriani Jufri; Umboh, Jootje M.L.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKAir adalah suatu elemen yang paling melimpah di atas bumi, yaitu meliputi 70% permukaannya dan berjumlah kira-kira 1,4 miliar kilometer kubik. Apabila dituang merata diseluruh permukaan bumi akan terbentuk lapisan dengan kedalaman rata-rata 3 kilometer. Namun hanya sebagian kecil saja dari jumlah ini yang benar-benar dimanfaatkan, yaitu kira-kira 0,003%. Sebagian besar air, kira-kira 97% ada dalam samudera atau laut, dan kadar garamnya terlalu tinggi untuk kelayakan dalam keperluan rumah tangga. Dari 3% sisanya yanga ada hampir semuanya kira-kira 87% tersimpan dalam lapisan kutub atau sangat dalam di bawah tanah  Metode Jenis penelitian obsevasional deskripstif Hasil Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan E.coli di Lingkungan II Kelurahan Malalayang 1 Barat 14,3% melebihi standar baku mutu sedangkan kandungan Coliform sebagian besar melebihi standar baku mutu Permenkes No.32 Tahun 2017 tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higine Sanitasi parameter E.coli yaitu 0 CFU/100ml dan Coliform 50 CFU/100ml. dan hasil untuk kualitas fisik menunjukkan bahwa air sumur gali yang berada di Lingkungan II Kelurahan Malalayang 1 Barat sebagian kecil yang berwarna dan berbau sedangkan keseluruhan air sumur gali tidak berasa.Kesimpulan Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu kandungan E.coli (14,3%) memenuhi syarat dan (85,7%) tidak memenuhi syarat, kandungan Coliform (57,1%) memenuhi syarat dan (42,8%) tidak memenuhi syarat, kualitas air untuk uji warna (85,7%) memenuhi syarat (14,3%) tidak memenuhi syarat untuk pemeriksaan bau (92,8%) memenuhi syarat dan (7,14%) tidak memenuhi syarat dan untuk uji rasa semuanya (100%) memenuhi syarat. Kata Kunci : Escherichia coli, coliform, kualitas fisik air ABSTRACTWater is a most abundant element on earth, covering 70% of its surface and amounted to approximately 1.4 billion cubic kilometers. When poured evenly over the entire surface of the earth will form a layer with an average depth of 3 kilometers. However, only a small fraction of this amount which is actually utilized, which is approximately 0.003%. Most of the water, approximately 97% are in the ocean or sea, and the salt content is too high for eligibility in the household. Of the remaining 3% yanga there is almost everything approximately 87% is stored in very deep layer at the poles or undergroundMethod Type of observational study deskripstifresult The results showed that the content of E. coli in the Environment II Sub Malalayang 1 West 14.3% exceeded the quality standards while Coliform content largely exceeded quality standards Permenkes No.32 of 2017 on Standards of Quality Standards Environmental Health and Health Requirements For Sanitary Purposes higine E.coli parameter is 0 CFU / 100ml and Coliform 50 CFU / 100ml. and the results for the physical qualityshows that the water wells are located in the Environment II West Village Malalayang 1 small part of overall color and smell while water wells tasteless.Conclusion The conclusion of this analysis, the content of E.coli (14.3%) were eligible and (85.7%) do not qualify, Coliform content (57.1%) were eligible and (42.8%) do not qualify , water quality for color test (85.7%) were eligible (14.3%) did not qualify for the examination of odor (92.8%) were eligible and (7.14%) did not qualify and to taste test everything ( 100%) qualify.. Keywords: Escherichia coli, coliform, Physical quality of water
HUBUNGAN ANTARA POSISI DUDUK DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG PADA PENGEMUDI TRUK TANGKI DI PT. PERTAMINA TERMINAL BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) BITUNG Angkouw, Chyntia; Kawatu, Paul A. T; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung merupakan gejala ketidaknyamanan atau rasa nyeri di daerah punggung dan merupakan salah satu gangguan musculoskeletal yang sering terjadi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan atara posisi duduk dengan keluhan nyeri punggung pada pengemudi truk tangki di PT. Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) Bitung. Menggunakan jenis penelitian observasional analitik. Dilaksanakan di PT. Pertamina TBBM Bitung pada bulan Juli-Oktober 2018 dengan jumlah sampel 59 pengemudi. Pengambillan data keluhan nyeri punggung menggunakan kuesioner dan posisi duduk menggunakan metode penilaian RULA. Uji statistk menggunakan uji spearman dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara posisi duduk dengan keluhan nyeri punggung (pValue=0,002) dengan nilai r=0,401 yang berarti kekuatan hubungan antara kedua variabel cukup kuat dan searah.  Kata Kunci: Posisi Duduk, Keluhan Nyeri Punggung  ABSTRACT Back pain is a symptom of discomfort or pain in the back area and is oen of the musculosceletal disorders thtat often occurs in everday life. This research was conducted to find out whether there is a correlation among sitting position with complaints of back pain on a tank truck drivers in PT. Pertamina Terminal Bahan Bakar Minyak  (BBM) Bitung. Using this type of observational analytic study. Implemented in pt. Pertamina TBBM Bitung in July-October 2018 with 59 total sample driver. Pengambillan back pain complaint data using questionnaires and a sitting position using the method of assessment of RULA. The statistical test using spearman test with a level of significance of 0.05. Test result statistics show there are significant correlation between sitting position with complaints of back pain (pValue = 0.002) with a value of r = 0,401 which means the strength of the relationship between the two variables is quite powerful and direct.  Keywords: Sitting position, Complaints of Back Pain
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 24-59 BULAN DI DESA TIWOHO KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Gigir, Mega Sari; Amisi, Marsella D.; Mayulu, Nelly
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi merupakan ekspresi atau wujud dari keadaan gizi dalam bentuk variabel tertentu. Penting untuk memastikan bahwa ibu yang mempertahankan status gizi yang baik, karena terkait dengan tumbuh kembang anak dan kemudian status gizi anak tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran status gizi ibu berdasarkan IMT dan status gizi anak berdasarkan BB/U, TB/U, BB/TB dan IMT/U serta menganalisis hubungan status gizi ibu dengan status gizi anak usia 24-59 bulan di Desa Tiwoho. Desain penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2019. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yaitu 59 anak dan ibu. Status gizi ibu (IMT) terdapat 11,9% kurus ringan, 30,5% gemuk ringan, 16,9% gemuk berat dan 40,7% normal. Status gizi anak terdapat 11,9% gizi kurang, 88,1% gizi baik beradasarkan BB/U. 3,4% sangat pendek, 8,5% pendek dan 88,1% normal berdasarkan TB/U. 15,3% kurus, 81,4% normal dan 3,4% gemuk berdasarkan BB/TB dan IMT/U. Berdasarkan hasil uji Rank Spearman didapatkan nilai p = 0,000 dan nilai r = 0,552.   Kesimpulannya terdapat hubungan antara status gizi ibu (IMT) dengan status gizi anak usia 24 ? 59 bulan (IMT/U) di Desa Tiwoho Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Disarankan ibu rajin ke Pos Pelayanan Terpadu agar memantau tumbuh kembang anak dengan bantuan kader kesehatan dan mempraktekan sosialisasi tentang pedoman gizi seimbang. Kata Kunci: Status Gizi, Anak, Ibu ABSTRACTNutritional Status is an expression or form of a nutrient state in the form of certain variables. It is important to ensure that mothers maintain good nutritional status, because they are related to growth and development and then the child's nutritional status. The purpose of this research is to know the description of the nutritional status of mothers based on BMI and child nutrition status based on BB/U, TB/U, BB/TB and IMT/U as well as to analyze mother's nutritional status relationship with nutritional status of children aged 24-59 months in Tiwoho village. The research design of analytical observational with Cross-Sectional approach was conducted in June-August 2019. The samples in this research were the total population of 59 children and mothers. Maternal nutritional Status (BMI) is 11.9% mild thin, 30.5% mild fat, 16.9% heavy fat and 40.7% normal. The nutritional Status of children are 11.9% malnutrition, 88.1% good nutrition based on BB/U. 3.4% very short, 8.5% short and 88.1% normal based on TB/U. 15.3% skinny, 81.4% normal and 3.4% overweight based on BB/TB and IMT/U. Based on the results of Rank Spearman test obtained the value P = 0.000 and the value R = 0.552.   In conclusion, there is a relationship between maternal nutritional status (BMI) with nutritional status of children aged 24 ? 59 months (IMT/U) in Tiwoho village, Wori sub-district North Minahasa Regency. Mothers recommended go to integrated Service post to monitor the children's growth with the help of health cadres and practice the socialization about balanced nutrition guidelines. Keywords: Nutrition Status, Children, Maternal
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN ANGGOTA KELUARGA TERHADAP PENULARAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GIRIAN WERU KOTA BITUNG Aprelia, Dwiyanti; Asrifudin, Afnal; Kandou, Grace D.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan pemahaman yang kurang tentang pencegahan penularan TB paru menyebabkan ketidak mampuan anggota keluarga untuk melakukan perannya dalam merawat penderita yang akan menyebabkan timbulnya kecemasan kepada anggota keluarga lainnya. Timbulnya reaksi kecemasan pada keluarga yang merawat penderita tuberkulosis akan mengalami ketakutan keluarga dalam merawat penderita. Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan anggota keluarga terhadap penularan TB paru di wilayah kerja Puskesmas Girian Weru Kota Bitung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif analitik. Penelitian ini dilakukan di di Wilayah Kerja Puskesmas Girian Weru Kota pada bulan Mei - Noember tahun 2019. Untuk mengetahui hubungan antara jenis kelamin, umur, pendidikan dan pengetahuan dengan kecemasan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara jenis kelamin, umur, pendidikan dan pengetahuan dengan kecemasan anggota keluarga terhadap penularan TB paru di wilayah kerja Puskesmas Girian Weru Kota Bitung. Kata Kunci: Jenis Kelamin, Umur, Pendidikan, Pengetahuan, Kecemasan, Tuberkulosis ABSTRACTLack of knowledge and understanding of prevention of pulmonary TB transmission causes the inability of family members to perform their role in caring for sufferers which will cause anxiety to other family members. The emergence of anxiety reactions in families who care for tuberculosis sufferers will experience family fears in caring for sufferers. The aims of this study is to determine the factors associated with family members' anxiety about pulmonary TB transmission in the work area of Girian Weru Public Health Center in Bitung City. This research is a quantitative descriptive analytical study. This research was conducted in the Work Area of Girian Weru City Health Center in May ? November 2019. To determine the correlation between knowledge, attitude and anxiety using the Spearman Rank test. Results of this study shows that there is a correlation between gender, age, education and knowledge with family members' anxiety about the transmission of pulmonary TB in the work area of the Girian Weru Public Health Center in Bitung City. Keywords: Gender, Age, Education, Knowledge, Anxiety, Tuberculosis
HUBUNGAN INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KOTA MANADO Ekaristi, Pongtuluran; Kandou, Grace D.; Mayulu, Nelly
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI secara optimal sangat penting. Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan salah satu penentu kesuksesan pemberian ASI eksklusif 6 bulan. Manfaat IMD diantaranya adalah mengurangi resiko terjadinya kematian ibu, meningkatkan kemungkinan keberhasilan ASI eksklusif 6 bulan, mencegah kematian neonatal, dan meningkatkan kedekatan dan rasa kasih sayang antara ibu dan bayi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan pemberian ASI eksklusif di Kota Manado. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan teknik penentuan total sampling. Penelitian ini dilaksanakan di lima wilayah kerja Puskesmas yang ada di Kota Manado, yaitu wilayah kerja Puskesmas Tuminting, wilayah kerja Puskemas Paniki Bawah, wilayah kerja Puskesmas Ranotana Weru, wilayah kerja Puskesmas Kombos, dan wilayah kerja Puskesamas Bahu pada 193 ibu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan nilai ? = 0,05. Diperoleh nilai p = 0,014, berarti nilai p lebih kecil dibandingkan nilai ?. Sehingga dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dengan pemberian ASI eksklusif di Kota Manado. Inisiasi Menyusui Dini (IMD) harus dilaksanakan untuk keberhasilan pemberian ASI eksklusif demi kesehatan ibu dan bayi.Kata kunci: Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Pemberian ASI Eksklusif.ABSTRACTThe optimal breastfeeding is very important. Early initiation of breastfeeding is one of the determinant of successful exclusive breastfeeding for 6 months. The benefits of early initiation of breastfeeding are included by reducing the risk of maternal mortality, increasing the chance of 6 months success exclusive breastfeeding, prevent neonatal death, and increase the sense of closeness and affection between mother and the baby. The purpose of this study is to analyze the relationship of early initiation of breastfeeding with exclusive breastfeeding in Manado. This research is an analytic survey with the approach of cross-sectional study design and using total sampling technique. This research was conducted in 5 work areas of public health care center in Manado; they are Tuminting health care center, Paniki Bawah health care center, Ranotana Weru health care center, Kombos health care center, and Bahu health care center on mothers who have baby 0-12 months. Data analysis using Chi-Square test with ? = 0,05. The result of statistical test p-value is 0,014, which means p-value is lower than ?. So, it can be concluded that there is a relationship of early initiation of breastfeeding with exclusive breastfeeding in Manado. Early initiation of breastfeeding should be implemented for the successful of exclusive breastfeeding as well as for the sake of health to the mother and the baby.Keywords: Early Initiation of Breastfeeding, Exclusive Breastfeeding.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN TINDAKAN PENDEGAHAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIKALA BARU KOTA MANADO Radjabaycolle, Ingrid F.; Kandou, Grace D.; Malonda, Nancy S. H
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTBy 2018, in uatara, there are 34,631 estimates of children with diarrhea, which is 7,795 under five years of age, being served in a health care system, and that is an estimated 22.5% of their government's coverage of diarrhea services has already been performed. The aim of this study is to find out if there is a link between the educational level and maternal knowledge and diarrhea prevention IN THE HEALTH CENTERS  tikala baru manado cityThis study used a observational method with the cross-sectional study design. Samples of 95 of the responders with sampling techniques using purposive sampling and used  research gauge consisting of questionnaires.This research was conducted in the work area of Tikala Baru Puskesmas.The study  used SPSS 26 with a low maternal education outcome with bad actions in diarrhea prevention of as many as 50 respondents (52.6). , statistical analysis using chi-square came to p value of 0.074 and to a poor maternal knowledge with as many as 51 respondents (53.7). , the statistical analysis of using chi-square was scored at p value 0.065.In the research, there no correlation between the educational level and maternal knowledge and the diarrhea prevention in infants in the health centers  tikala baru manado city. For related agencies in this regard, the health centers  tikala baru manado city improves a public approach to diarrhea, especially to mothers in the health center areas of tikala.Keyword : diarrhea, prevention , education  ABSTRAKPada tahun 2018 di Sulawesi uatara terdapat 34.631 perkiraan balita penderita diare disarana kesehatan, yaitu 7.795 balita penderita diare yang yang dilayani di sarana kesehatan dan berarti sebanyak 22,5% cakupan pelayanan diare yang telah dilaksanakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adakah hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan tindakan pencegahan diare di wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru Kota Manado.Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian Cross-Sectional study. Sampel berjumlah 95 responden yang di ambil dengan teknik purposive sampling dengan alat ukur penelitian berupa kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Tikala Baru.Penelitian ini di dapat dengan analisis menggunakan spss 26 degan hasil tingkat pendidikan ibu yang rendah dengan tindakan tidak baik dalam pencegahan Diare sebanyak 50 responden (52,6)., hasil analisis statistik memakai Chi-square di peroleh nilai p value 0,074 dan tingkat pengetahuan ibu yang kurang baik dengan tindakan pencegahan yang kurang baik sebanyak 51 responden (53,7)., hasil analisis statistic memakai Chi-square di peroleh nilai p value 0,065.Dalam penilitian ini dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu yang rendah dengan tindakan pencegahan diare yang dilakukan terhadap balita di wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru Kota Manado.Bagi instansi yang terkait dalam hal ini Puskesmas Tikala Baru Kota Manada lebih meningkatkan pendekatan kepada masyarakat tentang penyakit diare khususnya bagi Ibu-ibu yang ada dalam wilayah kerja Puskesmas Tikala Baru.Kata kunci : diare, pencegahan , pendidikan
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PELAJAR KELAS VII DAN VIII DI SMP KRISTEN TATELI KECAMATAN MANDOLANG KABUPATEN MINAHASA Mulalinda, Chendany W.; Kapantow, Nova H.; Punuh, Maureen I.
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi merupakan suatu keadaan yang dapat menyebabkan terganggunya kesehatan serta kesejahteraan baik individu maupun kelompok. Remaja merupakan kelompok yang rentan gizi, remaja memerlukan makanan yang memadai baik dari segi kuantitas maupun segi kualitas. Penelitian ini di lakukan di SMP Kristen Tateli pada bulan Juni sampai bulan Agustus 2019. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Cross Sectional (Potong lintang) dengan menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat kepercayaan 95%. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 70 pelajar. Hasil penelitian ini menunjukkan pelajar dengan status gizi normal sebesar 54,3%, status gizi gemuk sebesar 27,1% dan status gizi obesitas sebesar 18,6%. Tingkat asupan karbohidrat yang paling banyak pada kategori cukup sebesar 64,3%, pada tingkat asupan protein paling banyak pada kategori cukup sebesar 52,9% dan pada tingkat asupan lemak paling banyak  pada kategori cukup yaitu sebesar 61,4%. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara asupan zat gizi makro (Karbohidrat, Protein dan Lemak) dengan status gizi pelajar kelas VII dan VIII di SMP Kristen Tateli Kecamatan Mandolang Kabupaten Misnahasa (p=0,000). Kata Kunci : Asupan Zat Gizi Makro (Karbohidrat, Protein dan Lemak), Status Gizi, Siswa SMP ABSTRACTNutrition problem was a condition that can cause disruption to the health and well-being of both individuals and groups. Adolescents are a group that was vulnerable to nutrition; adolescents need adequate food both in terms of quantity and quality. This research was conducted at Tateli?s Christian Junior High School from June to August 2019. This study used a Cross Sectional study by using the Spearman Rank test with a 95% confidence level. The numbers of respondents in this study were 70 students. The results of this study indicated that students with normal nutritional status by 54.3%, fat nutritional status by 27.1% and nutritional status for obesity by 18.6%. The highest level of carbohydrate intake in the sufficient category was 64.3%, the highest level of protein intake was in the moderate category of 52.9% and the highest level of fat intake in the sufficient category was 61.4%. Statistical test results show a correlation between the intake of macro nutrients (carbohydrates, protein and fat) with the students nutritional status of grade VII and VIII at Tateli?s Christian Junior High School, Mandolang District, Minahasa Regency (p = 0,000). Keywords: Intake of Macro Nutrition (Carbohydrate, Protein and Fat), Nutritional Status, Students
GAMBARAN PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA RUMAH SAKIT (K3RS) DI RSUD DATOE BINANGKANG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW Olii, Galis; Pinontoan, Odi R.; Kawatu, Paul A.T
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja rumah sakit adalah kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pendamping pasien, sehingga dibuat standar perlindungan bagi pekerja yang ada di Rumah Sakit. Hasil observasi awal, diketahui bahwa pelaksanaan program K3 di RSUD Datoe Binangkang Bolaang Mongondow belum sepenuhnya dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui penerapan standar pelayanan K3RS Di RSUD Datoe Binangkang Kabupaten Bolaang Mongondow. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian berjumlah 6 orang. Standar pelayanan kesehatan kerja yang sudah terlaksana tapi belum maksimal adalah pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, berkala, peningkatan kesehatan badan dan kondisi mental, kemampuan fisik sumber daya manusia, penanganan bagi sumber daya manusia yang sakit, sedangkan yang belum dilaksanakan yaitu Pemeriksaan kesehatan khusus, koordinasi dan pengendalian infeksi, Pendidikan dan pelatihan tentang kesehatan kerja, memberikan bantuan dalam penyesuaian diri baik fisik maupun mental, pemantauan lingkungan kerja dan ergonomi, Surveilans kesehatan kerja, serta evaluasi, pencatatan/pelaporan. Standar pelayanan keselamatan kerja yang belum terlaksana dengan baik adalah Pembinaan dan pengawasan seperti sarana, prasarana, penyesuaian peralatan kerja terhadap SDM rumah sakit, Memberi rekomendasi perencanaan, pembuatan tempat kerja dan pemilihan alat serta pengadaannya. sedangkan yang belum dilaksanakan yaitu Pembinaan dan pengawasan lingkungan kerja, sanitair, perlengkapan dan Pelatihan keselamatan kerja untuk SDM rumah sakit, manjemen sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran dan Evaluasi, pencatatan dan pelaporan. Kesimpulan Penerapan standar pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja belum terlaksana dengan maksimal sesuai dengan standart pelayanan yang berlaku. Disarankan untuk membuat kebijakan, sosialisasi, dan merencaakan anggaran dana untuk pelaksanaan kegiatan kesehatan kerja.   Kata Kunci : Standar Pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja, RSUD Datoe Binangkang. ABSTRACTHospital occupational health and safety is an activity to guarantee and protect the safety and health of hospital human resources, the standards of protection was made for the human resources in the hospital. Based on observations, the implementation of the occupational health and safety program in Datoe Binangkang Hospital Bolaang Mongondow has not been fully implemented. This study was to find an overview  the implementation of  occupational health and safety service in Datoe Binangkang Hospital District Bolaang Mongondow. This type of research is a qualitative study with 6 (six) informant. The result of this study are the most health and occupational safety that have been carried out but has not maximized including health checks before work and periodically, programs to improve body health and mental condition of hospital human resources, physical ability of human resources, handling ill human resources, while those that have not been implemented are special health checks, coordination and infection control, education or training on occupational health, providing assistance in both physical and mental adjustment, monitoring work environment and ergonomics, occupational health surveillance, and evaluation and reporting. Occupational health and safety standards that has not been implemented well are guidance and supervision such as facilities, infrastructure, work equipment adjustment to hospital human resources, giving recommendations, recommendations regarding workplaces planning related to safety. Whereas those not yet implemented are the Guidance and supervision of the work environment, staff, equipment and occupational safety training for hospital human resources, management of fire prevention and management systems and evaluation, recording and reporting. Conclusion The implementation of occupational health and safety service has been running but has not been maximized in accordance with applicable service standards. It is recommended to make policies, socialize, and plan budget funds for the implementation of occupational health activities. Keywords:  Implementation of the occupational health and safety, RSUD Datoe Binangkang.

Page 1 of 61 | Total Record : 604