cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam
ISSN : 20853696     EISSN : 25414127     DOI : -
Core Subject : Economy,
Islamiconomic (P-ISSN: 2085-3696 dan E-ISSN: 2541-4127) is a periodical scientific publication intended for economists who want to publish their articles in the form of literature studies, research, and scientific development in the field of Islamic economics. Islamiconomic was first published in 2009 which is annually published twice.
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
PROMOSI DAERAH DAN E – MARKETING PARIWISATA HALAL TERHADAP KEPUTUSAN BERKUNJUNG WISATAWAN DI YOGYAKARTA Safira, Raja Ela; Sholikah, Winda; Rahmanto, Dhidhin Noer Ady
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v10i1.155

Abstract

Abstract. Regional Promotion and E-Marketing of Halal Tourism against Tourist Visits in Yogyakarta. This research was conducted to find out how the influence of Halal Tourism Promotion Based on E-Marketing against Tourist Visits in Yogyakarta. Promotion is an important thing that needs to be considered in attracting tourists. In this millennial era, the development of technology very fast, many activities using technology. Furthermore, the using of E-Marketing more suitable for increasing the number of tourists. This research used multiple linear regression method with moderating variables to show the influence of Halal Tourism Promotion Based on E-Marketing Against Tourist Visits in Yogyakarta with data collection techniques used were questionnaires and observations. The result of this research was found that using E-Marketing can increase tourist?s interest to visit halal tourism in Yogyakarta. When using regional promotions only gained 7% and when using E-Marketing increased to 67%.  Abstrak.  Promosi Daerah dan E?Marketing Pariwisata Halal Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Yogyakarta.  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Promosi Pariwisata Halal Berbasis E-Marketing Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Yogyakarta. Promosi merupakan hal penting yang perlu dilakukan dan diperhatikan dalam menarik minat wisatawan. Di era milenial ini teknologi sangat berkembang dengan pesat, sehingga banyak aktivitas yang dilakukan menggunakan teknologi. Dengan demikian penggunaan E-Marketing dinilai cocok untuk meningkatkan wisatawan. Metode pengujian adalah dengan menggunakan metode regresi linier berganda dengan variabel moderating untuk menunjukkan hasil dari penelitian pengaruh Promosi Pariwisata Halal Berbasis E-Marketing Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan di Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner dan observasi. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa penggunaan E-Marketing dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke pariwisata halal di Yogyakarta. Pada awalnya ketika menggunakan promosi daerah hanya memperoleh sebesar 7% dan ketika menggunakian E-Marketing meningkat menjadi 67%.
PENERAPAN JASA PINJAMAN DALAM SIMPAN PINJAM DI KOPERASI Fatriansyah, Alif Ilham Akbar
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v10i2.138

Abstract

Jasa Pinjaman merupakan bagian dari Koperasi didalam unit usaha Simpan Pinjam, yang dihasikan atas ketidakkonsistenan dalam penerapan suatu prinsip, apakah koperasi menggunakan prinsip syariah atau prinsip konvensional sehingga akan menghasilkan penyimpangan. Hal ini bisa tercermin karena jasa pinjaman yang selama ini terjadi di Koperasi Simpan Pinjam merupakan gabungan dari Al-Qardh yang mewakili dari prinsip syariah dan Hutang yang mewakili dari prinsip konvensional.
PENGARUH KEJELASAN LABELISASI HALAL DAN PERILAKU-BERAGAMA TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN: ANALISIS DUA MODEL ALTERNATIF Apriyanto, Wahyu Dwi; Heruwasto, Ignatius
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v10i2.143

Abstract

Abstract. The Influence of Halal Labelization and Religious Behavior of Consumer Buying Interest: Analysis of Two Alternative Models. This research was conducted to determine the effect of clarity on halal labels, and religious attitudes and behavior on consumer buying interest. The attitude and behavior of Muslims in buying a product is influenced by the presence or absence of halal labels and religious attitudes and behavior. But at this time no one has examined the impact of the clarity / clarity of the halal label on a product in influencing the desires of Muslim consumers. In this study two models were developed, in which the first model wanted to see the impact of the clarity of halal labeling together with religious behavior as a purely independent variable effect on buying interest. Whereas alternative models or moderation models, want to see the possibility of halal label clarity as a moderating relationship between religious behavior and buying interest. This study shows that the clarity of the halal label is not a moderating variable on the relationship between religious behavior and buying interest, but it is a purely independent variable that together religious behavior encourages buying interest. The results showed that the clarity of the halal label is a major factor that can encourage buying interest in Muslim consumers. Then furthermore, the level of observance of Muslims in implementing religion/ religious observance also encourages interest in buying halal products. Abstrak: Pengaruh Kejelasan Labelisasi Halal dan Perilaku Beragama Terhadap Minat Beli Konsumen: Analisis Dua Model Alternatif. Penelitian ini melihat pengaruh kejelasan label halal, dan sikap serta perilaku beragama terhadap minat beli konsumen. Sikap dan perilaku umat muslim dalam membeli suatu produk dipengaruhi oleh ada tidaknya label halal serta sikap dan perilaku beragama. Tetapi saat ini belum ada yang meneliti dampak jelasannya / kejelasan label halal dalam suatu produk dalam mempengaruhi keinginan konsumen muslim. Dalam penelitian ini dikembangkan dua model, dimana model pertama ingin melihat dampak kejelasan labelisasi halal bersama-sama dengan perilaku beragama sebagai variabel independen murni pengaruhnya terhadap minat beli. Sedangkan model alternatif atau model moderasi, ingin melihat kemungkinan kejelasan label-halal sebagai moderasi hubungan antara perilaku beragama terhadap minat beli. Penelitian ini menunjukkan bahwa kejelasan label halal bukan merupakan variabel moderasi terhadap hubungan antara perilaku beragama dengan minat beli, tetapi merupakan variable independen murni yang bersama-sama perilaku beragama mendorong minat beli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejelasan label halal merupakan faktor utama yang dapat mendorong minat beli konsumen muslim. Kemudian selanjutnya, tingkat ketaatan muslim dalam melaksanakan agama/ taat dalam beragama juga mendorong minat beli produk halal.
BAZNAS STRATEGY FOR CAPITAL MARKET Anita, Anita
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v10i2.180

Abstract

Abstract. BAZNAS Strategy For Capital Market. BAZNAS as the institution for managing zakat also helped to bring Indonesia's capital market to international awards. Because, only the Indonesian capital market has been provided with philanthropy facilities. The concept of Islamic philanthropy applied to the Indonesia Stock Exchange is the result of collaboration between BAZNAS and PT. Henan Putihrai Securities. Furthermore, this paper aims to introduce of stock zakat and sedekah, including schemes and operational mechanisms of the program. Furthermore, the formulation of the discussion is: (1) The Meaning of Islamic Philanthropy, (2) The Concept of Philanthropy in the Capital Market, and (3) Schema and Mechanisms of stock Zakat and sedekah. Abstrak. Langkah Strategis BAZNAS Menuju Pasar Modal. Baznas sebagai lembaga untuk mengelola zakat juga membantu membawa pasar modal Indonesia ke penghargaan internasional. Sebab, hanya pasar modal Indonesia yang diberikan fasilitas filantropi. Konsep filantropi Islam yang diterapkan di Bursa Efek Indonesia adalah hasil kolaborasi antara BAZNAS dan PT. Henan Putihrai Securities. Selanjutnya, makalah ini bertujuan untuk memperkenalkan stok zakat dan sedekah, termasuk skema dan mekanisme operasional program. Selanjutnya, rumusan diskusi adalah: (1) Makna Filantropi Islam, (2) Konsep Filantropi di Pasar Modal, dan (3) Skema dan Mekanisme Stok Zakat dan Sedekah.
FACTORS INFLUENCING WILLINGNESS TO CONTRIBUTE IN CASH WAQF: CASE OF SOUTH TANGERANG, INDONESIA Ahmad, Hudzaifah
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v10i2.135

Abstract

Abstract: Factors Influencing Willingness to Contribute in Cash Waqf: Case of South Tangerang, Indonesia. Waqf has long been the backbone of community service in Indonesia, especially in the fields of religion and education. Considering the importance of waqf in the socio-economic field in Indonesia, the government expanded the scope of waqf which was originally only in the form of fixed assets and then added with movable assets such as money. As a country with the largest Muslim population in the world, Indonesia has a huge cash waqf potential. But this potential has not been able to be optimized by the government or the private sector. The problem of the lack of awareness of Muslims in Indonesia about cash waqf is the main obstacle. There are several factors that influence one's willingness to do cash waqf, namely knowledge, income, social culture, and promotion. To determine the influence of these factors, the data obtained from respondents from the survey instrument adopted were subjected to descriptive analysis statistical analysis. The findings indicate that all factors significantly affect a person's willingness to do cash waqf. Recommendations contingent on research findings were offered.  Abstrak. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kesediaan untuk Berkontribusi dalam Wakaf Tunai: Kasus Tangerang Selatan, Indonesia. Wakaf telah lama menjadi tulang punggung pengabdian masyarakat di Indonesia, khususnya di bidang agama dan pendidikan. Mengingat pentingnya wakaf dalam bidang sosial ekonomi di Indonesia, pemerintah kemudian memperluas cakupan wakaf yang semula hanya berupa aset tetap menjadi ditambah dengan aset bergerak seperti uang. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi wakaf tunai yang besar. Tetapi potensi ini belum dapat dioptimalkan oleh pemerintah atau sektor swasta. Masalah kurangnya kesadaran umat Islam di Indonesia tentang wakaf tunai adalah kendala utama. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kemauan seseorang untuk melakukan wakaf tunai, yaitu pengetahuan, pendapatan, sosial budaya, dan promosi. Untuk menentukan pengaruh faktor-faktor ini, data yang diperoleh dari responden dari instrumen survei yang diadopsi menjadi sasaran analisis deskriptif analisis statistik. Temuan menunjukkan bahwa semua faktor secara signifikan mempengaruhi kesediaan seseorang untuk melakukan wakaf tunai. Rekomendasi yang bergantung pada temuan penelitian ditawarkan.
STRATEGI PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF UNTUK KESEJAHTERAAN UMAT Utami, Anisa Fitria
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v10i2.125

Abstract

Abstract. The Strategy Of Productive Waqf Management For General Welfare (Case Study On Nadzir Of Malang Islamic University Foundation). The purpose of this research is to find out the strategy of productive waqf management for general welfare that conducted by The Nadzir of Universitas Islam Malang Foundation. Malang City still has a quite high poverty rate that is 4,6%. Waqf is an instrumen in islamic economy that can solve poverty beside zakat. The development of waqf in Malang City is increased every year plus there are many waqf asset that spreaded in all sub-district in Malang City. The Nadzir of Universitas Islam Malang Foundation that domiciled in Malang City was given funds by Kementrian Agama with waqf fund agreement. The purpose of that waqf fund is as the example on productive waqf management. The Nadzir of Universitas Islam Malang Foundation has succeed in developing eleven VIP Rooms in UNISMA Hospital. 70% from the outcomes of that management, are used to development and management of the VIP Rooms and used to develop a minimarket that spreaded in several regions. 20% from the outcomes of productive waqf management was channeled to the 40 mauquf alaih periodically. Abstrak. Strategi Pengelolaan Wakaf Produktif untuk Kesejahteraan Umat (Studi Kasus di Nadzir Yayasan Universitas Islam Malang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan wakaf produktif untuk kesejahteraan umat yang dilakukan oleh Nadzir Yayasan Universitas Islam Malang. Kota Malang masih memiliki tingkat kemiskinan yang cukup tinggi yaitu sebesar 4,6 %. Wakaf merupakan salah satu instrumen dalam ekonomi islam yang mampu mengatasi kemiskinan selain zakat. Perkembangan wakaf di Kota Malang semakin meningkat tiap tahunnya ditambah banyak aset wakaf yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Malang. Nadzir Yayasan Universitas Islam Malang yang berkedudukan di Kota Malang diberi dana oleh Kementrian Agama dengan akad dana wakaf. Tujuan dari dana wakaf tersebut adalah sebagai percontohan dalam pengelolaan wakaf secara produktif. Nadzir Yayasan Universitas Islam Malang telah berhasil membangun Ruang VIP di Rumah Sakit UNISMA sebanyak 11 kamar, 70% dari hasil pengelolaan tersebut digunakan untuk pengembangan dan pengelolaan Ruang VIP serta digunakan untuk membangun minimarket yang tersebar di beberapa daerah. 20% hasil pengelolaan wakaf produktif disalurkan kepada sekitar 40 mauquf alaih secara periodik.
FEASIBILITY STUDY PROGRAM ZAKAT COMMUNITY DEVELOPMENT STUDI KASUS: DESA MEKARSARI, KABUPATEN GARUT Nurhasanah, Elis
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/ijei.v10i2.146

Abstract

Abstract. Feasibility Study of Zakat Community Development Programs Case Study: Mekarsari, Garut. This paper assessed the feasibility of community-based zakat (zakat community development) recipients and proposing relevant empowerment programs to alleviate mustahiq community conditions in Mekarsari Village, Garut District. Assessment tool used in this research adopted by Puskas BAZNAS was Zakat Village Index (IDZ). Result showed that Mekarsari Village reached 0.55, with the score of economic dimension index reached 0.39, 0.54 for the health dimension, 0.64 for the education deimension, social and humanitarian dimension and da?wah dimension are 0.55, 0.68 respectively. Thus, Mekarsari Village in Garut District cauld be considered for assistance by zakat fund based on calculation of IDZ. The empowerment program relevant to the condition of the mustahiq community in Garut District was community economic improvement through empowerment of economic potential owned based on consideration of the value of the economic dimension had the lowest value of the five IDZ variable. Abstrak. Feasibility Study Program Zakat Community Development Studi Kasus: Desa Mekarsari, Kabupaten Garut. Artikel ini bertujuan mengukur kelayakan mustahik berbasis komunitas (Zakat community development) dan mengusulkan program pemberdayaan yang relevan untuk mengurangi kondisi komunitas mustahik di Desa Mekarsari, Kabupaten Garut. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini diadopsi dari Puskas BAZNAS yaitu Indeks Desa Zakat. Hasil menunjukan bahwa Desa Mekarsari memiliki nilai IDZ 0.55, dengan nilai dimensi ekonomi 0.39, 0.54 nilai dimensi kesehatan, 0.64 nilai dimensi pendidikan, dimensi sosial dan kemanusiaan serta dakwah masing masing dengan nilai 0.55, 0.68. Dengan demikian, Desa Mekarsari di Kabupaten Garut dapat dipertimbangakan utnutk dibantu oleh dana zakat berdasarkan hasil perhitungan IDZ. Program yang relevan dengan kondisi komunitas mustahik di Desa mekarsari adalah meningkatkan ekonomi komunitas melalui pemberdayaan potensi ekonomi yang dimiliki berdasar pada pertimbangan nilai dimensi ekonomi yang memiliki nilai terendah dari kelima variabel IDZ.
MENGURANGI TINGKAT RISIKO DENGAN MANAJEMEN ISLAMI SUGANDA, ASEP DADAN
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6, No 2 (2015)
Publisher : ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.09 KB)

Abstract

Abstrak. Mengurangi Tingkat Risiko Dengan Manajemen Islami. Dalam menjalankan kegiatan ekonomi dan bisnis adakala kita disuguhkan dengan ketidakpastian dan berbagai permasalahan yang akan timbul. Ketidakpastian yang menimbulkan kemungkinan menguntungkan dikenal dengan istilah peluang (opportunity), sedangkan ketidakpastian yang menimbulkan akibat yang merugikan dikenal dengan istilah risiko (risk). Manajemen Islami telah memberikan solusi untuk mengurangi tingkat risiko dalam ketidakpastian tersebut, yaitu dengan menggunakan tiga level pendekatan rancang bangun ekonomi syariah. Pertama, sebagai pondasi yaitu;Tauhid, Adil, Nubuwah, Khilafah, Ma’ad.Level kedua yaitu tiang atau pilar, terdiri dari; Multiple Ownership, Freedom to Act., Social Justice. Ketiga, level terakhir merupakan atap bangunan yaitu Akhlak yang mulia.
PENGKARAKTERAN WIRAUSAHA MUSLIM WAZIN, WAZIN
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 4, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.408 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v4i1.10

Abstract

Setiap perilaku individu yang nampak ketika berinteraksi dengan orang lain selalu dipengaruhi oleh sikapnya. Sikap merupakan kumpulan dari berfikir, keyakinan dan pengetahuan yang dihayati oleh seseorang sehingga membentuk kecenderungan berperilaku.Istilah akhlak hanya dikenal dalam khasanah keilmuan agama Islam. Akhlak adalah tabiat  yang dimiliki individu, yang tanpa mempertimbangkan lebih dahulu dalam melakukan perbuatan baik dan menjadi kebiasaan yang berulang-ulang. Pengertian ini  menunjukkan bahwa akhlak merupakan sikap yang bersifat menetap dan tidak hanya sekedar kumpulan aktivitas atau tingkah laku manusia. Akhlak adalah sikap hidup muslim yang berisi seperangkat nilai dan pemahaman tentang hal-hal yang baik dan buruk yang berfungsi mengatur hubungan antar manusia, manusia dengan Tuhan, dan manusia dengan lingkungannya. Tulisan ini membahas tentang kaitan antara sikap wirausaha muslim dengan akhlak Islam.Wirausaha diartikan sebagai orang yang mempunyai semangat, sikap, perilaku dan kemampuan kewirausahaan.Sedangkan kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari, menciptakan serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. Dari pengertian wirausaha dan kewirausahaan ini dapat dinyatakan bahwa wirausaha menunjuk pada penggambaran sebuah karakter yang harus dimiliki oleh seseorang yang sedang menjalankan usahanya demi memperoleh keuntungan. Istilah karakter dalam psikologi digunakan kepada integrasi kebiasaan, sentimen dan ideal yang membuat tindakan seseorang relatif stabil dan dapat diramalkan.  Menurut antropologi dan sosiologi, karakter biasanya dikaitkan dengan sifat suatu kelompok masyarakat. Akhlak Islam merupakan konsep ideal penggambaran karakter muslim sebagai individu maupun kelompok. Terdapat pembahasan khusus tentang akhlak Islam yang mendasari karakter wirausaha muslim yang disebut dengan etika bisnis Islam. Akhlak yang mendasari bisnis Islam dipengaruhi oleh pemahaman-pemahaman yang bersumber dari Al  Qur’an dan Sunnah (hadist) yang mencakup beberapa poin, diantaranya adalah bahwa harta adalah milik Allah dan manusia hanya diberi kewenangan untuk mengelolalanya, perintah untuk berlaku jujur dan berperilaku baik serta ramah dalam melakukan transaksi bisnis.  Pada akhir tulisan ini dikutip beberapa penelitian yang membuktikan bahwa akhlak Islam berpengaruh signifikan terhadap perkembangan bisnis yang dilakukan oleh pedagang muslim
BADAN USAHA KOPERASI DAN BADAN USAHA NON KOPERASI (Studi Komparatif) ITANG, ITANG
ISLAMICONOMIC: Jurnal Ekonomi Islam Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.767 KB) | DOI: 10.32678/ijei.v7i1.35

Abstract

Abstrak. The Comparative Study on Cooperative Enterprise and Non-Cooperative Enterprises. This paper would like to learn deeply on cooperative business enterprise and non-cooperative enterprises. Cooperative is a pillar of the Indonesian economy. In fact cooperative business entity does not exist as non-cooperative enterprises. The difference can be found from several aspects; firstly, Institutional aspects (1. In terms of membership, 2. The meeting of members, 3. The management of the Board of Directors, 4. the Board of Commissioners, 5. The management, 6. The education) and secondly, Business aspects (1. The purpose, 2. The capital, 3. The legality, 3. Advantages).Abstrak. Badan Usaha Koperasi dan Badan Usaha Non-Koperasi (Studi Komparatif). Tulisan ini ingin melihat dari dekat badan usaha koperasi dan badan usaha non koperasi. Koperasi merupakan soko guru perekonomian Indonesia yang mesti dipertahankan keberadaannya, pada kenyataannya badan usaha koperasi ini tidak eksis keberadaannya seperti badan usaha non koperasi. Adapun perbedaannya adalah  dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu: a. Aspek kelembagaan, yaitu: 1. Dilihat dari segi keanggotaan, 2. Dilihat dari rapat anggota, 3. Dilihat dari kepengurusan Direksi, 4. Dilihat dari Dewan Komisaris, 5. Dilihat dari manajemen, 6. Dilihat dari pendidikan. b. Aspek usaha, yaitu: 1. Tujuan, 2. Modal, 3. Badan Hukum, 3. Aspek Keuntungan.