cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
PAX HUMANA
ISSN : 23373512     EISSN : 25483021     DOI : -
Pax Humana adalah Jurnal Humaniora Yayasan Bina Darma yang terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember). Jurnal ini hadir sebagai wadah pencerahan dan pemberdaya masyarakat atas dasar kasih dan perdamaian.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 2 (2018)" : 5 Documents clear
Pemanfaatan Sentiment Analysis Menggunakan Data Twitter untuk Melihat Tren Positif dan Negatif pada Kampanye Pimilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 Tantriyati, Vita; Tanone, Radius
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1506.506 KB)

Abstract

Media sosial adalah salah satu produk teknologi informasi yang banyak dipakai masyarakat untuk memaparkan pendapat mereka baik itu yang bersifat pribadi ataupun yang umum seperti pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah. Twitter merupakan salah satu media sosial yang dengan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan pendapat mereka ataupun mengikuti perkembangan berita terkait Pilgub. Dengan memanfaatkan hashtag dari data Twitter dilakukan proses sentiment analysis untuk mengetahui respon masyarakat terhadap Pilgub Jawa Tengah 2018. Hasil yang didapat dari sentiment analysis yaitu respon masyarakat terhadap Pilgub Jateng 2018 positif. Sedangkan dukungan lebih banyak diberikan kepada pasangan calon Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema 7 Pada Siswa Kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan Fidari, Anastasia Ratna; Koeswanti, Henny Dewi; Radia, Elvira Hoesein
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPembelajaran tematik melapangkan jalan bagi terciptanya suatu kesempatan untuk siswa mengamati dan menyusun keterkaitan konsep informasi antar bidang studi. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan berpikir holistik (menyeluruh) siswa dan kebermaknaan belajar yang dialami oleh siswa. Melalui kurikulum 2013 ini, pengetahuan yang diterima siswa dapat tersimpan dengan lebih baik karena informasi yang masuk ke alam bawah sadar pikiran siswa melalui proses yang logis dan akan dapat membuat siswa lebih dekat dengan objek yang sedang dipelajarinya. Sistem TGT (Teams Games Tournement) merupakan model pembelajaran dalam strategi pembelajaran kooperatif yang menekankan adanya kerjasama antar anggota kelompok untuk mencapai tujuan belajar. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) pada pembelajaran tema 7 untuk meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Untuk mengetahui bahwa penerapan model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Metode penelitian merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan sampel penelitian 22 siswa kelas IV SDN Klampok 1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT ini dinilai berhasil dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu pembelajaran yang menyenangkan adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif yang salah satunya adalah tipe Teams Games Tournaments (TGT) di mana terdapat game akademik yang sesuai dengan sifat anak usia sekolah dasar yang senang bermain.Kata Kunci: Tematik, TGT (Teams Games Tournament), dan Hasil Belajar
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Materi Tematik Melalui Penerapan Model SQ3R pada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga saroh, Mae; Koeswanti, Henny Dewi; Radia, Elvira Hoesein
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga  dalam mempelajari materi tematik adalah memahami isi bacaan. Materi pelajaran tematik lebih banyak berupa uraian teks yang sering kurang dipahami isinya oleh peserta didik. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca dan memahami materi tematik adalah model SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, dan Review).. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik melalui usaha perbaikan pembelajaran dengan menerapkan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif. Metode pembelajaran SQ3R merupakan metode belajar yang meliputi langkah-langkah survey, question, read, recite, dan review yang mempunyai tujuan agar kegiatan membaca dapat dilaksanakan sesingkat mungkin dan dengan daya serap yang tinggi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga. Penelitian dirancang dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri dari: (1) Perencanaan, untuk mengidentifikasi masalah dan merencanakan kegiatan pembelajaran serta menyusun instrumen penelitian; (2) Pelaksanaan, yaitu melaksanakan pembelajaran tematik dengan menerapkan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif; (3) Pengamatan, yaitu pengambilan data melalui tes dan lembar observasi; (4) Refleksi, yaitu menganalisis hasil pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif pada materi tematik, hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan pada masing-masing siklus. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari masing-masing siklus, yaitu pada siklus I sebesar 66,95 dengan ketuntasan klasikal sebesar 78,05%; pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 73,78 dengan ketuntasan klasikal 87,80%. Dari hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada saat pembelajaran diperoleh skor 26 dengan kategori baik, sedangkan pada siklus II diperoleh skor 33 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model SQ3R dalam pembelajaran kooperatif dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPS peserta didik kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga pada materi tematik. Saran yang dapat dikemukakan adalah hendaknya metode ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran bagi guru sebagai upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik dan diharapkan perlu kajian-kajian penelitian lebih lanjut untuk menyempurnakan penelitian ini, sehingga lebih bermanfaat bagi peningkatan hasil belajar peserta didik. Kata Kunci : Hasil Belajar, Metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R), Pembelajaran Kooperatif, Pendekatan Saintifik. 
Analisis Hasil Evaluasi Diri Mahasiswa Tentang Kurikulum Pendidikan Profesi Guru Kelas SD Prajabatan Bersubsidi Universitas Kristen Satya Wacana Septian Airlanda, Gamaliel
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.287 KB)

Abstract

AbstrakGuru telah menjadi salah satu profesi yang menjanjikan dan banyak diminati belakangan ini. Pendidikan Profesi Guru (PPG) adalah cara pemerintah melakukan seleksi dan pembinaan guru profesional yang mampu mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional. Namun, terdapat beberapa ketidaksesuaian perencanaan dan pelaksanaan program PPG. Diperlukan evaluasi diri yang dapat menganalisis program PPG Prajabatan Besubsidi. Hasil analisis evaluasi diri mahasiswa PPG akan mampu mengidentifikasi masalah yang terjadi secara nyata hingga pada akhirnya dapat menunjang perbaikan program.Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan metode survei menyeluruh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei online menggunakan google form dengan indikator evaluasi diri mahasiswa tentang analisis kurikulum PPG Prajabatan. Indikator dikembangkan dari Panduan PPG 2017 sebagai bagian dari prinsip penjaminan mutu program. Hasil analisis evaluasi diri mahasiswa PPG Prajabatan Bersubsidi Guru Kelas SD UKSW adalah: 1) terdapat 78,2% mahasiswa yang belum memahami dengan jelas kelengkapan kurikulum PPG Prajabatan yang ada; 2) sebesar 52,7% mahasiswa bingung dalam memahami regulasi kurikulum PPG; 3) baru 40% mahasiswa berhasil memahami isi undang-undang yang berkaitan dengan guru professional Indonesia; 4) sebesar 65,5% mahasiswa aktif dalam membahas tentang arah perkembangan guru professional Indonesia. Tulisan ini sebagai langkah awal untuk melakukan penelitian lebih lanjut yang terkait dengan analisis kurikulum PPG Prajabatan.Kata kunci: evaluasi diri, pendidikan profesi guru AbstractTeachers have become one of the interesting professions lately. Pendidikan Profesi Guru (PPG) is the way the government conducts selection and fostering professional teachers who are able to support the achievement of national education goals. However, there are some discrepancies in the planning and implementation of the PPG program. Self-evaluation is needed which can analyze the PPG program. The results of PPG student self-evaluation analysis will be able to identify problems that occur in a real way so that they can ultimately support the improvement of the program.This study uses descriptive qualitative with a comprehensive survey method. The instrument used in this study is an online survey using google form with indicators of student self-evaluation about the analysis of the curriculum of PPG Prajabatan. Indicators are developed from the 2017 PPG Guide as part of the program quality assurance principle. The results of the self evaluation of the UKSW’s PPG students are: 1) there are 78.2% of students who have not clearly understood the completeness of the existing PPG Prajabatan curriculum; 2) 52.7% of students are confused in understanding PPG curriculum regulation; 3) only 40% of students successfully understand the contents of the law relating to Indonesian professional teachers; 4) 65.5% of students are active in discussing the direction of the development of Indonesian professional teachers. This paper is the first step to conduct further research related to the analysis of the curriculum of PPG Prajabatan.Keywords: self-evaluation, pendidikan profesi guru
Analisis Profil Wisatawan Top Selfie Kragilan, Kabupaten Magelang Sanjaya, Rindo Bagus; Satiani, Lasti Nur; Lasso, Aldi H; Nivak, Christian Lilik Henri S
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3814.741 KB)

Abstract

Dalam mengembangkan sebuah destinasi pariwisata, mengetahui profil wisatawan adalah salah satu langkah utama yang harus diperhatikan. Dengan mengetahui profil wisatawan, pengelola wisata dapat dengan tepat mengembangkan produknya sesuai dengan harapan wisatawan itu sendiri. Di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah terdapat sebuah destinasi wisata bernama Top Selfie Kragilan, di mana dalam pengelolaannya ternyata belum mengetahui profil wisatawan yang datang ke destinasi tersebut. Berangkat dari permasalahan belum diketahuinya profil wisatawan, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil wisatawan yang ada di Top Selfie Kragilan dengan pendekatan metode kuantitatif. Data diperoleh menggunakan kuesioner yang diambil pada hari Sabtu dan Minggu selama satu bulan yang merupakan puncak wisatawan datang ke destinasi. Adapun variabel yang diteliti adalah; (1) jenis kelamin; (2) usia pengunjung; (3) pekerjaan; (4) asal wisatawan; dan (5) datang bersama siapa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pengelola wisata Top Selfie Kragilan dalam mengembangkan produknya setelah mengetahui profil wisatawan yang telah berkunjung ke destinasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5