cover
Contact Name
Yosef Abdul Ghani
Contact Email
yosef.ylb@bsi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
redaksi.jurnalubsibdg@bsi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pariwisata
ISSN : 23556587     EISSN : 25282220     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JURNAL PARIWISATA pertama publikasi tahun 2014, dengan registrasi ISSN dari LIPI Indonesia. JURNAL PARIWISATA merupakan jurnal hasil penelitian ilmiah dibidang Destinasi Pariwisata, Perhotelan, Budaya, Makanan. Dengan artikel tidak pernah dipublikasikan secara online atau versi cetak sebelumnya. JURNAL PARIWISATA memiliki versi online dan cetak dengan jadwal publikasi pada bulan April dan September setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata" : 7 Documents clear
Community Based Tourism Tantangan Dusun Nglepen dalam Pengembangan Desa Wisata Nugroho, Dhimas Setyo
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.604 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i1.3217

Abstract

ABSTRAK Masyarakat Dusun Nglepen pada awalnya adalah masyarakat pedesaan yang mayoritas menggantungkan mata pencaharian sebagai petani. Setelah bencana gempa bumi 5,9 skala richter yang menimbulkan kerusakan parah pada Sabtu 27 Mei 2006, Dusun Nglepen direlokasi ke wilayah lain, dibangun dengan bangunan rumah tahan gempa berbentuk kubah (dome). Keunikan desain rumah dome justru menjadi daya tarik desa wisata yang sangat diminati. Disisi lain, peralihan sosio-kultural masyarakat Dusun Nglepen menjadi masyarakat pariwisata sangat menarik untuk diamati. Artikel ini menyajikan gambaran tantangan dalam pengembangan Community Based Tourism Dusun Nglepen yang dikaji berdasarkan teori partisipasi masyarakat melalui analisis deskriptif kualitatif. Hasil menunjukan bahwa semakin tinggi partisipasi warga, maka semakin tinggi dampaknya tehadap masyarakat. Dampak yang ditemukan cenderung bernilai positif bagi masyarkat baik secara ekonomi maupun sosial budaya. Selanjutnya dampak positif yang dirasakan masyarakat cenderung mempengaruhi tingkat partisipasi dalam pengembangan pariwisata. Kata kunci : Community-Based Tourism, Desa Wisata, Partisipasi Masyarakat ABSTRACT In the beginning, the community of the village dwellers that worked as a farmer. After the disastrous earthquake of a 5.9 magnitude earthquake that caused severe damage on Saturday, May 27, 2006, the village relocated to other areas, houses constructed with earthquake resistant with the shape of a dome (dome). The uniqueness of the design of the House, thus becoming an attraction. On the other hand, the transition of social-cultural into tourism community is very interesting to observe. This article presents an overview of the challenges in the development of community-based tourism, based on the theory of community participation through a descriptive qualitative analysis. The results showed that the higher the participation of citizens, then the higher the impact on the community. The impact positive for society, both economically, socially and culturally. In addition, the positive impact affected the level of community participation in tourism development. Key words : Community-Based Tourism, Tourism Village, Community Participation
Kajian Kesesuaian, Daya Dukung dan Aktivitas Ekowisata di Kawasan Mangrove Lantebung Kota Makassar Rini, Rini; Setyobudiandi, Isdradjat; Kamal, Mukhlis
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.319 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i1.3179

Abstract

ABSTRAK Kawasan ekosistem mangrove Lantebung merupakan contoh kawasan rehabilitasi mangrove yang cukup berhasil sejak tahun 2010 hingga sekarang. Kini, ekowisata mangrove akan dikembangkan sebagai bentuk pengelolaan yang tepat untuk menjamin keberlanjutan konservasi dan rehabilitasi sekaligus mendorong ekonomi masyarakat lokal. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah menghitung indeks kesesuaian wisata, menghitung daya dukung kawasan dan mengidentifikasi kegiatan ekowisata yang dapat dilakukan di dalam kawasan. Perhitungan indeks kesesuaian kawasan menggunakan rumus IKW = [∑Ni/Nmaks] x 100%, perhitungan daya dukung kawasan dengan menggunakan rumus DDK = K x [Lp/Lt] x [Wt/Wp] dan identifikasi kegiatan ekowisata dilakukan dengan identifikasi visual dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan mangrove Lantebung sesuai (S) untuk kegiatan wisata dengan nilai kesesuaian sebesar 66,67%. Panjang kawasan yang dapat dimanfaatkan 2 km atau seluas 12 ha dan daya dukung sebesar 182 orang/hari (buka 8 jam/hari), jika berdasarkan pada jam buka pengelola (12 jam/hari) maka daya dukungnya menjadi 274 orang/hari. Untuk jenis kegiatan wisata yang dapat dilakukan berjumlah 7 kegiatan, yaitu fotografi (photography), tracking, pengamatan satwa burung (bird watching), pengamatan mangrove (education), pembibitan (education), wisata perahu (boating) dan menikmati suasana matahari tenggelam. Kata kunci: daya dukung kawasan, ekowisata mangrove, indeks kesesuaian wisata, Lantebung ABSTRACT Ecosystem mangrove of Lantebung is an example of mangrove rehabilitation area which is quite successful since 2010 until now. Now, mangrove ecotourism will be developed as an appropriate form of management to ensure the sustainability of conservation and rehabilitation while driving the economy of local communities. Thus, purposes of this study are to calculate the tourist suitability index, calculate the carrying capacity and to identify of ecotourism activities that can be done within the area. The calculation of suitability index using the formula IKW = [ΣNi / Nmaks] x 100%, calculation of carrying capacity using DDK = K x [Lp / Lt] x [Wt / Wp] and identification of ecotourism activities conducted with visual identification and interview. The results showed that the suitable mangrove area of Lantebung is suitable (S) for tourism activities with a value of suitability of 66.67%. The length of the area can be used 2 km or 12 ha and its carrying capacity is 190 persons/day (open 8 hours/day), if based on the management hours (12 hours/day) then its carrying capacity is 286 persons/day. Type of ecotourism activities that can be done totaling 7 activities, namely photography, tracking, bird watching, mangrove observation (education), seeds nursery (education), boat tours and enjoy the sunset. Keywords: carrying capacity, mangrove ecotourism, tourism suitability index, Lantebung
Pengembangan Destinasi Pariwisata Halal Pada Era Otonomi Luas di Provinsi Nusa Tenggara Barat Jaelani, Abdul Kadir
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.242 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i1.3277

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis latar belakang lahirnya pengembangan Pariwisata Halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan kendala yang dialami dalam melaksanakan Perda Pariwisata Halal serta upaya yang dilakukan oleh Pemda tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, latar belakang lahirnya Perda tentang Pariwisata Halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat berlandaskan pada tiga hal yaitu, pertama, landasan filosofisnya adalah pembangungan di bidang ekonomi dalam rangka mendukung terwujudnya percepatan kesejahteraan masyarakat, pemerataan kesempatan berusaha, memperoleh manfaat dan mampu menghadapi tantangan perubahan kehidupan dengan tetap memperhatikan sistem nilai budaya yang berlaku di masyarakat sesuai dengan nilai-nilai luhur pancasila. Kedua, landasan sosiologis pengembangan Pariwisata halal adalah aspek demografis dan geografis Provinsi Nusa Tenggara Barat sangat menunjang pelaksanaan pariwisata. Ketiga, landasan yuridis pengembangan Pariwisata halal adalah atribusi dan delegasi dari Pasal 18 ayat (6) UUD 1945, Pasal 9 UU No. 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, Pasal 12 ayat (3) hurup b dan Pasal 236 UU No, 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 5 Permenparkreat No. 2 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyelenggaraan Usaha Hotel Syari’ah.   ABSTRACTThis study aims to determine and analyze the background of the development of Halal Tourism in West Nusa Tenggara Province and the obstacles experienced in implementing the Halal Tourism Law and the efforts made by the local government. The results showed that: First, the background of the birth on Halal Tourism in West Nusa Tenggara first, the philosophical foundation is the development in the economic field in order to support the realization of the acceleration of the welfare of the people, the equality of business opportunities, the benefits and able to face the challenges of life change while maintaining the cultural value system prevailing in the community in accordance with the noble values of Pancasila. Second, sociological foundation of the birth on Halal Tourism is the demographic and geographical aspect of West Nusa Tenggara Province is very supportive of tourism implementation. Third, the legal basis on Halal Tourism is the attribution and delegation of Article 18 paragraphs (6) of the 1945 Constitution, Article 9 of Law no. 10 of 2009 on Tourism, Article 12 paragraphs (3) letters b and Article 236 of Law No. 23 of 2014 on Regional Government and Article 5 Permenparkreat No. 2 Year 2014 concerning Guideline for Sharia Business Operations.
Pembuatan Meringue Pavlova Mengunakan Air Rendaman Kacang Chickpeas Sebagai Pengganti Putih Telur Salim, Chairul; Sembiring, Vienna Artina; Raditya, Yonathan
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.949 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i1.2449

Abstract

Abstrak Meringue adalah campuran dasar putih telur yang dikocok bersama gula hingga mengembang. Teksturnya yang creamy membuatnya menjadi favorit bagi terciptanya beberapa produk pastry lainnya seperti pavlova, mousse, baked alaska, macaron, souffle, dacquoise dan bahkan sponge cake. Pavlova adalah makanan penutup yang terbuat dari meringue lalu diisi dengan pastry cream dan dihias dengan menggunakan stroberi dan atau kiwi dan markisa pure. Meski menggunakan putih telur, sebenarnya masih ada sekelompok orang yang belum bisa menikmati produk meringue dan olahan yang lezat. Beberapa dari orang-orang yang alergi terhadap telur atau yang mengadopsi gaya hidup vegan. Alergi telur biasanya disebabkan oleh kandungan protein telur yang terkandung dalam albumin. Chickpea memiliki kandungan gizi yang unik dibandingkan dengan kacang polong dan produk nabati lainnya, dalam buncis mengandung protein dengan proporsi lebih tinggi sekitar 17% -30%. Kandungan protein lain yang juga ditemukan pada buncis adalah albumin dan globulin. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode penelitian eksperimental. Dalam penelitian eksperimental ini, perancangan eksperimental yang dilakukan adalah pemanfaatan kacang tanah kacang tanah sebagai pengganti putih telur dalam pembuatan meringue pavlova. Perlakuan yang diberikan hanya satu yaitu 100% pengganti putih telur dengan kacang kacang kacang 100% sebagai bahan utama pembuatan pavlova meringue. Meringue pavlova yang terbuat dari 100% buncis memiliki kualitas yang bersaing dengan meringue pavlova yang terbuat dari 100% putih telur dan bisa diterima dengan baik oleh konsumen. Keywords: Meringue, Chickpeas, Pavlova Abstract Meringue is a basic mixture of egg whites whipped together with sugar until fluffy. Creamy texture makes it a favorite for creation into several other pastry products like pavlova, mousse, baked alaska, macaron, souffle, dacquoise and even sponge cake. Pavlova is a dessert made from meringue then filled with pastry cream and decorated using strawberries and or kiwi and passion fruit purée. Although using egg whites, in fact there are still a group of people who have not been able to enjoy the delicious meringue and processed products. Some of these people who are allergic to eggs or who are adopting a vegan lifestyle. Egg allergy is commonly caused by the protein content of eggs contained in albumin. Chickpeas has a unique nutritional content compared with other legumes and vegetable products, in chickpeas contained protein with a higher proportion of about 17% -30%. Other protein content also found in chickpeas is albumin and globulin. In this research the method used is experimental research method. In this experimental study the experimental design carried out was the utilization of chickpeas peanut water in lieu of egg white in the manufacture of meringue pavlova. The treatment provided is only one that is 100% egg white replacement with 100% water chickpeas peanuts as the main ingredient of making meringue pavlova.Meringue pavlova which made from 100% chickpeas water have a quality that compete with meringue pavlova which made from 100% egg white and can be accepted well by consumer.
Pengaruh Product Knowledge dan Brand Association Terhadap Purchase Intention Kawasan Kampung Kreatif Dago Pojok Ridwan, Luthfi Maulana; Solihat, Ani; Trijumansyah, Andry
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.96 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i1.3060

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran pengaruh “Pengaruh Product Knowledge dan Brand Association terhadap Purchase Intention pada Kawasan Kampung Kreatif Dago Pojok”. Adapun yang menjadi target populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengunjung kampung kreatif dago pojok dan sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 60 orang responden. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Deskriptif Verifikatif dan alat analisis yang digunakan adalah Regresi Linear Berganda yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana pengaruh hubungan antara variabel satu dan lainnya dan juga menggunakan Uji Hipotesis F dan T yang bertujuan untuk melihat pengaruh Variabel product knowledge, brand association dan purchase intention berpengaruh secara parsial ataupun simultan. Persmaan Regresi Linear didapatkan berdasarkan hasil uji statistik pada program SPSS yaitu Y = 7.846 + 0.279 (X1) + 0.261 (X2) dan hasil koefisien Korelasi R sebesar 0.564 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang kuat antara masing-massing variabel. Sedangkan hasil Koefisien Determinasi R2 sebesar 0,375 yang berarti bahwa Product Knowledge dan Brand Association mampu mempengaruhi Purchase Intention dengan persentasi 37.5% sedangkan sisanya 62.5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian. Dapat disimpulkan bahwaa dari hasil uji SPSS bahwa semua Variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan bila di uji scara bersama-sama ataupun di uji scara parsial. Kata Kunci : Product Knowledge, Brand Association, Purchase Intention ABSTRACT The research was purposed to find out the description of ), Influence of Product Knowledge and Brand Association towards to Purchase Intention of Dago Pojok the Creative Village Area The population target in this research are all of consumers of Dago Pojok the Creative Village Area and took 60 respondentsas sample.This research used verification descriptive as the method and multiple linear regression as analysis tool. That was purposed to measure the influence between the variable ang the other one, and also used Hypotesy test F adnd T to found out the influence of advertising variable, Sales Promotion and Quality Of Product would be influenced partially or simultanously. Linear regression equation was gotten based on statistical result at SPSS Program. They are Y = 7.846 + 0.279 (X1) + 0.261 (X2) and th Correlatio Coefficient R at 0.564. This is shows that there is a significant influence among variable. Where as the result of determination coefficient R2 at 0,375. It means that Product Knowledge and Brand Association capable of Purchase Intention decision with percentage value 37.5%. And the remains of it 62.5% are influenced by this research. It can be concluded from the SPSS test result that all of independent variables have significant influence if they are tested simultanously or partially. Keywords : Product Knowledge, Brand Association, Purchase Intention
Pengaruh Bauran Pemasaran terhadap Keputusan Mengunjungi Festival Cap Go Meh di Singkawang Rizkiyah, Putri; Nursiana, Adinoto; Ingkadijaya, Rahmat
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.362 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i1.2568

Abstract

ABSTRAKFestival Budaya Cap Go Meh yang diselenggarakan di Kota Singkawang merupakan festival budaya tahunan yang diselenggarakan pada hari kelima belas setelah perayaan Tahun Baru Cina (Imlek). Pada tahun 2016 tingkat kunjungan wisatawan menurun dari tahun-tahun sebelumnya yang mengakibatkan tidak tercapainya target yang ditetapkan pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi profil atau karakteristik wisatawan domestik maupun mancanegara yang mengunjungi festival budaya Cap Go Meh di kota Singkawang, dan (2) mengetahui sejauhmana pengaruh unsur-unsur bauran promosi terhadap keputusan wisatawan mengunjungi festival budaya tersebut. Metode yang digunakan adalah metode survei, dengan menyebarkan kuesioner kepada 200 responden. Data dianalisis dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap keputusan wisatawan mengunjungi Festival Budaya Cap Go Meh di Kota Singkawang, namun secara parsial hanya terdapat satu variabel yang berpengaruh yaitu variabel proses.Kata kunci: Bauran pemasaran, keputusan wisatawan, wisata budaya, festival cap go meh ABSTRACTThe Cap Go Meh Cultural Festival held in Singkawang City is an annual cultural festival held on the fifteenth day after the Chinese New Year celebration (Imlek).  By 2016 the level of tourist arrivals decreased from previous years which resulted in the governments failure to achieve targets. This study aims to (1) identify the profile or characteristics of domestic and foreign tourists who visit the cultural festival Cap Go Meh in Singkawang city, and (2) find out how far the influence of promotion mix elements to the decision of tourists visiting the festival culture. The method used is survey method, by distributing questionnaires to 200 respondents. Data were analyzed by using multiple linear regression. The results showed that simultaneously, the marketing mix significantly influence the decision of tourists visiting Cap Go Meh Cultural Festival in Singkawang city, but partially there is only one influential variable that is process variable.Keywords: Marketing mix, tourist decision, cultural tourism, cap go meh festival 
Optimalisasi Manajemen Kenyaman Wisata di Rumah Makan Saung Sobat, Garut Suryana, Suryana
Jurnal Pariwisata Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Pariwisata
Publisher : LPPM Ars Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.563 KB) | DOI: 10.31311/par.v5i1.2925

Abstract

ABSTRAK Optimalisasi Manajemen Kenyamanan Wisata di rumah makan Saung Sobat merupakan hasil penelitian bidang manajemen pariwisata dalam paparan kualitatif deskriptif. Manajemen Kenyamanan Wisata adalah salahsatu hal yang utama dalam pelayanan pariwisata. Rumah makan Saung Sobat berusaha melakukan optimalisasi manajemen kenyamanan wisata dalam pelayannannya yang sudah berjalan selama beberapa tahun. Hal ini dibuktikan dengan penyajian pelayanan dengan optimalisasi manajemen kenyamanan wisata bahkan keamanan bagi para pengunjung yang direalisasikan dalam berbagai hal seperti letak restauran yang strategis, tata letak area parkir, ruang makan indoor dan outdoor yang berupa saung-saung yang terletak diatas kolam dan dekat dengan area parkir yang membuat para tamu merasakan kenyamanan dan juga disajikan sisi lain yaitu live music sebagi hiburan dan penambah kenyamanan berada didalam rumah makan beserta keramahan khas daerah Prahyangan. Itulah wujud dari implementasi optimalisasi manajemen kenyamanan wisata dalam pelayanan sebuah restauran, Rumah Makan Saung Sobat, Garut. Kata Kunci : Optimalisasi, Kenyamanan Wisata, Kualitas Pelayanan ABSTRACT The Optimal Tourism Comfortability Management at Rumah Makan Saung Sobat is the result of a tourism management research in qualitative-descrptive method. The management of tourism comfortability is a prime point in tourism service. Rumah makan Saung Sobat tries to optimize the management of tourism comfortability in it services having been operated in years. It is proved in serviec operation by optimizing mangement of tourism comforability plus safety service for the customers realizing in variuos such as the strategic restaurant location, parking area position, indoor dinningroom and outdoor denoting samll bamboo houses located on ponds near parking area that can make the customers feel comfortable and the other side is live music as amusement adding comfortability being in the restaurant with the regional cordiality of Parahyangan. It is the realization of the tourism comfortability management optimizing in the service of a Restaurant, Rumah Makan Saung Sobat. Key Words : Optimizing, Tourism Comfortability, Service Quality

Page 1 of 1 | Total Record : 7