cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 3 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2009)" : 3 Documents clear
MOTIVASI MAHASISWA MEMANFAATKAN FASILITAS PERPUSTAKAAN FAKULTAS STUDI KOMPARATIF ANTARA MAHASISWA DI FAKULTAS EKSAKTA DAN NON EKSAKTA Wiyarsih, Wiyarsih
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.8292

Abstract

Tujuan perpustakaan perguruan tinggi adalah mendukung terlaksananya Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu memfasilitasi program pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat. Kualitas perpustakaan perguruan tinggi menjadi salah satu indikator mutu pendidikan di perguruan tinggi. Kondisi perpustakaan di UGM pada umumnya belum dapat memberi layanan yang bennutu. Di samping itu terjadi fenomena adanya penurunan pemustaka yang memanfaatkan perpustakaan dari tahun ke tahun. Untuk itu penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana motivasi mahasiswa memanfaatkan perpustakaan fakultas dan faktor faktorapa yang mempengaruhinya. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan studi komparatif antara mahasiswa fakultas eksakta dan non eksakta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitan ini adalah para mahasiswa anggota perpustakaan dan penanggung jawab Perpustakaan Fakultas Teknik UGM dan Fisipol UGM. Data yang terkumpul melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dianalisis secara kualitatif. Analisis data dilaksanakan melalui reduksi data, display data, pengambilan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga elemen motivasi yaitu kebutuhan, dorongan, dan tujuan, sebagian besar informan baik dari Fakultas Teknik UGM maupun Fisipol UGM dalam memanfaatkan perpustakaan fakultas mempunyai nAch. tinggi. Sebagian besar informan memanfaatkan perpustakaan karena kebutuhan meningkatkan prestasi. Sebagian besar informan memanfaatkan perpustakaan karena mendapat dorongan dari did sendiri, dosen, dan teman. Sebagian besar informan berpendapat bahwa pemanfaatan perpustakaan berpengaruh terhadap IP, tetapi tinggi rendahnya IP tidak mempengaruhi sebagian besar informan dalam memanfaatkan perpustakaan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa semua faktor-faktor penting dari perpustakaan seperti koleksi, sarana prasarana dan layanan perpustakaan mempengaruhi motivasi mahasiswa memanfaatkan perpustakaan fakultas. Sebagian besar informan dari Fakultas Teknik UGM berpendapat bahwa jumlah buku sudah memadai dan sesuai dengan kebutuhan, sarana prasarana cukup memadai dan menilai positif terhadap layanan yang meliputi petugas, waktu layanan, tata tertib, dan situasi kondisi perpustakaan. Semua faktor tersebut telah memperkuat motivasi para informan memanfaatkan perpustakaan fakultas. Sebagian besar informan dari Fisipol UGM berpendapat bahwa koleksi perpustakaan fakultas sudah berkualitas sehingga dapat memperkuat motivasi mahasiswa memanfaatkan perpustakaan. Dalam hal sarana prasarana, sebagian besar informan mengatakan bahwa sarana prasarana masih dirasa kurang sehingga belum memperkuat motivasi mahasiswa memanfaatkan perpustakaan. Dan faktor layanan, yang memperkuat motivasi sebagian besar informan adalah dari segi petugas, tata tertib, dan yang belum memperkuat motivasi mahasiswa adalah dari segi waktu layanan dan situasi kondisi perpustakaan. Dan hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor faktordari luar perpustakaan yaitu dosen, teman, din sendiri dan orang tua mahasiswa, ternyata yang paling mempengaruhi para informan dari Fakultas Teknik UGM dalam memanfaatkan perpustakaan adalah faktor din sendiri dan dosen, kemudian baru teman dan akhirnya orang tua mahasiswa. Di Fisipol UGM, yang paling mempengaruhi sebagian besar informan memanfaatkan perpustakaan adalah dosen, kemudian dari did sendiri, dan teman, sedangkan faktor orang tua tidak begitu mempengaruhi. Dengan demikian faktor did sendiri, dosen dan teman mempunyai pengaruh yang besar kepada mahasisiswa dalam memanfaatkan perpustakaan. Di antara ketiga faktor tersebut, dosen yang paling mempengaruhi para informan baik dari Fakultas Teknik UGM maupun Fisipol UGM, sehingga dosen berperan penting dalam mendorong para mahasiswa memanfaatkan perpustakaan. Kata kunci: motivasi, mahasiswa, pemanfaatan, perpustakaan
PUSTAKAWAN MENURUT IKATAN PUSTAKAWAN INDONESIA DI BADAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH PROPINSI DAERAH ISTIMEWA Muftiyyah, Rifda; HS, Lasa
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.8291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh yang positif dan signifikan serta seberapa besar pengaruh antara nilai-nilai keislaman terhadap prilaku etika profesi menurut Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) oleh pustakawan muslim Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam pengambilan data digunakan metode kuesioner dengan instrumen angket, sedangkan wawancara dan telaah pustaka sebagai pelengkap. Setelah data diperoleh, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi linier sederhana sehingga didapatkan hasil kuantitatif. Setelah itu, data tersebut dijelaskan dengan teknik analisis kualitatif yang didukung dengan hasil wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini adalah hasil penelitian terapan perilaku etika pustakawan menurut IPI di Badan Perpustakaan Daerah dan Arsip Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dipengaruhi oleh salah satu faktor nurture yakni nilai-nilai keislaman. Maka dari itu, demi meningkatkan kualitas pustakawan Indonesia, perlu dilakukan penelitian secara mendalam dan meluas tentang etika profesi pustakawan. Kata Kunci: Nilai-Nilai Keislaman, Etika Profesi Pustakawan, Ikatan Pustakawan Indonesia.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (STUDI KASUS: KECAMATAN TURI DAN KECAMATAN GAMPING, KABUPATEN Maryatun, Maryatun; HS, Lasa
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.8290

Abstract

This study aims to describe the process and implementation of empowerment program that have been done by KIM to increase information access to improve the community welfare, identify the most influential program and obstacles faced in this implementation. The objects of this study are Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) in Sleman; one case in Turi which represents the developed KIM, and the other case in Gamping which represents the developing KIM The purpose of the empowerment of KIM is how the empowerment runs well through the development process improve the importance of information awareness, increase information access and ihfonnation empowerment through the group. From the data analysis, the community empowerment process is done through several stages (1) awareness (2) capacity (3) support (4) performing the action and implementation; (5) evaluation. Meanwhile the programs done by KIM cover 1) increasing information access media, 2) socialization, 3) participation government activities, 4) Opening the network to the institutions / agencies / allied organisations 5) trainings (6) participating in exhibition, 7) gaining the capital 8) Conducting assistance, 9) Following the comparative study, 10) Conducting formal meeting with the legislative commission, and, 11) media report. Those activities indeed, can give awareness to the community that information can be useful to reduce uncertainty and can In used to make the best decision immediately. The community becomes more creative in running their business activities that can be able to increase their welfare. The developed KIM has an easy access to information from various sources, has a capability to access information, discuss, and implements in a variety of business activities so that it can improve the community welfare, has cooperation network with related institutions, has a wider business activities, has more implementation programs, and has an ability to solve their own problems. Keywords: Commun ay empowerment, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), information access,

Page 1 of 1 | Total Record : 3