cover
Contact Name
Trio Ardhian
Contact Email
-
Phone
0247-387841
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jalan Batikan No. 2, Tempel Wirogunan, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
ISSN : 24606286     EISSN : 25793624     DOI : 10.30738/science tech.v2i1.396
Jurnal SCIENCE TECH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. Jurnal ini diharapkan sebagai media bagi dosen, peneliti, praktisi, mahasiswa dan masyarakat luas yang memiliki perhatian terhadap bidang dan perkembangan ilnu pengetahuan dan teknologi. Jurnal SCIENCE TECH terbit dua kali setahun yaitu Januari dan Agustus, setiap terbit 8 artikel.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 75 Documents
ISOLASI BAKTERI PENDEGRADASI PESTISIDA DAN HERBISIDA Ratnaningsih, Hanim Rahayuani; Prameswari, Di Ajeng; Taopan, Rizki Adiputra
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/science tech.v6i1.6759

Abstract

Pestisida dalam tanah dan lingkungan air yang terkontaminasi telah menjadi salah satu masalah yang paling sensasional karena efek merusak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kajian ini dilakukan untuk mencari isolat potensial mikroba pendegradasi pestisida dari beberapa penggunaan lahan dan menguji potensinya terhadap degradasi pestisida. Hasil yang diperoleh terdapat empat isolat pendegradasi herbisida dan dua isolat pendegradasi pestisida, empat isolat pendegradasi herbisida adalah H1RST1, HRT25,  H3RSH2 dan HRT100, sedangkan dua isolat pendegradasi pestisida adalah PRT50 dan P1RST1. Karakterisasi yang dilakukan adalah pewarnaan gram, uji patogenitas dan uji viabilitas. Uji gram menunjukan semua isolat merupakan gram negatif dengan bentuk sel kokus, basil panjang dan basil pendek. Uji patogenitas pada daun tembakau menunjukan semua isolat tidak bersifat pathogen pada tanaman dengan tidak adanya gejala nekrosis. Uji viabilitas meekrosis. Uji viabilitas menunjukan isolat HRT25 memiliki nilai OD tertinggi 4,0, sedangkan isolat P1RST1 dan H3RST2menunjukan nilai OD terendah yaitu 0 pada masa inkubasi 48 jam.
PERBANDINGAN PERFORMA KRIPTOGRAFI ASIMETRIS PADA PROSES KEY EXCHANGE Ashari, Wahid Miftahul
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/science tech.v6i1.6609

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah pengujian kecepatan dan tingkat konsumsi memory yang dibutuhkan dalam menjalankan sebuah kriptografi kunci publik yang digunakan saat ini.
ANALISIS KONDISI AKTUAL PENCEMARAN MERKURI BERDASARKAN PETA KERENTANAN PENCEMARAN AIR PERMUKAAN PADA PENAMBANGAN EMAS RAKYAT DESA PANCURENDANG, KECAMATAN AJIBARANG, BANYUMAS Muryani, Eni; Santoso, Dian Hudawan; Rahmah, Dayu Aviana
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/science tech.v6i1.5890

Abstract

ABSTRACTThe mining and processing of people's gold produces impacts on the surrounding environment. Some residents immediately dumped the waste gold processing results into the environment. It is necessary to analyze the actual condition of mercury pollution based on a map of the level of pollution vulnerability to determine the size of the level of difficulty and the ease of polluted substances to affect surface water quality. The purpose of this study is to analyze the actual condition of the level of vulnerability of surface water pollution around the study area. The method used in this study is a survey method and field mapping, sampling methods: purposive sampling, laboratory analysis methods, mathematical methods, and descriptive evaluation methods. Calculation of the level of vulnerability of surface water is the PCSM (Point Count System Model) method with 3 parameters, namely land use, slope, and rainfall. Overlay is done between the level of pollution vulnerability map with the actual conditions of pollution in the field. The results showed the study area has a level of vulnerability to surface water pollution in the study area including the classification of quite vulnerable and very vulnerable. Based on the results of the study it can be concluded that the total score of 36-43 included in the vulnerability class is quite vulnerable. The total score of 43 - 50 is included in the very vulnerable vulnerability class. Actual mercury levels in the study area were known in a row AP1-AP6 samples were 0,00046 mg / L; <0.00006 mg / L; <0.00006 mg / L; <0.00006 mg / L; 0,00039 mg / L and <0,00006 mg / L. These results indicate that surface water in the study area has not been contaminated with mercury because its value is brought to all quality standards.  
ANALISIS KUALITAS AIR TERPRODUKSI DESA KEDEWAN KECAMATAN WONOCOLO KABUPATEN BOJONEGORO Setyaningrum, Dyah; Harjono, Harjono; Rizqiyah, Zhailatur
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/science tech.v6i1.6283

Abstract

Kegiatan penambangan minyak dan gas bumi memberikan dampak pencemaran lingkungan yang disebabkan karena hasil sampingnya yang berupa air terproduksi. Di beberapa tempat di Indonesia kegiatan produksi ini dilakukan dengan cara tradisional dengan membuat gorong - gorong, salah satunya yang berada di Desa Kedewan, Bojonegoro. Pemakain alat yang sederhana dalam proses produksi serta tidak adanya IPAL menyebabkan kegiatan penambangan secara tradisional ini memberukan dampak terjadinya pencemaran terhadap kualitas air sungai. Penerima air libah berupa air terproduksi dari kegiatan ini adalah Sungai Kedungrupit dan Sungai Kaligaling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis konsentrasi air limbah yang dihasilkan dan juga menganalisis konsentrasi air sungai akibat kegiatan penambangan. Kegiatan penambangan tradisional minyak bumi di Desa Kedewan menghasilkan konsentrasi air terproduksi yang masih melebihi baku mutu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 19 Tahun 2010. Parameter yang terlampaui yaitu TDS dan COD. Sedangkan untuk kualitas air Sungai Kedungrupit dan Sungai Kaligaling setelah menerima air terproduksi kegiatan penambangan minyak bumi termasuk kategori tidak memenuhi baku mutu untuk air kelas II sebagaimana terlampir dalam PP No.82 Tahun 2001. Parameter yang terlampaui untuk baku mutu kelas II yaitu parameter COD, TDS, NH?-N, serta, Minyak dan Lemak. Berdasarkan hasil analisis parameter fisika dan kimia air terproduksi di Desa Kedewan, maka perlu diadakan tindak lanjut dalam pengendalian pencemaran air sungai dengan membangun IPAL dan diperlukan adanya koordinasi dengan Pemerintah setempat agar dikeluarkan kebijakan yang terkait.
ANALISIS FENOTIP KAMUFLASE SERANGGA RANTING [(LOPAPHUS TRANSIENS (REDTENBACHER, 1908)] DI ANDONG, MAGELANG, JAWA TENGAH Fatwa, Anisa; Simanjuntak, Rich G.; Hadi, Susilo
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/science tech.v6i1.7011

Abstract

Abstract Camouflage is an adaptation where animals can blend into the colors and patterns of their environment. Lopaphus transiens has a color that is similar to the color of its environment. The aim of this study is to determine the level of similarity of L. transiens body color with the habitat in Mount Andong, Magelang, Central Java. The data were retrieved using a VES (Visual Encounter Survey) method by taking pictures with a Canon 1200D camera. The RGB (Red, Green, Blue) mean values from photographs of 16 males and 16 females were calculated with the ImageJ software to found the Euclidian Distance out and were tested with SPSS. Euclidian Distance (D) is used to measure the range of the color?s similarity between two objects. This conformity index range from 0 (similar) to 1 (different). There were no significant differences between animal?s D and their environment in both gender. The D value of L. transiens male was 0.087 and 0.125 in females, both had small values and there were not significantly different. The conclusion was both male and female had a great camouflage ability in their environment. Therefore, the camouflaging capability of L. transiens can be applied in military sector. Keywords: Camouflage; Color; Lopaphus transiens; Euclidian Distance; Military Abstrak Kamuflase adalah adaptasi dimana hewan seloah dapat menyatu dengan warna dan pola lingkungan mereka. Kamuflase telah diadopsi oleh manusia, terutama di sektor militer. Lopaphus transiens memiliki warna yang sangat mirip dengan warna lingkungannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesamaan warna tubuh L. transiens dengan habitatnya di Gunung Andong, Magelang, Jawa Tengah. Data diambil menggunakan metode VES (Visual Encounter Survey) dengan mengambil gambar dengan kamera Canon 1200D. Data diperoleh dari foto-foto 16 individu jantan dan 16 betina. Nilai rata-rata RGB (Red, Green, Blue) dihitung dengan bantuan perangkat lunak ImageJ. Setiap rata-rata RGB dari setiap sampel dirata-rata untuk mengetahui Euclidian Distance pada individu jantan dan betina kemudian diuji dengan SPSS. Euclidian Distance (D) digunakan untuk mengukur rentang kesamaan warna antara dua objek. Indeks kesesuaian ini berkisar dari 0 (mirip) hingga 1 (berbeda). Tidak ada perbedaan yang signifikan antara D hewan dan lingkungannya pada masing-masing gender. Nilai D dari L. transiens jantan adalah 0,087 sedangkan nilai pada betina adalah 0,125, keduanya memiliki nilai kecil dan tidak ada perbedaan yang signifikan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa keduanya memiliki kemampuan kamuflase yang baik di lingkungan mereka. Kemampuan kamuflase L. transiens dapat diterapkan, dengan modifikasi, untuk meningkatkan kemampuan kamuflase sektor militer. Kata Kunci: Kamuflase; Warna; Lopaphus transiens; Euclidian Distance; Militer
ANALISIS MIKROTREMOR UNTUK MENGEVALUASI KERENTANAN GEMPABUMI RUANGAN PRODI PEND FISIKA UST Prabowo, Urip Nurwijayanto; Budhi, Widodo; Amalia, Ayu Fitri
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 6, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/science tech.v6i1.6569

Abstract

Bangunan Prodi Pend Fisika UST merupakan bangunan yang menjadi tempat kegiatan perkuliahan serta ruangan kerja tata usaha dan dosen. Gedung ini terletak di Kota Yogyakarta yang merupakan daerah dengan intensitas kejadian gempabumi yang tinggi sehingga diperlukan adanya suatu kajian mengenai kerentanan bangunan terhadap gempabumi. Pada penelitian dilakukan pengukuran gelombang mikrotremor dari bangunan Prodi Pend Fisika yang kemudian dianalisis menggunakan metode Floor Spectral Ratio (FSR). Hasil analisis kemudian dibandingkan dengan klasifikasi yang ditetapkan pada SNI 2002 tentang tata cara perencanaan ketahanan bangunan gempa. Hasil Fekuensi natural rata-rata ruangan prodi Pend Fisika UST pada komponen barat-timur adalah 3,18 Hz dan pada komponen utara-selatan adalah 3,22 Hz sehingga sudah sesuai dengan Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung SNI (2002) yaitu lebih dari 2,78 Hz. Indeks Resonansi ruangan prodi Pend Fisika UST berkisar antara 103,40-136,05% sehingga temasuk dalam kategori rendah
ANALISIS PERCEPATAN GETARAN TANAH MAKSIMUM UNTUK MEMETAKAN RESIKO BENCANA GEMPA BUMI DI KAB PEMALANG, JAWA TENGAH Prabowo, Urip Nurwijayanto; Prabowo, Urip Nurwijayanto; Amalia, Ayu Fitri
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.443 KB) | DOI: 10.30738/science tech.v4i2.4079

Abstract

Peak ground acceleration value can be used to determine the risk level of earthquake damage potential. This research calculated peak ground acceleration (PGA) value of Pemalang which located in central of Java island that nearby Indian-Australian and Europan-Asian tectonic plates subduction. This research has been using earthquake data since 1980 – April 2018 and calculating PGA using Fukushima-Tanaka Equation to map the risk level of earthquake damage potential as a pre-eleminary step of earthquake mitigation. The result of this research showed that Pemalang area has PGA value about 13,89-34,44 gal where the maximum value located in the west part of Pemalang. Based of PGA value classification, Pemalang area has low-risk level of earthquake damage potential.Key words: Peak ground acceleration, Fukushima-Tanaka, earthquake, Pemalang
ANALISA EKONOMI BIAYA OPERASIONAL PENGOLAHAN TANAH CARA TRADISIONAL DAN MEKANIS PADA BUDIDAYA PADI Darnawi, Darnawi; Widarta, Sri; Widiatmi, Susi
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.825 KB) | DOI: 10.30738/science tech.v4i2.4080

Abstract

This study aimed to determine the amount of land processing costs in traditional ways compared to mechanical means, and analyze the differences which can then inform farmers to be able to make production cost efficiency. The study was conducted for six months (June - October 2017) in Sleman, Bantul and Kulon Progo regencies, namely farmer groups that process using hand tractors and those who still use animal power. The research method is to create a questionnaire for farmers / farmer groups that contain questions related to the costs for land processing. The variables studied were the duration of tillage / ha, the time of land processing activities (morning, afternoon, evening or night), the method of tillage, the per-hectare cost of tillage and the depth of tillage. The data obtained was analyzed using variance analysis Complete Random Design with a 5% error rate. The results of the research in the three districts found that the traditional cultivation of land per 1000 m2 of land area requires greater operational costs than the processing of mechanical means. And land processing per 1000 m2 of land area traditional methods require much more time than mechanical means.Key words: land processing, operational costs, traditional ways, mechanical ways.
STUDI DRAG FORCE GELOMBANG AIR LAUT TERHADAP FONDASI TIANG MINI (MINIPILE) DI KAWASAN PANTAI PARANGTRITIS Haza, Zainul Faizien
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.836 KB) | DOI: 10.30738/science tech.v1i1.472

Abstract

Lateral load factor is an important parameter in the calculation of the load capacity of pile foundation, especially in desian pile foundation in coastal areas where the impact of the waves act as additional lateral load that significantly affect to lateral stability of pile foundation, in this case a mini slab foundations (minipile). The interaction between the waves with a pile foundation is a transfer force event, where the force transmitted by waves more as a drag force than impact force. This is because the wave is a fluid material instead of solid material. This study was conducted to determine the magnitude of the drag force due to the waves of the sea water on cylindrical concrete slab foundations mini (minipile). The simulation results show that the use of large diameter pile exacerbated the drag force coefficient of drag force exerted at the same time by the sea water to the surface of minipile
Pengukuran Nilai Intangible Pada Project Based Organization Kurniawan, V. Reza Bayu
SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.454 KB) | DOI: 10.30738/science tech.v2i1.409

Abstract

Intangible factor is a very important factor. The importance of measuring the value of intangible has become a challenge for a company nowadays, not only for functional companies (functional-based organization) but also for project companies (project-based organization). This research aimed to identify intangible factors and measure the value of intangible in organizations which are in the form of project. The value of measured intangible can be used to predict the potential gained value of a project conducted by a company. The object of this research is a project-based company running business on repair and maintenance service (after sale service), logistic, and general contractor (general construction). The identification process of intangible was done by using Analytic Hierarchy Process (AHP) method.  Then, a prediction model for determining the project value was made by considering its intangible factor. This model was made using multiple-regression analysis. Intangible factors that have been identified are technology, human knowledge, management capability, networking, and financial support. The intangible values of each intangible factor and their qualities respectively are: management capability is 0.444, networking is 0.262, financial support is 0.152, human knowledge is 0.089, and technology is 0.052. From the measured intangible, it can be seen that the value of mean square error (MSE) is 0.0065. It shows that this prediction model can be used to predict a project value by considering its intangible factor