cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
PENGARUH PEMAHAMAN KURIKULUM 2013 DAN INTEGRITAS GURU TERHADAP KINERJA GURU-GURU SD KATOLIK DI MANADO Sobon, Kosmas; Mangundap, Jelvi Monica; Walewangko, Stief
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v12i2.20055

Abstract

The purpose of this research is to evaluate and analyze the understanding of the  curriculum 2013 and integration on the performance of Catholic elementary school teachers in Manado City. The total of samples are 76 respondents in 11 Catholic Primary Schools. This research is in June to July 2019. The method of the research is quantitative approach by survey methods. The results showed that (1) There is a positive influence of the understanding of the  curriculum 2013 on the performance of Catholic elementary school teachers in Manado City. The effect of understanding of the  curriculum 2013 on teacher performance was relatively low that is 39.1% with a significance level of 0.000 ≤ from α = 0.05. While the results of the hypothesis test knowledge variable with the t test shows the fact that t-count = 6.889 ≥ (t-tab) = 1.992. (2) There is effect of  teacher’s integration on the performance of Catholic elementary school teachers with the results of the determination of percentage, 8.2% and a significance level of 0.012 ≤ from α = 0.05; (3) There is a effect of curriculum 2013 and integration simultaneously on the performance of Catholic elementary school teachers, 37.5% with a significance level of 0,000 ≤ from α = 0.05.
TABLE OF CONTENTS VOL. 12 NO. 2 JULI 2020 Editor, EduHumaniora
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v12i2.26975

Abstract

DAFTAR ISI
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN SE-KECAMATAN BULUSPESANTREN TAHUN AJARAN 2018/2019 Umifaiqoh, Isnaeniatun; Joharman, Joharman; Ngatman, Ngatman
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:This study aimed to prove the existence of (1) positive correlation of motivation to learn with mathematics learning achievement; (2) positive correlation of self-confidence with mathematics learning achievement; (3) positive correlation of  motivation to learn and self-confidence with mathematics learning outcomes of grade V students of public elementary schools in Buluspesantren Subdistrict in Academic Year 2018/2019. This research is a quantitative study with a correlational method. Sampling was done by cluster random sampling technique. In the analysis of research data, the researcher used SPSS version 21 application in analyzing data correlation. The results showed that the correlation between learning motivation and self-confidence with mathematics learning outcomes was 0.7 and the contribution was 49.1%. Based on the analysis and discussion of the results of the study, it can be concluded that there is a relationship between motivation to learn and self-confidence with the results of mathematics learning in the fifth grade students of public elementary schools in Buluspesantren Subdistrict.
Pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Pemecahan Masalah Matematis Yuniarti, Yeni
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 2, No 2: Juli 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v2i2.2768

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika yang berpusat pada guru, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengungkapkan pendapat berupa gagasan atau ide-idenya. Matematika bukanlah sebuah pengetahuan yang terpisah dari dunia nyata, atau dengan kata lain matematika merupakan sebuah aktivitas manusia (a human activity). Melalui pembelajaran berbasis masalah siswa memahami konsep suatu materi dimulai dari situasi masalah yang tidak terstruktur. Untuk sampai pada tahap pemecahan masalah, siswa melakukan investigasi, inkuiri, eksploitasi terhadap situasi masalah yang diberikan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa siswa belajar mengalami dan mengaitkan pengetahuan sebelumnya ke dalam materi yang sedang dipelajari, mengkomunikasikan sendiri pemahaman, tidak sekedar menghafal dan diberi orang lain (guru). Guru bertindak sebagai pembimbing, motivator dan fasilitator yang artinya bahwa guru membantu siswa pada permulaan dan pada saat-saat diperlukan saja apabila siswa mengalami kesulitan (scaffolding).Kata Kunci: Matematika, pembelajaran berbasis masalah, pemecahan masalah
Pemamfaatan Lagu Sebagai Implementasi Model Pakem Pada Jenjang Pendidikan Anak Usia Dini Dan Sekolah Dasar Bakar, Zulfa
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 3, No 2: Juli 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v3i2.2812

Abstract

ABSTRAK Lagu efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran berbahasa khususnya menyimak karena memiliki dua unsur yaitu musik dan lirik. Musik dapat memfasilitasi kemampuan belajar berbahasa karena ritme musik dan pola kalimat memiliki bentuk serupa serta memiliki keseimbangan secara matematika sementara lirik membantu siswa memahami dan menyimak karena harus didengarkan dengan seksama. Pada implementasinya, Piaget menyarankan agar penggunaan lagu sebagai media belajar haruslah mempertimbangkan kesiapan siswa sesuai tahap perkembangan psikologisnya. Karena itu, pembelajaran melalui musik dalam rentang usia dini sampai sekolah dasar diarahkan pada kesempatan untuk bermusik, siswa mempelajari durasi melalui kegiatan bernyanyi, menggambar dan bergerak. Beberapa metode yang dapat digunakan antara lain memainkan alat musik dan bernyanyi serta membantu mereka menyimak dengan gerakan, potongan lagu atau gambar; membantu siswa membentuk "peta belajar' dengan menggerakkan jari di udara mengikuti alunan musik dan memindahkannya pada sebuah kertas serta menulis pengalaman, cerita atau interpretasi berdasarkan lagu yang meereka dengarkan yang dikombinasikan dengan pengalaman pribadi siswa. Dengan memperhatikan penunjuk dan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih banyak "bermusik" daripada mengikuti materi melalui buku – maka orangtua, guru dan murid akan mendapatkan suasana yang menyenangkan saat membangun dasar yang kuat untuk melakukan proses pembelajaran.Kata Kunci: Lagu, PAKEM, PAUD, Pendas
Optimalisasi Perkembangan Dan Kecerdasan Berganda (Multiple Intelegences) Anak SD Melalui Pertunjuka Sandiwara Boneka Berkarakter Cerita Rakyat Sumiati, Nia
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 1: Januari 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i1.2859

Abstract

Perkembangan anak merupakan proses perubahan perilaku dimana anak belajar menguasai tingkat yang lebih tinggi dari aspek-aspek: gerakan, berfikir, perasaan dan interaksi baik dengan sesama ataupun benda-benda dalam lingkungan hidupnya. Masa usia emas pertumbuhan anak hendaknya mendapatkan perlakuan yang sedemikian rupa dengan berbagai rangsangan yang edukatif untuk menstimulasi perkembangan otak yang optimal. Upaya stimulasi otak melalui pertunjukan sandiwara boneka berkarakter certa rakyat diharapkan dapat merangsang tersambungnya sel-sel otak yang siap menerima informasi tentang pengetahuan, keterampilan dan sikap perilaku semaksimal mungkin sesuai ciri khas bawaan anak (karakter/sifat bawaan dari lahir).Kata kunci: pertumbuhan anak, perkembangan otak, kecerdasan berganda, sandiwara boneka berkarakter cerita rakyat.
Model Pembelajaran Kooperatif Sebagai Upaya Penalaran Dan Komunikasi Matematika Siswa Sekolah Dasar Priatna, Dudung
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 2: Juli 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i2.2727

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika perlu memperhatikan beberapa hal berikut    diantaranya mengkondisikan siswa siswa untuk terbiasa dengan penyelidikan dan menemukan, fokus pada pendekatan pemecahan masalah, terampil untuk meningkatkan memecahkan masalah, serta memulai dengan pengenalan masalah yang sesuai dengan situasi (kontekstual problem). Penguasaan konsep matematika dimulai dengan mengajukan masalah‐masalah yang konstektual sehingga siswa secara bertahap dibimbing pengetahuan konseptual dan keterampilan prosedural. Salah satu model pembelajaran yang merupakan komponen pembelajaran kontekstual yang dapat diterapkan dalam pembelajaran matematika adalah model kooperatif. Sejalan dengan uraian di atas masalah dalam penelitian ini dirumuskan Bagaimana model pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan penalaran dan komunikasi matematika siswa sekolah dasar Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan mendeskripsikan hal‐hal yang berkaitan dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif sebagai upaya peningkatkan penalaran dan komunikasi matematika siswa SD Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan dalam empat siklus, siklus I terdiri dari dua tindakan, siklus II terdiri dari dua tindakan, siklus III terdiri dari tiga tindakan, dan siklus IV terdiri dari dua tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif meningkatkan pengetahuan konseptual dan keterampilan prosedural siswa serta meningkatkan prestasi belajar siswa secara klasikal karena selama proses pembelajaran memuat kegiatan matematika (doing mathematics) yang aktif, generatif, dan eksploratif, sehingga siswa dituntut untuk mengembangkan berpikir dan bernalar (high level thinking and reasoning. Kata Kunci : model  kooperatif , penalaran matematika,  dan komunikasi matematika
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL QUANTUM TEACHING Maharani, Winda
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 9, No 1: Januari 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v9i1.6149

Abstract

Abstract: The problem of this study is the low of the third grade student learning outcomes at Gunung Mekar Elementary School in Mathematics. The results of preliminary observations showed that 58.82% of students have not reached the passing grade and the learning has not been implemented optimally. The aim of this study is for increasing the outcomes of student’s mathematics learning by using Quantum Teaching Model. The kind of this study is a classroom action research, with the data collection’s form is the test sheet. The analysis technique used in this study is a quantitative analysis technique. The results of this study shows that the implementation of Quantum Teaching Model could increase the student’s learning outcomes. The percentage of student’s mastery learning outcomes increased from the first cycle to the second cycle with the percentage of the first cycle is 64.70% (category quite well) and increased to 82.35% (the excellent category) in the second cycle.               Keywords: quantum teaching model, learning outcomes, mathematics Abstrak: Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas III SD Negeri 2  Gunung Mekar pada mata pelajaran matematika. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa 58,82% siswa belum mencapai KKM dan pembelajaran belum dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model quantum teaching. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, alat pengumpul data penelitian berupa soal test. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model quantum teaching pada pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Persentase ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari siklus I ke siklus II dengan persentase siklus I sebesar 64.70% (kategori cukup baik) dan meningkat menjadi 82.35% (kategori sangat baik) pada siklus II.Kata kunci: model quantum teaching, hasil belajar, matematika
Menggugah Kepedulian Siswa Terhadap Satwa Liar Melalui pendidikan IPA Di Sekolah Dasar Irianto, Dede Margo
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 2, No 2: Juli 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v2i2.2759

Abstract

Abstrak Kepedulian terhadap satwa liar ini harus ditanamkan sejak dini, agar dalam setiap gerak kehidupan sesuai dengan perkembangan usia manusia, mereka selalu menaruh perhatian terhadap satwa liar dalam bentuk tindakan kongkrit, yang dapat ikut mencegah kepunahan satwa liar. Penanam kepedulian terhadap satwa liar sejak usia dini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu cara yang menurut penulis tepat adalah dengan pendidikan, khususnya melalui pendidikan IPA di sekolah dasar. Pendidikan IPA di Sekolah Dasar dapat digunakan untuk menanamkan kepedulian siswa terhadap satwa liar sejak dini. Kepedulian terhadap satwa liar tersebut dapat dimasukkan dalam bahan ajar yang menyangkut tentang Makhluk hidup dan proses kehidupannya, yaitu manusia, hewan, tumbuhan, dan interaksinya. Permasalahannya adalah, tindakan konkrit apa yang harus dilakukan oleh para praktisi pendidikan dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA di sekolah dasar, dalam materi-materi terkait, sehingga dapat menanamkan kepedulian siswa terhadap satwa liar sejak usia dini. Kata Kunci : Kepedulian Siswa, Satwa Liar, Pendidikan IPA, Sekolah Dasar
Peningkatan Keterampilan Menyimak Dan Menulis Melalui Sistem Pembelajaran Modul Dengan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Di Sekolah Dasar Suparno, -
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 3, No 1: Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v3i1.2802

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertolak dari keresahan penulis terhadap pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia khususnya menyimak dan menulis yang sampai saat ini belum sepenuhnya didukung oleh pemahaman guru yang memadai. Padahal pembelajaran menyimak dan menulis telah menjadi tuntutan kurikulum maupun tujuan pembelajaran Bahasa Indonesia. Saat ini pelaksanaan kegiatan pembelajaran Bahasa Indonesia di SD khusus menyimak dan menulis masih dilakukan secara tradisional. Dampak dari pelaksanaan pembelajaran yang tradisional ini antara lain adalah rendahnya mutu proses pembelajaran di kelas, sehingga kemampuan siswa berbahasa khususnya menyimak dan menulis pun menjadi rendah. Sejalan dengan permasalahan di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah kemampuan menyimak dan menulis siswa kelas V SD yang mendapatkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual?; (2) bagaimanakah kemampuan menyimak dan menulis siswa kelas V SD yang tidak mendapatkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual?; (3) apakah terdapat perbedaan yang siginifikan antara kemampuan menyimak dan menulis antara siswa kelas V SD yang mendapatkan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual dengan yang tidak mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual? Penelitian ini menggunakan pendekatan aplikatif kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen (quasi eksperiment). Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah teknik tes, observasi, dan kuesioner. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri Argasunya Cirebon. Data penelitian diolah dengan menggunakan teknik analisis data dengan menggunakan uji statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang siginifikan antara kemampuan menyimak antara siswa kelas V SD yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual dengan yang tidak mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual; (2) terdapat perbedaan yang siginifikan antara kemampuan menulis antara siswa kelas V SD yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual dengan yang tidak mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan sistem modul melalui media audio visual.Kata Kunci: Menyimak, Menulis, Medi Audio Visual, Sistem Pembelajaran Modul

Page 1 of 23 | Total Record : 228