cover
Contact Name
Firdaus
Contact Email
firdaus@unsiq.ac.id
Phone
+6282220833323
Journal Mail Official
firdaus@unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ, Jl. Raya Kalibeber, Km.03, Wonosobo
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
ISSN : 24429910     EISSN : 2548642X     DOI : http://dx.doi.org/10.32699/spektra.v6i2
Core Subject : Science, Education,
The Spektra: Jurnal Kajian Pendidikan Sains is dedicated to all science practitioners about studies and research of science. Various topics that can be accepted in this journal are: Physics Education, Chemistry Education, Biology Education, Media Development and Learning, Model Evaluation and Assessment of learning, Applied physics, Applied chemistry, Applied Biology, Science Al Quran
Articles 93 Documents
KAJIAN ATOM DALAM PENCIPTAAN BERPASANGAN Muhammad Syahrul Kahar, Muhammad Syahrul Kahar
JURNAL SPEKTRA Vol 3, No 1 (2017): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v3i1.25

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berpasang-pasangan dalam perspektif Al-Quran, mengetahui pandangan sains modern tentang penciptaan yang berpasang-pasangan, mengetahui pandangan materi atom tentang penciptaan berpasangan. Model penelitian menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif ditujukan untuk memahami fenomena-fenomena sosial dari sudut atau perspektif partisipan. Partisipan adalah orang-orang yang diajak berwawancara, diobservasi, diminta memberi data, pendapat, pemikiran, persepsinya. Pemahaman diperoleh melalui analisis berbagai keterkaitan dari partisipan, dan melalui penguraian pemaknaan partisipan tentang situasi-situasi dan peristiwa-peristiwa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua yang ada di bumi ini diciptaka berpasang-pasangan dari yang diketahui manusia dan juga yang tidak diketahui oleh manusia. Dalam Al-Quran diterangkan dalam beberapa ayat tentang berpasangan, pada umumnya kata berpasangan memiliki arti perempuan dan laki-laki, betina dengan jantan. Tetapi bukan hanya itu melainkan yang kita tidak ketahui misalnya atom.seperti dalam surat Yasin ayat 36 yang artinya, mahasuci Tuhan yang telah menciptakan pasang-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui. berpasangan pada atom yaitu antara muatan positif dan muatan negatif.Berpasangan dalam teori atom yaitu berpasangan antara positif dan negatif, besar dan kecil suatu massa, dan dekat jauhnya jarak ke inti atom. pandangan sains modern tentang berpasangan pada atom yang terdiri dari positif dan negatif, meliputi positron yang anti partikelnya dari elektron dan anti proton, materi dan anti materi, dan partikel dengan anti partikel.Maka sudah jelas bahwa susunan dari atom berpasangan dan atom juga berpasangan.
E-Diagnostic Test untuk Mengungkap Miskonsepsi Kinematika Rohmah, Zakiyyatur -; Handika, Jeffry -; Huriawati, Farida -
JURNAL SPEKTRA Vol 5, No 1 (2019): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v5i1.86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen Four-Tier Test diagnostik berbasis website pada materi kinematika gerak lurus. Penelitian dengan metode Reaserch and Development dengan pendekatan 4-D define design develop and desseminate.E-Diagnostik Test (EDT) divalidasikan kepada 10 pakar ahli, 5 pakar media dan 5 pakar ahli evaluasi. EDT terdiri atas empat tingkatan, yakni: pertanyaan dengan satu kunci jawaban, tingkat keyakinan atas pertanyaan, alasan dengan satu kunci jawaban dan tingkat keyakinan atas alasan. Instrumen yang dikembangkan berjumlah 30 butir soal dengan hasil validitas penghitungan CVR dikategorikan valid. Reliabilitas tes yang dikembangkan sebesar 0,74 dengan kategori tinggi.Miskonsepsi yang dihasilkan sebesar 0,53%, memahami konsep sebesar 0,25%, error sebesar 0,18% dan tidak memahami konsep sebesar 0,03%. Tingkat miskonsepsi terbesar pada materi Gerak Jatuh Bebas sebesar 2,63%, gerak vertikal keatas sebesar 2,56% dan Gerak Lurus Berubah Beraturan sebesar 2,33%. 
PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS SAINS SISWA SD Mahardika, Astuti; Chusni, M. Minan; Istiningsih, Galih
JURNAL SPEKTRA Vol 2, No 2 (2016): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v2i2.12

Abstract

Tujuan yang diharapkan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui penerapan pembelajaran IPA berbasis proyek mampu meningkatkan aktivitas sains siswa. (2) Mengetahui besar peningkatan aktivitas sains siswa setelah menerapkan pembelajaran IPA berbasis proyek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Adapun langkah-langkah penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yang diambil adalah kelas V SD Negeri Girirejo 2, Tempuran, Magelang. Pada saat berlangsungnya penelitian dilakukan pengamatan terhadap aktivitas sains siswa dan penguasaan konsep siswa, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan digunakan sebagai ukuran keberhasilan proses dan keberhasilan produk. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diungkapkan di bagian depan disimpulkan bahwa : (1) Melalui implementasi model pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan aktivitas sains siswa kelas V SD Negeri Girirejo 2 Tempuran, sehingga mampu memperbaiki serta meningkatkan kualitas pembelajaran tentang sistem pencernaan makanan pada manusia. (2) Rata-rata hasil penilaian aktivitas sains siswa kelas V SD Negeri Girirejo 2 Tempuran sebesar 86,9 pada siklus I dan 86,3 pada silus II. Kata kunci : pembelajaran ipa berbasis proyek, PBL, aktivitas sains
PERANCANGAN ALAT PERAGA HUKUM HOOKE BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA Masyruhan, Muhammad; Pratiwi, Umi; Al Hakim, Yusro
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 2 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i2.145

Abstract

Dalam rangka mendukung ketersediaan alat peraga pembelajaran fisika digital yang layak menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengetahui kelayakan alat peraga hukum hooke berbasis mikrokontroler arduino sebagai media pembelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian perancangan yang mengadopsi model penelitian 4D Thiagarajan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar uji laboratorium, lembar validasi ahli, dan angket respon peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh: (1) Alat peraga hukum hooke memenuhi kriteria kelayakan pada uji laboratorium dengan tingkat kesalahan yang sangat kecil sebesar 0,07%, (2) Alat peraga hukum hooke berbasis arduino yang dirancang memenuhi kriteria kelayakan dengan hasil persentase 72% dalam kategori “layak” pada uji validitas ahli materi dan hasil validasi ahli media mendapatkan persentase 77% dalam kategori “layak” serta persentase 81% dalam kategori “sangat layak” pada uji respon peserta didik. Dengan demikian alat peraga hukum hooke berbasis mikrokontroler arduino layak digunakan sebagai media pembelajaran fisika.Kata Kunci: Alat Peraga, Hukum Hooke, Mikrokontroler Arduino, Media Pembelajaran
PENTINGNYA MEMBANGUN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM JUAL BELI ONLINE YANG SESUAI DENGAN SAINS ISLAM Ari Budi Rahayu P., Ari Budi Rahayu P.
JURNAL SPEKTRA Vol 4, No 1 (2018): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v4i1.48

Abstract

Pada era modern saat ini, sains dan teknologi sudah menjadi bahasan paling utama sebagai alat atau sebuah sarana untuk membantu kehidupan manusia. Sedangkan sains dan teknologi sendiri sudah mengakar dan berkembang sedemikian pesatnya di negara-negara maju yang ada di belahan dunia ini. Sains merupakan kebutuhan pokok bagi setiap individu untuk menghadapi zaman yang sarat dengan persaingan ini, tak terkecuali kaum muslimin. Dalam perkembangannya, sains berfungsi untuk membantu kehidupan manusia dan sebagai alat untuk melakukan transaksi jual beli, khususnya jual beli secara online. Dalam jual beli secara online menurut Islam ada beberapa rukun yang harus dipenuhi, antara lain: harus ada penjual, pembeli dan adanya akad antara penjual dan pembeli. Tetapi pada kenyataannya ada rukun jual beli yang tidak dipenuhi. Oleh karena itu, pendidikan karakter sangat perlu diimplementasikan kepada peserta didik kita yang sudah mulai melakukan praktik jual beli online.
Pengembangan Instrumen Tes Kinematika dan Dinamika dalam Konteks Wawasan Kemaritiman Santoso, Purwoko Haryadi; -, Mutmainna -
JURNAL SPEKTRA Vol 5, No 2 (2019): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v5i2.101

Abstract

Wawasan kemaritiman merupakan pengetahuan yang harus diintegrasikan dalam pembelajaran fisika di daerah pesisir. Konteks laut yang sering ditemukan peserta didik dalam kehidupannya akan memudahkan mereka dalam memahami konsep fisika. Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kemendikbud dan Kemenko bidang Kemaritiman telah berusaha mengembangkan pembelajaran berwawasan maritim pada 48 sekolah di Indonesia (yang tersebar dalam 12 provinsi). Untuk mendukung usaha pemerintah dalam menyempurnakan proyek pengembangan pendidikan berwawasan maritim tersebut, diperlukan suatu proses pengembangan instrumen tes untuk mengevaluasi pembelajaran berwawasan maritim. Artikel ini berisi rencana peneliti dalam mengembangkan instrumen tes fisika dalam konteks wawasan kemaritiman. Penelitian ini telah mengembangkan 80 butir soal pilihan majemuk yang terdistribusi dalam 40 butir soal kinematika dan 40 butir soal dinamika yang valid dan reliabel. Instrumen tes telah diujicobakan secara empirik pada 417 peserta didik yang tersebar di 5 SMA Negeri di Kabupaten Majene. Hasil uji coba menunjukkan bahwa instrumen tes yang dikembangkan telah valid dan reliabel secara psikometrik.
ANALISIS KESETIMBANGAN BENDA DENGAN HUKUM I NEWTON Trisnowati, Eli; Niza, Rifki; F, Ismiyatun
JURNAL SPEKTRA Vol 3, No 2 (2017): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v3i2.30

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara data ? dan ? hasil penelitian dengan teori.Mekanika klasik atau mekanika Newton adalah teori tentang gerak yang didasarkan pada konsep massa dan gaya dan hukum-hukum yang menghubungkan konsep-konsep fisis ini dengan besaran kinematika. Semua gejala dalam mekanika dapat digambarkan dengan menggunakan hanya dengan tiga hukum sederhana yang dinamakan hukum Newton tentang gerak. Hukum Newton menghubungkan percepatan sebuah benda dengan massanya dan gaya-gaya yang bekerja padanya. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk membuktikan aplikasi Hukum I Newton. Penelitian dilakukan dengan menggunakan alat yang berupa katrol. Pada percobaan pertama dengan mengubah massa dan mengamati berapa sudut ?. Kemudian massa di tambah beban lagi. Pada percobaan yang kedua dengan sama saja dengan mengubah massa tapi dengan mengamati berapa sudut ? yang diperoleh setiap penambahan massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) ada pengaruh setiap penambahan beban pada sudut ?, 2) ada pengaruh terhadap sudut ? bila massanya ditambah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana alat yang digunakan berupa katrol, pada katrol tersebut digantungkan sebuah beban, penambahan beban pada salah satu ujung tali akan menunjukkan perubahan posisi sudut. Dari hasil percobaaan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapatperbandingan antara sudut ? dan sudut ? dengan menggunakan alat katrol.
MENENTUKAN TEGANGAN PERMUKAAN ZAT CAIR Yulianto, Eko; Rofingah, Jannatur; Finda, Arba; Hakim, Fatih Nuzulil
JURNAL SPEKTRA Vol 2, No 2 (2016): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v2i2.18

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara menentukan tegangan permukaan zat cair dengan metode kenaikan kapiler. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Data yang didapat, akan di analisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif. Metode eksperimen dimana menggunakan pipa kapiler sebagai alat untuk menentukan tegangan permukaan dengan metode kenaikan kapiler. Metode kenaikan kapiler yaitu mengukur tegangan permukaan dengan melihat ketinggian air atau cairan yang naik melalui suatu pipa kapiler.Tiga pipa kapiler dengan jari-jari yang berbeda dimasukkan ke dalam bejana yang berisi zat cair (pipa tidak menyentuh dasar bejana), kemudian zat cair tersebut akan naik melalui pipa sehingga dapat dilihat ketinggian zat cair dalam ketiga pipa tersebut. Analisis tersebut dilakukan dengan tiga massa jenis yang berbeda kemudian didapat nilai tegangan permukaan. Dari hasil percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa, tegangan permukaan zat cair terjadi karena perbedaan resultan gaya tarik molekul yang ada di permukaan zat cair atau karena ada gaya adhesi dan kohesi. Tegangan permukaan zat cair dengan menggunakan variasi jari-jari pipa kapiler dan massa jenis zat cair yang berbeda diperoleh kesalahan mutlak ?? = 0,906.10-2 N/m dan kesalahan relatif yaitu 12,4% pada massa jenis air. Untuk massa jenis minyak goreng diperoleh kesalahan mutlak yaitu ?? = 2,965.10-2 N/m dan kesalahan relatif yaitu 54,4%. Untuk massa jenis oli diperoleh kesalahan mutlak yaitu ?? = 4,949.10-2 N/m dan kesalahan relatif yaitu 27,04%. Kata kunci : Tegangan Permukaan, Pipa Kapiler, Massa Jenis Zat Cair
ANALISIS VEKTOR DALAM GERAKAN SHALAT TERHADAP KESEHATAN Jumini, Sri; Munawaroh, Chakimatul
JURNAL SPEKTRA Vol 4, No 2 (2018): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v4i2.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) untuk mengetahui analisis vektor dalam gerakan shalat; 2) untuk mengetahui manfaat gerakan shalat terhadap kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dimana jenis penelitiannya bersifat liberary research. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Kemudian, sumber data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder (buku-buku tafsir Al-Qur’an, referensi yang berkaitan dengan vektor, gerakan shalat, kesehatan, penelitian terdahulu, artikel-artikel, jurnal, dan situs internet). Adapun teknik analisis yang digunakan adalah teknik berpikir deduktif dimana tehnik pemikirannya berangkai dari dasar-dasar pengetahuan yang umum menjadi hal-hal yang lebih eksplisit atau khusus dan  induktif, dimana data diperoleh dari data empirik melalui observasi menuju kepada suatu teori. Selain itu menggunakan teknik tafsir maudhu’iy.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Menurut perspektif Sains, vektor dengan gerakan shalat, dalam beberapa vektor dapat dijumlahkan menjadi sebuah vektor yang disebut resultan vektor. Resultan vektor dapat diperoleh dengan beberapa metode, yaitu metode segitiga sama halnya dengan gerakan rukuk, metode jajargenjang seperti gerakan saat sujud, metode poligon sama halnya dengan gerakan rukuk dan gerakan menuju i’tidal, dan analitis yaitu perhitungan menggunakan rumus resultan 2 arah. 2) Menurut perspektif Al-Qur’an, ketika hendak mencari resultan gaya pada sebuah vektor maka harus diketahui nilai dan arahnya. Sama halnya dengan shalat, ketika ingin shalat kita sah dan diterima, maka harus sesuai dengan syarat dan rukunnya, termasuk salah satu rukunnya yaitu menghadap kiblat, gerakan satu rakaat shalat sama dengan satu putaran 360o. (3) Manfaat gerakan shalat terhadap kesehatan yaitu pada setiap gerakan yang benar dan sempurna seperti berdiri dengan punggung tegak, kaki tegak, rukuk dengan dengan meluruskan tulang rusuk belakang, sujud dengan 7 anggota yang menempel, maka jika hal tersebut dilakukan secara terus menerus dan kontinue, banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh tubuh.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MAJALAH FISIKA “PHYSICSMAGZ” BERBASIS CONTEXTUAL LEARNING UNTUK MENINGKATAKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS Nurhasanah, Najah
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 1 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i1.129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik setelah penerapan Majalah Fisika “PhysicsMagz” berbasis Contextual Learning, dibandingkan dengan penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) tanpa majalah fisika “PhysicsMagz”dan mengetahui kelayakan Majalah Fisika “PhysicsMagz” berbasis Contextual Learning sebagai media pembelajaran guna meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu Kuasi Eksperimen dengan desain penelitian nonequevalent control group design. Instrumen penelitian yang digunakan diantaranya yaitu: RPP, Lembar Observasi Keterlaksanaan Model Pembelajaran CTL, Pedoman Wawancara, Lembar Validasi Majalah, Soal Pretest dan Posttest Literasi Sains dan Lembar Observasi Dimensi Sikap Literasi Sains. Teknik analisis data yang digunakan yaitu SBI, Standard Gain, dan IJA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik yang menggunakan media pembelajaran Majalah Fisika “PhysicsMagz” berbasis Contextual Learning pada kelas eksperimen berdasarkan skor gain sebesar 0,81 dengan kategori tinggi, sedangkan peningkatan kemampuan literasi sains peserta didik yang hanya menggunakan Model pembelajaran CTL tanpa menggunakan Majalah Fisika “PhysicsMagz” berbasis Contextual Learning pada kelas kontrol berdasarkan skor gain sebesar 0,54 dengan kategori sedang, dan Majalah Fisika “PhysicsMagz” berbasis Contextual Learning layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik berdasarkan hasil penilaian ahli dengan skor keseluruhan 4,38 termasuk kategori “Sangat Baik”.

Page 1 of 10 | Total Record : 93