cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini berisi mengenai Editorial Kesehatan, Literature Review, dan Hasil Penelitian dalam bidang kesehatan masyarakat seperti Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, Gizi Kesehatan, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, Biostatistika dan Kependudukan, Perilaku dan Promosi Kesehatan, Kesehatan Ibu Anak dan Kesehatan Reproduksi.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia" : 6 Documents clear
KEJADIAN DIARE PADA BALITA DITINJAU DARI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) TATANAN RUMAH TANGGA DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA KALIMANTAN SELATAN Indah, Meilya Farika; Fahrurazi, Fahrurazi; Husna, Nurul
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama pada balita. Diare dapat dicegah apabila masyarakat mempunyai pengetahuan yang baik untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan rumah tangga dengan kejadian diare. Subjek dalam penelitian adalah kepala keluarga di Desa Banyu Tajun Dalam Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara yang mempunyai anak balita (usia 6- 59 bulan). Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional,.data diambil dari responden dengan menggunakan kuisioner. Uji analisis dengan menggunakan Uji Spearman’s rho. Hasil penelitian tentang PHBS menunjukkan kepala keluarga sebagian besar tidak sehat sebanyak 55,4% dan sehat sebanyak 44,6%. Balita yang mengalami diare sebanyak 41,9% dan tidak diare sebanyak 58,1%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,072 yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian diare di Desa Banyu Tajun dalam Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara Kata-kata kunci: Perilaku hidup bersih dan sehat, diare                                                                   AbstractDiarrhea is a public health problem, especially in infants. Diarrhea can be prevented if the community have a good knowledge to implement Clean and Healthy Behavior (PHBS). This study aims to determine the relationship between Clean and Healthy Behavior (PHBS) of the household part with the prevalence of diarrhea. Subjects in this study were the head of the family in the village of Banyu Tajun Dalam Sungai Pandan Subdistrict Hulu Sungai Utara District who have children under five (aged 6- 59 months). The research design used is analytic survey research with cross sectional approach, data taken from respondent by using questionnaire. Test analysis by using Spearmans Test rho. Results of research on PHBS showed the head of the family is largely unhealthy as much as 55.4% and healthy as much as 44.6%. Toddlers who experienced diarrhea as much as 41.9% and not diarrhea as much as 58.1%. The result of statistical test shows that p = 0,072 indicates that there is no significant relationship between Clean and Healthy Life Behavior (PHBS) with prevalence of diarrhea  in Banyu Tajun Village in Sungai Pandan Subdistrict Hulu Sungai Utara Regency.Keywords: Clean and healthy behavior, diarrhea
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PETUGAS KEBERSIHAN DENGAN PENGELOLAAN SAMPAH DI PUSKESMAS KOTA BANJARBARU Agustina, Norsita; Irianty, Hilda; Wahyudi, Nova Tri
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Petugas kebersihan bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan dan pemantauan harian terhadap sistem pengelolaan sampah. Dengan demikian, harus memiliki akses langsung kesemua anggota staf puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan pengelolaan sampah dan karakteristik petugas kebersihan di Puskesmas Kota Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini petugas kebersihan di 8 puskesmas di Kota Banjarbaru yang berjumlah sebanyak 15 orang. Sampel yang digunakan adalah total populasi, yaitu sebanyak 15 petugas kebersihan di puskesmas kota Banjarbaru. Pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dengan taraf signifikasi α= 0,05. Ada hubungan antara usia dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.029 < α= 0.05 dan nilai korelasi sebesar -0.564. Tidak ada hubungan antara pelatihan dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.474 > α= 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.200. Tidak ada hubungan antara masa kerja dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.847 > α 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.055. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.079 > α= 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.468.Tidak ada hubungan antara sikap dengan tindakan pengelolaan sampah dengan nilai p-value= 0.179 > α= 0.05 dan nilai korelasi sebesar 0.367. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan hanya usia yang ada hubungan dengan tindakan pengelolaan sampah sedangkan masa kerja, pelatihan, pengetahuan dan sikap tidak ada hubungan dengan tindakan pengelolaan sampah. Kata-kata kunci: Karakteristik petugas kebersihan, pengelolaan sampah Abstract The hygiene officer is responsible for daily activities and monitoring of the waste management system. Thus, it must have direct access to all members of the health centers  staff. The purpose of this research is to know the action of garbage management and the characteristic of cleaning officer at health centers Banjarbaru city in 2016. The research method used is analytical survey with cross sectional approach. The population in this study of hygiene officers at 8 puskesmas in Banjarbaru city which amounted to 15 people. The sample used is total population, that is as much as 15 janitor in Banjarbaru city health center. Data collection through questionnaires. Data analysis using Spearman Rank test with significance level α= 0.05. There is correlation between age and waste management action with p-value= of 0.029 < α= 0.05 and correlation value of -0.564. There is no correlation between training with waste management measures with p-value= 0.474> α= 0.05 and correlation p-value= 0.200. There is no correlation between work period and waste management action with p-value= 0.847 > α= 0.05 and correlation p-value= 0.055. There is no correlation between knowledge with waste management action with p-value= 0.079> α 0.05 and correlation value of 0.468. There is no correlation between attitude and waste management action with p-value= 0.179> α=0.05 and correlation p-value= 0.367. From the research result it can be concluded that only the age that there is correlation with the action of waste management while the working period, training, knowledge and attitude have no correlation with waste management action. Keywords: Characteristic of hygiene officer, waste management
PENGARUH FAKTOR UMUR, RASIO LINGKAR PINGGANG DAN PANGGUL (RLPP) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA USIA LANJUT (Studi di Posyandu Kenanga Puskesmas Cempaka Putih) Abdurrachim, Rijanti
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Transisi gizi berpengaruh buruk dengan timbulnya berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskuler. Keadaan di Indonesia juga menunjukkan adanya kenaikan jumlah usia lanjut. Penelitian ini menunjukkan umur, rasio lingkar pinggang –panggul (RLPP) berperan terhadap tekanan darah usia lanjut di Posyandu Kenaga Wilayah Kerja Puskesmas Cempaka Putih Kota Banjarmasin. Penelitian dilakukan di Posyandu Kenanga Wilayah Puskesmas Cempaka Putih Kota Banjarmasin pada bulan Maret-April 2015. Jenis penelitian observasional analitik  desain cross sectional. Populasi  semua usia lanjut yang terdaftar di posyandu. Sampel adalah populasi yang hadir pada saat penelitian dengan kriteria inklusi: Usia >40 tahun, bersedia ikut dalam peneltian. Kriteria eksklusi: Pasien mengalami odema karena penyakit ginjal dan jantung. Cara pengambilan sampel secara incidental, sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi.Jumlah sampel berjumlah 22 orang. Analisis data dengan korelasi Spearmen.Responden seluruhnya berjenis kelamin perempuan, berusia 60 tahun ke atas sebanyak 63,6%, sebanyak  54,5% masuk hipertensi. Hampir semua responden 90,9% mempunyai RLPP >= 0,85,   beresiko terkena penyakit degeneratif. Tidak ada hubungan yang bermakna antara umur dengan tekanan darah. Tidak ada hubungan RLPP dengan tekanan darah. Adanya  faktor lain yang lebih dominan terhadap tekanan darah, yaitu pola makan, konsumsi Natrium dan pola tidur. Bahan informasi kepada masyarakat mengenai  nilai RLPP > 1 untuk laki-laki dan >0,8 bagi perempuan sebagai salah satu resiko terkena penyakit pembuluh darah dan penelitian serupa dapat dilaksanakan dengan menghubungkan pola makan , konsumsi Natrium dan pola tidur dengan tekanan darah. Kata-kata kunci: umur, RLPP dan tekanan darah  Abstract Transision malnutrition with the onset of various degenerative diseases such as cardiovascular disease. The situation in Indonesia also shows an increase in the number of elderly people. Objective: to assess  that the factor of age, ratio of waist and hip circumference role to blood pressure in the elderly  in Posyandu  Kenanga  Kenaga Puskesmas Cempaka Putih City Banjarmasin.The study was conducted in Posyandu  Kenanga  Kenanga Regional Health Center Cempaka Putih Banjarmasin in March-April 2015. Type of observational observational analytic design of crossectional. Population of all elderly persons enrolled in posyandu. The sample is  that  present at study inclusion criteria: Age> 40 years, want to participate in other research. Exclusion criteria: Patients suffering from edema due to kidney disease and heart. Incidental sampling method, according to inclusion and exclusion criteria.Number of 22 samples. Data analized by Spearman correlation. All of respondent are women, aged 60 years and over as many as 63.6%, as many as 54.5% into hypertension. Almost all respondents 90.9% had a waist hip ratio> = 0.85, are at risk of degenerative diseases. There is no correlation between age and blood pressure. There is no correlation between RLPP with blood pressure. The existence of other factors are more dominant on blood pressure, the food pattern, the consumption of sodium, the lacking sleep duration. The information material for the community about waist hip ratio results> 1 for men and> 0.8 for women as one of the risks of vascular disease and treatment similar to food pattern, Sodium consumption and sleep pattern with blood pressure.  Keywords: age, waist hip ratio and blood pressure
STUDI EKSPERIMEN PENGGUNAAN MEDIA LEAFLET DAN VIDEO BAHAYA MEROKOK PADA REMAJA Kasman, Kasman; Noorhidayah, Noorhidayah; Persada, Kasuma Bakti
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Proses pendidikan kesehatan dalam mencapai tujuan melalui perubahan perilaku remaja yang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya yaitu materi atau pesan yang disampaikan alat peraga, metode dari petugas atau pendidik yang melakukan promosi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara penggunaan media leaflet dan video terhadap pengetahuan bahaya merokok pada remaja. Jenis penelitian ini adalah Eksperimen-Semu dengan rancangan penelitian Pretest and Posttest without Control Group Design dengan menggunakan media leaflet dan video sebagai bentuk edukasi pada 40 remaja. Pengukuran pengetahuan pre-test dan post-test menggunakan kuesioner kemudian dilakukan analisis degan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua penggunaan media leaflet dan video sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok. Ada perbedaan pengaruh antara kelompok video dan leaflet, dimana nilai p = 0.004 ≤ α = 0,05, diketahui rata-rata peningkatan sebelum dan sesudah diberi pendidikan kesehatan dari kelompok leaflet adalah 36,67 dan kelompok media video adalah 22,48. Media leaflet lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dibandingkan video, walaupun kelompok media video juga menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan. Kata-kata kunci: Leaflet, video, pengetahuan, bahaya merokok, remaja  Abstract The process of education health in achieving its objectives by the behavior teenager influenced by several factors including the matter or the message was props, methods of a clerk or educator who promote health. The purpose of this research to know the difference between the use of the influence of the media leaflets and video on knowledge about the dangers of smoking on teenage. The type of this research is a quasi-experiment with research design of Pretest and Posttest without Control Group by using leaflet and video media as a form of education on 40 adolescents. Measurement of pre-test knowledge and post-test using questionnaire then analyzed by t test. The results show that both the use of leaflets and video media is equally effective in enhancing adolescent knowledge about the dangers of smoking. There is a difference of influence between video groups and leaflets, where the value p = 0.004 ≤ α = 0.05, known that the average increase before and after being given health education from leaflet group is 36,67 and video media group is 22,48. leaflets are more effective in increasing adolescent knowledge about the dangers of smoking than video, although video media groups also show an average increase in knowledge. Keywords : Leaflets, videos, knowledge, dangers of smoking, youth
HUBUNGAN SIKAP DAN UPAYAPENCEGAHANIBU DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNTUNG PAYUNG Irianty, Hilda; Agustina, Norsita; Safitri, Adma Pratiwi
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah utama penyakit menular di Indonesia. Selama 2015 terdapat 156 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada wilayah kerja Puskesmas Guntung Payung Kota Banjarbaru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap dan upaya pencegahan ibu dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Guntung Payung Kota Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan desain cross sectional.Hasil penelitian menunjukan bahwa antara sikap ibu dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) mempunyai hubungan yang signifikan karena nilai p = 0,0001 (p<α = 0,05) dan upaya pencegahan ibu dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) mempunyai hubungan yang signifikan karena nilai p = 0,0001 (p<α = 0,05). Disarankan lebih mengoptimalisasi peran tenaga kesehatan dalam memberikan informasi tentang Demam Berdarah Dengue (DBD) sehingga diharapkan pengetahuan ibu menjadi lebih baik tentang cara penularan dan pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Kata-kata kunci :Sikap, upaya pencegahan ibu, kejadian demam berdarah dengue (DBD). Abstract Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a major problem of infectious diseases in Indonesia. During 2015 there were 156 cases of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Puskesmas Guntung Payung Banjarbaru. The purpose of this study was to determine the relationship of attitude and prevention of mother to the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Puskesmas Guntung Payung Banjarbaru. The method used is the analytic survey with cross sectional design. The results showed that the mothers attitude to the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) has a significant relationship because the value of p = 0.0001 (p <α = 0.05) and prevention of mother to the incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) has a significant relationship because p = 0.0001 (p <α = 0.05).More advisable to optimize the role of health professionals in providing information about Dengue Hemorrhagic Fever ( DHF ) which is expected to be better mothers knowledge about modes of transmission and prevention of Dengue Hemorrhagic Fever ( DHF ). Keywords: Attitudes, prevention of mother, the incidence of dengue hemorrhagic fever (DHF). 
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TAMIANG LAYANG Juwita, Grace Siama; Marlinae, Lenie; Rahman, Fauzie
Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia
Publisher : University Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tamiang Layang merupakan rumah sakit umummilik Pemerintah Daerah Barito Selatan. Data Bed Occupation Rate (BOR), Average Length Of Stay (ALOS), dan Bed Turn Over (BTO) pada tahun 2013-2014 mengalami penurunan yang artinya bahwa mutu pelayanan di rumah sakit juga semakin menurun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan hubungan mutu pelayanan pasien rawat inap dengan kepuasan pasien RSUD Tamiang Layang. Rancangan penelitian menggunakan cross sectionaldengan jumlah sampel 52 responden menggunakan metodeproportionalrandom sampling.Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan dalam dimensi kehandalan (reliability), jaminan (assurance), bukti langsung(tangible), empati (empathy)dan daya tanggap (responsiveness)dengan kepuasan kerja dengan masing-masing p-value 0,000. Diharapkan agar pihak RSUD Tamiyang Layang dapat meningkatkan mutu pelayanansehingga kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan dapat meningkat, sehingga dapat memaksimalkan kepercayaan pasien dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan. Kata-kata kunci: Rumah sakit, mutu pelayanan, kepuasan, pasien  Abstract Regional General Hospital (Hospital) Tamiang Layang is a general hospital belonging to the Regional Government of South Barito. Data Bed Occupation Rate (BOR), Average Length Of Stay (ALOS), and Bed Turn Over (BTO) in 2013-2014 has decreased, which means that the quality of care in hospitals is also declining. The purpose of this study was to describe the relationship of quality of service inpatients with hospital patient satisfaction Tamiang Layang. Using a cross sectional study design with a sample of 52 respondents using proportional random sampling method. The instrument used was a questionnaire and the data were analyzed using chi square test. The results showed that there is a relationship between the quality of service in the dimensions of reliability (reliability), assurance (assurance), direct evidence (tangible), empathy (empathy) and responsiveness (responsiveness) and job satisfaction with each of the p-value of 0.000. It is hoped that the hospitals Tamiyang Layang can improve the quality of care that patient satisfaction with the quality of service can be increased, so as to maximize the patients belief in the use of health services. Keywords: Hospital, quality of service, satisfaction, patient

Page 1 of 1 | Total Record : 6