cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
ISSN : 24609684     EISSN : 24768863     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana is a Scientific Journal to publish medical research articles, and other scientific medical articles from Medical Faculty of Duta Wacana Christian University academic community and also receive articles from other resources with appropriate and related topics. The policies taken for the largest composition of articles are the results of research, but can also receive scientific articles in the form of literature review and case reports. To maintain the quality of writing, Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana also cooperate with other Medical Education Institutions, especially in the recruitment of reviewer partner to conduct a "review" of all incoming articles. Funding for publication is entirely sourced from the Faculty of Medicine and also from Duta Wacana Christian University.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana" : 10 Documents clear
TOXIC ANTERIOR SEGMEN SYNDROME PASCA SMALL INCISION CATARACT SURGERY: LAPORAN KASUS Mahanani, Esti; Mabrouka, Alia; Mabrouka, Alia
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.303 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.40

Abstract

Toxic anterior segmen syndrome (TASS) adalah suatu komplikasi inflamasi segmen anterior yang bersifat akut, steril, dan non infeksius yang bisa terjadi pada semua jenis operasi di segmen anterior. Kondisi ini mempunyai gambaran klinis yang mirip dengan endoftalmitis infeksius pada awal pasca operasi. Laporan kasus ini melaporkan suatu kasus TASS yang terjadi 20 jam pasca small incision cataract surgery. Kasus ini memberikan prognosis baik dengan terapi steroid topikal yang intensif
PENGARUH INFUSA TEH HITAM (CAMELIA SINENSIS) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR, RENAL DAN JUMLAH SEL-SEL ALFA DAN BETA PANKREAS TIKUS JANTAN SPRAGUEDAWLEY DIINDUKSI ETANOL 20% Rosalia, Ayu Anita; Indrasari, Maria Chrisna; Tangsilan, Maria Anasthasia; Jayadi, Tejo; Danu, Sulanto Saleh
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.585 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.36

Abstract

Latar Belakang: Fungsi antioksidan dari teh telah banyak diteliti. Teh hitam memiliki kandungan utama theaflavins, thearubigins dan catechins. Konsumsi etanol kronik dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan fungsi hepar, pankreas dan ren, yang disebabkan terutama disebabkan oleh proses stres oksidatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh infusa teh hitam terhadap gangguan beberapa organ tersebut diinduksi etanol diteliti. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dikerjakan dengan rancangan completely randomized design, dengan 6 kelompok eksperimental yang masing-masing menggunakan 5 ekor tikus. K1 kontrol normal; K2 diberi infusa teh hitam 0,252 gr/ 200 grBB; (K3) diberi etanol 20% dengan volume 2 ml/ hari; K4, K5 dan K6 yaitu kelompok perlakuan diberi etanol 20% volume 2 ml, 1 jam kemudian diberi infusa teh hitam dengan dosis 0,126 gr/ 200 grBB; 0,252 gr/ 200 grBB;0, 50 gr/ 200 grBB setiap hari. Pada hari ke 31 hewan coba diterminasi dan diambil jaringan hepar, pankreas, dan renal. Kemudian dilakukan pembuatan sediaan histopatologi pada organ hepar dan ginjal, sediaan dengan pewarnaan histokimia Victoria blue. Hasil: Pengamatan dan analisis sediaan histopatologi hepar menunjukkan adanya perbedaan bermakna p=0,004 (p
IMPLEMENTASI CLINICAL PATHWAY HERNIA INGUINALIS LATERALIS REPONIBILIS DEWASA DI RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA Utami, Yohana Puji Dyah; ., Hariatmoko; Rasmiati, Pudji Sri; Pinzon, Rizaldy Taslim
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.738 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.41

Abstract

Pendahuluan: Permenkes 1438 tahun 2010 menetapkan standar pelayanan kedokteran berupa Panduan Nasional Praktek Kedokteran (PNPK) dan Standar Prosedur Operasional (SPO). SPO disusun dalam bentuk Panduan Praktek Klinis (PPK) yang dilengkapi dengan alur klinis (Clinical Pathway). Dipilihnya hernia untuk dibuat PPK/CP di RS Bethesda karena tingginya jumlah kasus hernia yang dilakukan operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan outcome pelayanan terkait hernia sebelum dan sesudah implementasi Clinical Pathway. Metode: Desain penelitian adalah quasi experimental after and before test. Tempat pengambilan data adalah di RS Bethesda melalui dokumen dalam rekam medis termasuk Clinical Pathway (CP). Waktu pengambilan data adalah sebelum implementasi CP hernia dan setelah implementasi CP hernia. Populasi adalah semua kasus hernia inguinalis lateralis reponibilis dewasa yang dilakukan herniotomi sebelum implementasi PPK/CP dan setelah implementasi PPK/CP. Hasil: Diperoleh sampel sebanyak 29 untuk pasien hernia sebelum implementasi CP dan 29 setelah implementasi CP. Hasil menunjukkan persentase kepatuhan sebelum dan sesudah implementasi CP pada penggunaan obat injeksi meningkat (dari 44,82% menjadi 57,69%), pada penggunaan obat oral meningkat (dari 20,08% menjadi 30,77%), pada penggunaan Spinal Anesthesia Block meningkat (dari 17% menjadi 84,62%), pada penggunaan obat anestesi (dari 17% menjadi 76,92%), pada lama rawat inap sebelum operasi kurang dari 24 jam menurun (dari 93% menjadi 88,46%), dan pada lama rawat inap paska operasi kurang dari 3 hari meningkat (dari 86% menjadi 88.46%). Rata-rata biaya rawat inap sebelum dan sesudah implementasi CP pada kelas I sebesar Rp 8.050.350,00 dan Rp 8.231.700,00, pada kelas II sebesar Rp 6.668.580,00 dan Rp 6.139.733,00, dan pada kelas III sebesar Rp 4.542.100,00 dan Rp 4.464.400,00. Kesimpulan: Clinical Pathway bermanfaat untuk memperbaiki indikator proses pelayanan terkait hernia di RS Bethesda. Tidak ada perbedaan yang bermakna dalam hal biaya pada implementasi CP hernia.
KEPUASAN PASIEN STROKE PESERTA JKN DI RS LESTARI RAHARJA DAN RSUD MUNTILAN KABUPATEN MAGELANG Wibawa, Eka Ari; Kuntjoro, Tjahjono; Pinzon, Rizaldy Taslim
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.442 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.37

Abstract

Latar Belakang: Stroke merupakan penyebab kematian nomor tiga, setelah penyakit jantung dan kanker. Stroke juga merupakan penyebab utama kecacatan fisik maupun mental pada usia lanjut dan produktif. Jumlah penderita stroke di Indonesia semakin bertambah dan diderita oleh semua lapisan masyarakat. Keadaan tersebut harus mendapatkan perhatian, sehingga penanganan penderita stroke diharapkan dilakukan dengan suatu standar yang pasti. Pelayanan yang dilakukan dengan standar akan menghasilkan mutu pelayanan rumah sakit yang dapat dipertanggungjawabkan dan pada akhirnya memunculkan kepuasan pasien. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan kepuasan pasien penderita stroke peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terhadap mutu pelayanan RS Lestari Raharja Magelang dan RSUD Muntilan Kabupaten Magelang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian relational, dengan disain penelitian kombinasi model concurrent embedded. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kusioner tertutup yang telah dipakai oleh peneliti sebelumnya dan pedoman wawancara yang disusun semi struktural, yaitu berupa pertanyaan-pertanyaan yang digunakan untuk mendapatkan informasi lebih mendalam tentang faktor kepuasan pasien secara umum maupun berdasarkan 5 aspek; penampilan fisik, kemampuan pelayanan yang akurat, daya tanggap, jaminan dan empati kepada pasien/ keluarga pasien penderita stroke di rumah sakit. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82,4% pasien penderita stroke di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang dan 74,2% pasien penderita stroke di RS Lestari Raharja yang merupakan peserta JKN menyatakan puas terhadap pelayanan rumah sakit. Hasil analisa bivariat hubungan jenis rumah sakit terhadap kepuasan pasien menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan (OR 1,63, 95% CI 0,51-4,90 dan p value 0,33). Hasil analisa multivariat pengaruh jenis rumah sakit terhadap kepuasan pasien menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara jenis rumah sakit terhadap kepuasan pasien (OR 1,38, 95%CI 0,36-5,28 dan p value 0,63). Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan kepuasan pasien penderita stroke yang dirawat di RS Lestari Raharja dan RSUD Muntilan Kabupaten Magelang serta tidak ada hubungan antara jenis rumah sakit terhadap kepuasan pasien.
TRANSCRANIAL DOPPLER PADA SEREBRAL ARTERIOVENOUS MALFORMATION LAPORAN KASUS Pramudita, Esdras Ardi
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1392.624 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.42

Abstract

Serebral Arteriovenous Malformation (AVM) merupakan suatu kelainan pada formasi pembuluh darah di otak. Keadaan dinding pembuluh darah yang terbentuk pada AVM tidak sebaik dengan pembuluh darah normal sehingga mudah pecah dan menimbulkan masalah intraserebral. TCD merupakan suatu pemeriksaan berbasis ultrasound yang bersifat non invasif, murah dan real time dalam memeriksa kondisi hemodinamik intraserebral dan TCD dapat digunakan untuk menentukan feeder artery pada serebral AVM. Melaporkan dua kasus Serebral AVM selama bulan Juli-September 2016 di RS Panti Rapih Yogyakarta dari kedua kasus didapatkan peningkatan Mean Flow Velocity (MFV) dan penurunan Pulsatility Index (PI)
DAMPAK PENERAPAN CLINICAL PATHWAY TERHADAP BIAYA PERAWATAN PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT DI RS BETHESDA YOGYAKARTA Iroth, Jemsner Stenly; Ahmad, Riris Andono; Pinzon, Rizaldy
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.402 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.38

Abstract

Latar Belakang dan Tujuan: Stroke bukan hanya menyebabkan beban dalam dunia kesehatan akan tetapi juga membebani baik dari segi ekonomi suatu negara, dan juga secara psikologis, terutama pada keluarga dengan pasien yang mengalami kecacatan total. Biaya langsung maupun tidak langsung dari perawatan stroke diperkirakan mencapai lebih dari 65 miliar US dollar, sehingga stroke dapat digolongkan sebagai penyakit termahal setara dengan penyakit kronis diabetes dan gangguan depresi. Adanya variasi dalam pelayanan kesehatan diperkirakan membawa dampak terhadap biaya yang tidak tetap dan bahkan berlebihan. Panduan tertulis berupa Clinical Pathway (CP) diharapkan mampu mengurangi variasi biaya ini, dengan tetap mempertahankan kualitas yang baik. Metoda Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional inferensial, dengan metoda Retrospektif Kohort. Data yang diambil adalah data sekunder di RS Bethesda Yogyakarta, berupa database komputer. Sampel yang diambil berjumlah 130 orang, baik pada kelompok kontrol (Perawatan tanpa CP), maupun pada kelompok observasi (Perawatan dengan CP). Hasil: Terdapat perbedaan signifikan terhadap biaya perawatan stroke iskemik akut setelah penerapan CP (p=0,004), dimana rerata biaya perawatan pada kelompok dengan CP sebesar Rp 8.212.656,02 dan pada kelompok tanpa CP sebesar Rp 10.659.617,72 (setelah penyesuaian dengan tingkat inflasi dari BPSI sebesar 19,08%) dengan beda rerata sebesar Rp 2.446.961,70. Kesimpulan: Clinical Pathway mampu memberikan penurunan biaya perawatan terhadap perawatan stroke iskemik akut di RS. Bethesda Yogyakarta.
STROKE IN ASIA Dewi, Ivana Purnama; Pinzon, Rizaldy Taslim
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.879 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.44

Abstract

Resensi Buku
TANTANGAN RUMAH SAKIT ., FX. Wikan Indrarta
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.968 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.45

Abstract

Editorial
PATOFISIOLOGI STROKE ISKEMIA PADA ANAK DENGAN SICKLE CELL DISEASE Harisa, Nella Harisa; ., Paryono; Dahlan, Pernodjo
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.39

Abstract

Stroke pada anak relatif lebih jarang dijumpai bila dibanding dengan pada orang dewasa. Meskipun mekanisme dari stroke iskemia pada anak dan dewasa adalah sama namun perbedaan yang paling mendasar dari keduanya adalah bahwa faktor risiko stroke pada anak sangat beragam. Pada pasien dewasa, faktor risiko vaskular (hipertensi, diabetes, merokok, dislipidemia) yang dikenal dengan faktor klasik dapat ditemukan secara jelas. Tidak demikian dengan penyebab stroke pada anak, di mana dilaporkan yang paling sering adalah penyakit jantung kongenital serta kelainan hematologi. Sickle Cell Disease (SCD) adalah salah satu penyebab paling umum dari stroke pada anak, di mana anak dengan SCD berpotensi 300 kali lebih tinggi daripada anak tanpa SCD. Angka rekurensi cukup tinggi dan dapat mencapai 20%, bahkan pada kasus dengan faktor risiko multipel, angka rekurensi mencapai 42%. Hemoglobin S sebagai dasar patologis pada SCD ternyata bukan hanya menyebabkan perubahan membran eritrosit sickle menjadi kaku sehingga membuat sel darah ini sulit melewati pembuluh-pembuluh darah terutama yang kecil dan mengakibatkan vasooklusi. Namun juga menjadikan eritrosit menjadi lebih mudah pecah (hemolisis) dan memperparah kondisi dengan adanya deplesi nitric oxide (NO) dan arginine sebagai akibat lepasnya sel plasma bebas intravaskular. Rangkaian proses kompleks tersebut diikuti dengan injuri endotel akibat hipoksia, peningkatan stres oksidatif, adhesi abnormal dari sickle eritrosit ke endotel, dan peradangan yang disebabkan oleh kondisi reperfusion injury.
UJI POTENSI ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK AIR ALLIUM CEPA L DAN ANDROGRAPHIS PANICULATA NESS TERHADAP PSEUDOMONAS AERUGINOSA Situmeang, Merliana Sari; Hutomo, Suryani; Suryanto, Yanti Ivana
Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana Vol 2, No 1 (2016): Berkala Ilmiah Kedokteran Duta Wacana
Publisher : Medical Faculty of Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.827 KB) | DOI: 10.21460/bikdw.v2i1.35

Abstract

Bawang bombay (Allium cepa L) dan sambiloto (Andrographis paniculata Ness) merupakan tumbuhan yang sering kita jumpai di sekitar kita. Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness secara terpisah telah diteliti dapat menghambat pertumbuhan Pseudomonas aeruginosa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui potensi antibakteri kombinasi Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa. Kedua tanaman tersebut diekstraksi dengan metode infusa menggunakan pelarut air. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi dengan mengukur diameter zona hambat. Penelitian pendahuluan dilakukan untuk menentukan konsentrasi terendah yang sudah memiliki zona hambat dan didapatkan konsentrasi 25% untuk masing-masing ekstrak, maka konsentrasi inilah yang digunakan sebagai kombinasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji One Way Anova kemudian dilanjutkan dengan uji LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan zona hambat yang signifikan secara statistik (p = 0,00, p < 0,05) pada kombinasi Allium cepa L dan Andrographis paniculata Ness dibanding sediaan tunggal. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat peningkatan potensi antibakteri terhadap bakteri P. aeruginosa.

Page 1 of 1 | Total Record : 10