cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 84 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, ASUPAN ZAT BESI, ASAM FOLAT DAN VITAMIN C DENGAN STATUS ANEMIA IBU HAMIL Putri, Rizki Nadiya; Nirmala, Sefita Aryuti; Aprillani, Irna Kurnia; Judistiani, Tina Dewi; Wijaya, Merry
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.44202

Abstract

Latar Belakang : Anemia ibu hamil bergantung pada banyak faktor risiko, misalnya usia ibu, paritas, status sosial-ekonomi dan trimester kehamilan sebagai faktor risiko potensial anemia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi anemia pada ibu hamil adalah 37,1%. Hasil penelitian Susanti dkk tahun 2017 di Kecamatan Jatinangor, dari 105 ibu hamil dengan pemeriksaan Complete Blood Count (CBC) diperoleh 21,9% ibu mengalami anemia.Tujuan : Mengetahui gambaran status anemia, karakteristik ibu (usia, paritas, pendidikan dan status gizi), kecukupan asupan zat besi, asam folat dan vitamin C dan hubungan antara karakteristik ibu, asupan zat besi, asam folat dan vitamin C dengan status anemia ibu hamil di Kecamatan Jatinangor.Metode: Penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan potong lintang. Populasi adalah ibu hamil di kecamatan Jatinangor yang berjumlah 210 orang. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan yaitu sebanyak 66 sampel. Pengukuran asupan zat gizi dengan metode food record dalam waktu tiga hariHasil : Terdapat 31,6,% ibu hamil mengalami anemia, tidak ada hubungan antara usia (p=0,91), paritas (p=0,42), pendidikan (p=0,96), status gizi (0,41), zat besi (0,76), asam folat (0,94) dan vitamin C (0,92) dengan status anemia.Kesimpulan : Sebanyak 31,6% ibu hamil mengalami anemia, tidak ada hubungan antara karakteristik ibu, asupan zat besi, asam folat dan vitamin C dengan status anemia ibu hamil
DESAIN ANTARMUKA SISTEM INFORMASI SENSUS HARIAN RAWAT INAP DI RS KRAKATAU MEDIKA CILEGON Diniah, Tiara; Dian Pratiwi, Rita
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5179.325 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.45447

Abstract

Latar Belakang: Pengolahan data sensus harian rawat inap (SHRI) di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon dilakukan secara manual oleh perawat maupun pengolah data. Meskipun terdapat menu laporan SHRI di dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, pengolah data belum dapat menggunakannya dengan maksimal dikarenakan adanya kekurangan dan ketidaksesuaian dengan data yang diinginkan. Muncul ide bagi peneliti untuk merancang tampilan antarmuka sistem sensus harian rawat inap.Tujuan: Mendesain antarmuka bagi pengguna sistem informasi sensus harian rawat inap berbasis web di RSKM.Metode: Research and action dengan objek perancangan sistem informasi SHRI RSKM. Perancangan tampilan antarmuka sistem informasi berbasis web yang didasari oleh observasi dan wawancara terhadap subjek.Hasil: Berupa Diagram Konteks, Diagram Alir Data Level 1 serta tampilan Login, Halaman Utama Rawat Inap (RI), Halaman Utama Rekam Medis (RM). Halaman Utama RI terdapat tiga menu yaitu Register Rawat Inap, Informasi Ruang, dan Rekapitulasi, sedangkan Halaman Utama RM terdapat satu menu yaitu Laporan.Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisis kebutuhan diketahui bahwa RSKM membutuhkan sistem informasi untuk kegiatan SHRI yang dapat memudahkan petugas dalam mencatat data SHRI serta membuat laporannya. Telah dibuat desain proses dan desain antarmuka yang sesuai dengan analisis kebutuhan.
POLA ASUH POSITIVE DEVIANCE DAN KEJADIAN STUNTING BALITA DI KOTA PALEMBANG Bella, Febriani Dwi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.417 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.45725

Abstract

Latar Belakang: Stunting menjadi permasalahan utama gizi yang harus diselesaikan mengingat ini adalah ancaman bagi masa depan anak-anak Indonesia. Stunting dapat terjadi pada anak manapun yang tidak secara mutlak dipengaruhi oleh kemampuan ekonomi keluarga. Pada keluarga miskin masih dapat dijumpai anak dengan status gizi baik yang ditandai dengan tinggi badan yang normal. Dengan keadaan tersebut pola asuh keluarga positive deviance berperan besar terhadap status gizi anak. Pola asuh sebagai inti pendekatan positive deviance yaitu kebiasaan pemberian makan, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan kebersihan dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pola asuh positive deviance dan kejadian stunting balita dari keluarga miskin di Kota Palembang.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada ibu balita dari keluarga miskin di Kota Palembang, dengan informan sebanyak 5 (lima) orang ibu dari balita stunting dan 5 (lima) orang ibu dari balita normal (tidak stunting).Hasil: Balita dengan tinggi badan normal (tidak stunting) dari keluarga miskin mendapatkan pola asuh positive deviance yaitu kebiasaan pemberian makan, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan kebersihan dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Sedangkan balita stunting dari keluarga miskin mendapatkan pola asuh yang tidak baik.Kesimpulan: Ibu dari balita dengan tinggi badan normal memiliki pola asuh positive deviance berupa kebiasaan pemberian makan, kebiasaan pengasuhan, kebiasaan kebersihan dan kebiasaan mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik terhadap balitanya dibandingkan dengan ibu dari balita stunting dengan latar belakang perekonomian yang sama.
ASUPAN ZAT BESI, ASAM FOLAT, DAN VITAMIN C PADA REMAJA PUTRI DI DAERAH JATINANGOR azizah, dini izmi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.356 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.46425

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja merupakan masa yang rentan terjadinya anemia dikarenakan cenderung mengalami kekurangan asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh terutama zat besi, asam folat, dan vitamin C. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rerata dan proporsi kecukupan asupan zat besi, asam folat, dan vitamin C pada remaja putri di Kecamatan Jatinangor.Metode: Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan potong lintang pada remaja  putri usia 10-19 tahun periode Juni-Agustus 2018. Data asupan gizi diperoleh melalui  3 day-food record dan dilakukan follow up melalui Whatsapp Group, kemudian dilakukan konversi ukuran makanan dari bentuk Ukuran Rumah Tangga menjadi gram melalui buku foto makanan. Setelah itu, dimasukkan kedalam aplikasi nutrisurvey untuk dihitung kandungan asupan gizi dan dirata-ratakan serta dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi yang direkomendasikan oleh Permenkes.Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa rerata asupan zat besi sebesar 10,67 mg/hari, dimana responden yang tidak memenuhi kecukupan zat besi sebesar 93,6% (88 orang). Rerata asupan asam folat sebesar 180,67 ?g/hari, dimana  sebagian besar responden tidak memenuhi kecukupan asam folat mencapai 94,7% (89 orang). Rerata asupan vitamin C pada penelitian ini sebesar 29,71 mg/hari dimana sebagian besar responden tidak memenuhi kecukupan vitamin C yaitu sebesar 67% (63 orang).Kesimpulan: Rerata asupan zat besi, asam folat, dan vitamin C remaja putri dibawah standar AKG dan tidak memenuhi AKG yang direkomendasikan. Hal ini dikarenakan jenis bahan makanan yang dikonsumsi remaja tidak bervariasi. Untuk memperbaiki asupan gizi dan status gizi remaja antara lain perlu upaya peningkatan pengetahuan gizi, salah satunya melalui pendidikan gizi.
PEMANFAATAN UKS DALAM PENCEGAHAN ANEMIA PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DAERAH ENDEMIK MALARIA Khairunnisa, Khairunnisa; Flora, Rostika; Idris, Haerawati; Nurlaili, Nurlaili; Ikhsan, Ikhsan
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1737.716 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.47741

Abstract

Latar Belakang: Usia yang rawan terkena penyakit terjadi pada anak-anak dan remaja. Pemerintah berusaha menciptakan lingkungan sehat, menyebarkan pengetahuan kesehatan dan menyediakan fasilitas layanan kesehatan melalui UKS. Di daerah endemik malaria, anak sekolah dasar rentan mengalami anemia. Kondisi lingkungan endemik dan kurangnya asupan nutrisi meningkatkan terjadinya anemia. Di Kabupaten Seluma tahun 2019 didapatkan 21,08% dari 137 anak sekolah dasar menderita anemia.Tujuan: Melakukan analisis pemanfaatan UKS dalam pencegahan anemia pada anak sekolah dasar di daerah endemik malaria.Metode: Penelitian kualitatif, pemilihan informan secara purposive. Pengambilan data dengan wawancara mendalam kepada 10 informan, observasi dan telaah dokumen. Triangulasi sumber, metode dan data. Analisis data dengan cara mereduksi, menyajikan, menarik kesimpulan dan memverifikasi.Hasil: Pemanfaatan UKS melalui pendidikan kesehatan dilakukan dengan memberikan informasi kesehatan oleh guru dan petugas kesehatan. Pemanfaatan UKS dalam pelayanan kesehatan untuk mencegah anemia dengan memantau status gizi anak sekolah dasar dan pemeriksaan konjungtiva, namun belum maksimal karena hanya dilakukan sekali setahun dan belum ada pengecekan kadar hemoglobin. Sarana dan prasarana program UKS untuk pemantauan anemia belum lengkap dan pemanfaatannya terbatas.Kesimpulan: Pemanfaatan UKS dalam pencegahan anemia belum optimal. Sekolah diharapkan meningkatkan pemahaman guru tentang pencegahan anemia melalui kerjasama dengan Puskesmas.
PENGEMBANGAN PELAPORAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL GAWAT DARURAT BERBASIS WEB ningsih, kori puspita
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.056 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.49165

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit sebagai  Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memiliki kewajiban  membuat dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Permasalahan yang terjadi dalam sistem informasi pelaporan SPM GD diantaranya Pimpinan Tingkat Atas kesulitan mengakses dan mencari data, waktu lama utuk penyajian informasi, ketidaklengkapan informasi, kebutuhan data laporan SPM RS yang cukup heterogen dan rentan terjadinya kehilangan data dan informasi.Tujuan: mengembangkan pelaporan SPM GD berbasis WebMetode: Penelitian ini menggunakan action research, dengan pendekatan pengumpulan data kualitatif. Analisis data menggunakan analisis isi.Hasil: Hasil identifikasi kebutuhan menunjukkan RSUD Tipe B wilayah DIY membutuhkan sistem informasi pelaporan SPM GD berbasis web untuk membantu meningkatkan efisiensi dan efektifitas  proses pelaporan yang cepat, tepat dan akurat. Hasil studi kelayakan menunjukkan pengguna sudah terbiasa menggunakan komputer, tersedia software, hardware untuk mendukung pengembangan sistem informasi berbasis web. Hasil perhitungan Return Of Invesment sebesar 98,3% > 0, maka feasible dengan keuntungan 98,3% dari invenstasi. Pengembangan sistem informasi menggunakan metodelogi prototype.Hasil uji prototype dengan metode Blackbock menunjukkan fungsi/reaksi sesuai yang dilakukan aktor, sistem bekerja dengan baik dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna.Kesimpulan: Pengembangan pelaporan SPM GD berbasis web menggunakan tahapan metodelogi prototype telah diujikan di RSUD Tipe B wilayah DIY dan menunjukkan sistem mampu memenuhi kebutuhan pengguna.
PENGARUH BERMAIN SLIME TERHADAP RENTANG SENDI PHALANG PASIEN STROKE DI RUMAH SAKIT ADI HUSADA SURABAYA Kristiani, Rina Budi; Orizani, Chindy Maria; Susanti, Susanti
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.49429

Abstract

Latar Belakang: Pasien yang menderita stroke secara mendadak akan mengalami kelemahan ekstremitas, gangguan ini dapat mengganggu kegiatan hidup sehari-hari, tindakan yang dapat dilakukan perawat adalah melakukan range of motion yang menyenangkan dengan menggunakan bermain slime.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain slime terhadap rentang sendi phalang pasien stroke di RS Adi Husada Surabaya.Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan pre dan postt test di RS Adi Husada Surabaya selama April ? Juli 2019 berjumlah 40 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling, kelompok intervensi berjumlah 20 responden dan kelompok kontrol berjumlah 20 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Bermain Slime dan variabel dependennya adalah rentang sendi phalang. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi untuk rentang sendi phalang yang diukur dengan menggunakan geniometer.Hasil: Jenis kelamin laki-laki 67,5%, kelompok umur dewasa dengan rentang usia 21-60 tahun sebanyak 57,5%, serangan stroke sekali sebanyak 82,5% dan tidak ada dukungan keluarga sebesar 52,5%. Hasil uji beda peningkatan rentang sendi sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok intervensi(18,29o) dan kelompok kontrol (3,23o), statistik berbeda signifikan (t-independent  test  pvalue   =  0,020).  Hasil  Uji  perbedaan  rentang  sendi  pada  kelompok  intervensi sebelum intervensi (33,02o) dan sesudah intervensi (51,31o) statistik berbeda signifikan  (t-paired test pvalue = 0,003).Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara Bermain Slime terhadap rentang sendi phalang pada pasien stroke karena bermain slime membantu melakukan latihan rentang gerak sendi phalang pada pasien stroke yang mengalami kelemahan rentang sendi phalang
GAMBARAN AKTIVITAS PERAWAT TENTANG PENATALAKSANAAN MASALAH PK: PENINGKATAN TEKANAN INTRAKRANIAL umam, khotibul; susanto, joko
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.541 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.50314

Abstract

Latar Belakang: Standar Asuhan Keperawatan (SAK) dan standar prosedur operasional (SOP) merupakan pedoman bagi perawat dalam memberikan asuhan keperawatan yang bermutu. Saat ini RSUD dr. Soegiri Lamongan belum mempunyai SAK tentang pasien dengan peningkatan tekanan intrakranial, evaluasi SAK yang dijadwalkan pelaksanaanya setiap tahun saat ini tidak berjalan.Tujuan: Mengetahui gambaran aktivitas perawat pada penatalaksanaan masalah kolaborasi (PK): peningkatan TIK di RSUD dr. Soegiri LamonganMetode: Penelitian deskriptif observasional dilakukan terhadap 39 pasien PK: peningkatan TIK yang dirawat di ruang Dahlia 3 RSUD dr. Soegiri Lamongan. Pengamatan dilakukan selama 3 kali 24 jam perawatan dengan menggunakan lembar observasi berupa ceklist aktivitas perawat kemudian hasilnya dibuat proporsi. Penelitian dilakukan pada bulan November sampai dengan Desember 2018Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa pelaksanaan aktivitas perawat pada penatalaksanaan masalah kolaborasi PK: peningkatan TIK terhadap 39 responden pasien dengan PK: peningkatan TIK terdapat 991 aktivitas yang seharusnya dilakukan (sesuai kondisi pasien), sebanyak 382 aktivitas (38,6%) dilakukan sesuai dengan standar, 456 aktivitasa (46%) dilakukan tetapi tidak sesuai dengan standar, dan sebanyak 153 aktivitas (15,4%) tidak dilakukan aktivitas oleh perawat. Terdapat 2 aktivitas yang tidak dilakukan sama sekali (100%) yaitu pemantauan urine output dan penghitungan balance cairan. Terdapat 1 aktivitas yang tidak dilakukan lebih dari 75% yaitu penghitungan tekanan rata-rata arteri (MAP)Kesimpulan: Secara umum pelaksanaan aktivitas perawat termasuk dalam kategori baik, akan tetapi kalau dilihat secara kuantitas pelaksanaan aktivitas perawat termasuk dalam kategori kurang. Masih ada aktivitas yang tidak dilakukan 100%, yaitu pemantauan urine output dan penghitungan balance cairan. Terdapat aktivitas yang tidak dilakukan lebih dari 75%, yaitu penghitungan MAP.
KERAPATAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT 1 BERDASARKAN PERMASALAHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Tandelilin, Regina Titi Christinawati; Setiawan, Prayudha Benni; Mugiwardani, Anggita
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 4, No 4 (2019): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.597 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.50428

Abstract

Latar belakang: Fasilitas kesehatan merupakan suatu alat atau tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya pelayanan kesehatan. Pemetaan fasilitas kesehatan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan Sistem Informasi Geografis diperlukan karena keberhasilan penanggulangan permasalahan kesehatan gigi dan mulut masyarakat dipengaruhi oleh ketersediaan fasilitas kesehatan.Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah menggambarkan pemetaan permasalahan kesehatan gigi dan mulut berdasarkan fasilitas kesehatan tingkat 1 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berbasis software ArcGIS 9.3.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) untuk melihat persebaran permasalahan kesehatan gigi dan mulut berdasarkan fasilitas kesehatan tingkat 1 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian dilakukan di lima kabupaten/kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan data jumlah penduduk dari BPS dan data permasalahan gigi dan mulut dari Riskesdas tahun 2007 dan 2013.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2013 dilakukan penambahan unit puskesmas dari 90 unit menjadi 121 unit pada tahun 2013. Persentase masalah kesehatan gigi dan mulut juga meningkat dari 30,7% menjadi 40,4%. Tetapi, kebiasaan menyikat gigi yang benar pada masyarakat justru mengalami penurunan dari 97,3% menjadi 78,6%.Kesimpulan: densitas fasilitas kesehatan puskesmas di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2013 lebih baik dibandingkan dengan tahun 2007, tetapi dari segi kualitas kesehatan masyarakat pada tahun 2013 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2007.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI RAWAT JALAN DAN PELAYANAN PERSALINAN DI KLINIK BERBASIS WEB Rohman, Hendra; Sheralinda, Selin
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 5, No 1 (2020): Februari
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4401.702 KB) | DOI: 10.22146/jkesvo.50482

Abstract

Latar belakang: Klinik pratama dan pelayanan persalinan Citra Madina merupakan pengembangan dari Bidan Praktek Mandiri yang menyelenggarakan pelayanan untuk pemeriksaan umum, wanita hamil, persalinan, pemeriksaan fisik, tindakan medis, dan hasil anamnesa. Sistem pengelolaan rekam medis berbasis kertas ketika proses pendaftaran dan pengisian formulir rekam medis, serta menggunakan microsoft excel saat menyimpan data sosial pasien dan alergi obat. Sistem yang ada memungkinkan riwayat data pelayanan tidak berkesinambungan. Tujuan: Merancang sistem informasi rawat jalan dan pelayanan persalinan berbasis web.Metode: Penelitian kualitatif mengikuti tahapan development sistem, metode waterfall. Responden dalam analisis kebutuhan sistem yaitu petugas pendaftaran rawat jalan, dokter, bidan, dan apoteker.Hasil: Rancangan sistem informasi rawat jalan dan pelayanan persalinan berbasis web yang memiliki beberapa fasilitas yaitu login, pengelolaan data pasien umum, pemeriksaan ibu hamil dan melahirkan, data kelahiran bayi, data obat, data pembayaran, dan pelaporan.Kesimpulan: Perancangan sistem informasi rawat jalan dan pelayanan persalinan berbasis web mampu memaksimalkan keamanan dari orang-orang yang tidak berhak mengakses sistem. Pengembangan sistem pada bidan praktek mandiri menjadi klinik pratama ini dapat digunakan untuk mengolah data pemeriksaan pasien umum, pemeriksaan ibu hamil, ibu melahirkan dan catatan kelahiran bayi, serta mampu mengolah laporan kunjungan, laporan penyakit, laporan obat dan laporan pembayaran.