cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalkomunikasi.untar@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Komunikasi
ISSN : 20851979     EISSN : 25282727     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Komunikasi (P-ISSN: 2085-1979 and E-ISSN: 2528-2727) http://journal.untar.ac.id/index.php/komunikasi/index is a national journal published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Jurnal Komunikasi are result from research and scientific studies conduct by academics and practitioners in communication field. Jurnal Komunikasi published twice a year. First volume will be publish on Juli and second volume on December. Articles published in Jurnal Komunikasi have been trough peer-review process by reviewer. Final decision of articles acceptance will be taken by editor team.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
STRATEGI KOMUNIKASI PADA DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA DALAM MEMPROMOSIKAN OBJEK WISATA KABUPATEN BANGGAI Tunggala, Suanti; Saadjad, Ken Amasita
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v11i2.2714

Abstract

The purpose of this research is to find out the communication strategies at the Culture and Tourism Office in promoting Banggai Regency tourism objects, while the communication strategies that have been carried out at the Culture and Tourism Office in promoting Banggai Regency tourism objects through print, electronic and online media, but not yet innovative so that messages that reach the public and tourists are not optimal in disseminating information relating to attractions. The method that will be used in this research, namely the qualitative descriptive method, uses qualitative data analysis interactive models that begin with data collection, then performs data reduction, presents data by drawing conclusions and verifies then SWOT analysis, analyzes based on the strength of factors Internal factors include strengths and weaknesses, while external factor include opportunities and threats. While the population observed was all employees of the Banggai Regency Tourism Office numbering 49 people, where the determination of the sample in this study used a purposive sampling technique, with informants totaling 12 people. The results of this study, using a SWOT analysis matrix of internal and external factors, that the strength that can be utilized lies in the management of new attractions based on environmental sustainability (green investment), and the use of more innovative media. While the opportunity lies in recruiting civil servants in the fields of culture and tourism, improving the quality of human resources, increasing the operational budget in the promotion of tourism, by maximizing this it can avoid the threat.Tujuan dalam penelitian ini, yakni untuk mengetahui strategi komunikasi pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mempromosikan objek wisata Kabupaten Banggai, adapun strategi komunikasi yang telah dilakukan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dalam mempromosikan objek wisata Kabupaten Banggai melalui media cetak, elektroknik, dan online, namun belum inovatif sehingga pesan yang sampai ke masyarakat dan wisatawan tidak optimal dalam menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan objek wisata. Adapun metode yang akan digunakan dalam penelitian ini, yakni dengan metode deskriptif kualitatif, menggunakan analisis data kualitatif model interaktif yang diawali dengan pengumpulan data, kemudian melakukan reduksi data, penyajian data dengan menarik kesimpulan dan melakukan verifikasi kemudian dilakukan analisis SWOT, menganalisa berdasarkan kekuatan faktor-faktor internal yang meliputi kekuatan dan kelemahan, sedangkan eksternal meliputi peluang dan ancaman. Sedangkan populasi yang diamati adalah seluruh pegawai kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai berjumlah 49 Orang, dimana penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling purposive, dengan informan berjumlah 12 orang. Hasil penelitian ini, dengan menggunakan matriks analisis SWOT dari faktor internal dan eksternal, bahwa kekuatan yang dapat dimanfaatkan terletak pada pengelolaan objek wisata baru yang berbasis kelestarian lingkungan (green invesment), dan penggunaan media yang lebih inovatif. Sedangkan peluang terletak pada perekrutan PNS bidang kebudayaan dan pariwisata, peningkatan kualitas SDM, peningkatan anggaran operasional pada promosi pariwisata, dengan memaksimalkan hal ini maka dapat terhindar dari ancaman
COVER JURNAL KOMUNIKASI VOL 11 NO 2 Sari, Wulan Purnama
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cover Jurnal Komunikasi Vol 11 No 2
SAMPAH DALAM KACAMATA MEDIA ONLINE Ratnaningtyas, Rr. Pramesthi
Jurnal Komunikasi IN PRESS
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v12i1.5287

Abstract

The aim of this research is to explain how Tribunjogja.com constructs and frames the issue of trash (Jogja Darurat Sampah) in the period of March to April 2019. During the  time, news articles were narrowed based on the TPST Piyungan tag (#TPSTPiyungan) until 43 online news stories were obtained on 11 different dates. This study uses a qualitative and constructionistparadigm approach. Agenda Setting theory is employed in conjunction with Entman's framing analysis which has four elements: defining the problem, diagnosing the cause, making moral judgments, and treatment recommendations. The integration of the theories and analysis aims to see the tendency of Tribunjogja.com in responding to problems (of trash) in the society. The results showed that the news revealed the facts of social and economic problems that occur in the community related to trash problems. The closure of TPST Piyungan (integrated landfills) conducted by residents departs from poor trash management. The domino effect is the over accumulation of garbage in temporary landfills (TPS) and depots, even scattering on the road. Economically, this problem disrupts the income of people who have jobs collecting trash from people's homes. This problem is closely related to the economical, social, and sanitation aspects of the wider community. Trash becomes a time bomb that demands government policies that considering the social aspects of local residents of TPST Piyungan, and the wider society. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Tribunjogja.com mengonstruksi dan membingkai isu sampah (Jogja Darurat Sampah) pada periode Maret hingga April 2019. Dalam kurun waktu tersebut, artikel berita dipersempit berdasarkan tag TPST Piyungan hingga didapatkan 43 berita daring pada 11 tanggal yang berbeda. Dengan demikian, digunakan pendekatan kualitatif dan paradigma konstruksionis. Teori agenda setting digunakan bersama analisis framing Entman yang memiliki elemen define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Penggabungan teori dan analisis tersebut untuk melihat kecenderungan pemberitaan Tribunjogja.com dalam merespon permasalahan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berita cenderung memunculkan aspek sosial dan ekonomi. Mengingat penutupan atau blokade TPST Piyungan yang dilakukan warga setempat berangkat dari pengelolaan TPST yang tidak baik. Dampak penutupan itu membuat sampah menggunung di TPS dan depo-depo, bahkan berceceran sampai di jalan. Secara ekonomi, terlihat tertutupnya pendapatan warga yang memiliki pekerjaan jasa pengambilan sampah dari rumah-rumah penduduk. Hal tersebut terkait dengan hajat hidup dan kesehatan masyarakat luas. Sampah menjadi bom waktu yang menuntut kebijakan pemerintah yang tidak menanggalkan aspek sosial bagi warga setempat TPST Piyungan pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya. 
PENGUKURAN DESTINATION AWARENESS WISATAWAN DOMESTIK PADA CANDI MUARO JAMBI Tunjungsari, Hetty Karunia; Selamat, Frangky; Chairy, Chairy
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v11i2.5796

Abstract

This research focuses on measuring the destination awareness of domestic tourists in a number of tourist destinations in Indonesia. Questionnaire-based survey was conducted by researchers to find out how domestic tourists' destination awareness of tourist destinations: Borobudur, Monas, Ulundanu Temple, Tana Toraja, and Muaro Jambi Temple. The main purpose of this destination awareness measurement is to confirm presupposition that in general there are still very limited domestic tourists who are aware of Muaro Jambi Temple as one of tourist?s destination in Indonesia. Research hypothesis is proposed with the allegation that there are differences in the destination awareness of domestic tourists towards the tourist destinations of Borobudur, Monas, Ulundanu Temple, Tana Toraja, and Muaro Jambi Temples. Muaro Jambi Temple is suspected to have the lowest level of awareness compared to other tourist destinations. The hypothesis in this study is supported by data, the level of awareness of domestic tourists over Muaro Jambi Temple is lower than the level of awareness of the Borobudur, Monas, Ulundanu Temples, and Tana Toraja. Theoretically the results of this study bring scientific contributions related to the field of destination marketing, specifically related to the destination awareness of a domestic tourist destination. Practically, the results of this study can become the basis for establishing destination marketing policies aimed at increasing domestic tourist awareness of various tourist destination in Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pengukuran destination awareness wisatawan domestik sejumlah destinasi wisata di Indonesia. Survei berbasis kuesioner dilakukan oleh peneliti untuk mengetahui bagaimana destination awareness wisatawan domestik terhadap destinasi wisata Candi Borobudur, Monas, Pura Ulundanu, Tana Toraja, dan Candi Muaro Jambi. Tujuan utama pengukuran destination awareness ini adalah untuk mendapatkan dukungan terhadap dugaan peneliti bahwa secara umum wisatawan domestik yang mengenal Candi Muaro Jambi sebagai pilihan destinasi wisata di Indonesia masih sangat terbatas. Hipotesis dalam penelitian ini diajukan dengan dugaan bahwa terdapat perbedaan destination awareness wisatawan domestik terhadap destinasi wisata Candi Borobudur, Monas, Pura Ulundanu, Tana Toraja, dan Candi Muaro Jambi. Candi Muaro Jambi diduga memiliki tingkat awareness yang paling rendah dibandingkan dengan destinasi wisata lain yang diteliti. Hipotesis dalam penelitian ini didukung oleh data, tingkat awareness wisatawan domestik atas Candi Muaro Jambi lebih rendah dibandingkan dengan tingkat awareness atas Candi Borobudur, Monas, Pura Ulundanu, dan Tana Toraja. Secara teoretis, hasil penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah terkait dengan bidang pemasaran destinasi, khususnya terkait dengan destination awareness suatu destinasi wisata domestik. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pembentukan kebijakan pemasaran destinasi yang bertujuan untuk meningkatkan awareness wisatawan domestik terhadap berbagai destinasi wisata yang ada di Indonesia.
FRONT MATTERS JURNAL KOMUNIKASI VOL 11 NO 2 Sari, Wulan Purnama
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Matters Jurnal Komunikasi Vol 11 No 2
IMPLEMENTASI ASISTEN VIRTUAL DALAM KOMUNIKASI PELAYANAN PELANGGAN (STUDI KASUS PADA LAYANAN PELANGGAN TELKOMSEL) Perdana, Rangga Putera; Irwansyah, Irwansyah
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v11i2.5491

Abstract

The virtual assistant is basically a series of programming languages based on NLP (Natural Language Program) that allow users to talk and get responses in the form of replies from applications in the same way as what happens to other individuals. The purpose of this research is to know the form of implementation of virtual assistants in the field of customer service in Telkomsel. The method used in this research is descriptive qualitative by collecting data through interviews and literature studies. The results of this study explain the implementation of chatbot and AI technology in the Telkomsel virtual assistant. Even so, aspects of human resources still play a role in training AI to understand what is written by customers. The Telkomsel virtual assistant uses the Facebook Messenger, Line and Telegram social networks, and has been implemented on the Telkomsel website and the myTelkomsel application. The form of development that will be carried out is to add WhatsApp, make improvements to AI, migrate technology from version one to version three and collaborate with Google Assistant. Asisten virtual pada dasarnya merupakan serangkaian bahasa pemograman dengan basis NLP (Natural Language Program) yang memungkinkan pengguna untuk berbicara dan mendapatkan respon berupa balasan dari aplikasi dengan cara yang sama halnya dengan apa yang terjadi pada individu-individu lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bentuk implementasi asisten virtual dalam bidang pelayanan pelanggan di Telkomsel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang implementasi teknologi chatbot dan AI pada asisten virtual Telkomsel. Walaupun begitu, aspek sumber daya manusia masih berperan dalam melatih AI untuk memahami apa yang dituliskan oleh pelanggan. Asisten virtual Telkomsel menggunakan jejaring sosial Facebook Messenger, Line dan Telegram, serta sudah terimplementasi pada situs web Telkomsel dan aplikasi myTelkomsel. Bentuk pengembangan yang akan dilakukan yaitu menambah WhatsApp, melakukan peningkatan pada AI, migrasi teknologi dari versi satu ke versi tiga dan melakukan kolaborasi dengan Google Assistant.
BACK MATTERS JURNAL KOMUNIKASI VOL 11 NO 2 Sari, Wulan Purnama
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Back Matters Jurnal Komunikasi Vol 11 No 2
KOMUNIKASI LINGKUNGAN DALAM BUDAYA MASYARAKAT (ANALISIS MODEL PESAN TWO WAY ASYMMETRICAL PADA LEMBAGA ADAT) Hadiprashada, Dhanurseto; Budiman, Dwi Aji
Jurnal Komunikasi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v11i2.5920

Abstract

The lack of documentation related to the potential of cultural values on the island of Sumatra provides obstacles for the community. This case especially happen in the pattern of delivering messages in the communication process. This condition provides a lot of intepretation to understanding about regulations related of cultural values. Therefor these obstacles can occur at various levels. It can be seen in the regulation of the government system, at the district and provincial level, and  traditional institutions in each province. This study aims to examine the related message of two way asymmetrical message model in creating synergy in environmental communication patterns in the cultural wisdom of the people in Bengkulu province. This research was conducted using a case study approach in qualitative research. Collecting data procedure used in this study was purposive sampling, which is taking all information in research within accordance certain criteria, using purposive sampling. In-depth interviews were conducted with informant in the goverment institution we call it Badan Musyawarah Adat (BMA) and independen traditional institution, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) in the Bengkulu region, which is a community organization focused on issues of customs and culture.The results show that the two way asymmetrical message model that occurs in one process, can actually create a pattern of relationships between the environment, and communication. This message model directly sees the environment as an important object. The environment becomes a model for the formation of messages that are informative for the community in carrying out activities related to the information they are receiving. The process of studying messages, the cultural values of society can actually revitalize the culture itself in the process of forming the message that has been conveyed. This is what causes the symbolic meaning in the wisdom of communication in the community environment.memberikan hambatan tersendiri bagi masyarakat. Khususnya dalam pola penyampaian pesan dalam proses komunikasi. Kondisi ini memberikan banyak ruang dalam pemahaman atas regulasi terkait nilai budaya tersebut. Hambatan ini dapat terjadi dalam berbagai tingkatan. Seperti dalam regulasi sistem pemerintahan, di tingkat kabupaten, provinsi dan pada lembaga-lembaga adat yang ada di setiap provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terkait model pesan dalam menciptakan sinergisitas pola komunikasi lingkungan dalam kearifan budaya masyarakat di Provinsi Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kasus dalam penelitian kualitatif. Prosedur pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu mengambil semua informasi yang sesuai dengan kriteria tertentu, dengan menggunakan pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling). Wawancara mendalam dilakukan kepada informan yaitu, Badan Musyawarah Adat, (BMA) yang menangani permasalahan adat istiadat di Provinsi Bengkulu dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) wilayah Bengkulu yang merupakan organisasi masyarakat yang fokus dalam masalah adat dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pesan two way asymmetrical yang terjadi dalam satu proses, ternyata dapat menciptakan pola hubungan antara lingkungan, dan komunikasi.  Model pesan ini secara langsung melihat lingkungan menjadi sebuah objek yang penting. Lingkungan menjadi sebuah model pembentukan pesan yang bersifat informatif bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas terkait informasi yang sedang mereka terima. Proses pada telaah pesan, nilai- nilai budaya masyarakat ternyata dapat merevitalisasikan budaya itu sendiri dalam proses pembentukan pesan yang telah tersampaikan. Hal ini yang menyebabkan adanya pemaknaan simbolik dalam kearifan komunikasi dalam lingkungan masyarakat.
MAKNA SIMBOL “ZERO” SEBAGAI PESAN NON VERBAL YAYASAN MATAHATI DALAM MENCEGAH PENYEBARAN HIV AIDS DI KAWASAN PANGANDARAN Prasanti, Ditha; Arifin, Hadi Suprapto; Fuady, Ikhsan
Jurnal Komunikasi IN PRESS
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jk.v12i1.4281

Abstract

This article is the result of a study of health communication studies on HIV AIDS prevention and prevention by the Matahati Foundation in Pangandaran district. Like the iceberg phenomenon, the number of HIV AIDS in Pangandaran district is increasing, so that it attracts the attention of various parties, one of which is the Matahati Foundation. In this article, the method which used is qualitaitv method, in line with the aim of research that is describes the existence of a symbol used by the Matahati Foundation, namely the symbol "ZERO". If examined in communication studies, this ZERO symbol has a certain meaning in relation to the vision and mission of the Matahati Foundation itself. This was later revealed by the author in the discussion section of this article. The results showed that the symbol "ZERO" for the Matahati Foundation had several meanings, including: as a non-verbal message containing the meaning of the hopes of the Matahati Foundation in reducing the prevalence of HIV AIDS rates in Pangandaran district; the meaning of motivation for people with HIV AIDS to try to arrive at "ZERO" HIV AIDS, which means recovery; and the meaning of persuasion for the community to be together in order to achieve "ZERO" HIV AIDS in Pangandaran district. Artikel ini merupakan hasil penelitian kajian komunikasi kesehatan tentang pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS yang dilakukan Yayasan Matahati di kabupaten Pangandaran. Layaknya fenomena gunung es, angka HIV AIDS di kabupaten Pangandaran semakin meningkat, sehingga menarik perhatian berbagai pihak, salah satunya adalah Yayasan Matahati. Dalam artikel ini, metode penelitian yang relevan digunakan adalah metode kualitatif, sebagaimana tujuan dari penelitian ini yaitu menggambarkan tentang adanya sebuah simbol yang digunakan oleh Yayasan Matahati, yaitu simbol ?ZERO?. Jika diteliti dalam kajian komunikasi, simbol ZERO ini memiliki makna tertentu kaitannya dengan visi misi dari Yayasan Matahati sendiri. Hal tersebut yang kemudian diungkapkan penulis dalam bagian pembahasan artikel ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol ?ZERO? bagi Yayasan Matahati tersebut memiliki beberapa makna, di antaranya: sebagai pesan non verbal yang berisi makna harapan Yayasan Matahati dalam menurunkan prevalensi angka HIV AIDS di kabupaten Pangandaran; makna motivasi bagi para penyandang HIV AIDS agar berupaya untuk sampai pada ?ZERO? HIV AIDS, yang berarti sembuh; dan makna persuasi bagi masyarakat untuk bersama-sama dalam rangka mencapai ?ZERO? HIV AIDS di kabupaten Pangandaran.
Fungsi Komunikasi Media Sosial Twitter Pelaksana Tugas Gubernur Dki Jakarta Basuki Tjahaja Purnama Azeharie, Suzy
Jurnal Komunikasi Vol 6, No 3 (2014): Jurnal Komunikasi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study discusses about the communication function of Basuki Tjahaja Purnama’s Twitter account as an Implementer Governor of DKI Jakarta. This study was conducted using content analysis method with qualitative descriptive approach. The data that used in this study were primary data and secondary data. The primary data was in the form of Basuki Tjahaja Purnama’s tweet content, @Basuki_btp from 2nd June 2014 until 28th November 2014. While the secondary data was in the form of data and information obtained through the interviews. The result of this study are Basuki Tjahaja Purnama as an Implementer Governor of DKI Jakarta has been running the communication function quite well. It was proven by total 55 tweets from his account, 36 tweets can be categorized into informing function, five tweets can be categorized into the educating function and two tweets that can be categorized into the influencing function in accordance to the communication function described by Onong Uchjana Effendy.Abstrak: Penelitian ini membahas tentang fungsi komunikasi Basuki Tjahaja Purnama sebagai seorang Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta dalam menggunakan media sosial Twitter. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis isi, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa isi tweet dari akun Twitter @Basuki_btp dengan periode 2 Juni 2014 hingga 28 November 2014. Sedangkan data sekunder berupa data atau informasi yang diperoleh dari hasil wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa Basuki Tjahaja Purnama sebagai seorang Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta telah menjalankan fungsi komunikasi dengan cukup baik. Hal ini terbukti dengan dari total 55 tweet yang di analisis, 36 tweet dapat dikategorikan ke dalam fungsi menginformasikan, lima tweet dapat dikategorikan ke dalam fungsi mendidik dan dua tweet yang dapat dikategorikan ke dalam fungsi mempengaruhi sesuai dengan fungsi komunikasi yang dipaparkan oleh Onong Uchjana Effendy.

Page 1 of 12 | Total Record : 114