cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
qolamuna : Jurnal studi islam
ISSN : 25024299     EISSN : 24606049     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue " Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018" : 9 Documents clear
Prinsip Pernikahan dalam Cedaw Perspektif Hukum Islam Ainiyah, Qurrotul
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.085 KB)

Abstract

Tulisan ini mengungkapkan tentang isi pasal 16 Cedaw (Konvensi PBB tentang penghapusan segala bentuk diskrimasi terhadap perempuan) yang mengatur tentang hak dan kewajiban yang sama antara laki-laki dan perempuan dalam pernikahan yang berlandaskan pada prinsip kesetaraan (equality) dan keadilan (Equity). Isi Pasal 16 tersebut kemudian dianalisa dengan prinsip pernikahan Islam. Maka didapatlah simpulan bahwa penjabaran prinsip pernikahan Islam telah menempatkan laki-laki (suami) dan perempuan (isteri) sebagai hamba Allah yang mempunyai hak dan kewajiban yang proporsional, tidak harus sama, karena keduanya mempunyai hak dan kewajiban yang berbeda dari jenisnya tetapi akan sama nilainya yaitu nilai penghambaan kepada Allah sebagai konsekuensi logis dari “perjanjian kuat” dengan Allah. Kata Kunci : Prinsip Pernikahan, Cedaw, Hukum Islam.
Telaah Kualitas Hadist tentang Tawassul Sahroni, Sahroni
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.874 KB)

Abstract

Artikel ini membahas derajat Hadis tentang orang buta yang bertawassul dengan Nabi. Uji otentisitas Hadis tentang orang buta yang bertawassul dengan Nabi ini dilakukan dengan menggunakan metode content analysis. Dilihat dari segi sanadnya, seluruh periwayat Hadis ini adalah berkualitas tsiqah. Seluruh sanadnya berstatus ittishal al-sanad. Dilihat dari segi matannya, walaupun matan Hadis riwayat Ahmad ini dianggap bertentangan dengan beberapa ayat Al-Quran, tetapi pada hakikatnya tidak ada satu ayatpun yang melarang tawassul, maka matan Hadis ini dinyatakan bebas syudzudz. Matan Hadis tentang orang buta yang bertawassul dengan Nabi ini juga tidak mengandung unsur illat yang mencederainya. Penelitian ini menemukan bahwa Hadis tentang orang buta yang bertawassul dengan Nabi ini mempunyai 5 (lima) jalur periwayatan yang berujung pada 1 (satu) periwayat tingkat sahabat. Kata Kunci: Hadist, Kualitas Tawassul.
Analisis Komparatif Perspektif KHI Dan Fiqih Imam Syafi’i tentang Hukum Ihdad bagi Perempuan Azizah, Umi Karimatul
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.68 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang perbandingan ketentuan Ihdad antara KHI dan fiqih Imam Syafi’i. Menurut KHI Ihdad wajib dilaksanakan selama masa ‘iddah oleh perempuan yang ditinggal mati suaminya sebagai tanda turut berduka cita dan sekaligus menjaga timbulnya fitnah. Menurut Imam Syafi’i perempuan yang ditinggal mati suaminya wajib melaksanakan Ihdad baik perempuan tersebut sudah dewasa, masih anak-anak, kafir dzimmi, atau seorang budak. Perbedaan ketentuan hukum Ihdad antara KHI dan Imam Syafi’i juga terletak pada konsekuensi hukum yang harus dilakukan perempuan selama melaksanakan Ihdad, dalam KHI tidak diatur secara rinci hal-hal yang dilarang selama pelaksanaan Ihdad sebagaimana ketentuan dalam fiqih Imam Syafi’i.  Kata kunci : KHI, Fiqih, Hukum Ihdad.
Analisa Fatwa MUI Tentang Aborsi Sa’adah, Mazro’atus
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1110.331 KB)

Abstract

Tulisan ini membahas tentang fatwa aborsi yang dikeluarkan oleh MUI. MUI mengeluarkan fatwa dua kali tentang aborsi. Dalam fatwanya ini, MUI mempertimbangkan aspek darurat dan hajat. Hukum aborsi pada dasarnya haram, baik sebelum ditiupkan ruh maupun sesudahnya. Namun, dalam kondisi tertentu, khususnya yang terkait dengan kepentingan ibu dan bayinya dari sisi medis, termasuk dalam hal aborsi karena perkosaan, maka aborsi diperbolehkan sebelum usia kandungan 40 hari atau masih dalam tahap nutfah. Kata kunci : Fatwa MUI, Aborsi
Telaah Pemikiran Imam Ahmad Al-Ghazali tentang Etika Filosofis Menuju Etika Religius Habib, Zainal
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.016 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang konsep pemikiran Imam Ahmad Al-Ghazali tentang Etika Filosofis Menuju Etika Religius melalui pengetahuan dengan corak mystical-sufism. Dalam memberi konstruk bangunan sufisme-nya, al-Ghazali lebih menekankan etika kewahyuan partikular. Ruang sufisme al-Ghazali adalah psiko-moral, yang merupakan etika keagamaan yang luas untuk membentuk bangunan keilmuan yang lebih teliti dan utuh. Moralitas mistis al-Ghazali lebih berorientasi kepada penyalamatan individu di akhirat berdasarkan doktrin agama. Karena penilainnya yang rendah terhadap rasio dalam wacana moralitas, metode hipotetis al-Ghazali membuka hanya sedikit ruang bagi pengembangan pengetahuan dalam wilayah-wilayah lain kehidupan manusia. Kata Kunci: Etika Filosofis, Etika Religius, Al-Ghazali.
Fundraising BAZNAS Kabupaten Lumajang Perspektif Tafsir dan Manajemen Qosyim, Rosiful Aqli
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.827 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang fundaraising Dana Zakat di Baznaz Lumajang dengan pendekatan manajemen dan perspektif tafsir. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Lumajang adalah: Perencanan yang diawali dengan melakukan sasaran, dan perencanaan jangka pendeknya. Pengorganisasian dijalankan oleh ketua bidang pengumpulan dengan mensosialisasikan kepada UPD. Pengarahan yang dilakukan adalah dengan sosialisasi secara umum baik dari istansi atau masyarakat. Pengawasan dijalankan oleh monitoring. Evaluasinya dilakukan dengan  dua cara, yaitu eksternal dan internal. Koordinasi, pola koordinasi BAZNAS dengan dua pendekatan: pendekatan secara struktural dan pendekatan secara personal. fundraising secara Hukum Ekonomi Syariah, diambil dari surat Al-Taubah ayat 103. Kata kunci;  Fundaraising, Zakat, Tafsir, Manajemen
Tuhan, Manusia dan Alam dalam Perspektif Filsafat Islam Ruslan, Ruslan
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.191 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan mencari jawaban akan konsep Tuhan, manusia, dan alam dalam perspektif filsafat pendidikan Islam serta relasi antara ketiganya.  Adapun Tuhan disimpulkan dengan konsep Tauhid. Dalam konsep ini, alam dan isinya termasuk di sini manusia wajib mengabdi dan menyembah hanya kepada-Nya. Sedangkan hakikat manusia dibagi kepada tiga konsep, yakni pertama al-Basyar, kedua al-Insan, dan yang ketiga al-Nas yang menunjukkan manusia secara totalitas tanpa merujuk pada status keimanan atau kekafirannya. Sementara itu, alam diciptakan oleh Allah SWT sebagai media pendidikan bagi manusia. Dengan berbekal potensi yang dimiliki, manusia bisa mempelajari segala sesuatu yang ada di alam ini untuk kepentingan hidup dan kehidupan manusia. Adapun relasi antara Tuhan, manusia, dan alam selalu dikaitkan dengan konsep khalifah dan ‘Abd Allah. Kata Kunci : Tuhan, manusia, alam, Filsafat Pendidikan Islam.
Teologi Islam: dari Teologi Klasik hingga Teologi Kontemporer sarkowi, sarkowi
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.788 KB)

Abstract

Konstruksi bangunan konsep teologi kontemporer harus memperhatikan warisan intelektual teologi klasik. Tradisi intelektual masa kontemporer tidak akan kokoh bila tanpa berakar, berhubung, dan berkesinambungan dengan dengan tradisi intelektual masa Klasik. Dari sudut pemahaman ini, maka formula keterkaitan antara prinsip kesinambungan dengan warisan pemikiran masa lalu dan keharusan pembaharuan masa kini dan masa depan terumus dalam sebuah kaidah al-muhafadhah ‘ala al-qadim salih wa akhd bi al-jadid al-aslah (memelihara yang lama yang baik dan mengambil yang baru yang lebih baik). Melalui formula ini, teologi kontemporer akan menjadikan ajaran agama Islam berfungsi secara efektif dalam kehidupan sosial masyarakat modern yang penuh pergolakan dan perubahan. Kata kunci: Teologi Islam, Teologi Klasik, Teologi Kontempore
Pluralime dan Hubungan antar Umat Beragama dalam Tafsir Al Qur’an Siswati, Vialinda
qolamuna : Jurnal studi islam Vol 4 No 1 (2018): Juli 2018
Publisher : STIS MIFTAHUL ULUM LUMAJANG PRESS (STISMU PRESS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.778 KB)

Abstract

Pluralisme hingga saat ini selalu menjadi topik hangat yang dibicarakan oleh para tokoh elit politik terlebih tahun menjelang pemilu pergantian presiden, sebenarnya kalau kita mencermati bahwa pluralisme bukanlah hal baru bagi umat Islam melainkan ini sudah pernah terjadi pada saat jaman nabi Muhammad saw  hal tersebut juga ada bukti sejarah dimana adanya perjanjian piagam madinah kejadian tersebut merupakan kejadian yang bersejarah bagi umat Islam selanjutnya diperkuat oleh ayat-ayat Al Qur’an yang banyak menjelaskan bagaimana pluralisme  sebagai bentuk  menghargai dan menghormati pemeluk agama lain tanpa harus mencampur adukkan teologi agama, terkadang pluralisme disalah artikan dengan cara berlebihan oleh mereka sehingga terkesan mencampur adukkan berbagai cara ibadah dalam agama dan kita semua tau bahwa Indonesia juga memiliki kemajemukan dalam beribadah dan itu semua adalah wujud kekayaan Indonesia. Kata kunci : Pluralisme,  Tafsir Al Qur’an

Page 1 of 1 | Total Record : 9