cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN" : 10 Documents clear
Hubungan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan Kejadian Diare Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Kacang Pedang 2015 Azaria, Carindha Azaria; Rayhana, Rayhana
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Diare masih menjadi penyebab utama kedua kematian balita di dunia. Diare disebabkan oleh faktor lingkungan dan perilaku.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Ibu dengan kejadian diare balita di wilayah kerja Puskesmas Kacang Pedang. Metodologi penelitian menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel 96 orang, pada bulan Juli-September tahun 2015. Instrumen yang digunakan kuisioner. Hasil penelitian terdapat hubungan antara penerapan PHBS Ibu (penggunaan air bersih, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, penimbangan balita, penggunaan jamban sehat, dan pemberian ASI eksklusif), pendapatan keluarga, usia anak dan jenis kelamin anak dengan kejadian diare balita (p value < 0,05; α= 0,05).PHBS Ibu yang baik akan menurunkan risiko kejadian diare balita. Diperlukan penyuluhan dan demonstrasi secara berkala oleh tenaga kesehatan agar PHBS dapat diterapkan dengan baik secara menyeluruh. Kata Kunci: diare balita, perilaku hidup bersih dan sehat.
Pengaruh Faktor Bauran Pemasaran terhadap LoyalitasPasien Rawat Inap RS PKU Muhammadiyah Bantul Kusumo, Mahendro Prasetyo
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RS PKU Muhammadiyah Bantul adalah Rumah Sakit kelas C dengan kapasitas 133 tempat tidur. BedOccupational Rate (BOR) selama 5 tahun terakhir berkisar 57% sampai 67%. Biaya operasional hampir seluruhnya berasal dari pemasukan pasien, sehingga kedudukan konsumen sangat vital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganilisis faktor-faktor bauran pemasaran yang berpengaruh terhadap loyalitas pasien di RS tersebut.Jenis penelitian observational andsurvey research dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua pasien rawat inap. Jumlah sampel 120 orang. Analisis data menggunakan regresi linier.Diperoleh hasil koefisien korelasi 0,755 hal ini menunjukan bahwa bauran pemasaran (X) berpengaruh kuat terhadap loyalitas pasien (Y). Persamaan regresi yang didapat Y = -0,020X1 + 0,017X2 + 0,024X3 + 0,100X4 + 0,065X5 + 0,096X6 + 0,315X7. Nilai koefisien determinasi (R2) 0,542, nilai F hitung 21,157, signifikansi (p) 0,000 dengan tingkat kepercayaan 95%. Faktor Bauran Pemasaran yang berpengaruh terhadap loyalitas pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul adalah bangunan fisik (4,347, p=0,000) dan proses (2,320, p=0,022). Sedangkan variabel lain tidak berpengaruh terhadap loyalitas pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul, yaitu product (0,354, p=0,724), price (0,287, p=0,775), place (0,47, p=0,639), promotion (1,633, p= 0,105), people (1,133, p=0,260).Faktor bauran pemasaran yang berpengaruh terhadap loyalitas pasien rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Bantul adalah bangunan fisik dan proses. Kata Kunci: bauran pemasaran, loyalitas pasien
Pelaksanaan Program Terapi Rumatan Metadon di Puskesmas Kecamatan Ciputat Tahun 2014 nurfadhilah, nurfadhilah nurfadhilah; Hasifah, Herni
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) merupakan salah satu program harm reduction yang dilaksanakan sejak 2001. Puskesmas Kecamatan (PKC) Ciputat menyediakan layanan Program Terapi Rumatan Metadon sejak November 2010. Tujuan penelitian yaitu diketahuinya faktor-faktor masukan, proses, dan luaran pada pelaksanaan Program Terapi Rumatan Metadon di Puskesmas Kecamatan Ciputat Tahun 2014.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara mendalam dan observasi. Informan berjumlah tujuh orang yaitu penanggung jawab/koordinator, dokter, perawat, asisten apoteker, epidemiolog dan dua pasien. Gambaran faktor input pada pelaksanaan PTRM PKC Ciputat umumnya telah sesuai dengan pedoman nasional, kecuali lokasi, tempat cuci tangan, serta peralatan medik dan peralatan non medik. Proses dan output pada pelaksanaan PTRM PKC Ciputat umumnya juga telah sesuai dengan pedoman nasional, kecuali laporan enam bulanan dan laporan tahunan. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian yaitu lokasi (penempatan) dan ketersediaan ruangan konseling serta beban kerja petugas.Masih ada beberapa variabel pada pelaksanaan PTRM PKC Ciputat yang belum sesuai pedoman nasional Program Terapi Rumatan Metadon yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor 350/Menkes/SK/IV/2008.Diharapkan agar PTRM PKC Ciputat dalam pelaksanaannya mempertimbangkan ketersediaan sarana dan prasarana serta SDM. Layanan kesehatan yang bersifat patient center sangat dibutuhkan. Perlu juga dilakukan evaluasi termasuk laporan rutin yang dibahas bersama penentu kebijakan untuk pelaksanaan PTRM yang lebih baik. Kata Kunci: Program Terapi Rumatan Metadon, Pelaksanaan Program, KMK Nomor 350/Menkes/SK/IV/2008
Turnover Karyawan Di Rumah Sakit Rawamangun Atthariq, Atthariq Atthariq; Koentjoro, Dantjahjono
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Rawamangun merupakan salah satu rumah sakit swasta di Jakarta yang mempunyai visi menjadi rumah sakit yang terbaik dalam pelayanan jasa kesehatan masyarakat dalam rangka pembangunan kesehatan di Jakarta. Namun usaha ini mendapat hambatan dibidang SDM karena tingginya angka Turnover karyawan di Rumah Sakit Rawamangun. Angka Turnover karyawan yang tinggi dijadikan sebagai suatu indikasi adanya masalah di organisasi ini sehingga perlu di eksplorasi faktor faktor apa saja yang mempengaruhinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menggali faktor faktor apa saja yang mempengaruhi tingginya angka Turnover karyawan di Rumah Sakit Rawamangun. Desain penelitian menggunakan Kualitatif eksploratif. Subjek penelitiannya adalah karyawan yang masih bekerja di Rumah Sakit Rawamangun dan karyawan yang sudah keluar dari Rumah Sakit Rawamangun. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara yang mendalam terhadap karyawan baik yang sudah keluar maupun karyawan yang masih bekerja di Rumah Sakit Rawamangun, juga dilakukan Focus Group Discussion (FGD) terhadap karyawan yang masih bekerja. Dari beberapa hasil yang dikumpulkan baik secara wawancara yang mendalam maupun FGD didapat permasalahan: alasan bertahan, alasan keluar maupun harapan terhadap Rumah Sakit. Alasan bertahan karena suasana kerja yang kekeluargaan dan memperoleh ilmu dan pengalaman yang bermanfaat. Alasan keluar karena peraturan yang tidak jelas, kurangnya penghargaan terhadap karyawan, kompensasi yang kurang dan jaminan masa depan yang masih belum jelas. Harapan terhadap Rumah Sakit agar melihat kembali peraturan dan kebijakan yang ada dan berlaku untuk karyawan juga memperhatikan kesejahteraan karyawan yang bekerja di Rumah Sakit. Sehingga dap[at disimpulkan bahwa Penyebab utama keluarnya karyawan dari Rumah Sakit Rawamangun adalah antara lain diterimanya sebagai pegawai negeri, alasan keluarga dan alasan ingin mengembangkan ilmu pengetahuan diri sendiri, ini semua dipengaruhi oleh faktor ketidak puasan dalam bekerja karena kurangnya kompensasi yang kurang memadai, peraturan Rumah Sakit yang tidak jelas, tidak ada penghargaan terhadap karyawan. Semua ini mempengaruhi tingginya angka Turnover karyawan Kata kunci: Turnover, karyawan, eksplorasi.
Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Kesehatan Reproduksi dengan Kejadian Dismenore di SMAN 4 Depok Tahun 2014 Andhini, Nindhita Ayu; Farsida, Farsida
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore, umumnya juga dikenal sebagai kram menstruasi, adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan rasa sakit yang nyeri disertai rasa tertekan pada perut sewaktu periode menstruasi. Rasa nyeri dapat menjalar dari perut sampai ke pinggang, punggung bawah dan paha bagian dalam. Pada kasus yang parah, hal ini dapat menyebabkan mual, muntah, diare dan nyeri berat yang dapat mengganggu aktifitas wanita sehari-hari. Nyeri kram disebabkan karena kontraksi berlebihan dari otot-otot rahim akibat pelepasan berlebihan zat-zat, yang dikenal sebagai prostaglandin.Kesehatan reproduksi adalah keadaan kesejahteraan fisik, mental, sosial yang utuh dalam segala hal yang berkaitan dengan sistim, fungsi-fungsi dan proses reproduksi.Tujuanpenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikapdengankejadian dismenore pada remaja putri di SMAN 4 Depok tahun 2014Metodologipenelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode penelitian observasional atau survey dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 93 orang siswi Sekolah Menengah Atas Negeri 4 Depok yang telah memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas.Hasil,Dari kuisioner didapatkan data bahwa proporsi responden yang memiliki pengetahuan baik dan tidak merasakan nyeri ketika menstruasi sebanyak 33 responden (58,9%), dan responden yang memiliki pengetahuan sedang dan tidak merasakan nyeri sebanyak 21 responden (37,5%) serta responden yang memiliki pengetahuan kurang baik dan tidak merasakan nyeri sebanyak 2 responden (3,6%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,002 (p<0,05). Dari kuisioner juga didapatkan bahwa proporsi responden yang memiliki sikap yang positif dan tidak nyeri sebanyak 49 responden (87,5%), dan responden yang memiliki sikap yang negatif dan tidak nyeri sebanyak 7 responden (12,5%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05)Kesimpulan, Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan kejadian dysmenorrheae pada remaja putri SMAN 4 Depok tahun 2014. Kata Kunci: Sikap dan pengetahuan, kesehatan reproduksi, dismenorea
Korelasi Lama Menyusui dengan Interval Kehamilan Nuryaningsih, Nuryaningsih Nuryaningsih
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Interval kehamilan terlalu dekat (< 6 bulan) atau terlalu jauh (> 60 bulan) dapat mengancam kesejahteraan ibu dan bayi. Angka interval kehamilan terlalu dekat di Provinsi DKI Jakarta tertinggi kedua di antara provinsi di pulau Jawa. Lama menyusui merupakan salah satu faktor pengendali interval kehamilan. Adanya Kelompok Pendukung ASI (KP-ASI) sejak 2008 meningkatkan jumlah ibu menyusui di wilayah kota Administrasi Jakarta Utara. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis korelasi lama menyusui dengan interval kehamilan. Penelitian potong lintang ini dilakukan pada 95 orang ibu hamil yang telah mempunyai anak hidup sebelumnya di Wilayah Kecamatan Tanjung Priok periode 1 Januari 2008-31 Desember 2011. Interval kehamilan memiliki nilai tengah 24 bulan dengan rentang 3-154 bulan. Lama menyusui rata-rata yaitu 12,6 bulan dengan rentang 0-36 bulan. Interval kehamilan berikutnya rata-rata 79,6 bulan terjadi pada ibu dengan lama menyusui 24-36 bulan. Usia ibu rata-rata yaitu 29,3 tahun, mayoritas berpendidikan setingkat SLTA dan paritas tertinggi adalah primipara. Lama menyusui berkorelasi dan memengaruhi interval kehamilan dengan memperhatikan usia ibu, pendidikan ibu dan paritas (p= 0,003). Kontribusi lama menyusui bersama-sama usia ibu, pendidikan ibu dan paritas terhadap interval kehamilan sebesar 37,5% dan sisanya dijelaskan oleh sebab-sebab lain di luar itu. Simpulan lama menyusui berhubungan dengan interval kehamilan. Kata kunci: interval kehamilan, lama menyusui
Kusumo & Susanto, Pengaruh Faktor BuaranPemasaran terhadap Loyalitas Dampak Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional terhadap Penurunan Angka Kematian Ibu: Studi Kasus di Kabupaten Bogor Gustia, Helfi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem kesehatan nasional mengalami perubahan besar dengan adanya implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sekarang ini program jaminan kesehatan hanya dapat dinikmati oleh peserta JKN saja. Sebelumnya beberapa program jaminan kesehatan dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Program jaminan persalinan universal (Jampersal) salah salah satu program jaminan kesehatan yang dihapus sejak diberlakukannya program JKN. Kebijakan ini tentu saja berdampak pada upaya penurunan angka kematian ibu yang menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan nasional. Penelitian ini diselenggarakan di Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi implementasi kebijakan JKN terhadap upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak dan juga untuk mengevaluasi dampak JKN terhadap pelayanan persalinan yang bermutu dan mengevaluasi kemampuan JKN dalam memperbaiki ketimpangan kesehatan ibu berdasarkan geografi dan sosial ekonomi masyarakat. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan rancangan studi kasus dengan pendekatan mix-method, yaitu kombinasi kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan jumlah angka kematian ibu dan bayi bukan hanya semata dipengaruhi oleh pembiayaan persalinan, namun juga oleh pemahaman masyarakat tentang pentingnya upaya kesehatan, terutama sistem kewaspadaan penanganan kehamilan dan persalinan dengan komplikasi. Kata Kunci: implementasi, JKN, AKI, Jampersal
Determinan Kunjungan Lansia ke Posbindu Senja Sejahtera Cinere, Depok Tahun 2015 Arimby, Adik Epy; Apriningsih, Apriningsih Apriningsih
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPos Pembinaan Terpadu (Posbindu) merupakan suatu pelayanan kesehatan kepada lanjut usia di masyarakat. Proses pembentukan dan pelaksanaannya dilakukan oleh masyarakat bersama lembaga swadaya masyarakat, lintas sektor pemerintah dan non-pemerintah, swasta, organisasi sosial dan lain-lain, dengan menitik beratkan pelayanan kesehatan pada upaya promotif dan preventif. Dasar pembentukan posbindu yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan lansia ke posbindu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian cross sectional. Penelitia ini menggunakan total sampling yaitu 68 orang lanjut usia yang berkunjung ke Posbindu Senja Sejahtera, Cinere, Depok. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan antara umur dengan kunjungan lansia, jenis kelamin dengan kunjungan lansia, pekerjaan dengan kunjungan lansia, pengetahuan dengan kunjungan lansia, akses ke posbindu dengan kunjungan lansia,kebutuhan dengan kunjungan lansia, dukungan petugas dengan kunjungan lansia. Variabel yang tidak ada hubungan pendidikan dengan kunjungan lansia dan dukungan keluarga dengan kunjungan lansia. Disarankan bagi Masyarakat dan Keluarga agar mau berperan serta dan mendukung lansia untuk berkunjung ke Posbindu lansia.Kata Kunci: Posbindu, kunjungan lansia, determinan 
Gambaran Gejala Keracunan Kadar Timbal (Pb) pada Polisi Lalu Lintas di Polres Metro Jakarta Selatan Tahun 2015 Suherman, Suherman; Arridho, Rizky Gunawan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Saat ini masalah pencemaran sudah sedemikian membahayakan lingkungan dan kesehatan.Kondisi lingkungan tercemar menyebabkan penurunan kualitas lingkungan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia.Pencemaran lingkungan terjadi sebagai akibat masuk atau dimasukkannya sesuatu (makhluk hidup, zat, atau energi) kedalam lingkungan.Lingkungan dikategorikan tercemar jika telah terjadi perubahan dan bergeser dari kondisi semula. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar timbal yang di sebabkan oleh polusi udara pada darah polisi lalu lintas Polres metro Jakarta Selatan dengan menggunakan desain studi analisis deskriptif kuantitatif, besar sampel sebanyak 30 orang yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara.Analisis data yang dilakukan yaitu analisis univariat dan dilaksanakan pada bulan Mei - Juni 2015. Penelitian dimulai dengan melakukan observasi, kemudian pengisian kuesioner dan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan kadar timbal. Hasil analisis didapatkan rata rata umur polisi lalu lintas di Polres Metro Jakarta Selatan adalah 41 tahun, ≥ 41 tahun berjumlah 17 orang (56.7%) sedangkan yang < 41 tahun sebanyak 13 orang (43.3%), rata rata massa kerja polisi lalu lintas di Polres ini adalah 21 tahun, < 21 tahun dengan jumlah 16 orang (53.3%) sedangkan yang ≥ 21 tahun berjumlah 14 orang (46.7%), tingkat lama kerja yang paling banyak adalah > 8 jam/hari dengan jumlah 17 orang (56.7%) sedangkan yang bekerja < 8 jam/hari berjumlah 13 orang (43.3%). Kebiasaan menggunakan masker saat bekerja dimana yang tidak menggunakan APD masker berjumlah 16 orang (53.3%) sedangkan yang menggunakan APD masker sebanyak 14 orang (46.7%). Kebiasaan merokok saat bekerja ditemukan yang merokok berjumlah 21 orang (70%) sedangkan yang tidak merokok sebanyak 9 orang (30%).Ada tiga gejala yang paling banyak di alami oleh responden masing masing adalah kejang otot (63.3%), pusing pusing (43.3%) dan sering mengantuk (44%).Hasil pemeriksaan darah polisi lalu lintas adalah 5.60 µg/dL dengan pemeriksaan terendah 3.6 µg/dL dan hasil pemeriksaan tertinggi 7.7 µg/dL. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gejala yang paling banyak di alami oleh responden masing masing adalah kejang otot (63.3%), pusing pusing (43.3%) dan sering mengantuk (44%) dan kadar timbal yang ada di dalam darah polisi lalu lintas secara keseluruhan berada pada tahap normal apabila dibandingkan dengan standar. Kata Kunci: Timbal, pencemaran udara, keracunandarah, polisi lalulintas
Efikasi Varenicline, α4β2 Reseptor Asetilkolin Nikotinik Agonis Parsial, VS Plasebo untuk Berhenti Merokok. Sebuah Desain Studi dengan Randomized Controlled Tria Wiratmoko, Mirsyam Ratri
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2016): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok telah meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan bahwa pada tahun 2020, penyakit yang disebabkan oleh merokok akan mengakibatkan kematian sekitar 8,4 juta orang di dunia dan setengah dari kematian ini dari Asia. Varenicline, agonis parsial pada α4β2 reseptor nicotinic acetylcholine, memiliki potensi untuk membantu berhenti merokok dengan menghilangkan gejala putus nikotin dan mengurangi sifat bermakna dari nikotin. Studi dengan desian rendomized, single-blind, placebo controlled trial yang dilakukan antara Juli 2012 dan Desember 2012 dengan masa pengobatan 12 minggu dan 12 minggu tindak lanjut dari status merokok. 80 perokok laki-laki dewasa yang mengajukan diri untuk studi dibagi menjadi varenicline dan plasebo kelompok. Varenicline dititrasi untuk 1 mg dua kali sehari (n = 40) atau plasebo (n = 40) selama 12 minggu, ditambah konseling berhenti merokok mingguan. Selama 4 minggu (minggu 1-4) setelah 12 minggu pengobatan, 55% dari peserta dalam kelompok varenicline yang terus berpuasa dari merokok dibandingkan dengan 27,5% pada kelompok plasebo (Prevalensi Ratio [PR] 2,0). Selama berminggu-minggu 5 sampai 8, 52,5% dari peserta dalam kelompok varenicline yang terus berpuasa dibandingkan dengan 20% pada kelompok plasebo (PR, 2,6). Selama berminggu-minggu 9-12, 47,5% dari peserta dalam kelompok varenicline yang terus berpuasa dibandingkan dengan 17,5% pada kelompok plasebo (PR, 2,7). Berarti dari hari pertama bebas dari rokok yang digunakan Varenicline untuk berhenti merokok adalah 40,63 hari dan berarti dari hari pertama bebas dari rokok yang digunakan plasebo adalah 56,43 hari. Dampak yang paling buruk dengan varenicline adalah mual, yang terjadi pada 9 Peserta (22,5%). Berarti tingkat CO adalah 18,46 ppm, berarti dari Fagerstrom mencetak gol untuk nikotin ketergantungan adalah 6,4, dan berarti indeks Brinkman adalah 317,9. Varenicline adalah berkhasiat, aman, dan ditoleransi dengan berhenti merokok farmakoterapi. Kata kunci: Varenicline, konseling, Berhenti Merokok.

Page 1 of 1 | Total Record : 10