cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 02163942     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
This journal is a scientific journal publications to develop knowledge in the field of Medical Science and Health. Topics of papers that can be published in the Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (JKK) Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta is scientific topics that correspond to areas of interest in the Faculty of Medicine and Health are Medical Science, Public Health, Obstetrics, Nursing, Pharmacy, Nutrition, other fields of health sciences. This journal is published periodically since 2004, 2 (two) times in 1 year (January and July). Available online since January 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN" : 10 Documents clear
Hubungan Intensitas Olahraga dengan Daya Konsentrasi Belajar Siswa/Siswi Kelas 10 dan 11 SMAN 5 Depok Jawa Barat Santoso, Slamet Sudi; Anandaputra, Haryoko
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan. Akan tetapi manfaat dari olahraga tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga dapat menyehatkan daya pikir dan psikologisseseorang. Seseorang yang sering berolahraga ataupun beraktivitas fisik memiliki kemampuan konsentrasi dan daya tangkap belajar yang lebih baik dibandingkan dengan yang jarang atau tidakpernah berolahraga. Tujuan dari Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas olahraga dengan daya konsentrasi belajar siswa/siswi kelas 10 dan 11 SMAN 5 DepokJawa Barat. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Jumlah sampel kelas 10 dan 11 adalah 276 siswa pada tahun ajaran 2015-2016. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar tes army alpha. Berdasarkan hasil penelitian intensitas olahraga didapatkan 43,8% siswa/siswi sering berolahraga dan 56,2% jarang berolahraga. Lalu hasil penelitian daya konsentrasi belajar didapatkan 79,7% siswa/siswi memiliki daya konsentrasi yang baik dan 20,3% memiliki daya konsentrasi yang kurang sehinggas dapat disimpulkan bahwa terdapatnya hubungan yang bermakna antara intensitas olahraga dengan daya konsentrasi belajar siswa/siswi SMAN 5 Depok.Kata Kunci : Olahraga, Daya Konsentrasi belajar
Pengaruh Pelatihan Pemberian MP ASI Kepada Ibu dengan Anak Baduta Di Kecamatan Sukmajaya Kota Depok Terhadap Pengetahuan dan Perilaku Pemberian MP ASI Arini, Firlia Ayu; Sofianita, Nur Intania; Bahrul Ilmi, Ibnu Malkan
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi gizi kurang pada balita di Indonesia menurut RISKESDAS tahun 2013 adalah 19,6% dan prevalensi stunting atau balita pendek sebesar 37,2% . Praktik pemberian makanan pada bayi dan anak terutama di usia 0 – 23 bulan harus dilakukan secara benar dan tepat. Kesalahan pemberian makanan di periode tersebut dapat mengakibatkan masalah gizi kurang dan balita pendek. Masalah gizi pada bayi dan anak disebabkan karena pemberian ASI dan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak tepat secara jumlah dan kualitasnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis  pengaruh pelatihan pemberian MP-ASI terhadap pengetahuan dan perilaku ibu yang memiliki anak di bawah dua tahun dalam  pemberian MP-ASI yang nantinya akan berdampak pada status gizi anak. Penelitian ini menggunakan desain studi kuasi  eksperimental menggunakan kelompok kontrol dengan pengambilan data menggunakan kuesioner dan wawancara mengenai pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian MP-ASI.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan perilaku pemberian MPASI pada sebelum dan sesudah penyuluhan pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p: < 0.05). Terdapat perbedaan skor pengetahuan yang signifikan setelah pemberian penyuluhan dan pelatihan MP-ASI antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p:0.011) namun tidak terdapat perbedaan skor perilaku antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol baik pada sebelum maupun sesudah perlakuan. Peningkatan skor pengetahuan lebih baik pada kelompok yang diberikan penyuluhan dengan Modul MP-ASI dan Pelatihan pembuatan MP-ASI.Kata kunci: Pengetahuan dan Perilaku, MP-ASI
Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Pelajar SLTP di Kecamatan Monta Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat 2016 Suherman, Suherman; Siregar, Baharudin Anwar
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil proyeksi penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappenas tahun 2000-2025 menunjukkan bahwa struktur penduduk Indonesia didominasi oleh penduduk usia muda.Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Provinsi NTB menunjukkan, dari 10 kabupaten/kota di Provinsi NTB, 6 di antaranya termasuk daerah bermasalah kesehatan. Penelitianini bertujuan untuk melihat tingkat pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) pelajar SLTP di Kecamatan Monta Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan design penelitian kuasi eksperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah pelajar SLTP di Kecamatan Monta Kabupaten Bima. Sampel penelitian berasal dari pelajar 6 SLTP berjumlah 170 Responden.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja pelajar sebelum intervensi tidak ada yang masuk kategori baik dan 88,9% masuk kategori kurang, sisanyaberpengetahuan sedang. Setelah diintervensi, pengetahuan pelajar menjadi 7% baik, 62% kurang, sisanya masuk kategori berpengetahuan sedang. Kesimpulan perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi yaitu ada perbedaan yang signifikan (P-Value 0,001). Diharapkan agar sekolahmenambahkan materi tentang KRR Termasuk NAPZA, IMS, HIV, dan pubertas dalam kurikulum intrakulikuler maupun ekstrakurikuler. Kerja sama dengan puskesmas, BKKBN, dan BNN setempat di wilayah SLTP untuk kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi sangat perlu dilakukan secara periodik.Kata Kunci: Kesehatan Reproduksi Remaja, SLTP, Pengetahuan
Keterkaitan Pola Pangan Harapan (Pph) dengan Kejadian Stunting Pada Balita Ngaisyah, Rr Dewi
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pemenuhan kebutuhan gizi balita, pola konsumsi makanan berperan penting sehingga pola konsumsi makanan yang baik perlu diperhatikan. Data Dinkes Kab. Sleman tahun 2014 angka kejadian stunting di Provinsi DIY sebesar 14,32%, Kab. Sleman sebesar 12,87%, dari 12,87% tersebar di 3 Kecamatan yang memiliki prevalensi tinggi yaitu Kecamatan Minggir 1,67%, Kecamatan Ngemplak 1,44%, dan Kecamatan Moyudan 1,43%. Tujuandari penelitian ini adalah Mengetahui hubungan pola pangan harapan dengan kejadian stunting pada balita di Kecamatan Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Jenis penelitian adalah observasional menggunakan desain cross sectional. Penelitian ini menggunakan sampel berjumalah 39 balita. Instrumen yang digunakan adalah form skor PPH dan form recall 24 jam untuk melihat keragaman, kejadian stunting diperoleh dengan menggunakan indeks TB/U dari pengukuran antropometri TB. Hasil penelitian ini adalah Terdapat 21 sampel dalam kategori beragam, dari 21 sampel tersebut terdapat 20 sampel normal dan 1 sampel stunting, sampel tidak beragam sebanyak 18 sampel, dari 18 sampel 8 sampel normal dan 10 sampel stunting. Dari analisis chi-square diperoleh nilai X2 = 12.349 dan nilai p = 0,000.  Sehingga dapat disimpulan bahwa ada hubungan antara Pola Pangan Harapan dengan kejadian stunting pada balita di Kecamatan Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Kata Kunci: Pola Pangan Harapan, Stunting. 
Gambaran Perilaku Hygiene Menstruasi pada Siswi SMKN 8 Kota Bekasi Latifah A, Noor
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi dikalangan remaja merupakan masalah yang sangat penting untuk mendapatkan perhatian. Upaya untuk menuju reproduksi sehat dapat dimulai pada saat usia remaja. Seorang remaja harus disiapkan baik pengetahuan, sikap, dan perilakunya ke arah pencapaian reproduksi yang sehat (WHO, 1995). Ketika remaja putri sudah mulai mendapatkan menstruasi, hal utama yang harus diperhatikan adalah kebersihan pada saat menstruasi (personal hygiene). Hal ini dikarenakan pembuluh darah pada rahim sangatmudah terinfeksi ketika menstruasi karena kuman mudah masuk dan menimbulkan penyakit pada saluran reproduksi (Kusmiran, 2012). Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada daerah leher rahim, dan paling sering disebabkan karena perilaku yang tidak higienis pada saat menstruasi. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel penelitian adalah siswi kelas 1, 2, dan 3 SMKN 8 Kota Bekasi yang diambil secara random sebanyak240 siswi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil dimana sebanyak 134 (55,8%) siswi SMKN 8 Kota Bekasi memiliki perilaku kesehatan yang baik pada saat menstruasi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa siswi SMKN 8 KotaBekasi sudah memiliki kesadaran yang baik dalam berperilaku sehat untuk menjaga kesehatan selama menstruasi.Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku, Higiene, Menstruasi
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Pola Pemberian Makanan Pendamping Asi Terhadap Status Gizi pada Umur 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Selalong Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Waliyo, Edi; Marlenywati, Marlenywati; Nurseha, Nurseha
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wasting (gizi kurus) merupakan masalah gizi yang sifatnya akut, sebagai akibat dari peristiwa yang terjadi dalam waktu yang tidak lama seperti kekurangan asupan makanan. Dampak gizi kurus padabalita menurunkan kecerdasan, merasa lesu, mudah marah dan rentan terhadap penyakit infeksi. Tahun 2014 prevalensi wasting di Puskesmas Selalong sebesar 12,5% lebih tinggi dibandingkanUPK yang ada di Kecamatan Sekadau Hilir. Sekadau sebesar 9,89%, SP III Trans sebesar 2,60% dan Simpang Empat sebesar 4,95%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan pola pemberian makanan pendamping ASI terhadap status gizi (BB/PB atau BB/TB) pada umur 6-59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Selalong Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 84 di ambildengan menggunakan teknik sampel random sampling. Variabel penelitian diuji menggunakan chisquare dengan derajat ketepatan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan gizi (p value = 0,024, PR = 1,657 dengan CI 95% = 1,103-2,488), jumlah pemberian MP-ASI (p value = 0,000; PR = 18,633 dengan CI 95% = 4,824-71,975), dan frekuensi pemberian MP-ASI (p value = 0,000, PR =3,467 dengan CI 95% = 1,919-6,262) terhadap gizi kurus di Wilayah Kerja Puskesmas Selalong. Variabel yang tidak berhubungan usia pemberian MP-ASI (p value = 0,256) dan jenis pemberian MP-ASI (p value = 0,065). Disarankan kepada ibu balita untuk lebih meningkatkan pemantauan pertumbuhan balita setiap bulan melalui posyandu untuk mengetahui status gizi dengan tujuan untuk mencegah dan mendeteksi dini gangguan pertumbuhan dan pola makan anak.Kata kunci : Wasting, Pengetahuan Gizi, Pola Makan, MP-ASI
Gambaran Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Pelayanan di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura (RSIJS) Tahun 2015 Chairunnisa, Chairunnisa; Puspita, Maya
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari bagian humas RSIJS mengenai kritik dan saran menunjukan adanya keluhan terhadap pelayanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan di RSIJS. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif melalui pendekatan kuantitatif, penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2015. Jumlah responden sebanyak 110 responden. Teknik pengambilan sampel adalah Acidental sampling Alat analisis yang digunakan adalah Importance-Performance Analysis (IPA). Hasil uji IPA dalam diagram kartesius menunjukan atribut yang masuk dalam kuadran A adalah kebersihan kamar mandi, kebersihan poli rawat jalan, keramahan dan kesantunan petugas pendaftaran dan kasir, ketepatan waktu dokter dalam memulai memberikan pelayanan dan kedisiplinan waktu pelayanan. Atribut yang masuk dalam kuadran B adalah prosedur penerimaan pasien dilayani secara cepat dan tidak berbelit-belit, kecepatan bagian pendaftaran dan kasir dalam pelayanan, ketepatan waktu perawat dalam memberikan pelayanan, cepat tanggap dokter, perawat, petugas pendaftaran dan kasir dalam membantu pasien, perawat memperhatikan sungguh-sungguh kepada pasien, pemberian pelayanan terhadap pasien tanpa pilih-pilih. Atribut yang masuk dalam kuadran C adalah terciptanya suasana kekeluargaan antara perawat dengan pasien, dan, adanya media elektronik tv di ruang tunggu. Atribut yang masuk dalam kuadran D adalah kebersihan dan kenyamanan ruang tunggu, terciptanya suasana kekeluargaan antara dokter dan pasien, dokter memberikan kesempatan bertanya kepadapasien dan waktu pelayanan yang cukup. adanya kotak saran untuk kritik dan keluhan, tenaga medis dan karyawan rumah sakit berpenampilan rapi dan bersih. Saran yang dapat diberikan antara lain : meningkatkan evaluasi kinerja pegawai melalui peningkatan kedisiplinan dan lebih diperhatikan untuk kebersihan kamar mandi dan kebersihan poli rawat jalan dan meningkatkan keramahanpetugas.Kata Kunci: Kepuasan pasien, rawat jalan, pelayanan
Analisis Hubungan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Terhadap Kesesuaian Standar Tarif INA-CBG’S Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati Jakarta Nurfadhilah, Nurfadhilah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tesis ini membahas tentang kelengkapan pengisian resume medis (diagnosis utama, diagnosis sekunder, prosedur utama) terhadap kesesuaian standar Tarif INA-CBGs di Instalasi rawat inap Teratai Rumah Sakit Umum Pusat  Fatmawati. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan desain studi cross sectional. Hasil penelitian masih ditemukannya ketidaklengkapan pengisian resume medis terkait variabel diagnosis utama, diagnosis sekunder, dan prosedur utama, sehingga menyebabkan potensi ketidaksesuaian standar tarif INA-CBGs. Ketidaklengkapan pengisian resume medis disebabkan banyak faktor dan hasil peneltian ini menyarankan agar dilakukan evaluasi dan sosialisasi Standar Prosedur Operasional (SPO), diberlakukannya system reward dan punishment, Monitoring dan Evaluasi tentang formulir rekam medik, ditambahkan buku atau daftar kode diagnosis dan pemutakhiran  software INA-CBGs. Kata kunci     : INA-CBGs, Resume Medis, Kelengkapan 
Program Jaminan Kesehatan Nasional dan Angka Kematian Ibu di Kota Bogor (Studi Fenomena dan Dampak Kesehatan) Gustia, Helfi; Susilahati, Susilahati; Susilo, Dwijo
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah terjadi perubahan besar terhadap sistem kesehatan nasional dengan adanya implementasi JKN. Perubahan tersebut terutama pada sub sistem pembiayaan dan upaya kesehatan. Sebelum adaprogram JKN ada beberapa program jaminan kesehatan kepada masyarakat yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali dan kini hanya dapat dinikmati oleh peserta JKN saja. Salah satu program yang dihapus sejak diberlakukannya JKN adalah program jaminan persalinan universal (Jampersal). Penelitian ini bertujuan mempelajari program JKN dan Angka Kematian Ibu. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kota Bogor untuk mewakili karakteristik geografi yang berbeda, karena pada tahun 2015 dilakukan di Kabupaten Bogor. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan angka kematian ibu melahirkan di Kota Bogor bukanhanya semata dipengaruhi oleh pembiayaan persalinan, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan upaya kesehatan yang terlihat dari jumlah kepesertaan JKN yang semakinmeningkat. Disamping itu juga didukung antara lain oleh program EMAS yang didanai oleh APBD, opat sedayungan (kerjasama yang baik antara petugas kesehatan, kader, keluarga dan masyarakat).Kata Kunci : AKI, implementasi, JKN
Pengetahuan Berhubungan dengan Anemia Remaja di Pesantren Modern Ummul Qura Al- Islam Bogor Tahun 2016 Subiyatin, Aning; Mudrika, Laily
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2017): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan Riskesdas 2013, dilaporkan bahwa angka kejadian anemia secara nasional adalah sebesar 21,7 %, dimana 23,9 % terjadi pada perempuan, wanita memiliki pravelensi tertinggimengalami anemia, termasuk diantaranya remaja putri. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi anemia pada remaja putri kelas XI di PM Ummul QurAl-Islami. Design penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja putri kelas XI di PM Ummul Quro Al-Islami. Sampel berjumlah 100 remaja putri. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total Sampling. Analisis yang digunakan adalah bivariat. Sebanyak 52% remaja putri mengalami anemia, pengetahuan gizi berhubungan dengan anemia Pvalue=0,0001 (OR 11,182, CI95% 4,400-28,414), sedangkan yang tidak berhubungan adalah pola menstruasi dan pola makan. Kejadian anemia di kelas XI di PM Ummul Quro Al-Islami masih tinggi, pengetahuan sangat berperan dalam kejadian anemia. Perlu adanya peningkatan pengetahuan gizi melalui penyuluhan.Kata Kunci: Anemia, remaja putri, pola menstruasi, pola makan, pengetahuan gizi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10