cover
Contact Name
Fitra Lestari, M.Eng, Ph.D
Contact Email
fitra.lestari@uin-suska.ac.id
Phone
+628116901601
Journal Mail Official
jti.fst@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. HR. Subrantas KM 15 Kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri
ISSN : 2460898X     EISSN : 27146235     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/jti
(ISSN : 2460-898X) JTI merupakan jurnal akademik yang dipublikasikan 2 kali setahun, meliputi bulan Juni dan Desember. Tujuan jurnal ini menyediakan tulisan yang memiliki yang fokus pada bidang Teknik Industri. lebih lanjut jurnal ini dipulikasikan oleh Jurusan Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan syarif Kasim Riau. Tulisan yang diterima merupakan hasil originalitas dan memberikan kontribusi yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Articles 112 Documents
Perbaikan Efektivitas Pekerja Menggunakan Overall Labour Effectiveness dan Fault Tree Analysis Studi Kasus: PT. Riau Graindo Dumai anwardi, anwardi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v4i1.5725

Abstract

Tingginya produk cacat di PT. Riau Graindo yang disebabkan oleh efektivitas pekerja yang kurang memberikan kontribusi yang efektif  membuat penjualan koran menjadi berkurang yang berdampak kepada profit perusahaan. Langkah-langkah untuk memperbaiki efektivitas pekerja yaitu dengan menggunakan metode Overall Labour Effectiveness (OLE)  dan Fault Tree Analysis (FTA). Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui nilai OLE perusahaan, mendapatkan kegagalan yang menyebabkan produk cacat, memberikan usulan dan mengiplementasi usulan tersebut. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu usulan yang diberikan yaitu memberikan lembar contoh dengan ukuran A3 yang disesuaikan untuk setiap koran yang berwarna dimana nilai OLE perusahaan bulan Januari-Desember 2016 adalah 63,92%. Hasil implementasi mampu meningkatkan nilai OLE perusahaan sebesar 4,8% menjadi 68,72%. Kenaikan terdapat pada jumlah produksi dimana rata-rata perbulan 117.859 eksemplar naik menjadi 121.456 eksemplar. Selain itu juga jumlah produk cacat turun dari 4360 eksemplar menjadi 3924 eksemplar yang memberikan pengaruh terhadap penambahan income perusahaan sebesar Rp 1.308.000 pada bulan Juli 2017.
ANALISIS DINAMIKA EVAKUASI PADA ERUPSI MERAPI DENGAN PENDEKATAN SYSTEM DYNAMICS Nasirly, Riri -
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terjadi bencana. Proses evakuasi merupakan proses untuk memindahkan orang dari daerah yang terancam ke lokasi yang lebih aman dan salah satu tindakan yang paling penting untuk mengurangi resiko bencana. Dalam meningkatkan proses evakuasi, pemodelan dan simulasi dapat dilakukan untuk menambah wawasan proses evakuasi saat terjadinya bencana. Keputusan untuk melakukan evakuasi menjadi hal penting dalam perencanaan evakuasi dan modeling. Penelitian ini mengkaji dinamika evakuasi yang dimodelkan dengan system dynamics, mengetahui variabel yang mempengaruhi keputusan evakuasi berdasarkan tinjauan pustaka, serta menghasilkan skenario kebijakan penanggulangan bencana terkait pelatihan evakuasi dan jenis peringatan. Model dibangun dengan menggunakan software Vensim. Setelah model lulus uji, dilakukan skenario perbaikan sistem dengan melihat peningkatan jumlah penduduk yang sampai di barak pengungsian. Pengujian model yang dilakukan adalah boundary adequecy test, extreme condition test dan behavior reproduction test. Dari hasil simulasi skenario perbaikan I yaitu dengan cara meningkatkan pelatihan evakuasi dan meningkatkan pengetahuan mengenai jalur evakuasi menghasilkan peningkatan jumlah penduduk yang mencapai barak pengungsian bila dibandingkan dengan kondisi awal. Skenario perbaikan II dengan memaksimalkan jenis penyebaran peringatan memberikan hasil peningkatan jumlah populasi yang menuju barak pengungsian. Skenario dengan peningkatan jumlah penduduk yang mencapai barak pengungsian tertinggi adalah skenario III yang merupakan kombinasi skenario I dan skenario II yang mana meningkatkan pelatihan evakuasi, meningkatkan pengetahuan mengenai jalur evakuasi dan memaksimalkan penyebaran jenis peringatan.
Analisis Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan Metode FTA Dan 5s di PT. Jingga Perkasa Printing Nur, Muhammad
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Jingga Perkasa Printing adalah perusahaan yang bergerak dibidang percetakan. perusahaan ini memiliki kantor pusat yang terletak di kota Pekanbaru dan memiliki lantai produksi yang berada di pallas. Dalam proses pekerjaan di PT. Jingga Perkasa Printing mengandung potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Hal ini dapat dilihatdari tahun 2013sampai tahun 2015 yaitu 75 kasus kecelakaan pada pekerjaan bagian Perawatan, Pemotongan, Pelubangan,dan Printing yang berupa kecelakaan ringan,sedang, dan berat.Oleh karena itu perlu adanya pencegahan kecelakaan kerja yang dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penyebab. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pencapaian manajemen kecelakaan kerja (SMK2) yaitu dengan menggunakan Frequency Rate, dan Saverity Rate. Untuk penyebab kecelakaan kerja diidentifikasi dengan menggunakan metode FTA (Fault Tree Analysis), kemudian analisa 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) yang dilakukan pada area produksi di PT. Jingga Perkasa Printing.Hasil dari analisa di atas digunakan untuk upaya pencegahan kecelakaan kerja di PT. Jingga Perkasa Printing dengan memberikan usulan perbaikan sesuai dengan 5S.
Analisa Program K3 di CV. Sispra Jaya Logam Dengan Konsep Traffic Light System Permata, Ekie Gilang
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Sispra Jaya Logam merupakan perusahaan Swasta Nasional yang bergerak dibidang industri pengecoran dan permesinan yang didirikan pada tahun 1992. Dalam proses pengecoran dan permesinan CV. Sispra Jaya Logam mengandung potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja. Hal ini dapat dilihat dari beberapa data kecelakaan kerja yang terjadi dari tahun 2013 sampai tahun 2015 yaitu terjadi 34 kecelakaan. Oleh karena itu penting sekali adanya pencegahan kecelakaan kerja untuk mengurangi risiko kecelakaan sedini mungkin. Pencegahan  kecelakaan kerja dapat dilakukan dengan melihat perilaku karyawan terhadap penerapan program K3 (keselamatan dan kesehatan kerja)  dan meningkatkan implementasi program K3. Dalam Penelitian Tugas Akhir ini untuk pengukuran tingkat implementasi program K3 yaitu dengan menggunakan Metode Traffic Light System, kemudian dilakukan usulan pembuatan SOP sebagai bentuk implementasi untuk melihat perubahan sikap atau perilaku karyawan terhadap penerapan program K3. Hasil dari kedua analisa diatas dugunakan untuk melihat sejauh mana tingkat implementasi program K3 yang telah dilakukan dan melihat perubahan perilaku karyawan terhadap penerapan program K3.
ANALISIS 5S DAN HIRARC PADA STASIUN KERJA ROTARY, DRYER DAN VENEERCOMPOUSERDI PT. ASIA FORESTAMA RAYA PEKANBARU Siska, Merry; Gassani, Meydikha
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Asia Forestama Raya Pekanbaru merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi diantaranya Raw Plywood, Product Secondary Pocess (Polyester Plywood dan  Film Face) dan kayu gergajian atau moulding. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan ke perusahaan langsung agar dapat melihat perbandingan dan dampak positif yang diperoleh perusahaan.Sumber data diperoleh berdasarkan observasi dan wawancara kepada kepala stasiun kerja dan para pekerja.Analisis lingkungan kerja dilakukan berdasarkan aspek 5S dan tentang keselamatan kerja berdasarkan metode HIRARC.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan kerja pada perusahaan belum memenuhi kriteria 5S sehingga perlu dilakukan perbaikan. Penerapan keselamatan para pekerja belum maksimal sehingga perusahaan masih memiliki 46,15 % kegiatan dengan potensi bahaya ekstrim, 38,46 % kegiatan dengan potensi bahaya high (tinggi), 11,54 % kegiatan dengan potensi bahaya medium (sedang) dan 3,85% kegiatan dengan potensi bahaya low (rendah). Implementasi mengenai aspek 5S telah dilakukan namun dalam penggunaan alat keselematan kerja harus lebih ditingkatkan dan diprioritaskan kembali. Kata Kunci: Metode 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke), Ergonomi, HIRARC, K3
Analisis Perancangan Bio Briket Biji Salak menggunkan Metode Bisnis Model Kanvas Saleh, Andri
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris yang artinya sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting. Sektor pertanian juga meliputi perkebunan yang memberikan sumbangsih yang cukup signifikan untuk perekonomian negara. Diantara hasil perkebunan itu berupa sayur mayur dan buah buahan. Untuk produksi buah-buahan khususnya buah salak di Indonesia menempati urutan kelima dengan produksi sebesar 1.118.953 ton atau sekitar 5,65 % terhadap total produksi buah nasional. Padangsidimpuan merupakan salah satu kota di Sumatera Utara yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani salak dansalak merupakan komoditi pertanian yang banyak dijumpai di kota Padangsidimpuan adalah salak. Luas lahan tanaman salak di Padangsidimpuan berkisar 460 Ha dengan jumlah produksi 426.758 ton/tahun. Salah satu energi alternatif yang terus dikembangkan adalah briket. Briket merupakan bahan bakar yang berwujud padat yang terbuat dari sisa limbah biomassa. Salah satu limbah yang cukup banyakselain kulit adalah biji salak yang menjadi perhatian untuk di daur ulang sebagai energi alternatif. Briket dari biji salak merupakan ide yang cukup tepat untuk dikembangkan dalam perancangan produk bernilai ekonomis karena memiliki nilai kalor yang tinggi berdasarkan penelitian awal yang sudah dilakukan yaitu 7,058 kKal/gram. Nilai ini memenuhi nilai Standar Nasiona Indonesia dan juga Nilai Standar Internasional. Perancangan Biobriket dengan metode Design for Manufacturing dan bisnis model kanvas diawali dengan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) , setiap memproduksi 1kg briket membutuhkan HPP sebesar  Rp 5,90,-  dengan asumsi harga jual 50%, maka harga jual briket tersebut sebesar Rp 8.85,-/kg. Dari hasil Analisa Business Model Canvas yang dilakukan pada pembuatan briket biji salak Model Bisnis yang dihasilkan dari pengembangan pasar produk briket biji salak dan ampas tebu disesuaikan dari kebutuhan masyarkat khususnya kalangan ibu rumah tangga dan pedagang kecil. Segi pelayanan juga bisa dimaksimalkan untuk menyesuaikan permintaan konsumen. Permasalahan channel yang dialami dalam peningkatan penjualan briket biji salak dapat ditanggulangi karna adanya analisa potensi market place yang akan menjadi target pasar untuk mendukung realisasi dan memaksimalkan potensi bisnis briket.
Kernel Production Requirement Planning at. PT Perkebunan Nusantara V Sei Pagar Nofirza, Nofirza
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The production planning of palm kernel at PT. Perkebunan Nusantara V Sei Pagar not planned well yet, since the production amount frequently exceeds the demand. The sales data during 2016 shows the remaining kernel increased 2-fold amount compared to the previous year, which meaning the company experienced losses due to the decreased quality for long kept of the kernel. The purpose of this research is to prove the accuracy of production planning using exponential smoothing forecasting method so that the kernel production remains optimal. Based on data processing is obtained, the alpha value used is 0.8 with the value of MAD of 174.194.3, MSE 39599610000, MAPE of 0.4, and standard error is 219,999. The resulting test of the forecast tracking signal shows data of predicted result shows value under ± 4 (which measn the forecast methode is feasible to use). By obtaining the calculation result using an exponential smoothing method, it is expected to be a solution for the company to reduce the overproduction.Key words: Exponential Smoothing, Forecasting, Production planning
PERENCANAAN KEBIJAKAN INVENTORI MODEL PROBABILISTIK DI CV. BOLA MAS PEKANBARU anggraini, wresni
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Bola Mas merupakan perusahaan yang bergerak di bidang vulkanisir ban. Permasalahan yang terjadi di perusahaan ini adalah sering terjadinya stock out bahan baku yang menyebabkan terjadinya keterlambatan proses produksi. Hal ini terjadi karena tidak konstannya permintaan konsumen dan inventory lead time. Tujuan  penelitian ini adalah memberikan usulan kebijakan sistem persediaan dengan model probabilistik yang dapat meminimasi keterlambatan produksi dengan biaya yang optimal.  Berdasarkan analisis ABC terdapat 2 jenis bahan baku ragi ban yang akan dikendalikan yaitu  jenis KG 1000-20 dan LG 1000-20.  Metode Trend  Projection digunakan untuk meramalkan permintaan konsumen dan mengetahui jumlah kebutuhan bahan baku yang diperlukan dalam proses produksi. Setelah membandingkan total biaya persediaan yang dihasilkan dari model probabilistik metode P dan metode Q,  maka diketahui metode Q adalah metode yang lebih optimal.  Total ekspektasi biaya persediaan Rp. 2.702.151.080,-/tahun untuk ragi ban jenis KG 1000-20 dan Rp. 1.674.652.305,-/tahun untuk ragi ban jenis LG 1000-20 .       Kata kunci: Lead Time, ABC Analysis, Peramalan, Persediaan, Probabilistik.
Analisis Kapasitas Dan Karakteristik Fasilitas Parkir Fakultas Sains Dan Teknologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Jasri, Harpito
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah mahasiswa, dosen dan pegawain di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau berbanding lurus dengan bertambahnya jumlah pengguna kendaraan baik itu kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Laju pertumbuhan kendaraan menimbulkan permasalahan dalam sistem perparkiran baik dari segi kapasistas maupun pengelolaan. Untuk mengevaluasi kapasitas dan mengidentifikasi kebutuhan parkir analisis kapasitas dan karakteristik parkir pada fasilitas parkir Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau dilakukan dalam penelitian ini. Survey inventarisasi  dan survey kebutuhan parkir dilakukan sebagai data dalam analisis ini. Kebutuhan area parkir mengaju kepada standar satuan ruang parkir (SRP) yang dikeluarkan oleh Ditjen Perhubungan Darat,1996. SRP untuk kendaraan roda-4 yang tersedia di Fakultas Sains dan Teknologi telah memenuhi kebutuhan. SRP yang tersedia adalah 736m2 dengan kapasitas 64 mobil sedangkan kebutuhan adalah sebesar 471,5m2 dengan kapasitas 41 mobil. Kelebihan SRP adalah 264,5m2 dengan kapasitas 23 mobil atau 56,10%. SRP untuk sepeda motor yang tersedia di Fakultas Sains dan Teknologi belum bahkan jauh kekurangan dari yang dibutuhkan. SRP yang tersedia adalah 300m2 dengan kapasitas 200 sepeda motor sedangkan kebutuhan adalah sebesar 3.616,5m2 dengan kapasitas 2.412 sepeda motor. Kekurangan SRP adalah sebesar 3.316,5m2 dengan kapasitas 2.212 sepeda motor atau 92,70%. Dengan memanfaatkan semua  kawasan Fakultas Sains dan teknologi yang tersedia didapatkan SRP jumlah setelah ditambahkan adalah sebesar 1.260m2 dengan kapasitas 840 kendaraan roda-2 atau 34,84%. Artinya SRP untuk kendaraan roda-2 masih kekurangan sebesar 65,16%.Pihak fakultas perlu melakukan koordinasi dengan pihak rektorat untuk menentukan kawasan yang bisa dimanfaatkan dalam rangka memenuhui kebutuhan SRP sepeda motor tersebut. Kata Kunci:   Kapasitas, Karakteristik, Parkir
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL OPERATOR LANTAI PRODUKSI PABRIK KELAPA SAWIT DENGAN METODE NASA-TLX DI PT. BINA PRATAMA SAKATO JAYA, DHARMASRAYA Diniaty, Dewi
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 4, No 1 (2018): JUNI 2018
Publisher : JTI: Jurnal Teknik Industri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Bina Pratama Sakato Jaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit. PT. Bina Pratama Sakato Jaya memiliki kapasitas 600 ton/hari atau 50.000 Kg minyak mentah yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan terhadap operator lantai produksi yaitu pada stasiun Loading Ramp, Setrilizer, Tippler, Threshing, Press, Clarification, Nut & Kernel dan Boiler, dimana pada mesin produksi ini memiliki satu operator setiap stasiun. Dari hasil observasi yang dilakukan di PT. Bina Pratama Sakato Jaya bahwasanya pada stasiun lantai produksi inilah pekerjaan yang harus memiliki ketelitian, mental dan tenaga yang tinggi dalam melakukan produksi. Pekerja harus bekerja selama 7 jam/hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat beban kerja mental dari operator lantai produksi PT. Bina Pratama Sakato Jaya dengan menggunakan metode NASA-TLX, yang diukur melalui 6 indikator yaitu kebutuhan fisik, kebutuhan mental, usaha, tingkat frustasi, kebutuhan waktu, dan performansi. Dari hasil pengukuran terhadap 8 orang operator lantai produksi mendapatkan nilai WWL kategori sangat tinggi yaitu Loading Ramp 92,6, Clarification 92,6, sedangkan kategori tinggi yaitu Setrilizer 76, Tippler 78, Threshing 77,3, Press 74, Nut & Kernel 84,6 dan Boiller 72,0. Karena rata-rata beban kerja yang dialami tergolong tinggi, peneliti memberikan alternatif perbaikan diantaranya menambah karyawan dilantai produksi dan diberikan pelatihan-pelatihan tentang kondisi pabrik dan kondisi mesin yang ada pada lantai produksi.

Page 1 of 12 | Total Record : 112