cover
Contact Name
Aidatul Chusna
Contact Email
linguaidea.fibunsoed@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
linguaidea.fibunsoed@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Lingua Idea
ISSN : 20861877     EISSN : 25801066     DOI : -
Jurnal Ilmiah Lingua Idea ( ISSN: 2580-1066 (online) - ISSN: 2086-1877 (print)) is a peer-reviewed journal, published by Faculty of Humanities Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. It is an open access journal that can be accessed freely to support a greater knowledege exchange and sharing. This journal applies double-blind peer review, which means the reviewer and the author identities are concealed each other during the review process. Issued twice a year, Jurnal Lingua Ideaprovides a forum that deals with discussion on language, culture and literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue " Vol 8 No 2 (2017): Desember" : 8 Documents clear
Pengembangan Buletin Kampus Bermuatan Nilai Kebhinekaan Pancasila untuk Menangkal Radikalisme pada Mahasiswa STKIP Darussalam Cilacap Purnomo, Pajar
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.248

Abstract

Bangsa Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai macam etnis, budaya, dan agama. Para pendiri bangsa Indonesia menyatukan kebhinekaan tersebut melalui dasar negara Pancasila. Fenomena yang terjadi sekarang, kebhinekaan tersingkir oleh kelompok sosial yang lebih dominan dengan memaksakan pola yang berkarakteristik penyeragaman dengan alasan persatuan. Akumulasi dari hal tersebut, maka terjadi lunturnya pemahaman konsep nilai kebhinekaan Pancasila pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan pengetahuan mahasiswa STKIP Darussalam Cilacap tentang konsep Nilai kebhinekaan Pancasila, (2) Mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap buletin kampus yang bermuatan nilai kebhinekaan Pancasila, (3) Menyusun buletin kampus sesuai kebutuhan mahasiswa, dan (4) Mendeskripsikan efektivitas buletin kampus dalam menangkal radikalisme. Metode penelitian menggunakan research and development (R&D) yang dilakukan dengan sepuluh tahap. Hasil penelitian menunjukan (1) 45% mahasiswa belum mengetahui konsep Kebhinekaan Pancasila yang tepat, (2) Mahasiswa membutuhkan buletin kampus yang dilengkapi kolom suara mahasiswa, (3) Penelitian berhasil mengembangkan buletin kampus dengan nama “WOLES” dan (4) Buletin kampus terbukti mampu menangkal radikalisme yang berasal dari dalam dan luar kampus. Pengembangan buletin kampus “WOLES” menjadi sinergi yang positif antara keterampilan mengolah kata dan rasa bagi mahasiswa.
Identitas Perempuan Multikultural dalam Cala Ibi Karya Nukila Amal Andalas, Maharani Intan
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.246

Abstract

This research aims to describe a multicultural woman identity in Cala Ibi novel written by Nukila Amal. The method uses qualitative method based on theory of pschoanalysis feminism. Through women character analysis, it found that women identity constructed in symbolic and imaginary phase. The women character resistance to symbolic order with creates other self. In imaginary phase, the other self is a woman with split identity who needs to be free and submissive at once. It voices multiculturalism point of view. The women approval to differences and cultural diversity shows her position as a multicultural subject. However, the women voice can also become desire for ‘other’ as result on alienation that faced by her in postmodern situation.
SHIFTING NOIR ELEMENTS: AN OVERVIEW ON NOIR FICTION IN SOUTHEAST ASIA Trisnawati, Ririn Kurnia
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.249

Abstract

The emergence of noir fiction in Southeast Asian countries has showcased particular evolvement of noir elements. The noir works produced in this region have embraced shifting noir themes and noir protagonists that slightly move away from what formerly constitutes noir fiction. Thus, this study aims at investigating to what extent these two noir elements from noir fiction produced in Southeast Asia has differed from its preceding noir works in the scholarship of noir genre. As a preliminary finding, this study only highlights the shifting noir elements taken from selected noir stories represented by some noir anthologies produced in Southeast Asia. They are KL Noir from Malaysia, Singapore Noir from Singapore, and Manila Noir from the Philippines. The result shows that noir themes have departed from criminality and violence to some other contextualized themes such as supernaturalism, religion, and colonial legacy. Meanwhile, noir protagonists are portrayed as those who are involved with criminality not only as criminals but also as ‘heroes’. Finally, what is discussed in this study is expected to contribute to a larger discussion of fluidity in noir genre, and, also, noir, or darkness, is proven to be derived from various perspectives.  
SISTEM KEKERABATAN MASYARAKAT BALI DALAM NOVEL “TARIAN BUMI” KARYA OKA RUSMINI (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA) Lantowa, Jafar -
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.252

Abstract

This study aims to describe the kinship system of Balinese in novel Tarian Bumi by Oka Rusmini, and uses literary anthropology approach. In analyzing the cultural elements particularly the kinship system of the Balinese in the novel, this study uses descriptive interpretative method by presenting it in description technique. The data were collected from reading and noting technique, and analyzed by using literary anthropology approach with content analysis model. Content analysis was done through inference, analysis, validity and reliability. The results show that the kinship system of Balinese is Patriliniel and Sekasta kinship system. This relationship is clearly illustrated by Telaga descendans of Brahmins who married to Sudra man and became a disgrace and catastrophe for the family. The Sekasta marriage system is opposed by Telaga by marrying a man who was not a descendant of Brahmins. As a result, Telaga is declared out of its Dadia (Brahmin’s family temple). Telaga followed her husband as a Sudra woman as well as his descendants because of the Patrilineal kinship system that governs the lives of Balinese.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM UNGKAPAN BANYUMAS Subandi, *
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.236

Abstract

Topik dalam penelitian ini adalah pendidikan karakter melalui ungkapan tradisional Banyumas yang bertujuan untuk mengetahui peran ungkapan tradisional Banyumas dalam pendidikan karakter peserta didik. Metode simak digunakan untuk mengumpulkan data dengan teknik sadap. Analisis dilakukan dengan metode padan pragmatis dengan teknik hubung banding menyamakan. Setelah dikaji, ternyata ungkapan tradisional Banyumas banyak mengandung nilai moral dan etika yang dapat berperan dalam pembentukan karakter. Jika pesan ungkapan itu dibalutkan dalam proses pendidikan dengan terus-menerus, maka pengetahuan, perasaan, dan tindakan moral peserta didik menjadi bertumbuh. Pada akhirnya, peserta didik dapat menjadi insan yang berkarakter baik sesuai harapan.
Inventarisasi Sistem Pengetahuan Teknologi Perbatikan Dalam Masyarakat Banyumas resticka, gita anggria; nurdianto, erwita; haryanti, sri nani
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.253

Abstract

Batik adalah salah satu warisan nusantara yang unik, keunikan batik ditunjukkan dengan berbagai motif yang memiliki makna tersendiri. Bahasa sebagai subsistem dari kebudayaan berfungsi sebagai alat penyusun, penyimpan, penyampai, dan penunjuk kebudayaan. Dari bahasa yang digunakan seseorang tercermin kebudayaan pemikirnya, yang meliputi cara hidup dan cara berfikir yang dapat ditelusuri atau dilihat dari kosakata atau leksikon yang digunakan oleh masyarakat bahasa pendukung suatu kebudayaan. Penamaan merupakan simbolisasi dari adanya usaha manusia untuk mengenali dan memahami segala sesuatu yang kompleks dan beragam. Fakta lingual ini sekaligus menunjukkan bahwa dalam bahasa Jawa terdapat simpanan kekayaan leksikon yang dapat menjadi potret harmoni orang Jawa dengan lingkungannya. Sejalan dengan hal tersebut, perkembangan budaya juga mempengaruhi perkembangan leksikon atau istilah yang berhubungan dengan budaya tertentu. Leksikon muncul seiring dengan kebutuhan manusia untuk mengidentifikasi hasil budaya yang ada. Pemakaian leksikon terkait erat dengan berbagai macam hal yang ada dalam budaya masyarakat pengguna leksikon tersebut. Berkembangnya kebudayaan pada masyarakat tertentu dapat dilihat salah satunya dari perkembangan leksikon tentang budaya tersebut. Konsep penamaan dalam sistem teknologi perbatikan adalah suatu sistem tanda bahasa yang dapat dijabarkan dalam pola, konteks, dan interpretasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang menguak sistem pengetahuan teknologi perbatikan masyarakat Banyumas yang tercermin dalam satuan lingual bahasa Jawa.
THE ICONOCLASM ON MODERN KNOWLEDGE SYSTEM REGIME IN BOB DYLAN’S “ONE MORE CUP OF COFFEE (TO THE VALLEY BELOW”): A NARRATOLOGY AND DECONSTRUCTIVE STUDY” saputra, imam hendra
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.247

Abstract

The bestowal of Nobel Prize 2016 in Literature for having created new poetic expressions within the great American song tradition to Bob Dylan indicated that the understanding of literature in post-modern world has begun to permeate its traditional boundary of definition.The research will deploy textual analysis approach with the focus to narratology, with conclusion base on deductive analysis on the holistic data relation. The data collecting method initiates mostly with close reading. Subsequently, those data are divided, arrange and grouped to certain criteria that support the process of analysis.Dylan’s “One More Cup of Coffee (To the Valley Below”) uniquely identifies the conventional knowledge as something that is not ultimate, instead it identifies it as something that has the value of truth which may be rivaled by other kind of system of truth. The plural existence of system of knowledge is not only acknowledge as juxtaposed entities, but even furthermore deconstructed to be something that successfully find the true essence of truth does not found in conventional system of knowledge.
LANGGAM CERITA RAKYAT BANYUMAS DALAM HARMONI NILAI KEARIFAN LOKAL Riyanton, M.
Jurnal Ilmiah Lingua Idea Vol 8 No 2 (2017): Desember
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jili.2017.8.2.255

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi cerita rakyat bagi masyarakat di Kabupaten Banyumas. Artikel ini merupakan kualitatif deskriptif.  Dalam artikel ini informasi dideskripsikan secara teliti dan analisis. Data Makalah dikumpulkan melalui beberapa sumber yaitu, informan, tempat benda-benda fisik, dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi langsung, perekaman, wawancara dan analisis dokumen. Teknik cuplikan (sampling) yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik validasi data yang digunakan adalah triangulasi data/sumber dan triangulasi metode. Teknik validasi data yang digunakan adalah review informan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis model interaktif (interactive model of analysis). Cerita rakyat Kabupaten Banyumas yang dihimpun dan dianalisis dalam Makalah ini berjumlah tiga, yaitu (1) cerita rakyat “Babad Ajibarang: Djaka Mruyung”, (2) cerita rakyat “Babad Sokaraja: Raden Kuncung”, dan(3) cerita rakyat “Batu Raden”.  Pengkajian cerita rakyat yang di dalamnya termuat cerita rakyat (folk literature) memiliki fungsi antara lain: (1) sebagai sistem proyeksi (projective system), (2) sebagai alat pengesahan pranata- pranata dan lembaga-lembaga kebudayaan, (3) sebagai alat pendidik anak (pedagogical device) (4) sebagai alat pemeriksa dan pengawas agar norma-norma masyarakat akan selalu dipatuhi anggota kolektifnya. Keempat fungsi inilah yang ditemukan dalam kajian ini.

Page 1 of 1 | Total Record : 8