cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI)
ISSN : 25483854     EISSN : 25483854     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Mesin ITI with e-ISSN 2548-3854 is a peer-reviewed journal published two times a year (February and August) by Study Program of Mechanical Engineering-Institut Teknologi Indonesia. This Journal is firstly published in 2017.The journal aims to provide a disciplinary forum of mechanical engineering to facilitate the rapid transmission of knowledge amongst the construction mechanical, mechanical of conversion energy, the technology of manufacture and engineering materials communities. Authors are welcome to submit original articles, review articles and perspectives.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
ANALISA KERUSAKAN PIPA BOILER SUPER KRITIKAL Chudhoifah, Mochamad Nanchy; Suastiyanti, Dwita; Rupajati, Pathya
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jtm.v4i1.334

Abstract

AbstrakBoiler adalah alat yang digunakan untuk mengubah air menjadi uap dengan cara dipanaskan menggunakan batubara sebagai bahan bakar utama. Pada pembangkit listrik tenaga uap dengan menggunakan boiler super critical berkapasitas 660 MW, temperatur uap 566 °C dan tekanan 240 bar memiliki pipa di area final superheater dengan jenis material SA213 ? T91. Pada saat unit start up, pipa di area final superheater mengalami kebocoran sehingga pipa menjadi pecah. Pecahnya pipa menyerupai mulut ikan, hasil analisa penyebabnya kemungkinan karena Short Term Temperature. Melalui uji metalografi ditemukan adanya rongga-rongga dan retak pada struktur mikro, kemungkinan karena pengelupasan lapisan magnetik didalam pipa. Untuk itu pengoperasian boiler harus memperhatikan kenaikan metal temperatur tidak boleh melebihi 2°C/menit agar tidak terjadi pengelupasan lapisan magnetik pada pipa Boiler.Kata kunci: SA213-T91, retak, superheater.Abstract Boilers are tools used to convert water into steam by heating using coal as the main fuel. In steam power plants using super critical boilers with a capacity of 660 MW, steam temperatures of 566 ° C and pressure of 240 bar have pipes in superheater final area with material type SA213 - T91. When start of the unit, the pipe in the final superheater area has leaked so that the pipe was rupture. The rupture of a pipe like a fish's mouth, the results of the analysis cause may be due to Short Term Temperature. Through metallographic tests it was found that there were cavities and creeps on the microstructure, possibly due to the peeling of the magnetic layer in the pipe. For this reason, the operation of the boiler must pay attention to the increase in metal temperature should not exceed 2 ° C / minute so there is no exfoliation of the magnetic layer in the Boiler pipe.Keywords: SA213-T91, creep, superheater.
ANALISA TEKNIS DAN BIAYA PENGGUNAAN BAHAN BAKAR CANGKANG KELAPA SAWIT DAN BATU BARA PADA BOILER DZL4 DI PT. LAUTAN LUAS TBK. Hartanto, Laili Budi; Sibarani, Maradu; Tuapetel, Jones Victor
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jtm.v4i1.301

Abstract

Abstrak               Boiler DZL4 dengan tipe solid fuel dioperasikan di PT. Lautan Luas Tbk untuk proses reaksi kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jumlah kebutuhan dan biaya untuk bahan bakar batu bara jenis bituminus dan cangkang sawit. Variabel bebas adalah kapasitas boiler 2,5 ton/jam, 3 ton/jam, 4 ton/jam. Variabel konstan adalah tekanan steam 1,25 MPa, temperatur steam 194ºC, temperature air umpan 75°C pada tekanan 0,15 MPa, efisiensi boiler 78,8%. Metode penelitian adalah dengan menghitung kebutuhan kalor boiler, kebutuhan bahan bakar, jumlah biaya untuk setiap jenis bahan bakar dilanjutkan dengan analisa. Hasil perhitungan kalor boiler kapasitas 2,5 ton/jam, 3 ton/jam, 4 ton/jam berturut-turut adalah 1.482.476 kkal/jam, 1.778.972 kkal/jam, 2.371.962 kkal/jam. Kebutuhan bahan bakar batu bara dan cangkang sawit per jam berturut-turut sebesar 304 kg, 364 kg, 483 kg dan 430 kg, 511 kg, 681 kg. Biaya untuk batu bara dan cangkang sawit per jam berturut-turut adalah Rp350.000, Rp419.000, Rp555.500, dan Rp365.500, Rp435.500, Rp579.000.Kata kunci: boiler, solid fuel, cangkang sawit, batu bara, biayaAbstract                The Boiler DZL4 with solid fuel type are operated in PT. Lautan Luas Tbk for chemical reaction processes. The purpose of this research is to analize the amount of use and costs between palm kernel shell and bituminous type of coal. The independent variables are boiler capacity of 2,5 tons/hour, 3 tons/hour and 4 tons/hour. The constant variable is steam pressure 1,25 MPa, steam temperature 194ºC, feed water temperature 75°C at 0,15 MPa pressure and boiler efficiency 78,8%. The research method is to calculate the boiler heat requirements, amount of fuel needs, the costs for each type of fuel then continue the analysis. The results of heating boiler calculations for capacity of 2,5 tons/hour, 3 tons/hour and 4 tons/hour respectively are 1.482.476 kcal/hour, 1.778.972 kcal/hour, 2.371.962 kcal/hour. The fuel consumption of coal and palm kernel shells per hour respectively are 304 kg, 364kg, 483 kg, and 430 kg, 511 kg, 681 kg. The cost for coal and palm kernel shells per hour respectively are Rp350.000, Rp419.000, Rp555.500, and Rp365.500, Rp435.500, Rp579.000.Keywords: boiler, solid fuel, palm kernel shell, coal, cost
PENINGKATAN DAYA LISTRIK PADA GENERATOR PUTARAN RENDAH MELALUI PENINGKATAN SIFAT MAGNETIK MAGNET PERMANEN BAFE12O19 Andreas, Kevin
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jtm.v4i1.279

Abstract

AbstrakGenerator adalah suatu alat atau sistem yang dapat mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik dan menghasilkan tenaga listrik bolak-balik atau tenaga listrik searah tergantung pada tipe generator. Umumnya magnet yang digunakan pada Generator putaran rendah adalah NdFeB, yang sulit diperoleh unsur-unsur pembentuknya, maka digunakan bahan BaFe12O19 sebagai magnet alternatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh sifat magnetik tertinggi pada BaFe12O19 melalui variasi perlakuan sinter. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode sol-gel, dengan pengujian karakteristik serbuk yaitu permagraph,XRD dan SEM. Parameter yang digunakan yaitu pada temperatur sinter 750ºC, 800ºC dan 850ºC, masing-masing dilakukan selama 8,10,12 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menghasilkan daya listrik yang tinggi pada generator dapat digunakan BaFe12O19 dengan rasio mol              Ba:Fe = 1:12 dengan kondisi temperatur sinter 850°C dan waktu sinter 12 jam. Pada kondisi tersebut dihasilkan energi magnetik terbesar (89,019 T.kA/m) dan serbuk dalam kondisi fasa tunggal (100% BaFe12O19).Kata kunci: Generator, Magnet Permanen, Metode Sol-Gel, BaFe12O19Abstract A generator is a device or system that can convert mechanical power into electric power and produce alternating electric power or electric power in the direction of the type of generator. Generally the magnet used in the low speed generator is NdFeB, which is difficult to obtain by its constituent elements, so BaFe12O19 is used as an alternative magnet. The purpose of this study was to obtain the highest magnetic properties on BaFe12O19 through variations of sintered treatment. The methodology used in this study is using the Sol-Gel Method, by testing powder characteristics, namely Permagraph, XRD and SEM. The parameters used were sintered temperatures of 750ºC, 800ºC and 850ºC, each carried out for 8,10.12 hours. The results showed that BaFe12O19 with a high mol ratio Ba: Fe = 1:12 to produce high electrical power at the generator with conditions sintered 850 ° C and sintered time 12 hours. In this condition, the largest magnetic energy (89,019 T.kA / m) and powder were produced under single phase conditions (100% BaFe12O19).Keywords: Generator, Permanent Magnet, Sol-Gel Method, BaFe12O19
ANALISA KEAUSAN PAHAT PADA PEMESINAN BOR MAGNESIUM AZ31 MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI Ibrahim, Gusri Akhyar
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jtm.v4i1.342

Abstract

Pengeboran (drilling) adalah proses pembuatan lubang dengan cara menekan sebuah mata pahat yang berputar pada benda kerja. Selama proses permesinan terjadi interaksi antara mata bor  dengan benda kerja dimana benda kerja terpotong sedangkan mata bor mengalami gesekan. Gesekan yang dialami pahat berasal dari permukaan geram yang mengalir dan permukaan benda kerja yang telah terpotong, akibat gesekan ini  pahat mengalami aus. Tujuan penelitian ini akan menganalisa umur pakai pahat HSS pada pemesinan bor magnesium AZ31 dan untuk mendukung penelitian tersebut digunakan Metode Taguchi untuk menganalisa pembahsan hasil penelitian. Parameter permesinan bor yang digunakan yaitu; mata bor HSS (hight speed stell) dengan ukuran (10 mm, 12 mm, dan 14 mm), kecepatan putaran (635 Rpm, 970 Rpm, 1420 Rpm) dan menggunakan gerak makan (0,10 mm/rev, 0,18 mm/rev dan 0,24 mm/rev), dengan kedalam potong 50 mm. Pengambilan data keausan pahat dilakukan menggunakan mikroskope digital USB dengan perbesaran 50x. Data keausan pahat dilihat setiap satu kali proses pengeboran dan proses pemesinan akan dihentikan jika mata bor sudah mengalami aus. Umur pahat tertinggi diperoleh pada diameter bor 10 mm dengan kecepatan putaran 635 rpm dan menggunakan gerak makan 0,10 mm/rev yaitu selama 12,74 menit, sedangkan umur pahat terendah diperoleh pada diameter bor 14 mm dengan kecepatan putaran 1420 rpm dan menggunakan gerak makan sebesar 0,18 mm/rev yaitu selama 0,68 menit. Berdasarkan analisys of varian (ANOVA) parameter yang signifikan dalam mempengaruh umur pakai mata bor adalah kecepatan putaran (n). Semakin besar kecepatan putaran (n) maka keausan mata bor akan semakin cepat terjadi, hal tersebut disebabkan karena suhu tinggi yang di hasil dari gesekan antara mata bor dan benda kerja.
SISTEM KENDALI SOLAR TRACKER UNTUK MENINGKATKAN EFFISIENSI DAYA Yatmani, Sri Sri
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jtm.v4i1.354

Abstract

Efisien[PU1]  daya solar tracker  masih sekitar 8,87%, telah banyak dikembangkan bahan panel surya maupun posisi letak panel surya dalam menangkap sinar matahari. Penggunaan solar tracker cukup dikenal  namun belum digunakan secara masif[PU2] , karena tipe tracker membutuhkan energi tambahan untuk menggerakkan modul surya sepanjang hari, dikhawatirkan justru akan menghabiskan energi listrik yang dihasilkan modul surya. Penelitian ini membuat prototype solar tracker dengan mengatur waktu penggerakan modul surya untuk dapat menghasilkan energi total lebih besar dibandingkan modul surya tipe statis. Prototype ini menggunakan papan Arduino Mega 2560 sebagai pengendali dan 4 sensor cahaya LDR (Light Dependent Resistor), digunakan  untuk penyimpanan modul surya  secara otomatis[PU3] , dan 3 motor stepper. Energi total yang dihasilkan dengan tracker sebesar 116383 Joule per jam lebih besar dari energi tipe statis sebesar 103038 Joule per jam. Rata rata rasio efisiensi energi solar dinamis versus energi solar sel statis sebesar 12,95 %, proses penyimpanan modul surya secara otomatis[PU4]  saat tidak ada sinar matahari untuk memperpanjang masa pemakaian panel surya.
PERANCANGAN BICYCLE FORK MENGGUNAKAN PUGH’S CONCEPT DAN SOFTWARE ELEMEN HINGGA Rasyid, MM, Mohammad Kurniadi
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31543/jtm.v4i1.341

Abstract

 Penelitian ini bertujuan  membuat perancangan bicycle fork yang tepat untuk digunakan dalam membuatnya. Rancangan bicycle fork  ini harus seefisien mungkin dengan biaya  yang tidak besar namun mampu menahan beban tanpa perubahan bentuk atau rusak. Model desain dianalisis melalui perangkat lunak rekayasa Autodesk Inventor.  Analisis elemen hingga dilakukan oleh perangkat lunak ini. Analisis difokuskan pada jenis bahan yang biasa digunakan untuk bicycle fork , yaitu stainless steel 440C, Al 606i dan Titanium. Pembebanan untuk setiap bicycle fork  dibuat sama yaitu sebesar 700 N untuk arah tegak lurus penampang fork dan 350 N untuk arah parallel dengan penampang forks.  Pada model desain yang dibuat kemudian di analisa lendutan dan tegangan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan hanya Stainless Steel 440 C yang masih bisa digunakan untuk material bicycle fork, ini dilihat dari analisa pugh?s concept termasuk juga analisa kekuatan menahan beban dan deformasi yang terjadi. 
Desain dan Manufaktur Mesin CNC Plasma 3 Sumbu PT. Bangun Mesin Sejahtera Rahman, Achmad Zaki
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.38 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v3i1.205

Abstract

Pemotongan plasma otomatis adalah proses yang efektif untuk memotong logam dua dimensi yang kompleks dalam waktu singkat. Pengadaan mesin CNC plasma untuk pelaku UMKM pada bidang industri pengolahan pemotongan logam masih tergolong sulit dikarenakan harga yang mahal. Aplikasi DFMA diterapkan dalam menentukan keputusan desain. Desain rangka mesin yang dipilih adalah profil baja dengan material JIS G3466 SKTR490 75x75x2 dengan tegangan ijin σi = 162,5MPa, sedangkan tegangan bending masksimum σb  = 132,83MPa. Selisih hasil Analisa perhitungan manual dengan simulasi ANSYS untuk tegangan bending masksimum dan faktor keamanan adalah 0,75MPa dan 0,018. Proses manufaktur yang telah selesai dilakukan menghasilkan mesin CNC plasma yang sesuai standar.
ANALISA CAPABILITY PROCESS TERHADAP PERFORMA TURBIN METER GAS PADA MR/S PEMBAGI DI PT PERUSAHAAN GAS NEGARA (PERSERO) TBK. AREA TANGERANG Safitri, Ristafani Tia
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.038 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v3i1.206

Abstract

custody transfer dengan mengukur volume dan flow ke pelanggan. Salah satu alat ukur yang digunakan adalah turbin meter gas. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur Capability Process dalam pengaliran gas bumi pada turbin meter gas dan menentukan solusi atas menurunnya Capability Process tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengambil sampel flow yang mengalir pada turbin meter gas pada Meter Regulating Station atau MR/S pelanggan dan turbin meter gas pada MR/S pembagi selama masa pengambilan sampel.  Hasil dari penelitian menunjukkan rendahnya nilai Capability Process secara umum dengan nilai Cp > 1,33 dan nilai Cpk < 1. Dan penyebab dari rendahnya nilai Capability Process ada pada faktor Meter Turbin, Regulator dan Filter Gas. Ketiga faktor ini akan diperbaiki dengan sistem penyediaan meter turbin yang berkala, pengawan khusus, evaluasi perhitungan kapasitas regulator dan penerbitan standar baru handling material.
Perancangan Boiler untuk Proses Sterilisasi pada Baglog Jamur Tiram Akbar, Ronald
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.833 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v3i1.245

Abstract

The production process is the core of an industry that certainly relies on a variety of equipment to help the process run. Oyster mushroom baglog industry is one of the agricultural industries that needs to be developed in its production equipment because of its good market prospects and high economic potential with a clear market segment. But there is a problem that often faced by the baglog farmers, the problem is the sterilization process from baglog itself is not good, so the quality of the oyster mushroom will decrease or worse is the crop failure. Therefore an appropriate boiler is needed that it can increase the yield and quality of a baglog oyster mushroom industry. Boilers that are designed will follow the existing standards, which are in accordance with the ASME (American Society of Mechanical Engineers) Boiler and Pressure Vessel Code (BPVC) standards and coupled with simulations in the form of adding loads to the boiler model using Pro Engineer Wildfire 4.0 software.
DESAIN DAN ANALISIS KEKUATAN RANGKA MEJA KERJA (WORKBENCH) BALAI LAPAN GARUT MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Wibawa, Lasinta Ari Nendra
Jurnal Teknik Mesin ITI Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.462 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v3i1.216

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang desain dan analisis kekuatan rangka meja kerja (workbench) menggunakan metode elemen hingga. Analisis statik linear dilakukan menggunakan software Autodesk Inventor Professional 2017. Material rangka yang digunakan adalah Aluminum 6061 dengan standar ISO 10799-2 (Square) dengan ukuran 30 x 30 x 2 mm. Variabel beban dari rangka meja kerja yaitu 150 kg; 175 kg; 200 kg, dan 225 kg. Hasil simulasi menunjukkan bahwa rangka meja kerja aman untuk menahan beban hingga 200 kg karena memiliki faktor keamanan sebesar 2,06.