cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi)
ISSN : 25799118     EISSN : 25499750     DOI : -
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) adalah jurnal peer reviewed dan Open-Acces. JRST merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JRST mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang meliputi bidang Matematika, Kimia, Biologi, Teknologi Rekayasa dan Keteknikan, Farmasi, Geografi, Komputer dan Teknologi Informasi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan penulisan. JRST terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 45 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN DOSIS KOAGULAN TERHADAP PARAMETER KUALITAS AIR DENGAN METODE JARTEST Nisa, Nur Ihda Farikhatin; Aminudin, Achmad
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 No. 2 September 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v3i2.4500

Abstract

Water is one of the important components of human life or other living things. With the increasing number of residents, the need for clean water has also increased. However, this increase in demand is not offset by the availability of clean water due to the lower quality of water produced by the water treatment plant. Therefore, it is necessary to do alternative water treatment so that clean water needs can be sufficient. One method of processing clean water that can be done is the Jar test method. This study aims to determine the effect of coagulant dose addition on water quality parameters including pH, turbidity, TDS and total hardness of the Manisrejo City Madiun well water sample after water treatment. The research method is carried out through three stages, namely the preparation stage, the instrument analysis stage and the experimental stage. Where the type of coagulant used is Poly Aluminum Chloride (PAC). From the research that has been done, the optimum PAC coagulant dose is 43 mg / l. The conclusion obtained in this study is that the greater the coagulant dose added to the water sample, the smaller the pH value, the value of turbidity, the TDS value and the total hardness of the water sample.
MONITORING STABILITAS TRANSIEN PADA SISTEM TENAGA LISTRIK Hardani, Dian Nova Kusuma; Triyanda, Abi Aditya; Winarso, Winarso
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 No. 2 September 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v3i2.4686

Abstract

Kebutuhan listrik pada saat ini merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat Indonesia, sehingga kualitas energi listrik yang baik harus dipenuhi. Perubahan beban yang bervariatif dapat berdampak pada kestabilan sistem. Jika terjadi peristiwa beban berlebih atau gangguan maka harus dilakukan pelepasan beban agar system tetap stabil. Peristiwa alih hubung pada rangkaian listrik dapat menyebabkan adanya sentakan tegangan dan arus yang disebut dengan arus transien. Pada penelitian ini, analisis perhitungan dan simulasi lepasnya pembebanan di Gardu Induk menggunakan perangkat lunak ETAP. Hal ini berguna untuk mengetahui seberapa stabil transien yang muncul akibat adanya pelepasan beban dan jumlah kerugian yang diakibatkan oleh gangguan tersebut. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh tegangan pulih akibat transien sekitar 3 detik setelah terjadi pelepasan salah satu power grid Gardu Induk Kalibakal kemudian sekitar 0,2 detik saat pelepasan beban di feeder 11 dan 14. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kestabilan transien pada sistem tenaga listrik di Gardu Induk Kalibakal masih dalam kondisi baik.
ANALISIS PENAMBAHAN CARBOXYMETHYL CELLULOSE TERHADAP EDIBLE FILM PATI UMBI GARUT SEBAGAI PENGEMAS BUAH STRAWBERRY Putri, Rr. Dewi Artanti; Sulistyowati, Desi; Ardhiani, Tias
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 No. 2 September 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v3i2.4911

Abstract

Edible film dari pati merupakan strategi penyusunan kemasan makanan bersifat biodegradable. Film dari  pati memiliki kekurangan sebagai kemasan makanan karena realtif mudah robek, sehingga perlu penambahan plasticizer gliserol agar lebih elastis. Sedangkan untuk meningkatkan kuat tarik dan perbaikan struktur permukaan digunakan turunan selulosa yaitu CMC (Carboxy Methyl Cellulose). Umbi garut berpotensial sebagai bahan baku edible film dengan kandungan pati 86,1%. Dalam penelitian ini dilakukan sintesis edible film dengan penambahan konsentrasi CMC bervariasi (0%, 5%, 10%, 15%, 20% b/b). Selanjutnya dilakukan karakterisasi pengaruh konsentrasi CMC pada ketebalan, ketahanan, kelarutan dalam air, kuat tarik, perpanjangan, dan elastisitas. Edible film dengan penambahan 20% CMC menunjukkan karakteristik ketebalan (0,144 mm), ketahanan terhadap air (93,75%), dan kelarutan dalam air (34%) terbaik. Edible Film dengan penambahan CMC 10% menunjukkan karakteristik kuat tarik (3,5597 Mpa) dan elastisitas (25,85 Mpa) terbaik. Nilai perpanjangan terbaik (18,3%) dengan penambahan CMC 15%. Edible film yang telah diaplikasikan pada buah strawberry dapat memperpanjang umur simpan buah hingga 4 hari.
REVIEW: MEKANISME MIKO-HETEROTROF TUMBUHAN MONOTROPA Azizah, Nuril; Khoirunnisa, Gita Ayu; Nuzulia, Nuril; Muhammad, Reza Selvyana; Su'udi, Mukhamad
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 No. 2 September 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v3i2.4142

Abstract

Monotropa merupakan Angiospermae yang tidak berkolofil sehingga tidak mampu untuk melakukan fotosintesis. Monotropa mendapatkan nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangannya melalui mekanisme miko-heterotrof, yaitu dengan berasosiasi dengan jamur mikoriza.  Mikoriza bersimbiosis dengan akar tumbuhan autotrof untuk mendapatkan hasil fotosintesis, nutrisi tersebut kemudian ditransfer ke tumbuhan Monotropa. Sel-sel hifa yang berhubungan dengan epidermis akar tumbuhan autotrof dan Monotropa merupakan titik transfer nutrisi. Hifa mikoriza akan membentuk selubung (sheath) ke akar tumbuhan yang kemudian akan membentuk struktur hartig net yang menembus epidermis akar. Hartig net akan terus mengintrusi ke sel korteks akar yang kemudian akan membentuk fungal pegs. Fungal pegs ini yang akan menginduksi terbentuknya transfer sel untuk mentransfer nutrisi dari mikoriza ke Monotropa
PENGUJIAN ALGORITMA LOAD BALANCING PADA WEB SERVER MENGGUNAKAN NGINX Hakim, Dimara Kusuma; Yulianto, Dwi Yoga; Fauzan, Achmad
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 No. 2 September 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v3i2.5165

Abstract

Peningkatan jumlah traffic menyebabkan kerja server yang melayani permintaan menjadi semakin berat. Akibatnya performa server menurun dan sering terjadi gangguan pada layanan-layanan web tersebut. Sistem informasi layanan desa kabupaten Purworejo adalah salah satu aplikasi berbasis website yang berfungsi untuk menyimpan dan mengelola informasi serta layanan desa yang ada di kabupaten Purworejo. Kurang stabilnya kecepatan akses website ini menjadi salah satu kendala  yang dihadapi oleh pengguna saat bekerja dengan website ini. Dengan pemanfaatan sistem operasi Ubuntu Desktop dan penerapan virtualisasi di Oracle VM VirtualBox serta menggunakan load balancing web server Nginx, beban web server saat terjadi request yang tinggi karena banyaknya pengguna yang mengakses sekaligus dalam kurun waktu yang sama dapat dibagi agar beban traffic web server tidak terlalu berat. Dalam penelitian ini hasil penggunaan algoritma least connection untuk load balancing lebih memberikan performa yang baik dibandingankan algoritma round robin terhadap kecepatan akses website saat terjadi request yang sangat banyak dari pengguna dalam waktu yang bersamaan.
EVALUASI MOTOR LISTRIK SEBAGAI PENGGERAK MOBIL LISTRIK Aditya, Angga Wahyu; Ihsan, Ihsan; Utomo, Restu Mukti; Hilmansyah, Hilmansyah
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 3 No. 2 September 2019: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v3i2.4424

Abstract

Pengembangan konsep kendaraan Low-Cost Green Car (LCGC) dan zero emission menjadi fokus penelitian pada beberapa negara. Hal ini dilatarbelakangi cadangan bahan bakar minyak yang terus menurun dan bahaya pencemaran lingkungan. Motor listrik merupakan satu ? satunya penggerak utama yang dapat diaplikasikan pada mobil listrik yang mengusung kedua konsep tersebut. Pada generasi awal pengembangan mobil listrik, motor DC menjadi solusi yang paling sesuai dikarenakan kemudahan pengoperasiannya dan pengaturan kecepatannya. Setelah teknologi kontrol vektor untuk motor induksi ditemukan dan dikembangkan, motor induksi mulai dipakai oleh beberapa pabrikan mobil listrik. Pada kontrol vektor, fluks dan torsi pada motor induksi dapat dikendalikan secara terpisah sehingga pengaturan motor induksi menyerupai motor DC. PMSM merupakan satu ? satunya jenis motor listrik yang mampu menyamai motor induksi sebagai penggerak mobil listrik. Namun, PMSM memiliki kekurangan yang sangat vital yaitu mudah mengalami kerusakan magnetisasi akibat panas atau reaksi armature, sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengaplikasikan PMSM pada mobi listrik. Motor listrik jenis SRM banyak digunakan pada mobil hybrid yang memadukan penggunaan mesin berbahan bakar minyak dengan motor listrik. SRM memiliki banyak kekurangan apabila diaplikasikan pada mobil listrik berskala kecil namun sangat sesuai untuk diaplikasikan pada mobil listrik berskala besar seperti bis.
Editorial Team Editorial, Jrst
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 2 No. 2 September 2018: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Editorial Team
Uji Fisik Pakan Ikan yang Menggunakan Binder Tepung Gaplek (Physical Test of Fish Feed Using Cassava Flour Binder) Mulia, Dini Siswani; Wulandari, Fatih; Maryanto, Heri
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 1 No. 1 Maret 2017: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPakan ikan dibuat selain memiliki kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ikan budidaya, juga secara fisik harus kompak dan stabil di dalam air. Kelemahan yang sering terjadi, sebagian besar kandungan nutrisi sudah terpenuhi tetapi pakan mudah tenggelam di dalam air dan cepat terurai sebelum semuanya dimakan ikan. Langkah strategis adalah menambahkan binder (bahan perekat) dalam pembuatan pakan ikan agar bahan pakan tercampur dengan baik, kompak, serta memiliki daya apung yang baik pula. Salah satu bahan yang berpotensi sebagai binder pakan ikan adalah tepung gaplek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji uji fisik pakan ikan yang menggunakan binder tepung gaplek. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 4 kali ulangan, yaitu P0 : pakan komersial (kontrol); P1 : pakan dengan binder tepung gaplek 5 %; P2 : pakan dengan binder tepung gaplek 7,5 %; dan P3 : pakan dengan binder tepung gaplek 10%. Bahan baku pakan adalah tepung bulu ayam yang difermentasi dengan Bacillus licheniformis B2560, ampas tahu yang difermentasi dengan Aspergillus niger, dan tepung ikan rucah. Parameter yang diamati adalah uji fisik pakan ikan meliputi daya apung, tingkat kekerasan, tingkat homogenitas, dan kecepatan pecah pakan ikan serta sebagai data pendukung adalah kadar protein dan kadar air pakan ikan. Parameter uji fisik pakan ikan dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf uji 5%, sedangkan data kadar protein dan kadar air dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian binder tepung gaplek berpengaruh nyata terhadap hasil uji fisik pakan ikan. Perlakuan dengan binder tepung gaplek dengan konsentrasi 10% memiliki kualitas pakan yang paling baik dan mampu menyamai kualitas pakan komersial. Kadar protein yang dihasilkan pakan uji dapat memenuhi kriteria kebutuhan nutrisi pakan yang berkualitas, yaitu berkisar 30-40%.Kata Kunci : binder, pakan ikan, tepung gaplek, uji fisikAbstractFish feed is made in addition to nutritional value that corresponds to the needs of farmed fish, also must physically compact and stable in the water. Weakness is often the case, most of the nutritional content has been fulfilled but the feed easily sink in water and rapidly unfolding before everything is eaten by fish. Strategic step is to add a binder (adhesive) in the manufacture of fish feed in order to feed ingredients well mixed, compact, and has a buoyancy that good anyway. One potential as a binder ingredient of fish feed is dried cassava flour. This study aims to assess the physical test fish feed using cassava flour binder. The research method used experimental method with a completely randomized design (CRD) 4 treatments and 4 replications, namely P0: commercial feed (control); P1: feed with cassava flour binder 5%; P2: feed with cassava flour binder of 7.5%; and P3: feed with 10% cassava flour binder. Feed ingredients are chicken feather flour fermented with Bacillus licheniformis B2560, tofu fermented with Aspergillus niger, and trash fish flour. Parameters measured were physically test fish feed include buoyancy, the level of violence, degree of homogeneity, and broke the speed of fish feed as well as supporting data is the protein content and the moisture content of fish feed. Physical test parameters of fish feed were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) and Duncan Multiple Range Test (DMRT) with a test level of 5%, while data on the nutrient content were analyzed descriptively. The results showed that treatment of cassava flour Award binders significantly affect the results of physical tests of fish feed. Treatment with cassava flour binder with a concentration of 10% has the most excellent feed quality and able to match the quality of commercial feed. The protein content of the resulting feed can meet the test criteria for the nutritional needs of high quality feed, which ranges from 30-40%.Keywords : binder, cassava flour, fish feed, physical tests
Kejadian Myalgia pada Lansia Pasien Rawat Jalan Sumardiyono, Sumardiyono; Lowa, Novy Wahyunengsi; Azzam, Abdullah Muchammad; Huda, Khairunnisa Nurul; Nurfauziah, Nadia
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 1 No. 2 September 2017: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v1i2.1442

Abstract

ABSTRAK Myalgia atau nyeri otot termasuk salah satu keluhan sakit yang cukup sering diderita manusia. Lansia juga sering mengeluhkan adanya myalgia. Proses menua mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi dari organ-organ pada lansia, diantaranya penurunan fungsi muskuloskeletal, dan penurunan massa otot yang dapat menyebabkan gangguan pada otot. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan kejadian myalgia pada lansia pasien rawat jalan.  Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian dilakukan di Puskesmas Matesih Kabupaten Karanganyar dengan sampel para pasien rawat jalan tanggal 1-31 Mei 2016. Sampel dipilih secara simple random sampling sebanyak 97 sampel. Data sekunder berupa umur diambil dari rekam medik pasien. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Chi Square.  Kejadian myalgia pada pasien rawat jalan lansia (48,6%) lebih sedikit dibandingkan pasien rawat jalan bukan lansia (51,4%).  Tidak terdapat hubungan signifikan antara  kejadian myalgia dengan lansia pada pasien rawat jalan di Puskesmas Matesih Karanganyar (p>0,05). Kata kunci: Myalgia, Lansia ABSTRACTMyalgia or fatigue is one of the most common disease affects humans. Elderly are also often complain of myalgia. Aging process resulted in a decreasing organ function, including musculoskeletal function, and muscle mass, which may cause abnormality to the muscle. This research aims to know the relationship between myalgia disease with elderly in outpatients. This research was an observational analytic research with cross sectinal approach. This research was done at the health center Matesih Karanganyar with a sample of outpatients in May 30–June 1, 2016. The sample was selected by simple random sampling as many as 97 samples. Secondary data are taken from the patient’s medical record. Data was analyzed by Chi Square Test. The incidence of myalgia at the health center Matesih Karanganyar in elderly outpatient (48.6%) less than the younger outpatient (51.4%). There was no significant relationship between the incidence of myalgia with the elderly in outpatients at Matesih health centre in Karanganyar district (p> 0.05). Keywords: Myalgia, Elderly
Kata Pengantar dan Daftar Isi JRST, JRST
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 1 No. 2 September 2017: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar dan Daftar Isi