cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Majalah Farmaseutik
ISSN : 1410590x     EISSN : 26140063     DOI : -
Core Subject : Health,
Majalah Farmaseutic accepts submission concerning in particular fields such as pharmaceutics, pharmaceutical biology, pharmaceutical chemistry, pharmacology, and social pharmacy.
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Optimasi Formula Tablet Likuisolid Meloksikam Menggunakan PEG 400 Sebagai Pelarut dan Amilum Sagu Pregelatin Sebagai Carrier Material Titami, Arina; Sulaiman, T. N. Saifullah
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.952 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.48181

Abstract

Meloksikam termasuk dalam Biopharmaceutics Classification System (BCS) kelas II, memiliki kelarutan rendah dan permeabilitas tinggi. Teknik likuisolid merupakan metode yang dapat meningkatkan kelarutan dan disolusi sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula optimum sediaan tablet likuisolid meloksikam menggunakan PEG 400 sebagai pelarut dan amilum sagu pregelatin sebagai carrier material. Delapan formula diformulasi dengan berbagai proporsi PEG 400 dan amilum sagu pregelatin. Serbuk dilakukan pengujian sifat alir dan Loss on Drying. Tablet likuisolid meloksikan dilakukan uji yang meliputi: keseragaman kandungan, kekerasan, kerapuhan, waktu hancur, dan disolusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi PEG 400 dan amilum sagu pregelatin memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sifat fisik serbuk dan sifat fisik tablet likuisolid meloksikam. Kombinasi PEG 400 sebagai pelarut sebanyak 6-8,5% dan amilum sagu pregelatin sebagai carrier material sebanyak 18,5\-21% dapat menghasilkan formula optimum dengan nilai desirability sebesar 0,9.
Prevalensi dan Evaluasi Kesesuaian Penggunaan Antibiotik pada Pasien dengan Infeksi Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Nuryah, Atik; Yuniarti, Nunung; Puspitasari, Ika
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.045 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.47911

Abstract

Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) menjadi masalah kesehatan terkini di dunia terkait angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Pola resistensi bakteri juga mengalami perubahan dari waktu ke waktu sehingga diperlukan data yang sistematis mengenai prevalensi dan pola kepekaan bakteri S. aureus untuk mencegah resistensi dan mendapatkan outcome klinik yang baik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi MRSA dan kesesuaian penggunaan antibiotik terhadap outcome klinik pasien di RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan desain penelitian cohort study. Sebanyak 332 pasien yang terinfeksi S. aureus dan 31 pasien dengan infeksi MRSA untuk menentukan prevalensi MRSA, serta sebanyak 23 pasien untuk mengetahui hubungan kesesuaian penggunaan antibiotik terhadap outcome klinik pasien yang dianalisis dengan menggunakan Chi Square. Penelitian ini dilakukan di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten secara retrospektif periode Januari 2015 - Desember 2018. Hasil prevalensi MRSA terus meningkat dari tahun 2015 hingga tahun 2018 yaitu 7,69%, 5,63%, 10,85%, dan 12,94%, sedangkan hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara penggunaan antibiotik terhadap clinical outcome dan hasil analisis bivariat terhadap karakteristik pasien menunjukkan usia (p=0,825), jenis kelamin (p=0.144), ruang perawatan (p=0,130), infeksi penyerta (p=0,704), dan ruang perawatan (p=0,602) juga tidak memiliki hubungan bermakna terhadap clinical outcome pada pasien dengan infeksi MRSA di RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten.Kata Kunci: kesesuaian antibiotik, MRSA, RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten
Gambaran Hubungan Regimen Dosis Danefek Samping Kemoterapi pada Pasien Kanker di RSUD Prof Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Periode Bulan Januari-Februari Tahun 2019 Darmawan, Endang; Melani, Reina; Raharjo, Budi
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.47664

Abstract

Pengobatan kanker dikenal beberapa cara, salah satunya adalah kemoterapi, yaitu pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang dapat menghambat atau membunuh sel-sel kanker. Pengobatan dengan kemoterapi banyak menimbulkan efek samping. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran efek samping kemoterapi pasien kanker di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto dan mengetahui hubungan antara regimen dosis terhadap efek samping kemoterapi. Penelitian ini menggunakan rancangan secara prospektif dengan pendekatan study metode cross sectional. Gambaran efek samping kemoterapi yang banyak terjadi di RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo Purwokerto pada pasien 10 besar kanker periode bulan Januari – Februari 2019 adalah alergi sebanyak 15 pasien (10%), disusul dengan mual sebanyak 11 pasien (7.3%) sedangkan leukopenia dan neutropenia masing-masing sebanyak  5 pasien (4.7 %). Kesimpulan pada peneltian ini yaitu bahwa ada hubungan yang signifikan antara pemberian obat kemoterapi terhadap terjadinya efek samping setelah menjalani kemoterapi (p< 0,05)
Pengaruh Home Pharmacy Care Terhadap Pengetahuan, Kepatuhan, Outcome Klinik Dan Kualitas Hidup Pasien Hipertensi Widyastuti, Sad; Yasin, Nanang Munif; Kristina, Susi Ari
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.674 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.47623

Abstract

Pengetahuan dan kepatuhan pengobatan yang rendah menjadi salah satu faktor yang berperan dalam tidak terkontrolnya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  home pharmacy care terhadap tingkat pengetahuan, kepatuhan, outcome klinik, dan kualitas hidup pasien hipertensi peserta Prolanis.Rancangan penelitian menggunakan kuasi ekperimental, dengan desain penelitian pretes-postes with control group. Bentuk home pharmacy care  berupa edukasi dan konseling  dengan alat bantu leaflet yang melibatkan pasien hipertensi peserta prolanis di Puskesmas Klaten yang masuk kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner HK-LS, ASRQ dan kuesioner SF-36. Untuk menganalisis antar variabel digunakan uji Mann-Withney.   Dari total 78 responden terbagi menjadi 39 kelompok kontrol dan 39 kelompok intervensi. Setelah dilakukan Intervensi home pharmacy care menunjukan bahwa kelompok intervensi memiliki nilai yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi menunjukan ada peningkatan pengetahuan pasien dengan Δ3,2 dan (p=0,000), terjadi peningkatan kepatuhan dengan Δ-0,72 dan (p=0,000), terjadi penurunan tekanan darah sistolik dengan Δ–11,69 (p=0,000) dan Δ diastolik -7,56 dan (p=0,000) dan kualitas hidup pasien meningkat dengan nilai Δ2,17 nilai (p=0,001). Intervensi home pharmacy care memperbaiki semua aspek variabel yang diteliti dalam penelitian ini.
Produksi dan Karakterisasi Gelatin dari Limbah Tulang Ayam dengan Menggunakan Spektrofotometer Ftir (Fourier Transform Infra Red) Maryam, St.; Effendi, Nurmaya; Kasmah, Kasmah
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.162 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.47542

Abstract

Gelatin merupakan protein hasil hidrolisis parsial kolagen tulang dan kulit. Gelatin memiliki sifat yang khas, yaitu dapat berubah secara reversible dari bentuk sol ke bantuk gel, mengembang dalam air dingin, dapat membentuk film serta mempengaruhi viskositas suatu bahan, dan melindungi sistem koloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persen rendamen serta menentukan karakteristik proksimat dan fisikokimia dari gelatin tulang ayam. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental, proses yang dilakukan untuk menghasilkan gelatin melalui beberapa tahap yaitu degreasing, demineralisasi, ekstraksi dan pengeringan. Kemudian gelatin hasil ekstraksi dari keempat perlakuan tersebut dilakukan beberapa pengujian seperti karakteristik  proksimat  (kadar  air,  abu,  dan protein),  dan  karakteristik  fisikokimia  (pH dan viskositas) serta identifikasi gugus fungsi menggunakan spektrofotometri Fourier Transform Infra Red (FTIR). Hasil penelitian ini menunjukkan persen rendamen gelatin 1,030%, hasil karakterisasi proksimat yaitu kadar air 9,214%, kadar abu 10,396%, kadar protein 67,756% dan hasil karakteristik fisikokimia yaitu pH 6, viskositas relatif 6 cP. Berdasarkan spektra FTIR, gugus fungsi gelatin tulang ayam yang dapat diidentifikasi diantaranya adalah  gugus O-H, N-H, C-N, C=O & C-H. Dari hasil penelitian yang didapatkan dapat disimpulkan bahwa gelatin dari tulang ayam memenuhi standar mutu gelatin.
Optimasi Formula Tablet Floating Famotidin Menggunakan Kombinasi Matriks Gum Xanthan dan Hidroksi Propil Metil Selulosa K100M Sari, Shelinia Prima; Bestari, Angi Nadya; Sulaiman, T. N. Saifullah
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.723 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.46878

Abstract

Famotidin adalah obat antihistamin H2 yang digunakan dalam pengobatan penyakit tukak lambung (peptic ulcer), tukak duodenal, ataupun keadaan hipersekresi yang patologis. Tablet floating famotidin dapat meningkatkan bioavailabilitas dengan mempertahankan waktu tinggal tablet dalam lambung dan mendekatkan famotidin pada tempat absorpsinya pada lambung bagian atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi optimum HPMC K100M serta gum xanthan dan pengaruh variasi keduanya terhadap sifat fisik granul dan tablet floating famotidin. Pembuatan delapan formula tablet floating famotidin menggunakan metode granulasi basah. Respon formula optimum didapat dengan evaluasi granul dan sifat fisik tablet. Evaluasi granul meliputi uji sifat alir dengan metode kecepatan alir dan uji daya serap granul. Evaluasi tablet meliputi keragaman bobot, kekerasan, kerapuhan, swelling index, floating lag time, total waktu floating, disolusi obat, dan penetapan kadar. Penentuan formula optimum menggunakan Design Expert versi 10.0.1. Peningkatan HPMC K100M meningkatkan daya serap granul, kekerasan tablet, dan swelling index secara signifikan. Peningkatan gum xanthan meningkatkan kecepatan alir granul, kerapuhan tablet, dan floating lag time secara signifikan. Kombinasi keduanya menurunkan persentase obat terdisolusi secara signifikan. Formula optimum tablet floating famotidin merupakan formula dengan kombinasi HPMC K100M sebesar 30% b/b dan gum xanthan sebesar 5% b/b.
Penyesuaian Dosis Obat Berdasarkan Nilai Kreatinin Klirens pada Pasien Geriatri Rawat Inap di Rsup Dr. Kariadi Semarang, Indonesia Haryati, Noor; Rahmawati, Fita; Wahyono, Djoko
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.567 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.46447

Abstract

Pasien geriatri biasanya mengalami multipathology dan polypharmacy yang dapat mengakibatkan munculnya respon yang berlebihan seperti efek samping bahkan efek toksik. Untuk menghindari hal ini diperlukan penyesuaian dosis berbasis farmakokinetika individual. Penelitian ini bertujuan untuk melihat persentase obat yang membutuhkan adjustment dose pada pasien geriatri berdasarkan kreatinin klirens ginjal yang diukur dengan formula Cockroft-Gault dan menganalisa hubungan ketepatan pendosisan dengan outcome clinic. Penelitian dilakukan dengan rancangan cross-sectional dengan pengambilan data secara retrospektif melalui penelusuran data rekam medis pasien geriatri rawat inap yang dirawat di RSUP dr. Kariadi Semarang tahun 2017. Data yang diamati adalah regimen pengobatan, serum kreatinin, outcome clinic dan adverse drug reaction yang terjadi. Selanjutnya dilakukan estimasi kreatinin kliren yang dilanjutkan dengan menilai kesesuaian dosis dengan referensi dan formula Giusti Hayton. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan uji Chi-square dengan SPSS untuk menganalisa pengaruh penyesuaian dosis dengan clinical outcome. Hasil penelitian menunjukkan dari 100 rekam medis pasien yang memenuhi inklusi terdapat 99 pasien yang mendapatkan obat dan memerlukan penyesuaian dosis. Pasien yang mendapatkan regimen pengobatan tepat sebesar 73%.  Dari 785 obat yang diresepkan, 353 (44,97%) obat memerlukan penyesuaian dosis. Dari obat-obat yang memerlukan penyesuaian dosis tersebut 322 (91,22 %) sudah tepat dan 31 (8,78 %) belum tepat. Obat-obat yang belum tepat dosis adalah ketorolak injeksi, ranitidin injeksi dan beberapa jenis antibiotik (meropenem injeksi, levofloksasin tablet, dan sefiksim tablet). Tidak ada hubungan yang bermakna antara ketepatan dosis dengan outcome clinic (p=0,289)
Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Menggunakan Instrumen EQ-5D-5L Hamida, Nur; Ulfa, Mursyida; Haris, Restu Nur Hasanah; Endarti, Dwi; Wiedyaningsih, Chairun
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.535 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.46328

Abstract

Prevalensi penyakit diabetes melitus (DM) dan hipertensi di Indonesia semakin tahun semakin meningkat. Pemerintah melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mencanangkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) untuk mencapai kesehatan yang optimal dan kualitas hidup yang baik pada penyakit DM dan hipertensi. Studi ini bertujuan untuk mengukur kualitas hidup pasien prolanis di puskesmas menggunakan instrumen EQ-5D-5L. Studi dilakukan pada 200 pasien prolanis yang terdiri dari 100 pasien diabetes melitus dan 100 pasien hipertensi. Lokasi pengambilan sampel berada di puskesmas Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah untuk pasien DM dan Kabupaten Aceh Barat Provinsi Nangroe Aceh Darussalam untuk pasien hipertensi yang dilakukan dalam kurun waktu 3 bulan (September-November 2018). Penelitian menggunakan rancangan cross-sectional study dengan metode convenience/accidental sampling. Kualitas hidup diukur menggunakan instrumen European Quality of Life-5 Dimension-5 Level (EQ-5D-5L) dan konversi health utility (utility) dengan value set Indonesia. Analisis data menggunakan uji independent t-test untuk melihat perbedaan kualitas hidup pada tiap kelompok karakteristik  pasien DM dan hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan domain rasa sakit/tidak nyaman merupakan domain yang paling banyak dilaporkan terjadi masalah pada pasien DM maupun Hipertensi. Nilai utility pasien DM sebesar 0,843±0,081, sedangkan hipertensi sebesar 0,767±0,154. Terdapat perbedaan signifikan nilai utility berdasarkan karakteristik umur (p=0,001), riwayat penyakit keluarga (p=0,006), lama menderita penyakit (p=0,000) dan frekuensi kontrol (p=0,000) pada pasien hipertensi, sedangkan pada pasien DM hanya pada karakteristik memiliki penyakit lain (p=0,026).
Desain Sistem Pelayanan Resep Rawat Jalan RSUD Blambangan Melalui Pendekatan User Centered Octavia, Hariaty; Kristina, Susi Ari; Nugroho, Eko
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.34 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.45419

Abstract

Pelayanan resep rawat jalan meliputi kegiatan administratif dan kegiatan pelayanan farmasi klinik. Kebutuhan pengguna dalam pelayanan resep rawat belum sepenuhnya didukung oleh Hospital Pharmacy Information System (HPIS), sehingga perlu dilakukan desain sistem pelayanan resep rawat jalan di RSUD Blambangan menggunakan pendekatan user centered. Penelitian ini bertujuan membuat desain sistem pelayanan resep rawat jalan di RSUD Blambangan melalui pendekatan user centered yaitu berdasarkan kebutuhan pengguna di instalasi farmasi. Penelitian ini merupakan rancangan deskriptif yaitu analisis kebutuhan pengguna menggunakan metode focus group discussion (FGD) dan telaah dokumen. Subyek penelitian ini berjumlah 24 otang yang terdiri dari 9 orang apoteker, 13 orang tenaga teknis kefarmasian (TTK), dan 2 orang tenaga administrasi. Kebutuhan data dalam pelayanan resep rawat jalan meliputi data pasien, data obat, data admisi, data pemeriksaan fisik, data pemeriksaan klinis, data pemeriksaan laboratorium, dan data pelayanan resep yang selanjutnya dikelompokkan dalam kebutuhan data skrining resep, labeling, dan penyerahan obat. Desain sistem pelayanan resep rawat jalan yang dibuat merupakan desain dalam bentuk data flow diagram (DFD). Kesimpulan penelitian ini adalah perlu dibuat desain model lanjutan pelayanan resep rawat jalan yaitu entity relationship diagram (ERD), data dictionary, dan system flowchart.
Pembuatan Sediaan Tabir Surya Ekstrak Etanol Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa), Aktivitas Inhibisi Fotodegradasi Tirosin dan Kandungan Fenolik Totalnya Irianti, Tatang; Sulaiman, T. N. Syaifullah; Fakhrudin, Nanang; Astuti, Siluh; Testikawati, Nita; Farida, Sofa; Khasanah, Sari Rosiati Nur
Majalah Farmaseutik Vol 15, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.539 KB) | DOI: 10.22146/farmaseutik.v15i2.44740

Abstract

Senyawa fenolik mempunyai potensi sebagai fotoprotektor, sehingga mampu melindungi kulit dari kerusakan oksidatif terutama menyerap Ultra Violet dari pancaran sinar matahari. Ekstrak etanolik buah masak mahkota dewa [Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl.] mengandung senyawa fenolik dan memiliki peranan sebagai fotoprotektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanolik buah mahkota dewa sebagai fotoprotektor dalam sediaan tabir surya dan oksibenson sebagai pembanding. Aktivitas fotoprotektor ditentukan dari tingkat fotodegradasi tirosin dan kadar fenolik totalnya, kemudian penelitian ini dilakukan dengan 8 formula; formula 1 sebagai kontrol negatif (basis); formula 2 sebagai kontrol positif (basis dan oksibenson); formula 3, formula 4, dan formula 5 mengandung ekstrak etanolik buah mahkota dewa dengan berbagai konsentrasi; formula 6, formula 7, dan formula 8 mengandung oksibenson dan ekstrak etanolik buah mahkota dewa dengan berbagai konsentrasi. Penentuan kemampuan fotoproteksi berdasarkan persen transmisi eritema dan persen transmisi pigmentasi. Uji inhibisi fotodegradasi dilakukan dengan menggunakan enam kelompok komposisi tirosin dan Rhetoflam. Uji penentuan kadar fenolik total dilakukan menggunakan metode Follin-Ciocalteu. Hasil pengukuran diintrapolasikan ke dalam kurva baku asam galat. Ekstrak etanolik buah mahkota dewa dalam sediaan tabir surya memberikan nilai Te sebesar 17,86-37,01 % dan nilai Tp sebesar 12,07-22,64 %. Efektivitas fotoproteksi ekstrak etanolik buah mahkota dewa lebih kecil dibandingkan oksibenson yang memiliki nilai Te sebesar 1,15.10-5 % dan Tp sebesar 0,67 %. Kombinasi ekstrak etanolik buah mahkota dewa dan oksibenson memberikan nilai Te sebesar 0,17-0,52 % dan nilai Tp sebesar 2,10-4,48 %. Sedangkan kandungan fenolik total ekstrak buah mahkota dewa adalah sebesar 8,29 ± 0,27 % dengan aktivitas penghambatan fotodegradasi tirosin 1,58 kali lebih besar dibandingkan dengan vitamin C pada kadar yang sama, yaitu 0,15%. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak etanolik buah mahkota dewa dapat dimanfaatkan sebagai bahan 4aktif fotoprotektor dalam sediaan kosmetik.

Page 1 of 13 | Total Record : 121