cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam
ISSN : 23560150     EISSN : 26146878     DOI : -
Core Subject : Social,
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam is a journal published by the Faculty of Sharia and Law, Islam Nahdlatul Ulama University, Jepara Indonesia. The journal focuses on Islamic law studies, such as Islamic family law, Islamic criminal law, Islamic political law, Islamic economic law, Islamic astronomy (falak studies), with various approaches of normative, philosophy, history, sociology, anthropology, theology, psychology, economics and is intended to communicate the original researches and current issues on the subject.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 5, No 1 (2018)" : 5 Documents clear
Tinjauan Kritis Hasil Keputusan Bahs Al-Masail Al-Diniyyah Al-Maudu‘iyyah Muktamar NU XXX Tentang NU dan Demokrasi di Indonesia Maarif, Syamsul
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UNISNU Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.7 KB)

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk menggali lebih dalam terkait wacana demokrasi yang menjadi hasil keputusan Bahtsul Masail Diniyah Mawdhuiyah Muktamar XXX Nahdlatul Ulama (NU) di PP. Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, tahun 1999. Dalam kajian ini, penulis menggunakan teori analisis wacana kritis Van Dijk. Ada tiga elemen penting dalam menganalisis wacana kritis, yaitu teks, kondisi sosial, dan  konteks sosial. Kajian ini dapat disimpulkan bahwa NU merupakan salah satu organisasi keagamaan yang berkomitmen untuk menerima sistem demokrasi di Indonesia. Bagi NU, demokrasi diterjemahkan sebagai tatanan yang mengatur hubungan antara negara dan rakyat berdasarkan nilai-nilai universal, yaitu persamaan, kebebasan, dan pluralisme. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai-nilai yang diajarkan oleh Islam untuk mewujudkan rahmat bagi semua alam. Oleh karena itu, NU menganggap demokrasi itu sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam.
Pelaksanaan Perkawinan Campuran Di KUA Tahunan, Jepara Dalam Tinjauan Undang-Undang Perkawinan di Indonesia Anisah, Nur
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UNISNU Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.264 KB)

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui pelaksanaan perkawinan campuran dalam tinjauan Undang-undang Perkawinan di Indonesia. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan yuridis-sosiologis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan perkawinan campuran diperbolehkan oleh peraturan perundang-undangan perkawinan di Indonesia dengan prosedur yang tidak berbeda dengan pelaksanaan perkawinan pada umumnya, kecuali adanya syarat bagi yang berbeda kewarganegaraan harus mempunyai izin dari kedutaan yang menyatakan bahwa tidak ada halangan untuk melaksanakan perkawinan campuran. Sehingga perkawinan campuran tersebut dapat dicatat oleh Pegawai Pencatat Nikah, karena pencatatan perkawinan memiliki kedudukan hukum sebagai pelindung hukum bagi setiap warga negara.
Tinjauan Atas Pemikiran Muhammad Quraish Shihab Tentang Konsep Ahli Kitab Dalam Perkawinan Beda Agama di Indonesia Hermawan, Bambang
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UNISNU Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.25 KB)

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk mengetahui konsep ahli kitab dan argumentasi hukumnya menurut pemikiran Muhammad Quraish Shihab, dan keterkaitannya dengan perkawinan beda agama di Indonesia. Kajian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, dan menggunakan metode penelitian pustaka. Hasil dari kajian ini menyatakan bahwa pemahaman tentang ahli kitab menurut Quraish Shihab adalah komunitas yang memiliki kitab yang terbatas pada orang Yahudi dan Nasrani. Adapun argumentasi yang digunakan adalah surat al-Maidah: 5 dan surat al-Bayyinah:1. Terkait dengan perkawinan beda agama, antara hasil pemikiran Quraish Shihab dengan Kompilasi Hukum Islam (KHI) tidak ditemukan adanya pertentangan.
Tinjauan Maqasid Al-Syari‘ah Pada Pasal 56 dan 57 Kompilasi Hukum Islam Tentang Izin Poligami Budiman, Budiman Budiman
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UNISNU Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.547 KB)

Abstract

Kajian ini dilakukan untuk mengetahui secara mendalam Pasal 56 dan 57 Kompilasi Hukum Islam (KHI) tentang izin poligami dalam perspektif maqasid al-syari‘ah. Karena maqasid al-syari‘ah menempati posisi sentral dalam perkembangan hukum Islam Kontemporer dalam hal menjadi konsiderasi utama dalam proses penetapan hukum Islam. Kajian ini dilakukan dalam ranah studi pustaka dan bersifat deskriptif-analitik. Sumber data primer kajian ini berasal dari buku-buku yang membahas KHI dan buku-buku lain yang terkait, yang diperoleh dengan menggunakan metode dokumentasi. Hasil dari kajian ini dapat disimpulkan bahwa izin poligami dalam Pasal 56 dan 57 KHI telah memenuhi unsur-unsur dalam maqasid al-syari‘ah yang berupa pertimbangan hifdz al-din (pemeliharaan agama), hifdz nafs (pemeliharaan jiwa), hifdz nasl (pemeliharaan keturunan) atau dalam istilah lain disebut dengan hifdz al-‘irdh (pemeliharaan kehormatan) yang kesemuanya itu termasuk dalam kategori dharuriy.
Jilbab; Antara Tuntutan Syariat Dan Budaya (Studi Tentang Pola Mazhab Dan Motivasi Berjilbab Mahasiswi IAIN Kediri) Khoiri, Muhammad Alim
Isti`dal : Jurnal Studi Hukum Islam Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UNISNU Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.593 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola sekolah dan motivasi terselubung oleh mahasiswa IAIN Kediri. Data yang digunakan sebagai panduan dalam penelitian ini adalah fakta di lapangan, kemudian diproses dan dianalisis secara deskriptif, yang menyediakan interpretasi terhadap objek yang telah dijelaskan dalam bahasa yang relevan dengan arah penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada beberapa variasi madzhab yang diadopsi oleh mahasiswa IAIN Kediri dalam berjilbab. Dalam hal jenis dan model, beberapa dari mereka mengenakan jilbab longgar, jilbab lebar ditambah jilbab, jilbab standar dan jilbab slang. Namun mayoritas mahasiswa IAIN Kediri lebih suka memakai jilbab standar. Sementara dari sisi afiliasi madzhab, mereka mengikuti beberapa madzhab. Di antara mereka adalah madzhab Maliki, Hanafi, Syafi'i dan Hanbali. Tetapi mayoritas dari mereka lebih condong ke madzhab Syafi'i dan Maliki. Sedangkan motivasi mahasiswa IAIN Kediri dalam mengenakan jilbab bervariasi. Beberapa dari mereka murni karena alasan teologis (baca; agama), antropologis (budaya) dan psikologis (kenyamanan pribadi).

Page 1 of 1 | Total Record : 5