cover
Contact Name
fropil
Contact Email
jurnal.fropil@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
revy-safitri@ubb.ac.id
Editorial Address
Gedung Dharma Pendidikan Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung Balunijuk, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
ISSN : 23382791     EISSN : 26211440     DOI : 10.33019/fropil
Core Subject : Engineering,
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) is a scientific journal of the Department of Civil Engineering, Bangka Belitung University, which is a medium of scientific communication to disseminate information and development of knowledge for researchers and practitioners in the field of Civil Engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
EVALUASI PERFORMANSI TERMINAL Kp. KERAMAT DI KOTA PANGKALPINANG Yofianti, Desy
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.17 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.249

Abstract

Terminal melayani berbagai kepentingan stakeholder, yaitu penumpang, operator bus dan angkutan perkotaan, dan pemerintah. Setiap kepentingan tersebut berbeda, dan kemungkinan akan saling bersinggungan satu sama lain. Terminal Kp. Keramat di Kota Pangkalpinang dikenal sebagai  prasarana yang tidak nyaman, tidak efektif dan efisien dalam melakukan perannya sebagai prasarana umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: menganalisis fasilitas terminal, waktu pelayanan, dan hubungan tingkat kedatangan kendaraan terhadap panjang antrian. Fasilitas utama dan penunjang yang tidak ada di Terminal Kp. Keramat Kota Pangkal Pinang, perlu dibangun. Sedangkan fasilitas yang sudah ada perlu dilakukan pemeliharaan sehingga dapat berfungsi untuk membantu aktivitas yang terjadi di dalam terminal. Kondisi permukaan perkerasan di terminal sudah rusak sehingga perlu dilakukan peningkatan. Waktu pelayanan selama 30 menit untuk semua jurusan di Terminal Kp. Keramat perlu dievaluasi kembali sehingga tidak terjadi antrian yang panjang
PENGARUH SUBSTITUSI AGREGAT HALUS DENGAN TAILING TIMAH TERHADAP KUAT TEKAN BETON Manalu, Donny Fransiskus
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.861 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.250

Abstract

Usaha untuk mendapatkan beton dengan mutu yang lebih baik yaitu dengan meningkatkan mutu material penyusunnya, misalnya kekerasan agregat dan kehalusan butir semen.  Agregat merupakan bahan penyusun utama yang berfungsi sebagai bahan pengisi yang memberikan nilai ekonomis, kekuatan, keawetan, stabilitas dan kekakuan terhadap beton.  Salah satu alternatif pengganti agregat adalah limbah dari Pusat Pengolahan Biji timah (PPBT) Peltim di Muntok yaitu pasir tailing dan air waduk Peltim. Dalam penelitian ini, Pengambilan data sekunder berupa hasil pengujian air waduk peltim, kandungan mineral tailing timah, kandungan mineral pasir galian dan luas waduk. Sedangkan data primer berupa sampel tailing timah dan pasir galian.  Penelitian ini akan menggunakan campuran beton dengan enam variasi campuran, yaitu: persentasi penggantian pasir dengan pasir tailing sebesar  0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100%. Dari masing-masing campuran beton tersebut dibuat tiga benda uji. Pengujian yang dilakukan pada campuran beton adalah kuat tekan dengan menggunakan alat uji tekan beton (compressive strength test) pada umur beton 7 hari dan 28 hari.  Hasil penelitian diperoleh, nilai kuat tekan beton umur 7 hari pada campuran beton dengan menggunakan persentase penambahan tailing timah 0%, 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% berturut-turut adalah sebesar 21,70 MPa; 21,51 MPa; 20,76 MPa; 19,44 MPa; 19,44 MPa dan 18,50 MPa. Sedangkan kuat tekan pada umur 28 hari, sesuai dengan persentase penambahan tailing timah berturut-turut sebesar 28,12 MPa; 27,55 MPa; 26,23 MPa; 25,48 MPa; 24,16 MPa dan 22,83 MPa
PEMANFAATAN SERAT KARUNG PLASTIK UNTUK PERKUATAN TANAH LEMPUNG Hisyam, Endang Setyawati
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.755 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.251

Abstract

Tanah mempunyai peranan yang penting pada suatu pekerjaan konstruksi, baik sebagai bahan konstruksi maupun sebagai pendukung konstruksi. Hal utama yang menjadi kendala kebanyakan tanah lempung adalah sangat dipengaruhi oleh kadar air, daya dukung rendah, permeabilitas rendah dan proses konsolidasi lambat. Untuk mengatasi hal ini salah satu cara adalah dengan perbaikan tanah atau disebut stabilisasi tanah dengan memberikan serat karung plastik pada tanah tersebut. Dalam penelitian ini  digunakan serat karung plastik (ukuran serat 0,5 cm, 1 cm, 2 cm serta kadar serat 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, 2%, 2,5%) dari berat kering  tanah lempung. Hasil penelitian menunjukkan Dari ketiga ukuran serat, nilai kuat geser tanah paling besar diperoleh pada ukuran serat 0,5 cm  kadar serat 2%  dengan nilai sebesar 120,6410 KN/m2, sedangkan kuat geser tanah asli sebesar 72,6954 KN/m2, sehingga terjadi peningkatan sebesar 65,9541%
PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIR KOLONG SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO Sabri, Fadillah
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.91 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.252

Abstract

Pemanfaatan air kolong untuk keperluan pembangkit tenaga listrik belum pernah dilakukan. Masyarakat di Kabupaten Bangka memanfaatkan air kolong baru sebatas untuk keperluan rumah tangga seperti mandi, mencuci dan untuk air minum. Ada juga pemanfaatan air kolong untuk rekreasi. Terdapat sejumlah208 kolong di Kabupaten Bangka dengan luas genangan 336,16 ha dan sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik tenaga listrik mikrohidro (PLTMH). Kolong Dam-3 Pemali memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik dan saat ini baru dimanfaatkan untuk keperluan air minum (PDAM Tirta Bangka) dan pembibitan ikan air tawar (BBIS). Dengan menggunakan model NRECA diperoleh debit maksimum yang masuk dalam kolong sebesar 0,401 m3/s dan debit minimum sebasar 0,059 m3/s. Debit rencana untuk PLTMH digunakan debit optimum untuk keperluan PDAM dan BBIS sebesar 0,105 m3/s. dengan menggunakan panjang pipa pesat 15 m, diameter pipa 0,25 m, dan tinggi jatuh efektif 4,22 m, serta generator jenis cross flow dihasilkan daya listrik sebesar 2,31 kilo-Watt
ANALISIS NILAI KORELASI PARAMETER E DAN CU PADA KASUS GALIAN DALAM MENGGUNAKAN PROGRAM PLAXIS Fahriani, Ferra
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.891 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.253

Abstract

Keakuratan suatu analisis masalah geoteknik  erat kaitanya dengan pemilihan suatu parameter tanah. Paramater E  (modulus elastisitas tanah)  sebagai  parameter kekakuan tanah erat kaitanya dengan analisis deformasi pada suatu  masalah geoteknik, dalam  penelitian  ini khususnya deformasi akibat pekerjaan   galian dalam. Pada penelitian ini  dilakukan analisis  korelasi parameter tanah yaitu modulus elastisitas (E) dan parameter kuat geser tak terdrainase (Cu). Korelasi yang digunakan adalah E = 300 sampai 700 Cu, dari korelasi ini akan  dilakukan analisis deformasi pada tanah, deformasi dan bending momen  dinding penahan tanah serta tegangan total dan efektif  yang terjadi. Analisis pada penelitian  ini menggunakan software PLAXIS, dengan memodelkan  pekerjaan galian menggunakan metode top down yang  diawali dengan  pemasangan konstruksi penahan tanah berupa diafragma wall, serta melakukan analisis kasus galian menggunakan   parameter tanah  kondisi total dan efektif. Dari penelitian ini didapatkan korelasi nilai E=500 Cu menggunakan parameter efektif lebih mendekati deformasi di lapangan, hasil analisis  korelasi nilai E/Cu tiap interval 100 didapat perbedaan nilai deformasi  maksimum pada  tanah berkisar antara 0,5 sampai  3 cm  serta perbedaan bending momen  maksimum berkisar antara 10-100 kN m/m  . Semakin besar korelasi nilai E/Cu maka deformasi tanah maupun dinding penahan tanah akan semakin kecil dan bending momen yang terjadi semakin kecil. Hasil analisis korelasi nilai E/Cu  tidak memberikan pengaruh besar terhadap perubahan tegangan total maupun tegangan effektif yang terjadi
PEMANFAATAN KAOLIN BELITUNG SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN PADA CAMPURAN BETON Gunawan, Indra; Laraswaty, Laksmi Puri
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.202 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.254

Abstract

Adanya keterbatasan semen di daerah tertentu khususnya di Pulau Belitung akan menjadi kendala pembangunan di daerah tersebut. Salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan semen adalah memanfaatkan dan menggunakan material lokal, sehingga mampu menekan biaya serta dapat menggali potensi material lokal yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar daerah tersebut. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan yaitu dengan cara memanfaatkan potensi material kaolin. Kemiripan kandungan unsur-unsur kimia penyusun semen yang menjadikan dasar penelitian penggunaan kaolin sebagai bahan substitusi parsial semen untuk bahan baku pembuatan beton Penelitian ini menggunakan variasi campuran, yaitu: 0%, 15%, 30% dan 45%. Umur beton yang digunakan adalah 3 hari, 14 hari dan 28 hari pada kuat tekan rencana 22,5 MPa. Dari masing-masing campuran beton tersebut dibuat tiga benda uji. Pengujian yang dilakukan pada campuran beton adalah kuat tekan dengan menggunakan alat uji tekan beton (compressive strength test). Dari hasil penelitian diperoleh nilai kuat tekan beton umur 3 hari pada campuran beton dengan menggunakan persentase penambahan kaolin 0% sebesar 17,93 MPa, 15% sebesar 16,44 MPa, 30% sebesar 8,22 MPa dan 45% sebesar 6,54 MPa. Nilai kuat tekan beton umur 14 hari pada campuran beton dengan menggunakan persentase penambahan kaolin 0% sebesar 22,08 MPa, 15% sebesar 19,04 MPa, 30% sebesar 11,34 MPa dan 45% sebesar 7,46 MPa. Nilai kuat tekan beton umur 28 hari, pada campuran beton dengan menggunakan persentase penambahan kaolin 0% sebesar 24,72 MPa, 15% sebesar 22,56 MPa, 30% sebesar 13,65 MPa dan 45% sebesar 9,29 MPa. Dari data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penambahan kaolin pada campuran beton pada persentase tersebut hanya bisa digunakan pada penambahan persentase 15 %, karena hanya kuat tekan persentase tersebut yang masuk kedalam kuat tekan rencana, namun hasil tersebut lebih rendah 9,74 % dari hasil kuat tekan beton normal
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN JALAN PADA RUAS JALAN UTAMA KOTA PANGKALPINANG Firdaus, Ormuz
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.221 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.255

Abstract

Pangkalpinang merupakan ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berfungsi sebagai pusat emerintahan, perdagangan, industri, pariwisata, dan pendidikan, dengan luas wilayah 118,40 km2 dan jumlah penduduk 174.838 jiwa pada tahun 2010. Keadaan ini menyebabkan tingginya tingkat kebutuhan akan pergerakan lalu lintas masyarakat kota Pangkalpinang dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data, baik data primer yang terdiri dari survei volume kendaraan dan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisis tingkat pelayanan jalan pada ruas jalan utama kota Pangkalpinang ini diolah menggunakan Microsoft excel berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997). Berdasarkan hasilanalisakinerjalalulintasyangadapadaruas jalan utama kota Pangkalpinang menyatakan bahwa kondisi existing lalu lintas Kota Pangkalpinang pada jam sibuk untuk beberapa ruas jalan utama menunjukkan kondisi lalu lintas yang cukup baik, yaitu dengan nilai V/C tertinggi sebesar 0,59 pada jalan Basuki Rahmat. Hal ini menunjukkan bahwa volume lalu lintas saat ini belum mengalami permasalahan transportasi. Manajemen lalu lintas merupakan solusi untuk mengatasi permasalahan transportasi jaringan jalan Kota Pangkalpinang saat ini
ANALISIS NILAI KORELASI DEBIT LIMPASAN LANGSUNG METODE INFIL TERHADAP DEBIT LIMPASAN LANGSUNG TERUKUR Hambali, Roby
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 1 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.839 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i1.256

Abstract

Aliran di sungai dalam bentuk hidrograf dapat disederhanakan menjadi dua komponen, yaitu aliran dasar dan aliran permukaan (limpasan langsung). Debit limpasan langsung (direct runoff) merupakan akumulasi dari bagian hujan yang jatuh ke permukaan tanah dan tidak terinfiltrasi (hujan efektif) dalam satu cakupan luas DAS persatuan waktu. Analisis debit limpasan langsung sangat penting untuk perhitungan debit (hidrograf) banjir suatu sungai. Oleh karena limpasan langsung terjadi akibat hujan efektif, maka pemilihan metode yang tepat dalam perhitungan hujan efektif menjadi sangat penting. Salah satu metode yang pernah digunakan adalah metode SCS CN. Cara ini dianggap kurang baik karena nilai CN bervariasi terhadap kelembaban tanah serta peningkatan laju curah hujan menyebabkan kenaikan laju infiltrasi secara linier, padahal secara prinsip tidak terdapat hubungan yang linier antara hujan dan infiltrasi. Salah satu metode yang dianggap baik adalah metode INFIL yang menggunakan hubungan antara nilai CN dan parameter infiltrasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi hidrograf limpasan langsung hasil hitungan berdasarkan hujan efektif metode INFIL terhadap hidrograf limpasan langsung terukur pada DAS Bedog. Analisis statistik (nilai korelasi) digunakan untuk mengevaluasi metode yang digunakan. Berdasarkan hasil analisis terhadap 12 data banjir terpilih, hidrograf limpasan langsung hasil hitungan berdasarkan hujan efektif metode INFIL menunjukkan korelasi yang tinggi terhadap hidrograf limpasan langsung terukur, yaitu rata-rata sebesar 0,91
PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SAWIT INTUK MENINGKATKAN KEKUATAN TANAH Hisyam, Endang Setyawati; Yofianti, Desy
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.551 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.257

Abstract

Peranan tanah sangat penting pada suatu pekerjaan konstruksi, baik sebagai bahan konstruksi maupun sebagai pendukung konstruksi. Apabila konstruksi dibangun pada tanah lunak seperti tanah lempung lunak, maka tanah tersebut memberikan permasalahan tersendiri terhadap pembangunan konstruksi. Untuk meningkatkan kekuatan tanah tersebut dilakukan usaha stabilisasi tanah dengan menambahkan sabut kelapa sawit pada tanah tersebut. Dalam penelitian ini sabut kelapa sawit dicampurkan dengan kadar 1,5%, 2,5%, 3,5% dan 4,5% dari berat kering tanah lempung. Untuk mengetahui besarnya kekuatan tanah dilakukan pengujian geser (direct shear test) dan pengujian kuat tekan tanah (UCS). Pemberaian ampas serat sawit memberikan pengaruh terhadap nilai kuat Kuat Geser Tanah (s) dan Kuat Tekan Bebas (qu). Pada kadar 4,5% nilai  Kuat Geser Tanah (s) dan Kuat Tekan Bebas (qu) memiliki nilai yang paling besar dengan nilai  Kuat Geser Tanah (s) 129,748 kN/m2 memberikan kenaikan sebesar 537,083% dari tanah asli tanpa campuran sedangkan nilai Kuat Tekan Bebas sebesar 34,254 kN/m2 memberikan kenaikan sebesar 79,048% dari tanah asli tanpa campuran.
KAJIAN IMBANGAN AIR PULAU BANGKA Sabri, Fadillah; Hambali, Roby
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.861 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.259

Abstract

Persoalan dalam pengelolaan sumberdaya air tidak akan terlepas dalam tiga persoalan utama, yaitu air berlebih ketika musim hujan, air berkurang di musim kemarau, dan kualitas sumber air yang semakin menurun dari waktu ke waktu. Bertambahnya jumlah penduduk suatu wilayah akan semakin menambah kebutuhan air secara global, namun besarnya kebutuhan tersebut tidak serta merta dapat terpenuhi. Imbangan air merupakan nisbah antara kebutuhan air dengan air tersedia. Kebutuhan air meliputi kebutuhan air irigasi dan kebutuhan air non-irigasi. Dengan meningkatnya pembangunan di Pulau Bangka, terutama pembangunan sarana dan prasarana umum, perdagangan dan industri, pertanian dan perkebunan akan menambah kebutuhan akan air baku. Status imbangan air di Pulau Bangka mutlak untuk diketahui agar pengeloaan sumberdaya air dapat terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan angka besaran kebutuhan air dan ketersedian air di Pulau Bangka serta menentukan status imbangan air di Pulau Bangka dengan menggunakan metode analisis kuantitatif nisbah antara kebutuhan air (KA) dan ketersediaan air (AT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kebutuhan air di Pulau Bangka adalah sebesar 711,75 m3/kapita/tahun. Air tersedia di Pulau Bangka tahun 2013 hingga tahun 2023 menunjukkan nilai surplus pada musim hujan (Nopember-April) dan terjadi defisit ketersediaan air pada musim kemarau (Mei-Oktober). Kondisi imbangan air di seluruh wilayah di Pulau Bangka tergolong baik hingga tahun 2023, kecuali Pangkalpinang. Kondisi imbangan air di Kota Pangkalpinang tergolong buruk dengan nilai 388,13% pada tahun 2013, 454% pada tahun 2018 dan 531,04% pada tahun 2023

Page 1 of 10 | Total Record : 91