cover
Contact Name
Siska Amelia
Contact Email
siska.kresno@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mahardika.kresno@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Mitra Pendidikan
ISSN : 26147254     EISSN : 25500481     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mitra Pendidikan adalah Jurnal hasil penelitian dalam bidang pendidikan. Isi jurnal ini diharapkan menjadi inspirasi para Tenaga Pendidik dalam pengembangan profesinya
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus" : 13 Documents clear
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DAN NHT DITINJAU DARI HASIL BELAJAR IPA lowati, susi
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.884 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan model pembelajaran Student Team Achivement Division (STAD) dan Number Head Together (NHT) terhadap hasil belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain pretest posttest yang tak ekuivalen. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas IV SD Negeri Kutowinangun 08 sebagai kelas eksperimen 1 menggunakan pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan kelas IV SD Negeri Kutowinangun 07 sebagai kelas eksperimen 2 menggunakan model pembelajaran Number Head Together (NHT). Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 48 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dengan instrumen soal pretest dan posttest yang telah diuji validitas dan reliabilitas untuk mengukur hasil belajar siswa. Data dianalisis dengan uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan teknik analisis data menggunakan uji t Independent Sample Test menggunakan SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan penggunaan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan Number Head Together (NHT) terhadap hasil belajar IPA. Hal ini ditunjukkan dengan nilai probabilitas signifikansi 0,027 yang artinya lebih kecil dari 0,05 (0,027 < 0,05). Nilai rata-rata kelas eksperimen 1 sebesar 82,71 dan nilai rata-rata kelas eksperimen 2 sebesar 78,75. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Student Team Achievement Division (STAD) dan Number Head Together (NHT).
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS 4 Listiani, Widi
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.91 KB)

Abstract

Jenis penelitian ini adalah PTK dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang setiap siklusnya terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan dan observasi, dan (3) refleksi. Penelitian dilakukan pada Kelas 4 SD Negeri Ngablak 05 dengan jumlah 22 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 12  siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi untuk langkah-langkah model pembelajaran problem based learning berbantu media visual dan soal tes. Penelitian ini menggunakan analisis ketuntasan dan analisis diskriptif komparatif yaitu membandingkan nilai pra siklus, siklus I dan siklus II. 96 Penggunaan model pembelajaran problem based learningberbantu media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa  Kelas 4 SD Negeri Ngablak 05 Semester I Tahun Pelajaran 2017-2018. Hal ini terlihat dari ketuntasan hasil belajar siswa yang mulanya pada pra siklus sebesar 36%. Pada pembelajaran siklus I meningkat dengan tingkat ketuntasan sebesar 59,1%. Kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 90,9% dari keseluruhan siswa. Dengan penggunaan model pembelajaran problem based learning berbantu media visual, siswa menjadi lebih antusias dalam belajar. Hal ini ditunjukkan dengan ketika siswa menemukan solusi dari permasalahan melalui percobaan sederhana dengan anggota kelompoknya.
MENINGKATKAN MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA STIK KEBERUNTUNGAN Otiarka, Anjar Filan
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.545 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan media stik keberuntungan pada mata pelajaran IPS kelas 5 semester I tahun pelajaran 2017/2018 di SDN 02 Genengadal Purwodadi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 berjumlah 26 siswa 16 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Rancangan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus ini terdiri dari empat tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) observasi dan (4) refleksi. Hasil penelitian didapatkan dari kondisi awal diketahui bahwa siswa yang memperoleh nilai kurang dari KKM sebanyak 24 siswa atau 92% dari jumlah siswa secara menyeluruh, sedangkan siswa yang memperoleh nilai mencapai KKM sebanyak 2 siswa dengan presentase 8% dari jumlah secara keseluruhan. Pada siklus I mengalami perubahan yaitu siswa yang mampu memenuhi KKM yaitu sebanyak 9 siswa atau 35% dari 26 siswa, siswa yang belum mampu memenuhi KKM ialah sebanyak 17 siswa atau 65% dari 26 siswa. Pada siklus II ini terjadi perubahan yang sangat memuaskan yaitu sebanyak 25 siswa atau 96% dari 26 siswa. Selanjutnya, siswa yang belum mampu memenuhi KKM ialah sebanyak 1 siswa atau 4% dari 26 siswa. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilaksanakan yaitu penerapan model pembelajaran picture and picture berbantuan media stik keberuntungan di SDN 02 Genengadal Purwodadi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas 5 semester I tahun pelajaran 2017/2018.
MENINGKATKAN MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PETA KONSEP TIPE NETWORK TREE Arista, Katarina Puty
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.271 KB)

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran PKn di kelas III SDN Kupang 03 Kec. Ambarawa Kab. Semarang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III yang berjumlah 37 orang siswa yang terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 15 siswa perempuan. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan teknik analisis datanya dengan observasi terhadap kreativitas belajar siswa dan kegiatan mengajar guru. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif peta konsep tipe network tree dapat meningkatkan kreativitas belajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa kelas 3 SDN Kupang 03 Kecamatan Ambarawa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya kreativitas siswa pada kondisi awal, dari 37 siswa, yang dinyatakan kreatif hanya sebanyak 14 siswa dengan presentase 27%. Kemudian, siswa yang belum kreatif sebanyak 27 anak dengan presentase 73%.  Pada siklus I kreativitas siswa mengalami perubahan yakni : siswa kreatif sebanyak 12 siswa dengan presentase 32%. Kemudian, siswa yang belum kreatif sebanyak 25 anak dengan presentase 68%. Dan pada siklus II presentase kreativitas belajar siswa semakin meningkat dan sesuai dengan presentase yang ingin dicapai pada tingkat kreativitas belajar siswa, yaitu : dari 37 siswa, semua siswa dinyatakan kreatif dengan presentase 100%. Kemudian, siswa yang belum kreatif sudah tidak ada. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif peta konsep tipe network tree pada pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) materi sumpah pemuda dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa.
PENERAPAN MODEL THINK PAIR AND SHARE DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS Dzikri, Muhammad Faizal
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.216 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SD Negeri Klepu 01 Kabupaten Semarang Tahun ajaran 2017/2018 setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share dengan berbantuan media gambar. Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Klepu 01 yang berjumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil belajar menunjukkan adanya peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata kelas sebesar 72,89% pada siklus I menjadi 89,48% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share dengan berbantuan media gambar dalam pembelajaran IPS di kelas V SD Negeri Klepu 01 Tahun Pelajaran 2017/2018 dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan tindakan dalam penelitian pembelajaran IPS pada siswa kelas V SD Negeri Klepu 01, nampak bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa. Pada kondisi awal sebelum menggunakan model pembelajaran skor rata-rata hanya mencapai 66,67. Sedangkan yang tuntas ada 12 siswa atau 44,45% dan yang tidak tuntas ada 15 siswa atau 55,55% dengan KKM yang sudah ditentukan yaitu 70. Hal itu disebabkan cara mengajar guru hanya dengan metode ceramah dan tidak menggunakan alat peraga sehingga siswa merasa bosan dan pasif. Hal tersebut berdampak pada nilai siswa rendah. Berdasarkan pada situasi ini maka direncanakan dilakukan tindakan untuk memperbaiki ketuntasan hasil belajar siswa. Setelah menyusun perencanaan, maka ditentukan untuk menerapkan model pembelajaran Think Pair and Share dengan menggunakan media gambar demi memperbaiki hasil belajar siswa. Setelah diberi tindakan pada siklus I, terjadi peningkatan jumlah yang tuntas menjadi 15 siswa dengan persentase 56% dan yang tidak tuntas 12 siswa dengan persentase 44%. Meskipun terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa setelah diberi tindakan pada siklus I, diketahui bahwa ketuntasan yang dicapai belum sesuai harapan yang hendak dicapai, maka direncanakan untuk dilakukan perbaikan-perbaikan pada tindakan yang akan dilakukan pada siklus II. Setelah diberikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan jumlah yang tuntas menjadi 25 siswa dengan persentase 92,59%. Siswa yang belum tuntas pra siklus adalah 15 siswa dengan persentase 55,55%. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, mengalami penurunan menjadi 12 siswa dengan persentase 44% atau terjadi penurunan 12% setelah diberikan tindakan pada siklus II terjadi penurunan lagi mengalami penurunan menjadi 2 siswa dengan persentase 7,40% atau terjadi penurunan 37%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Think Pair and Share dapat meningkatkan hasil belajar IPS.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER KELAS 4 SDN 2 TRUKO Nafiq, Ahmad
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.173 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai siswa kelas 4 di SDN 2 Truko pada mata pelajaran IPS menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Jenis penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pos tes dilaksanakan pada pertemuan kedua pada setiap siklus yang menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 25 soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran NHT dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN PENDEKATAN ACTIVE LEARNING DIPADUKAN DENGAN METODE EKSPERIMEN PRADANA, SATRIA MAHARDIKA ADHI
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.805 KB)

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran IPA mengalami kesulitan dalam belajar mengenai energi listrik. Guru meyampaikan materi dengan menjelaskan secara langsung, siswa hanya mendengarkan, kemudian mengerjakan soal-soal yang diberikan di papan tulis. Kondisi demikian membuat siswa kurang aktif dan permasalahan utama siswa dalam belajar energi listrik yaitu kesulitan siswa dalam menerima pembelajaran energi listrik berdampak pada rendahnya hasil belajar IPA. Meningkatkan proses dan hasil belajar pada pokok bahasan perpindahan energi panas dan listrik dengan pendekatan active learning  menggunakan metode eksperimen, dengan metode eksperimen siswa akan belajar praktik mersngksi listrik secara langsung. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Peneliti melaksanakan 2 siklus yang terdiri dari 3 pertemuan disetiap siklusnya dan melaui beberapa tahapan yaitu perencanaan tindakan tahap pelaksanaan tindakan dan observasi, serta tahap refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA. Hal ini ditunjukkan melalui hasil observasi siswa dengan presentase rata-rata skor aktivitas individu siswa meningkat dari kondisi prasiklus sebesar  31,2% dan meningkat menjadi 82% pada siklus 1 dan meningkat menjadi 93,2% pada siklus II. Pada prasiklus nilai rata-rata ulangan harian IPA siswa kelas 6 yaitu 68,6% dengan ketuntasan 23,5%. Setelah diterapkan metode pembelajaran akif  rata-rata hasil belajar IPA siklus 1 meningkat menjadi 77,5% dengan presentase ketuntasan 59,27%, setalah dilakukan perbaikan maka pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar Bhasa Indonesia yang diperoleh menjadi 84 dengan presentase ketuntasan mencapai 100% dari 30 siswa. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan active learning menggunakan metode eksperimen dapat meningkatkan proses dan hasil  belajar dan hasil belajar IPA.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan karakter disiplin dan tanggung jawab serta hasil belajar IPA pada siswa kelas IV Wati, Endang Retno
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.107 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Karakter Disiplin,Tanggung Jawab dan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas menggunakan model Hopkins dengan langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi, refleksi yang dilaksanakan dengan dua siklus. Siklus I dan siklus II masing-masing terdiri dari 3 pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Kebundowo 01 Banyubiru yang berjumlah 28 siswa, terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan dengan karakteristik yang heterogen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis hasil belajar berupa nilai tes dan data hasil observasi yang terdiri dari data observasi terhadap aktivitas guru, dan aktivitas siswa serta hasil olah data angket untuk mendapatkan data karakter displin dan tanggung jawab. Dari hasil analisis data diperoleh hasil kedisplinan siswa siklus I berada pada kategori sangat tinggi yaitu sebesar 32, 14%, meningkat pada siklus II menjadi 57, 14%. Karakter tanggung jawab pada siklus I berada pada kategori sangat tinggi yaitu sebesar 28, 57% meningkat pada siklus II menjadi 64, 28%. Sedangkan untuk hasil belajar diperoleh hasil pada siklus I siswa yang tuntas 25 siswa (89, 28%) dan yang belum tuntas 3 siswa (21,43%). Pada Siklus II siswa yang tuntas 28 siswa (100%). Hasil penelitian ini dikatakan berhasil karena telah mencapai indikator keberhasilan yaitu 80% dengan KKM ≥ 70.   Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Karakter Disiplin Tanggung Jawab, Hasil Belajar IPA    
Pengembangan Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Sosial Pembelajaran IPS Kelas IV SD Hardiani, Iska Novi
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.472 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk  (1) menyusun instrumen penilaian sikap sosial pembelajaran IPS kelas IV, (2) mengetahui visibilitas penggunaan instrumen penilaian sikap sosial pembelajaran IPS kelas IV, (3) mengetahui tingkat validitas instrumen penilaian sikap sosial pembelajaran IPS kelas IV. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Tahap penelitian Sukmadinata dalam penelitian ini dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu (1) studi pendahuluan, (2) pengembangan produk, (3) pengujian produk. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Gendongan 1, 2, 3 Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik nontes dengan instrumen angket skala guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyusunan instrumen penilaian sikap sosial dilakukan dengan menentukan KI KD dan indikator, menentukan kriteria penilaian, menyusun kisi – kisi yang digunakan untuk mengembangkan butir pernyataan, dan melakukan ujicoba instrumen. (2) Visibilitas instrumen penilaian sikap sosial pembelajaran IPS terdiri dari 20 butir pernyataan yang diujicobakan sebanyak tiga kali, dengan ujicoba kelompok kecil dengan jumlah responden 20 siswa, ujicoba kelompok utama dengan jumlah responden 30 siswa, dan ujicoba kelompok besar dengan jumlah responden 40 siswa. (3) Validitas instrumen penilaian sikap sosial pada ujicoba kelompok kecil diperoleh hasil sebanyak 14 (70%) dari 20 butir penyataan dinyatakan valid. Ujicoba kelompok utama diperoleh hasil sebanyak 17 (85%) dari 20 butir pernyataan dinyatakan valid. Ujicoba kelompok besar diperoleh hasil sebanyak 20 (100%) butir pernyataan dinyatakan valid. Maka instrumen penilaian sikap sosial pembelajaran IPS adalah baik. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi guru dalam melakukan penilaian sikap sosial pembelajaran IPS sebaiknya menggunakan instrumen penilaian sikap sosial pembelajaran IPS yang berupa angket. Kata kunci : Pengembangan, Instrumen Penilaian Sikap Sosial, Pembelajaran IPS.
Peningkatan Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Discovery learning Siswa Kelas IV SDN Gedanganak 02 fitrianingtyas, anggraini
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.841 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model discovery learning  pada pembelajaran IPA materi Benda di siswa kelas VI SDN Gedanganak 02 Ungaran Timur Kab.Semarang dan meningkatan hasil belajar IPA materi gaya pada siswa kelas IV melalui model discovery learning. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan masing-masing siklus 1 pertemuan. Setiap pertemuan  terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model discovery learning dapat dilaksanakan oleh guru dengan melihat jumlah aspek yang dilewatkan guru, yang semula 4 aspek terlewat menjadi tidak ada aspek yang terlewat pada akhir penelitian. Aktivitas siswa juga dapat dilihat selama mengikuti pembelajaran yang semula tidak tertib, tidak menaati perintah dari guru, dan tidak menghargai teman menjadi tertib, mau menaati perintah dan mau menghargai pendapat teman. Hasil nilai akhir meningkat dari cukup (44%) menjadi sangat baik (56%). Ketuntasan klasikal meningkat dari kurang sekali (56%) menjadi sangat baik (88%). Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bagi guru dalam melakukan proses pembelajaran agar hasil belajar meningkat dapat menggunakan model pembelajaran Discovery Learning.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol 4 No 6 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 4 No 5 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 4 No 4 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 3 No 9 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 3 No 7 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 3 No 12 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 3 No 11 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 3 No 10 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 3 No 8 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 3 No 7 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 3 No 6 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 3 No 5 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 3 No 4 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 2 No 9 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 2 No 8 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 2 No 7 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 2 No 6 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 2 No 5 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 2 No 4 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Februari Vol 2 No 12 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 2 No 10 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 1 No 9 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 1 No 8 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 1 No 7 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 1 No 5 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 1 No 4 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 1 No 10 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret More Issue