cover
Contact Name
Siska Amelia
Contact Email
siska.kresno@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mahardika.kresno@gmail.com
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Mitra Pendidikan
ISSN : 26147254     EISSN : 25500481     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mitra Pendidikan adalah Jurnal hasil penelitian dalam bidang pendidikan. Isi jurnal ini diharapkan menjadi inspirasi para Tenaga Pendidik dalam pengembangan profesinya
Arjuna Subject : -
Articles 359 Documents
PERBAIKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MUATAN IPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) SISWA KELAS 4 SD Muasaroh, Maulida Ilfin; Harjono, Nyoto; Airlanda, Gamaliel Septian
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 7 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.918 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki proses dan hasil belajar muatan IPA tema 8 subtema 1 siswa kelas 4 SD Negeri Dukuh 01 Salatiga Semester II Tahun 2017/2018 melalui model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pelaksanaan dalam masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sumber data adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, kajian dokumen, dan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Muatan IPA merupakan salah satu muatan pelajaran dengan hasil belajar yang kurang maksimal. Proses pembelajaran muatan IPA siswa masih pasif dan kurang antusias dalam mengikuti pembelajaran. Terbukti dari hasil observasi prasiklus aktivitas guru memperoleh persentasae 66,69%. Kemudian prasiklus aktivitas siswa memperoleh persentase 42,89%. Aktivitas belajar yang belum maksimal berdampak pada rendahnya hasil belajar. Berdasarkan hasil ulangan harian muatan IPA kelas 4 memperoleh hasil nilai tertinggi 95, nilai terendah 36, nilai rata-rata 63. Siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 14 siswa dari 34 siswa , itu artinya hasil belajar muatan IPA masih rendah. Simpulan hasil penelitian adalah bahwa penerapan model PBL dapat memperbaiki proses dan hasil belajar muatan  IPA tema 8. Pada siklus I, persentase ketercapaian aktivitas guru sebesar 88,1% yang kemudian meningkat pada siklus II menjadi 97,62% dan ketercapaian aktivitas siswa pada siklus I sebesar 72,6% yang kemudian meningkat pada siklus II menjadi 95,24%. Peningkatan hasil belajar muatan IPA dilihat dari aspek kognitif persentase ketuntasan untuk siklus I mencapai 67,65% dan meningkat pada siklus II menjadi 88,24%.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR PADA MATA PELAJARAN IPS Nurhidayati, I'is Utami
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 4 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.993 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang setiap siklusnya terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan dan observasi, dan (3) refleksi. Penelitian dilakukan pada kelas IV SDN Sumogawe 04 Kec. Getasan dengan jumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes hasil belajar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi guru dan siswa juga soal tes evaluasi. Penelitian ini menggunakan analisis ketuntasan yaitu membandingkan nilai pra siklus, siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar siswa yang mulanya pada pra siklus sebesar 44%. Pada siklus I meningkat dengan tingkat ketuntasan sebesar 60%. Kemudian meningkat lagi pada siklus II menjadi 88% dari keseluruhan siswa. Dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media gambar, siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran. Siswa tidak lagi hanya duduk diam mendengarkan penjelasan dari guru, akan tetapi siswa harus mampu berfikir dan aktif untuk menyelesaikan permasalahan yang ia hadapi. Optimalnya partisipasi siswa dalam pembelajaran merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi berhasilnya penelitian ini.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MIND MAPPING KELAS 5 NUGRAHA, AJI SULISTYA
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 5 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.959 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat  penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning berbantuan media Mind Mapping  terhadap hasil belajar IPA siswa kelas 5 SD Negeri Binangun 01. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dan tes. Data hasil observasi aktivitas guru dan siswa dianalisis dalam bentuk tabel. Data tes hasil belajar siswa dianalisis berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara individu dan klasikal kemudian dijabarkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Hasil belajar yang diperoleh siswa kelas 5. Hal ini ditunjukkan dengan hasil belajar siswa pada evaluasi mengacu pada kriteria keberhasilan yang sudah ditentukan yaitu 70. Nilai rata-rata ketuntasan belajar siswa secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 89,9% pada mata pelajaran IPA, dengan rincian pra siklus ketuntasan 33,3% dari 6 siswa yang mencapai keberhasilan dengan rata-rata 57,7, siklus I menjadi 77,8% dari 14 siswa yang mencapai keberhasilan dengan rata-rata 72,7 dan menjadi 89,9% pada siklus II dari 16 siswa yang mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata 82,7. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Problem Based Learning berbantuan media Mind Mapping dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5 SD.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DI MI DARUL ULUM GRESIK Sodikin, Fakhrul
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 7 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.263 KB)

Abstract

Penelitian yang akan diterapkan adalah Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) adalah jenis penelitian yang dilakukan oleh pengawas madrasah/sekolah. Seperti yang dikemukakan Mulyasa bahwa Penelitian Tindakan Sekolah merupakan upaya peningkatan kinerja sistem pendidikan dan meningkatkan menejemen madrasah/sekolah agar menjadi produktif, efektif dan efisien. Adapun tujuan dari penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik dalam meningkatkan kemampuan guru menggunakan media pembelajaran dan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran di MI Darul Ulum Gresik. Subyek penelitan adalah guru kelas IV dan V di MI Darul Ulum Gresik. Subyek penelitian adalah sebanyak 3 orang. Secara keseluruhan pada umumnya guru-guru memiliki kemampuan yang sedang. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilakukan oleh peneliti selama 3 (tiga) bulan yaitu dari bulan September sampai dengan bulan November 2016 dengan 2 siklus kegiatan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, melalui penggunaan media pembelajaran dapat meningkatkan kreatifitas pembelajaran di kelas dan dapat dilakukan dengan cara peserta didik dibawa langsung ke objek (materi pembelajaran) sehingga proses pembelajaran berhasil melalui supervisi akademik terbukti dapat meningkatkan kemampuan guru dalam pemecahan masalah. Pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran cukup menarik minat siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil skor rata-rata dari hasil observasi di kelas yaitu : siklus 1 : 40 sampai dengan  60 dan siklus 2 : 60 sampai dengan 80. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat mengaktifkan pembelajaran di kelas.
SOLUSI DARI HAMBATAN GURU MATEMATIKA DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 EDISI REVISI PADA MATERI ALJABAR Rosalina, Rebeca Elva
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 10 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hambatan yang dialami oleh guru matematika SMP Negeri 1 Jambu dalam menerapkan kurikulum 2013 edisi revisi pada materi aljabar dan solusinya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berupa fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner terbuka, wawancara individual, dan FGD (focus group discussion) untuk memperoleh data yang kredibel. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa hambatan dan solusi diantaranya: 1) pelatihan dan sosialisasi belum menyeluruh namun teratasi melalui MGMP dan IHT; 2) pemahaman siswa dalam berperan mencari tahu dan pemahaman istilah pada materi aljabar dapat dikemas dalam kehidupan sehari-hari; 3) mengoreksi jawaban yang beragam diminimalisir dengan maksimal dua variasi soal saja; 4) implementasi RPP tidak sesuai karena menyesuaikan karakteristik kelas 5) budaya menulis terlaksana melalui pembuatan rangkuman singkat di akhir pembelajaran; 6) pendeskripsian penilaian dilakukan dengan bantuan aplikasi; 7) latihan soal dilakukan dengan memilih soal kembali dan mengemas sesederhana mungkin.
DESKRIPSI PEMAHAMAN KONSEP KEJADIAN MAJEMUK SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 3 SALATIGA Puspitasari, Anika Putri
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.753 KB)

Abstract

Dua tahun berturut-turut persentase daya serap materi peluang SMA dalam UN rendah. Kurangnya pemahaman konsep disinyalir menjadi salah satu faktor penyebabnya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep kejadian majemuk siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Salatiga. Teknik pengambilan sampel dari penelitian deskriptif kualitatif ini adalah purposive sampling dan diperoleh 4 subyek. Pemahaman konsep siswa diukur dengan tes tertulis dan wawancara non terstruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa akan kejadian majemuk berbeda-beda. Subjek N mempunyai pemahaman konsep tipe rasional untuk keempat macam kejadian majemuk. Subjek M mempunyai pemahaman konsep tipe rasional untuk kejadian saling lepas, tidak saling lepas, dan bersyarat, namun tidak memahami konsep kejadian saling bebas. Subjek A memiliki pemahaman konsep tipe rasional untuk kejadian saling lepas dan tidak saling lepas sedangkan yang lain tidak memahaminya. Adapun subjek B memiliki pemahaman konsep tipe rasional hanya untuk kejadian tidak saling lepas sedangkan yang lainnya tidak memahami. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemahaman terhadap suatu konsep akan mengakibatkan kemampuan pemecahan masalah terkait konsep tersebut.
PENGGUNAAN METODE DRILL DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN SEPAKBOLA DI KELAS VII SMPN 2 LUBUK BATU JAYA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Siregar, Nifitri
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.119 KB)

Abstract

Proses kegiatan sepak bola yang dilaksanakan di SMPN 2 Lubuk Batu Jaya belum menunjukkan hasil yang maksimal. Pemberian metode melatih sepak bola secara konvensional, hal ini mengakibatkan kemampuan teknik dasar dalam bermain sepak bola masih kurang. Bentuk latihan yang menarik dan tidak membosankan, serta suasana latihan yang menyenangkan mampu membuat siswa bersemangat dan termotivasi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola. Pada akhirnya diharapkan dapat tercapainya peningkatan keterampilan gerak siswa dalam bermain sepak bola, terutama dalam tercapainya penguasaan teknik dasar sepak bola yang menunjang dalam permainan sepak bola yang baik. Berdasarkan hasil observasi terhadap aktivitas pembelajaran terlihat bahwa siswa menjadi aktif dan tidak cepat jenuh dalam pembelajaran.Persentase peningkatan aktivitas pembelajaran pada siklus 1 mencapai 72%, siklus 2 mencapai 90%, sementara skor harapan adalah aktivitas pembelajaran adalah 90%. Ini berarti target aktivitas pembelajaran sudah tercapai. Berdasarkan hasil evaluasi pada siklus 1 kemampuan passing atas siswa mengalami peningkatan dari kondisi awal yaitu: pada kondisi awal jumlah siswa yang mencapai nilai 75 baru 3 siswa (20%) dan pada siklus 1 meningkat menjadi 7 siswa (46,66%), kemudian pada siklus 2, meningkat menjadi 14 siswa yang mencapai nilai 75 bahkan lebih. Ini berarti target 90. dari jumlah siswa mencapai KKM dengan nilai 75 sudah tercapai.
SISTEM PREDIKSI KESIAPAN SISWA SMP DALAM MENGHADAPI UJIAN NASIONAL MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES Putri, Medika Purnama; Al Irsyadi, Fatah Yasin
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 5 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.637 KB)

Abstract

Ujian nasional merupakan sistem evaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional. Ujian nasional sendiri memberi pengaruh kepada siswa dalam cara belajar untuk menghadapi ujian nasional. Setiap siswa dalam menghadapi ujian sendiri berbeda, ada siswa yang menghadapi dengan serius dan ada yang menghadapinya dengan santai. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kesiapan siswa SMP Negeri 1 Mojolaban dalam menghadapi ujian nasional, penulis disini merancang sebuah sistem prediksi kesiapan siswa smp dalam menghadapi ujian nasional berbasis web, yang menggunakan teknik data mining dengan metode naïve bayes. Metode naïve bayes diterapkan untuk mencari probabilitas terbesar dari variabel yang sudah ditentukan meliputi nilai IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris untuk mengetahui siap dan kurang siap dalam menghadapi ujian nasional. Hasil dari penelitian ini adalah suatu sistem yang membantu admin dari pihak sekolah untuk mengetahui kesiapan siswa dalam menghadapi ujian nasional. Sehingga dapat menjadikan pertimbangan pihak sekolah untuk meningkatkan minat belajar siswa.
PENGARUH METODE BELAJAR JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN HUBUNGAN INTERPERSONAL DAN KERJASAMA KELOMPOK PADA SISWA Maharani, Agustina
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.005 KB)

Abstract

Metode pembelajaran kooperatif berdampak bukan saja pada ranah akademik, tapi juga pada keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok. Penelitian ini bertujuan menguji dampak salah satu metode pembelajaran kooperatif, yaitu metode jigsaw, terhadap keterampilan hubungan interpersonal dan kerjasama kelompok pada siswa Kelas XII IPS 1 SMA Negeri 1 Cerme Gresik. Metode penelitian yang dipilih adalah eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre and posttest design. Sebanyak 40 siswa yang merupakan siwa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Cerme Gresik menjadi responden penelitian. Perangkat skor keterampilan hubungan interpersonal dan kerja sama kelompok yang diperoleh responden sebelum dan setelah pembelajaran dibandingkan, dan diuji perbedaannya dengan paired samples t test. Hasilnya menunjukkan, dengan membandingkan skor pretes dan postes variabel keterampilan hubungan interpersonal, diperoleh nilai t sebesar -1,748 dengan p = 0,043 (p<0,05). Ini berarti bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara signifikan mampu meningkatkan keterampilan hubungan interpersonal siswa. Hasil analisis terhadap variabel kerjasama kelompok dengan membandingkan skor pretes dan postes, diperoleh nilai t sebesar -3,50 dengan p = 0,001 (p<0,01). Ini berati bahwa metode pembelajaran Jigsaw secara sangat signifikan mampu meningkatkan keterampilan kerjasama kelompok siswa.
ANALISIS KEBUTUHAN PEMELAJAR: DESAIN KURSUS ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES (ESP) DI AKADEMI BSI JAKARTA Sidauruk, Juniato
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 2 No 7 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.609 KB)

Abstract

Pemelajar menjadi bagian yang utama dan sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Untuk itu, pemelajar perlu diberikan perhatian khusus agar tercapai target pembelajaran dan tujuan belajar dari pemelajar. Analisis kebutuhan pemelajar diperlukan sehingga perencanaan dan perancangan materi ajar dapat dibuat sesuai dan selaras dengan kebutuhan pemelajar. Untuk mengetahui kebutuhan para pemelajar diterapkan teknik wawancara dan kemudian diaplikasikan menggunakan metode CNP Munby agar dapat diketahui secara terperinci mengenai pemelajar dan kebutuhannya yang dikategorisasikan kedalam beberapa profil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pemelajar merupakan bagian yang sangat penting untuk diketahui lebih dulu sehingga tenaga pengajar mampu memetakan kebutuhan pemelajar yang mencakup profil kebutuhan komunikasi tulis dan komunikasi lisan.

Page 5 of 36 | Total Record : 359


Filter by Year

2017 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 4 No 6 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 4 No 5 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 4 No 4 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 4 No 3 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 3 No 9 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 3 No 7 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 3 No 12 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 3 No 11 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 3 No 10 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 3 No 8 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 3 No 7 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 3 No 6 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 3 No 5 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 3 No 4 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 3 No 3 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Februari Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 2 No 9 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 2 No 8 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 2 No 7 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 2 No 6 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 2 No 5 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 2 No 4 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 2 No 3 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Mitra Manajemen Edisi Februari Vol 2 No 12 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 2 No 11 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 2 No 10 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Januari Vol 1 No 9 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi November Vol 1 No 8 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Oktober Vol 1 No 7 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi September Vol 1 No 6 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Agustus Vol 1 No 5 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juli Vol 1 No 4 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Juni Vol 1 No 3 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Mei Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April Vol 1 No 10 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Desember Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi Maret More Issue