cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Buletin Sumber Daya Geologi
ISSN : 19075367     EISSN : 25801023     DOI : -
uletin Sumber Daya Geologi merupakan Makalah berkala ilmiah terakreditasi LIPI bidang mineral, energi fosil, dan panas bumi. Makalah ini terbit tiga nomor dalam satu tahun pada bulan Mei, Agustus dan November. Pada Tahun 2010, Buletin Sumber Daya Geologi mendapat Akreditasi B sebagai majalah Berkala Ilmiah, kemudian akreditasi ulang Tahun 2012, dan akreditasi terbaru di Tahun 2015 untuk tiga tahun kedepan dengan nomor ISSN (print) : 1907-5367. Tahun 2017 Buletin Sumber Daya Geologi mendapatkan nomor eISSN : 2580 - 1023 untuk versi onlinenya.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 9, No 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi" : 5 Documents clear
Hydrothermal Alteration And Vein Types Of The Randu Kuning Porphyry Cu-Au Deposit At Selogiri Area, Wonogiri Sutarto, Sutarto; Idrus, Arifudin; Putranto, Sapto; Harjoko, Agung; Setijadji, Lucas D; Meyer, Franz M; Danny, Rama
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8991.048 KB)

Abstract

Many Tertiary hydrothermal altered dioritic composition intrusive rocks were found at the Randu Kuning  area and its vicinity, Selogiri, including hornblende microdiorite, hornblende-pyroxene diorite and quartz diorite. The hydrothermal fluids which responsible for the alteration and mineralization at the area is associated with the occurence of the horblende microdiorite intrusion.The alteration zone at the Randu Kuning area and its vicinity can be divided into several hydrothermal alteration zones, such as potassic (magnetite-biotite-K feldspar), prophyllitic (chlorite-magnetite-epidote-carbonate), phyllic (quartz-sericite-chlorite) and argillic (clay mineral-sericite). The alteration pattern in the Randu Kuning porphyry Cu-Au deposit is tipically a diorite  model characterising by the domination of  potassic alteration and prophyllitic zone. Phyllic and argillic alteration types are  restrictive found within the fault zones.A lot of porphyry vein types were found and observed at the Randu Kuning area, and classified into at least seven  vein types.  The paragenetic sequence of those veins from the earliest to the latest respectively are 1). Magnetite-chalcopyrite±quartz-biotite veinlets, 2). Quartz±magnetite (A type) veins, 3). Banded/Laminated quartz-magnetite (M type) veins, 4). Quartz±K feldspar (B type)veins, 5). Quartz  with thin centre line sulphide (AB type) veins, 6). Pyrite±chalcopyrite (C type) veinlets, and 7). Pyrite-quartz+chalcopyrire+carbonate (Dtype) veins. Gold and copper mineralisation  of the Randu Kuning Porphyry Cu-Au deposit, mostly related to the presence of quartz veins/veinlets containing sulfide i.e. Quartz  with thin centre line sulphide veins, Pyrite±chalcopyrite veinlets, and Pyrite-quartz+chalcopyrire+ carbonate veins.
KARAKTERISTIK BATUAN INDUK HIDROKARBON FORMASI CIBULAKAN DI DAERAH PALIMANAN, CIREBON, JAWA BARAT Praptisih, Praptisih; Kamtono, Kamtono
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8529.802 KB)

Abstract

Penelitan batuan induk hidrokarbon yang dilakukan pada Formasi Cibulakan didaerah Palimanan, Cirebon bertujuan untuk memperoleh data permukaan endapan klastik berbutir halus serta karakteristik litofasies yang diduga sebagai batuan induk hidrokarbon. Metode yang dipakai adalah penelitian lapangan dan laboratorium. Penelitian lapangan meliputi pengamatan stratigrafi detil dan pengambilan conto batuan, sedang analisis laboratorium terdiri dari analisis kandungan Total Organic Carbon dan analisis Pirolisis Rock  Eval. Hasil analisis Total Organic Carbon terhadap 17 conto batulempung dan batulanau yang diambil dari Formasi Cibulakan menunjukkan nilai berkisar 0,27-4,43%, dan umumnya mempunyai potensi membentuk hidrokarbon dalam katagori rendah hingga sangat baik. Pirolisis Rock Eval dilakukan terhadap 9 conto yang berpotensi membentuk hidrokarbon dan  memperlihatkan nilai T sebesar 331-557°C. Nilai yang menunjukkan tingkat kematangan termal sebanyak 6 conto dinyatakan matang hingga pasca matang dengan nilai T max  berkisar 445-557°C, sedang 3 conto lainnya belum matang dengan nilai T sebesar 331-362°C. Nilai Hydrogen Index berkisar 3-338 mg Hydrocarbon/g Total Organic Carbon, dan berada dalam fasies BC, CD dan D. Batuan induk tersebut dapat menghasilkan minyak dalam kuantitas sedang dan gas dalam kuantitas kecil. Potensi hidrokarbon di daerah penelitian menunjukkan kategori kekayaan material organik rendah hingga sangat baik, dengan kerogen termasuk tipe II dan III. Kualitas batuan sumber berdasarkan nilai Hydrogen Index termasuk dalam kategori gas prone dan oil prone.  
PENAFSIRAN SEBARAN BATUBARA DENGAN METODE SEISMIK REFLEKSI DI DAERAH TEBO TENGAH, KABUPATEN TEBO, PROVINSI JAMBI Ishlah, Teuku; Arsadipoera, Syuhada
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10065.521 KB)

Abstract

Batubara di bawah kedalaman 400 m merupakan endapan yang belum banyakdieksploitasi di Indonesia. Potensi ini umumnya masuk dalam kelas hipotetik dan sangat bermanfaat untuk pengusahaan tambang dalam. Untuk meningkatkan status sumber daya batubara diperlukan beragam penyelidikan dalam akuisisi data diantaranya berupa penyelidikan seismik refleksi dan  pemboran eksplorasi. Penelitian ini memakai metoda seismik refleksi untuk mendeteksi lapisan batubara di bawah permukaan. Hasil penyelidikan seismik refleksi di daerah Tebo Tengah mampu mengindikasikan sebanyak lima lapisan batubara yang terdapat dalam tiga formasi namun dengan ketebalan yang belum bisa ditentukan. 
DELINIASI POTENSI BIJIH BESI DI DAERAH SIJUK, BELITUNG UTARA BERDASARKAN ANALISIS DATA GEOMAGNET DAN VERY LOW FREQUENCY (VLF) Padmawidjaja, Tatang
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4441.212 KB)

Abstract

Analisis terpadu menggunakan data geomagnet, penampang VLF (Very LowFrequency) dan uji laboratorium conto batuan di daerah Sijuk, Belitung Utara telah dilakukan untuk memperoleh pola struktur geologi dangkal yang dihubungkan dengan prospek bijih besi. Singkapan bijih besi daerah Sijuk tersusun oleh hematit, Fe, dan gosan yang terletak pada lokasi prospek endapan timah. Secara geologi bongkah bijih besi tersebut merupakan produk dari aktifitas magmatik yang menghasilkan lava basal dan dinamakan FormasiSiantu.Anomali geomagnet daerah penelitian ini berkisar antara -200 nT sampai 180 nT, dan penampang data VLF menunjukkan konduktivitas bahan yang diperoleh lebih kecil dari 20%. Dari pengujian conto batuan diperoleh nilai Fe lebih kecil dari 36%. Nilai anomali geomagnet tersebut cenderung meninggi menuju puncak perbukitan seperti di Bukit Bulin, Bukit Menggeris dan Bukit Merung, dan data VLF nilai konduktivitas bahan cenderung menurun hingga lebih kecil dari 20%. Berdasarkan analisis data geomagnet, penampang VLF maupun uji conto batuandapat disimpulkan bahwa daerah Sijuk pada dasarnya tidak menunjukkan potensi bijih besi, dan diperkirakan endapan besi lateritik ini merupakan hasil proses kimiawi dari oksidasi lempung. 
ZONASI POTENSI MINERALISASI BESI-TEMBAGA-TIMBAL-SENG GUNAKAN DATA GEOKIMIA DAN GEOLOGI BERBASIS SISTEM INFORM GEOGRAFIS DI KABUPATEN SOLOK, PROVINSI SUMATERA BARAT Suprapto, Sabtanto Joko; Syafri, Iidrem; Andriana, Yoga
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Buletin Sumber Daya Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6196.925 KB)

Abstract

Kabupaten Solok, Provinsi Sumatra Barat mempunyai potensi sumberdaya minerallogam. Studi ini bertujuan untuk menentukan daerah potensi mineralisasi mineral logam Fe-Cu-Pb-Zn di Kabupaten Solok dengan menggunakan kombinasi model statistik rasio frekuensi dan sistem informasi geografis. Analisis dilakukan terhadap data sebaran litologdan struktur geologi serta data 4 jenis unsur unsur dari 433 sampel geokimia endapan sungai aktif. Hasil kajian menghasilkan sebaran spasial sebelas daerah potensi mineralisaslogam Fe-Cu-Pb-Zn. Penelitian lapangan dilakukan di daerah potensi Pisauilang, Kotanarudan Air Bertumbuk, ditemukan cebakan bijih besi di tiga lokasi dengan Fe sebagai unsupenyusun utama serta Cu, Pb, dan Zn, sebagai unsur ikutan. Kandungan bijih besi berupa Fe 18,15-70,9 %, Cu 0,025-2,34 %, Pb <0,001-0,004%, dan Zn 0,033-0,58%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2020): Buletin Sumber Daya Geologi (ARTICLE IN PRESS) Vol. 15 No. 1 (2020): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 14 No. 3 (2019): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 14 No. 2 (2019): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 14 No. 1 (2019): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 14, No 3 (2019): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 14, No 2 (2019): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 14, No 1 (2019): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 13 No. 3 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 13 No. 2 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 13 No. 1 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 13, No 3 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 13, No 2 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 13, No 1 (2018): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 12 No. 3 (2017): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 12 No. 2 (2017): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 12 No. 1 (2017): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 12, No 3 (2017): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 12, No 2 (2017): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 12, No 1 (2017): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 11 No. 3 (2016): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 11 No. 2 (2016): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 11 No. 1 (2016): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 11, No 3 (2016): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 11, No 2 (2016): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 11, No 1 (2016): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 10 No. 3 (2015): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 10 No. 2 (2015): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 10 No. 1 (2015): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 10, No 1 (2015): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 10, No 3 (2015): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 10, No 2 (2015): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 10, No 1 (2015): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 9 No. 3 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 9 No. 2 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 9 No. 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 3 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 2 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 9, No 1 (2014): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 8 No. 3 (2013): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 8 No. 2 (2013): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 8 No. 1 (2013): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 8, No 3 (2013): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 8, No 2 (2013): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 8, No 1 (2013): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 7 No. 3 (2012): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 7 No. 2 (2012): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 7 No. 1 (2012): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 7, No 3 (2012): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 7, No 2 (2012): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 7, No 1 (2012): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 6 No. 3 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 6 No. 2 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 6 No. 1 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 6, No 3 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 6, No 2 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 6, No 1 (2011): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 5 No. 3 (2010): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 5 No. 2 (2010): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 5 No. 1 (2010): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 5, No 3 (2010): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 5, No 2 (2010): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 5, No 1 (2010): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 4 No. 3 (2009): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 4 No. 2 (2009): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 4 No. 1 (2009): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 4, No 3 (2009): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 4, No 2 (2009): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 4, No 1 (2009): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 3 No. 3 (2008): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 3 No. 2 (2008): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 3 No. 1 (2008): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 3, No 3 (2008): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 3, No 2 (2008): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 3, No 1 (2008): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 2 No. 3 (2007): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 2 No. 2 (2007): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 2 No. 1 (2007): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 2, No 3 (2007): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 2, No 2 (2007): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 2, No 1 (2007): Buletin Sumber Daya Geologi Vol. 1 No. 1 (2006): Buletin Sumber Daya Geologi Vol 1, No 1 (2006): Buletin Sumber Daya Geologi More Issue