cover
Contact Name
AL Qariah
Contact Email
lensafkip@wiraraja.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lensafkip@wiraraja.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sumenep,
Jawa timur
INDONESIA
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 23015071     EISSN : 24067393     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 66 Documents
ANALISIS BUTIR SOAL PERSIAPAN UJIAN NASIONAL IPA SMP/MTS TAHUN 2018 SAMPAI DENGAN 2019 BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM Wijaya, Arpandi; Eresti, Ages; Despa, Despa; Walid, Ahmad
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.78

Abstract

Penelitian ini, bertujuan untuk menggambarkan tingkat persentase soal persiapan ujian IPA berdasarkan pencapaian nilai keberhasilan dalam upaya untuk mengetahui tingkat pengetahuan kognitif dalam soal-soal persiapan ujian nasional IPA tahun 2018/2019 sampai dengan 2019/2020 berdasarkan taksonomi bloom. Deskriptif dokumentasi adalah metode penelitian yang digunakan dalam riset ini . Subjek penelitian ini adalah soal persiapan ujian nasional IPA SMP/MTS mata pelajaran IPA tahun 2018/2019, dan 2019/2020. Hasil analisis yang telah dilakukan dengan berberapa tahap yang didalam penyelesaiannya digunakan indicator pengetahuan kognitif. Dalam persentasi soal dalam persiapan ujian nasional ilmu pengetahuan alam didapatkan bahwa jumlah persentase soal ujian pada tahun 2018 hingga tahun 2019 pada mata pelajaran system organ manusia persentase terendah terdapat pada? sistem gerak pada makhluk hidup? Tingkat kognitif masing-masing soal digolongkan ke dalam empat tingkat kognitif berdasarkan indicator taksonomi bloom. Dalam penyebaran indicator pengetahuan kognitif pada butir soal yang digunakan untuk persiapan ujian nasional ilmu pengetahuan alam pada jenjang sekolah menengah pertama pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam berturut-turut adalah : C1 (50%), C2 (22,5%), C3 (5%), C4 (0%), C5 (0%), dan C7 (0%). Dalam hasil riset ini yang telah dianalisis, berpikir dalam tingkat rendah atau low order thingking skill merupakan jenjang pengetahuan kognitif yang terukur pada siswa.
PENGEMBANGAN BUKU KERJA MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI PENUNJANG MATA KULIAH MEDIA PEMBELAJARAN Herowati, Herowati; Azizah, Lutfiana Fazat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.71

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual sebagai penunjang mata kuliah media pembelajaran ditinjau dari validasi ahli. Model penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan 4D (four D) yang terdiri dari 4 tahapan yaitu: Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develope (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Penelitian ini terbatas hanya pada tahap define, design, dan develope. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu kelayakan buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual didapatkan dari hasil validasi aspek materi 96%, desain memperoleh rata-rata persentase 98% dan respon mahasiswa 95% dengan kategori sangat layak sehingga buku kerja media pembelajaran IPA berbasis kontekstual dapat digunakan.
VALIDITAS BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM BIOLOGI DASAR BERBASIS PEMECAHAN MASALAH UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN IPA DI UNIVERSITAS WIRARAJA Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Hidayat, Jefri Nur
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.67

Abstract

Pendekatan pembelajaran yang dapat membangun literasi sains mahasiswa dapat menggunakan pembelajaran berbasis masalah. Pembelajaran berbasis masalah sejalan dengan tujuan membangun literasi sains peserta didik (Abidin, Mulyani, & Yunansah, 2018). Tujuan penelitian adalah (1) apakah buku petunjuk praktikum Biologi Dasar berbasis pemecahan masalah yang dikembangkan valid sebagai buku petunjuk praktikum; dan (2) bagaimana tingkat keterbacaan buku petunjuk praktikum Biologi Dasar berbasis pemecahan masalah. Subjek penelitian adalah mahasiswa Biologi Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model penelitian pengembangan yang dikembangkan oleh (Thiagarajan, Semmel, & Semmel, 1974) yaitu 4D. Penelitian ini menggunakan tahapan (Define) Pendefinisian; (Design) Perancangan dan (Develop) pengembangan. Data validitas buku petunjuk praktikum diperoleh dari hasil penilaian ahli desain dan ahli materi. Data tingkat keterbacaan buku petunjuk praktikum diukur menggunakan tes klos (tes rumpang). Hasil penelitian bahwa (1) buku petunjuk praktikum berbasis pemecahan masalah valid berdasarkan nilai validasi materi sebesar 94% (kategori baik) dan validasi desain sebesar 90% (kategori baik). Artinya ada kesesuaian buku petunjuk praktikum Biologi dasar dengan tujuan praktikum dan kesesuaian kalimat pada buku petunjuk praktikum berdasarkan EBI; (2) hasil uji keterbacaan buku petunjuk praktikum berbasis pemecahan masalah 100%. Artinya ada buku petunjuk praktikum yang dikembangkan dalam kategori mudah dipahami oleh mahasiswa.
EKSPLORASI POTENSI EKSTRAK BIJI ALPUKAT (PERSEA AMERICANA) SEBAGAI AGEN ANTIINFLAMASI Tinesya, Della; Andhita, Nurma; Vidmar, Rizal
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.66

Abstract

Inflamasi adalah reaksi lokal jaringan terhadap infeksi atau cedera. Penyebabnya antara lain terbakar, toksin, gigitan serangga, produk bakteri, atau pukulan keras. Inflamasi dapat bersifat akut (jangka pendek) atau kronik (berlangsung lama). Tanda-tanda lokal respons inflamasi yaitu panas, kemerahan, bengkak, nyeri, atau kehilangan fungsi. Sedangkan, antiinflamasi adalah obat yang dapat menghilangkan peradangan yang disebabkan bukan karena aktivitas mikroorganisme (non infeksi). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi ekstrak biji alpukat sebagai agen antiinflamasi. Pengujian dilakukan dengan memberikan beberapa bahan uji secara oral seperti aquades, larutan natrium diklofenak, kelompok ekstrak biji alpukat, dengan dosis berbeda kepada hamster sesuai kelompoknya. Masing-masing kelompok hamster disuntikkan karagenan 1%  sebanyak 0,1 ml pada kaki kanan hamster. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan menghitung AUC dari ketebalan udema pada kaki hamster. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak biji Persea americana memiliki efek antiinflamasi.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN PENGEMBANGAN TES, KONSTRUKSI DAN ANALISIS BUTIR SOAL DI WILAYAH 2T Annisa, Muhsinah; Nanna, Andi Wilda Indra; Sofyan, Ahsan; Kusnadi, Dedi
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 2 (2019): November 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v9i2.63

Abstract

Guru profesional harus memiliki 4 kompetensi, salah satunya yaitu  kompetensi pedagogik, dalam kompetensi pedagogik, salah satu aspek yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu dalam melakukan penilaian dan evaluasi. Hal ini mengacu pada Permendikbud No. 66 tahun 2013 bahwa penilaian yang dibuat harus berdasarkan acuan penilaian bagi pendidik, satuan pendidikan dan pemerintah pada satuan pendidikan dasar dan menengah. Berdasarkan wawancara dengan guru-guru di SDN 004 Malinau Barat,  terdapat permasalahan dalam pembuatan soal. guru belum mengikuti kaidah penulisan soal, hal itu menyebabkan hasil belajar siswa belum sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Pelatihan Pengabdian Masyarakat menggunakan metode ceramah, penugasan dan diskusi serta pendampingan pembuatan kisi-kisi soal dan penyusunan soal. Langkah-langkah kegiatan yaitu dengan pelatihan berupa teori, penugasan secara mandiri dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Malinau. Data angket yang diberikan kepada peserta menunjukkan bahwa 58,3% merupakan hal yang baru, 75 % pelatihan ini sangat membantu dalam pelaksanaan tugas, 100% peserta memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan dan pelatihan sangat efektif. 91,3% mengatakan waktu seimbang dengan materi dan, dan 100% menyatakan perlu ada pelatihan lanjutan. 
ANALISIS MUATAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA BUKU PEGANGAN SISWA IPA SMP KELAS VII SEMESTER 2 KURIKULUM 2013 Syafi'ah, Rohmatus
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter pada buku pegangan Siswa IPA SMP kelas VII semester 2 kurikulum 2013 dan kesesuaian nilai-nilai karakter dengan nilai-nilai karakter yang tercantum dalam Permendikbud No. 21 tahun 2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek utama yang digunakan berupa buku pegangan siswa berjudul Ilmu Pengetahuan Alam SMP/ MTs Kelas VII Semester 2 cetakan ke-3 tahun 2016 (edisi revisi). Unit analisis adalah nilai-nilai karakter yang terkandung dalam buku pegangan siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis isi dan pencatatan secara cermat terhadap buku pegangan siswa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku pegangan siswa IPA SMP Kelas VII semester 2 berbasis kurikulum 2013 memuat nilai pendidikan karakter yang sesuai dengan uraian nilai-nilai karakter yang tercantum dalam Permendikbud No. 21 tahun 2016 tentang Standar Isi Kurikulum 2013 untuk sekolah dasar dan menengah yaitu religius, jujur, disiplin, santun, percaya diri, peduli, dan tanggung jawab. Selain ke tujuh nilai karakter yang tercantum dalam Permendikbud No. 21 tahun 2016 tersebut di dalam buku pegangan siswa juga ditemukan 8 nilai karakter lain yaitu kreatif, rasa ingin tahu, menghargai kerja individu/kerja kelompok/pendapat orang lain, komunikatif, teliti, mandiri, gemar membaca dan kerjasama.
HUBUNGAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN HIDUP DENGAN KESADARAN LINGKUNGAN PADA SISWA SEKOLAH ADIWIYATA Munawar, Syella; Heryanti, Erna; Miarsyah, Mieke
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.58

Abstract

Jakarta merupakan wilayah perkotaan di Indonesia yang memiliki banyak permasalahan lingkungan. Kesadaran lingkungan diperlukan dalam upaya untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan. Kesadaran lingkungan dalam diri siswa dapat dibentuk oleh tingkat pengetahuan lingkungan. Program sekolah berbasis lingkungan dilaksanakan melalui program Adiwiyata. Tujuan program Adiwiyata untuk mendorong dan menciptakan sekolah yang peduli tentang lingkungan dan memiliki budaya lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan lingkungan hidup dengan kesadaran lingkungan pada siswa sekolah Adiwiyata. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 26 dan SMAN 65 Jakarta pada Semester I Tahun Ajaran 2018/2019. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif melalui studi korelasional. Sampel yang digunakan sebanyak 124 siswa menggunakan teknik Simple Random Sampling. Alat pengumpulan data menggunakan tes pengetahuan lingkungan hidup dan instrumen kesadaran lingkungan. Analisis uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov dan homogen menggunakan uji Bartlett. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan lingkungan hidup dengan kesadaran lingkungan siswa dengan koefisien korelasi sebesar 0,298. Hal tersebut berarti jika skor pengetahuan lingkungan hidup tinggi, maka skor kesadaran lingkungan juga tinggi. Pengetahuan lingkungan hidup memberikan kontribusi terhadap kesadaran lingkungan siswa sebesar 8,89%.
THE EFFECT OF BIOLOGY IN CONTEXT LEARNING ON STUDENT COGNITIVE LEARNING OUTCOME Sabila, Husna; Dewahrani, Yulilina Retno; Miarsyah, Mieke
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.53

Abstract

Natural Science Education aims to help learners to be able to understand the natural surroundings include process, facts and principles that exist in nature. One of the aspects that support the success of understanding science and the process of learning science is the application of science literacy. The study was aimed to determine the effect of Biology in Context learning on cognitive learning outcome of junior high school student grade VIII in science subject. The research was conducted in Bekasi State Junior High School 2 at the first semester of the 2018/2019. The sampling technique used purposive sampling with a total sample 72 students obtained through the calculation of Slovin formula. The method used is the experimental method, non equivalent control group design. Data collection is done with the instruments of students cognitive learning outcomes. The analysis prerequisite test used is the normality test using Kolmogorov-Smirnov and the homogeneity test using Levene test. Hypothesis tested with the t test and the normalized gain value test. Based on the results of hypothesis test, there is the influence of Biology in context learning on the student cognitive learning outcome. Biology in context learning can improve student cognitive learning outcomes better than guided inquiry learning, which is equal to 66.4% or 0.45 in the calculation using normalized gain.
KEAKTIFAN SISWA DARI ASPEK SIKAP DAN KETERAMPILAN MELALUI PEMBELAJARAN AKTIF Halifah, Iip Siti; Fajarianingtyas, Dyah Ayu; Meita, Nisfil Maghfiroh
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.44

Abstract

Pembelajaran aktif adalah pembelajaran yang dapat mengaktifkan siswa dalam mencari jawaban atas pertanyaan yang di berikan guru dan juga aktif dalam mencari solusi untuk masalah yang diberikan guru. Dalam pembelajaran aktif untuk mendapatkan keaktifansiswadariaspeksikap dan keterampilan terjadi melalui proses pencarian atau percobaan. Keaktifan siswa di MTs Aqidah Usymuni dari aspek sikap, dan aspek keterampilan rendah. Salah satu solusi yang dapat diterapkan yaitu pembelajaran akif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keaktifan siswa dari aspek sikap, dan aspek keterampilan setelah diterapkan pembelajaran aktif. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII  yang terdiri 16 siswaperempuan.Teknik pengumpulan data berupa lembar observasi. Data keaktifan siswa dari aspek sikap, aspek keterampilan dianalisis secara deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu (1) dan pada aspek sikap indikator bertanya termasuk kategori sangat tinggi, dan indikator berpendapat termasuk kategori tinggi; (2) serta pada aspek keterampilan indikator melakukan percobaan termasuk kategori sangat tinggi,  indikator menjelaskan hasil percobaan termasuk kategori sangat tinggi,  dan indikator merefleksi  termasuk ketegori sangat tinggi. Pembelajaran Aktif dapat mengetahui keaktifan siswa dari aspek sikap, dan keterampilan.
UJI KELAYAKAN MEDIA URISCRAP (URI SCRAPBOOK) MENGGUNAKAN MODEL PENGEMBANGAN 4D Rosyidah, Nurlaili; Hidayat, Jefri Nur; Azizah, Lutfiana Fazat
LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA Vol. 9 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Faculty of Teaching and Education, University of Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/lensa.v1i1.43

Abstract

Penelitian uji kelayakan media uriscrap ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan media uriscrap berdasarkan teknik penilaian dalam model pengembangan model 4D yang terdiri dari aspek materi dan bahasa, aspek media dan desain, dan aspek format. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian dan pengembangan dengan mengikuti prosedur dalam model pengembangan 4D. Teknik pengumpulan data yang digunakan merupakan instrumen penelitian dengan analisis data kuantitatif. Hasil kelayakan yang diperoleh terhadap uji kelayakan media uriscrap berdasarkan aspek materi dan bahasa sebesar 91,11%; aspek media dan desain sebesar 93,33%; dan aspek format sebesar 97,22% dengan kriteria sangat layak untuk masing-masing aspek. Uji kelayakan media uriscrap menunjukkan kriteria sangat layak sehingga media uriscrap ini layak untuk diuji cobakan sebelum nantinya dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam proses pembelajaran IPA kelas VII SMP.