cover
Contact Name
Adi Susilo
Contact Email
adi.susilo1@gmail.com
Phone
+6281328418998
Journal Mail Official
jurkeb.stikeseub@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara Perlajar Mudal Boyolali 57351
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 20856512     EISSN : 23017023     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan adalah Kumpulan Hasil-hasil penelitian kebidanan-kesehatan yang diterbitkan oleh Stikes Estu Utomo Boyolali dan dimaksudkan sebagai media publikasi penelitian yang berisi tulisan ilmiah, terutama yang ada relevansinya dengan bidang kebidanan, keperawatan dan kesehatan yang belum pernah dimuat di media lain, ditulis oleh dosen maupun pengabdi lain, baik dari Stikes Estu Utomo Boyolali maupun dari luar Stikes Estu Utomo Boyolali.
Articles 197 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK BIDAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM DI KABUPATEN BOYOLALI BULAN MEI - JUNI 2007 Apriliastuti, S.S.T., Dwi Anita; Bhakti ER, S.Si.T, Sri Madya
Jurnal Kebidanan Volume 1 No. 2 Desember 2009
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.519 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v1i1.68

Abstract

HUBUNGAN KARAKTERISTIK BIDAN DENGAN KEJADIAN PERDARAHAN POST PARTUM DI KABUPATEN BOYOLALI BULAN MEI - JUNI 2007 Dwi Anita Apriastuti, Sri Madya BER Abstrak : Perdarahan post partum adalah perdarahan setelah bayi lahir (kala IV) sebelum / pada saat setelah plasenta lahir, dengan jumlah lebih 500cc dan penolong persalinan yang terbanyak dalam kasus ini adalah tenaga kesehatan dengan persentase (89%). untuk mengetahui karakteristik bidan dengan kejadian perdarahan post partum di kabupaten boyolali tahun 2007. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional, sample yang diambil secara random atau acak, alat ukur yang digunakan adalah angket. hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hubungan yang paling mempengaruhi karakteristik bidan dengan kejadian perdarahan post partum adalah masa kerja bidan dengan pelatihan APN  bidan sedangkan yang tidak mempengaruhi dengan kejadian perdarahan post partum ini adalah umur dan pendidikan bidan. Diketahui adanya hubungan yang paling berpengaruh antara karakteristik bidan dengan kejadian perdarahan post partum adalah masa kerja dan pelatihan dibandingkan dengan umur dan pendidikan karena semakin tua masa kerja akan dapat mengurangi kejadian perdarahan post partum sedangkan bidan yang ikut pelatihan APN disini berarti mereka benar-benar menerapkan langkah-langkah yang mereka dapat pada saat mengikuti pelatihan dalam menangani kasus perdarahan post partum.   Kata Kunci : Karakteristik bidan, perdarahan post partum
STUDI DESKRIPTIF PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG GIZI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DI PUSKESMAS SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS Trisnawati, Yuli; Purwanti, Sugi; Retnowati, Misrina
Jurnal Kebidanan VOLUME 08 No.02, DESEMBER 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.109 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v8i02.218

Abstract

ABSTRAKSeribu hari pertama kehidupan adalah periode seribu hari mulai sejak terjadinya konsepsi hingga anak berumur 2 tahun. Seribu hari terdiri dari, 270 hari selama kehamilan dan 730 hari kehidupan pertama sejak bayi dilahirkan. Periode ini disebut periode emas (golden periode) atau disebut juga sebagai waktu yang kritis, yang jika tidak dimanfaatkan dengan baik akan terjadi kerusakan yang bersifat permanen (window of opportunity). Ibu hamil, ibu menyusui, bayi baru lahir dan anak usia di bawah dua tahun (baduta) merupakan kelompok  sasaran untuk meningkatkan kualitas kehidupan 1000 hari pertama manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang gizi 1000 hari pertama kehidupan serta hubungan antara pengetahuan dan sikapnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 30 ibu hamil. Hasil penelitian ini adalah sebagian besar pengetahuan responden tentang gizi 1000 hari pertama kehidupan adalah baik,  dan sebagian besar sikap responden terhadap gizzi 1000 haari pertama kehidupan adalah mendukung. Namun setelah diuji korelasikan tidak terhadap hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap gizi 1000 hari pertama kehidupan, yaitu hasil nilai fisher exact adalah 0,589.Kata Kunci: ibu hamil, pengetahuan, sikap, gizi 1000 hari pertama kehidupan DESCRIPTIVE STUDY OF KNOWLEDGE AND ATTITUDE OF PREGNANT WOMEN ON NUTRITION 1000 FIRST DAY OF LIFE IN HEALTH DISTRICT SOKARAJA BANYUMAS ABSTRACTThe first thousand days of life is a period of a thousand days from conception until a child since the age of 2 years. Consisting of one thousand days, 270 days and 730 days of pregnancy during the first life since birth. This period is called golden period (the golden period) or also called as a critical time, which if not used properly there will be permanent damage (window of opportunity). Pregnant women, nursing mothers, newborns and children under two years (baduta) a target group to improve the quality of life of mankind's first 1,000 days. The purpose of this study was to determine the knowledge and attitude of pregnant women about nutrition first 1,000 days of life and the relationship between knowledge and attitude. This study using cross sectional sample of 30 pregnant women. The results of this study are mostly of knowledge about nutrition first 1,000 days of life is good, and the majority of respondents attitude towards life gizzi 1000 haari first is support. But after being tested are not correlated to the relationship between knowledge and attitudes towards nutrition of pregnant women first 1,000 days of life, which results fisher exact value is 0.589.Keywords: pregnant women, Knowledge, attitude, nutrition first 1,000 days of life
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL ., Sarwoko
Jurnal Kebidanan VOLUME 08 No.01, JUNI 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.989 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v8i01.336

Abstract

ABSTRAKResiko kehamilan diantaranya adalah Angka Kematian Ibu (AKI) yang masih tinggi, di Indonesia 22,4% disumbang oleh adanya ibu hamil dengan resiko tinggi berkaitan dengan kehamilan 3T (BKKBN, 2007). Kebanyakan kematian maternal itu terjadi karena �tiga terlambat�. Ranson dan Yinger (2002) lelaki Indonesia yang istrinya meninggal saat melahirkan kebanyakan tidak mengetahui bahwa istrinya dapat meninggal karena melahirkan (BKKBN, 2007). Antenatal care merupakan asuhan yang diberikan kepada ibu hamil sampai saat sebelum melahirkan. Asuhan antenatal care penting untuk menjamin bahwa proses alamiah dari kehamilan berjalan normal dan mendeteksi ibu hamil yang tidak normal sehingga komplikasi obstetri yang mungkin terjadi selama kehamilan dideteksi secara dini serta ditangani secara memadai. Kepatuhan ibu hamil untuk melaksanakan ANC dan dukungan suaminya sangat penting guna keselamatan ibu dan bayi yang dilahirkan. Di BPM Rohmiyanti Wonorejo Kalijambe Sragen terdapat 30 kasus ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dukungan suami terhadap kepatuhan melakukan kunjungan ANC tahun 2015. Metode penelitian analitik korelasional, pendekatan waktu dengan prospektif. Populasi ibu hamil sebanyak 30 orang. Teknik sampling total sampling seluruh ibu hamil dan analisis data menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitian ini dari 30 responden sebagian besar yang patuh kunjungan ANC mendapat dukungan suami 17 responden dan yang tidak patuh 13 responden 8 diantaranya tidak menpat dukungan suami Hasil perhitungan dengan menggunakan program SPSS t-hitung = 5,039 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan  dukungan suami terhadap kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil.Kata kunci : Dukungan Suami, Kunjungan ANC. EFFECT OF SUPPORT HUSBAND TO COMPLIANCE WITH ANTENATAL CARE VISIT OF PREGNANT WOMEN ABSTRACTThe risk of pregnancy including the Maternal Mortality Rate (MMR) is still high, in Indonesia 22.4% was contributed by the presence of pregnant women with high risk associated with pregnancy 3T (BKKBN, 2007). Most maternal deaths occurred due to "three delays". Ranson and Yinger (2002) Indonesian man whose wife died while giving birth most do not know that his wife could die from childbirth (BKKBN, 2007). Antenatal care is care provided to pregnant women until moments before delivery. Antenatal care is important to ensure that the natural course of pregnancy was normal and detect abnormal pregnant women so that obstetric complications that may occur during pregnancy is detected early and dealt with adequately. Compliance pregnant women to carry out ANC and her husband's support is essential to the safety of mothers and babies born. BPM Rohmiyanti Wonorejo in Sragen Kalijambe there were 30 cases of pregnant women. The purpose of this study to determine the effect on adherence husband support ANC visit in 2015. Correlational research methods analytical approach with prospective time. The population of pregnant women as many as 30 people.  Sampling technique total sampling all pregnant women and analyzed using linear regression. The results of this study of 30 respondents largely docile ANC got 17 respondents husband's support and non-adherent 13 respondents 8 of them are not menpat husband support the results of calculations using SPSS t-test = 5.039 with 0.000 significance value < 0.05. It is concluded that there is a significant effect on adherence husband support ANC in pregnant women.Key word: husband's support, ANC visit.
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN STANDART PELAYANAN KEHAMILAN TERHADAP KUNJUNGAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS GEMOLONG SRAGEN TAHUN 2011 Wijayanti, Titik; Akbid Estu Utomo Boyolali, Atik Setyaningsih & Novita Nurhidayati
Jurnal Kebidanan VOLUME 5 NO.2 DESEMBER 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.112 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v5i2.115

Abstract

Titik Wijayanti, Atik Setiyaningsih & Novita Nurhidayati Akademi Kebidanan Estu Utomo Boyolali ABSTRAK Angka Kematian Ibu Indonesia tahun 2007 sebesar 228 per 100.000 kelahiran hidup dan relative lebih tinggi dibandingkan negara â?? negara ASEAN. Cakupan kunjungan ibu hamil juga masih relatif belum sesuai target 95%. Salah satu upaya yang digerakkan pemerintah adalah pelayanan ANC sesuai standar. Cakupan kunjungan ibu hamil (K4) dipengaruhi oleh banyak faktor. Selain kinerja tenaga kesehatan dalam hal ini adalah pelayanan sesuai standart, juga banyak dipengaruhi oleh faktor sosial budaya, pendidikan, pengetahuan, paritas, umur, pekerjaan, biaya serta geografis (Depkes RI, 2003). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan standart pelayanan kehamilan dengan kunjungan ibu hamil. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bidan di wilayah Puskesmas Gemolong. Sampel diambil dari seluruh bidan di wilayah Puskesmas Gemolong, dengan tehnik total sampling sejumlah 39 bidan. Data yang digunakan adalah data primer dengan wawancara dan menggunakan kuesioner unuk mengetahui penerapan standart dan kunjungan ibu hamilnya. Penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara penerapan standart pelayanan kehamilan dengan kunjungan ibu hamil, hal ini ditunjukkan hasil uji chi square dengan signifikasi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0.05. Kata kunci : Penerapan Standart Pelayanan Kehamilan, Kunjungan Ibu Hamil
THE DIFFERENCES IN NUTRITIONAL STATUS OF CHILDREN OF WORKING MOTHERS WITH AREN’T WORKING IN THEKEJOBONG DISTRICT PURBALINGGA REGENCY Sumarni, Sumarni; Fridayanti, Warni; Akademi Kebidanan YLPP Purwokerto, Tri Wahyuni
Jurnal Kebidanan VOLUME 5 NO.1 JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.859 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v5i2.110

Abstract

THE DIFFERENCES IN NUTRITIONAL STATUS OF CHILDREN OF WORKING MOTHERS WITH ARENâ??T WORKING IN THE KEJOBONG DISTRICT PURBALINGGA REGENCY Sumarni, Warni Fridayanti & Tri Wahyuni Akademi Kebidanan YLPP Purwokerto ABSTRACT The infancy is a vulnerable time for nutritional problems. At this time, children experience rapid growth and development and this require nutritious food. Nutritional adequacy can be influenced by the mother's occupation. Mothers work closely relation to earned income mothers to buy nutritious food, so the nutritional intake can be maintained and toddlers are not malnourished. To knowing the differences in nutritional status of children of working mothers with children under five who are not working in the district Kejobong Purbalingga. This research is a observational with cross sectional approach. The sample was all children under five in sub Kejobong mother Purbalingga as many as 97 people. Analysis using percentage distributions and U Mann Whitney test. Nutritional status of children of mothers who work most toddler in the category of less that 26 people (45.6%). Nutritional status of children of mothers who did not work most toddler much in both categories with 26 people (66.7%). There are differences in nutritional status of children of working mothers with children under five who are not working in the district Kejobong Purbalingga (p = 0.009). There was a differences in nutritional status of children of working mothers with children under five who are not working in the district Kejobong Purbalingga. Both mothers toddlers who work and who do not work should pay more attention to the needs of children by providing nutritious foods. Keywords : Nutritional status, working mother
HUBUNGAN FAKTOR RESIKO DENGAN KEJADIAN PENYULIT PERSALINAN ., Tinah; Pudwiyani, Ani
Jurnal Kebidanan VOLUME 08 No.01, JUNI 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.481 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v8i01.199

Abstract

Tinah 1)  , Ani Pudwiyani 2) 1) 2) Stikes Estu Utomo BoyolaliE-mail: tinahakhsan@gmail.com ABSTRAKLatar Belakang: Penyulit dalam persalinan diantaranya adalah perdarahan intrapartum sebelum kelahiran (biasanya disebabkan oleh placenta previa atau solutio placenta), perdarahan pasca persalinan (biasanya disebabkan oleh atonia uteri, robekan jalan lahir, retensio plasenta dan inversio uteri). Upaya yang dapat dilakukan untuk mengetahui penyebab penyulit persalinan dapat dideteksi sejak dini dengan mengetahui faktor resiko kehamilan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan kejadian penyulit persalinan di wilayah Puskesmas Kemusu II Boyolali. Metode Penelitian: Desain penelitian analitik observasional dengan metode pendekatan cross sectional. Tehnik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis dari penelitian yang diperoleh terdapat hubungan antara faktor resiko dengan kejadian penyulit persalinan yang dapat dilihat dari nilai x2 hitung 4,644 dan ρ value sebesar 0.031. Kesimpulan: Menunjukkan terdapat hubungan antara faktor resiko dengan kejadian penyulit persalinanKata Kunci: Faktor Resiko, Kejadian Penyulit PersalinanRISK FACTORS RELATED TO THE INCIDENT LABOR COMPLICATIONSABSTRACTBackground: Complications in labor include intrapartum bleeding before birth (usually caused by placenta previa or placenta solutio), postpartum hemorrhage (usually caused by an atonic uterus, birth canal laceration, retained placenta and uterine inversio). Efforts should be made to find the cause of childbirth complications can be detected early by knowing the risk factors for pregnancy. Objective: To determine the relationship of risk factors to the incidence of complications of labor in the region Kemusu II Puskesmas Boyolali. Methods: The study design was observational analytic with cross sectional method. The sampling technique used was accidental sampling. Results: Based on the analysis of the obtained research there is a relationship between the risk factor and the incidence of complications of labor that can be seen from the value of ρ x2 count value equal to 4.644 and 0.031. Conclusion: Indicates there is a relationship between risk factors with the incidence of complications of laborKeywords: Risk Factors, Genesis Childbirth Complications
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN PASIEN MENGONTROL HALUSINASI PADA PENDERITA SKIZOFRENIA Andika, Rully
Jurnal Kebidanan VOLUME 10. No. 01, JUNI 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.813 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v10i01.301

Abstract

ABSTRAKKeluarga adalah komponen penting yang memberikan dampak keberhasilan pada kesembuhan pasien halusinasi, karena dukungan keluarga yang berupa dukungan emosional memiliki peran penting selama pasien dirawat dirumah sakit dalam kemampuan pasien mengontrol halusinasi yang berupa menghardik, bercakap-cakap, melakukan kegiatan terjadwal, dan minum obat tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kemampuan pasien mengontrol halusinasi pada penderita Skizofrenia. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain descriptive correlational menggunakan rancangan pengambilan data secara cross sectional. Yang terdiri dari 77 responden keluarga pasien dengan halusinasi dan 77 pasien halusinasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Alat ukur menggunakan kuesioner tertutup dan checklist. Analisis bivariat menggunakan chi square.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang tidak memberikan dukungan emosional sebesar 39 orang (50,6%). Pasien yang tidak mampu mengontrol halusinasinya sebanyak 44 orang (57,1%). Terdapat hubungan antara dukungan emosional dengan kemampuan pasien mengontrol halusinasi di RSUD Banyumas, dengan pv = 0,000< 0,05.Kata kunci : Dukungan keluarga, kemampuan pasien mengontrol halusinasi, SkizofreniaFAMILY SUPPORT RELATIONSHIP WITH PATIENT ABILITY CONTROL HALUSINATION ON SKIZOFRENIA PATIENTSABSTRACTThe family is an important component that has an impact on the patient's success in hallucinations, as family support in the form of emotional support plays an important role during hospitalization in patients' ability to control hallucinatory hallucinations, chatting, scheduling and taking medication on time . This study aims to determine the relationship between family support and the ability of patients to control hallucinations in patients with schizophrenia .. Type of quantitative research with descriptive correlational design using the design of data collection cross-sectional. Which consisted of 77 respondents of patient families with hallucinations and 77 patients hallucinations. Sampling technique using purposive sampling. Measuring instruments using closed questionnaires and checklists. Bivariate analysis using chi square. The results showed that families who did not provide emotional support amounted to 39 people (50.6%). Patients who were unable to control their hallucinations were 44 people (57.1%). There is a relationship between emotional support and the patient's ability to control hallucinations at RSUD Banyumas, with pv = 0,000 <0.05.Keywords : Family support, patient's ability to control hallucinations, Schizophrenia
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Sulistiani, Ardiani
Jurnal Kebidanan VOLUME 07 No.01, Juni 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.782 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v7i01.193

Abstract

ABSTRAK Sadari sangat penting bagi wanita dan akan lebih baik jika sejak remaja sudah mempunyai pengetahuan tentang sadari dan menerapkan rutin. Kurangnya informasi yang tepat dan memadai, terutama tentang cara pemeriksaan payudara sendiri, sehingga para remaja putri tidak dapat mendeteksi secara dini adanya kanker payudara. Padahal kanker payudara adalah salah satu jenis yang menyebabkan kematian wanita setelah kanker servik. Tujuannya untuk Mengetahui Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri seluruh remaja putri di Desa Musuk, Kec Musuk Kab Boyolali .Penelitian ini dilakukan di seluruh remaja putri di Desa Musuk, Kec Musuk Kab Boyolali menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Subyek penelitian ini adalah remaja putri seluruh remaja putri di Desa Musuk, Kec Musuk Kab Boyolali. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan paired sample t-test. Hasil uji paired sample t-test antara rata-rata pengetahuan remaja putri tentang sadari sebelum perlakuan sebesar 15,2. Rata-rata pengetahuan remaja putri tentang sadari setelah perlakuan sebesar 19,9 dengan nilai t 25,192 dan terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang SADARI dilihat dari pvalue 0,001 (p<0,05). Dengan terujinya penelitian ini terdapat pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan remaja putri tentang sadari. Kata kunci :Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, SADARI EFFECT OF HEALTH AWARENESS OF KNOWLEDGE OF YOUNG WOMEN BREAST SELF EXAMINATION ABSTRACTWomen breast self examination very important for women, and it would be better if the teenager already have knowledge of knowing and applying routine. Lack of proper information and adequate, especially about breast self-examination, so that young women can not detect early breast cancer. Though breast cancer is one of the causes of death of women after cervical cancer. The goal is to Know the Effects of Health Education Knowledge Against Young Women About Breast Self-Examination entire teenage daughter in Musuk Village, District Boyolali Regency .Penelitian Musuk is done in all the young women in the village Musuk, District Boyolali Regency Musuk using a quasi-experimental design with one group pre approach -test and post-test. The subjects of this study are young women all over the girls in the village Musuk, District Boyolali Regency Musuk. Methods of data collection using questionnaires. Data were analyzed using paired sample t-test. Results of paired samples t-test between the average knowledge about the young women aware of before treatment 15.2. The average knowledge about the teenage daughter women breast self examination after treatment of 19.9 with a value of 25.192 t and there is the effect of health education on the knowledge of young girls about women breast self examination views of pvalue 0.001 (p <0.05). With this study, there terujinya influence of health education on the knowledge of the young women breast self examination.  Keywords : Health Education , Knowledge , Women breast self examination
KEPUASAN PASIEN PADA PELAYANAN BIDAN DI POSKESDES Hanung, Allania; ., Tinah; Fidianata, Ayu Rosita
Jurnal Kebidanan VOLUME 10. No. 01, JUNI 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.73 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v10i01.296

Abstract

ABSTRAKPelayanan kebidanan adalah bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan yang diberikan oleh bidan yang telah terdaftar (teregistrasi) yang dapat dilakukan secara mandiri, kolaborasi atau rujukan. Pelayanan kesehatan yang bermutu semakin diperlukan dalam memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat. Bidan memang harus memuaskan pelanggan, sebab kalau pelanggan tidak dipuas pelanggan akan meninggalkan dan menjadi pelanggan pesaing untuk mendapatkan pelayanan yang diharapkan, hal ini akan menurunkan laba dan bahkan menimbulkan kerugian. Oleh karena itu, bidan desa diharapkan untuk selalu konsisten pada perannya, terutama kuantitas dan kualitas pelayanan dalam upaya memuaskan kebutuhan dan keinginan pasien. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui kepuasan pasien KIA yang kunjungan ke bidan di desa pucangan. Metode penelitian : Penelitian yang dilakukan dengan analitik observasional dengan menggunakan pendekatan  cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah pasien KIA yamg memeriksakan diri diBidan Desa Pucangan dengan 34 pasien KIA, dengan teknik sampling aksidental dan analisa data dengan Kuesioner. Hasil Penelitian : Responden yang paling banyak adalah responden yang melakukan kunjungan tetap dengan kepuasan pelayanan bidan cukup yaitu 22 responden (64,7%), Hasil perhitungan chi square dengan α = 0,05, diperoleh nilai p value 0.000 < 0.005, berarti Ha diterima dan Ho ditolak.  Kesimpulan : Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kepuasan pelayanan bidan desa dengan kunjungan pasien KIA.Kata Kunci : Kepuasan, pelayanan, bidanPATIENT SATISFACTION AT MIDWIFE SERVICES AT POSKESDESABSTRACTBackground: midwifery Services are an integral part of the system of health services provided by the registered midwife (registered) can be done independently, collaboration or referral. Quality health care is increasingly necessary in meeting the demands of the needs of the community. Midwives did have to satisfy customers, because if the customer is not dipuas customers would leave and become a customer of a competitor to get a service that is expected, it will lower profits and even losses. Therefore, the village midwife is expected to always be consistent on its role, particularly the quantity and quality of service in an effort to satisfy the needs and wishes of the patient. Research objectives: to know the patient's satisfaction KIA is a visit to a midwife in the village of pucangan. Research methods: research conducted with observational analytic approach with the use of cross sectional. The population in this research is the patient checked himself in to KIA'S midwives, Village Pucangan with 34 patients with KIA, aksidental sampling and analysis data by questionnaire. Research results: Respondents most respondents that do visit are fixed to the satisfaction of enough midwives services 22 respondents (64,7%), the results of the calculation of the chi square with α = 0.05, the p value obtained value 0000 0,005, meaning < Ha Ho accepted and rejected. Conclusion: From this research it can be concluded that there is a relationship of service satisfaction with patient visits the village midwife KIAKeywords: patient,  satisfaction , midwife
PENGARUH MASASE PUNGGUNG TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN NORMAL DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEGALREJO KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2012 Handayani, Esti; Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Pramono Giri Kiswoyo
Jurnal Kebidanan Vol 4 No.2 Desember 2012
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.199 KB) | DOI: 10.35872/jurkeb.v4i2.100

Abstract

PENGARUH MASASE PUNGGUNG TERHADAP PENGURANGAN NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN NORMAL DI BPM WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEGALREJO KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2012 Esti Handayani & Pramono Giri Kiswoyo Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang ABSTRAK A maternal with physiological labor is rarely carried out measures to reduce the pain of labor, especially in the active phase of first stage. If the pain is not managed properly will increase the anxiety or worry so that production of adrenal hormones increased and make blood vessel is vasoconstriction. It causes blood flow mother to fetus decreased. The fetus will be hipoxia while the mother will have prolonged labor (Gadysa, 2007). One of the actions to reduce labor pain that does not cause adverse effects on mother and fetus is a back massage, which can stimulate the endorsfine nerves so that pain can reduced (Danuatmaja, 2004). The purpose is to determine the influence of back massage on pain reduction in the active phase of the first stage of labor in women with normal delivery in BPM Health Centre Tegalrejo area Magelang District 2012. This type of pre-experimental research with pre-post test method and use ordinal scale. Respondests in this study were 35 people with accidental sampling technique. The data was collected using a scale â??buorbonaseâ? and categorized into five pain scale that is divided into: not pain; mild pain; moderate pain; severe pain; and pain is very severe. The data collected was processed using SPSS version 17 with Wilcoxon test. Before the back massage done respondensts have severe pain level there are 18 or 51.4% of respondents, 42.9% or 15 of respondents experienced moderate pain level, and there are only 2 or 5.7% of respondents who experienced pain is very severe. After the back massage done, the pain largely decreased. Respondents who experienced mild pain there are 9 or 25.7% of respondents. While 20 or 57.2% of respondents experiencing moderate pain level, 6 or 17.1% of respondents still experience severe pain, despite back massage done. There is the influence of back massage on pain reduction in the active phase of the first stage of labor in women with normal delivery of significance p value=0.00 and z=-4.456. Midwives should always gave back massage to normal maternal at the active phase of the first stage of labor to reduce pain. Key words: Back massage, labor pain, woman labor

Page 1 of 20 | Total Record : 197