cover
Contact Name
netty herawati
Contact Email
nettyherawati76@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
nettyherawati76@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Distilasi
ISSN : 25287397     EISSN : 26144042     DOI : -
Jurnal Distilasi merupakan berkala ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang yang mempublikasikan makalah-makalah ilmiah berupa hasil penelitian, studi kepustakaan, gagasan, teori dan kajian kritis di bidang ilmu Teknik Kimia. Jurnal Distilasi diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
BIOPLASTIK PATI UMBI TALAS MELALUI PROSES MELT INTERCALATION Melani, Ani; Herawati, Netty; Kurniawan, A.Fajri
Jurnal Distilasi Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik sangat banyak diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, pada umumnya plastik hanya digunakan sekali pakai. Dalam satu tahun sebanyak 1 triliun plastik digunakan dunia. Plastik konvensional yang terbuat dari minyak bumi memiliki sifat degradasi yang rendah. setidaknya kantong plastik dapat diuraikan dalam waktu 500-1.000 tahun, hal ini menyebabkan plastik menjadi sumber sebagian besar sampah dunia dan tentu saja merusak lingkungan.Untuk memenuhi kebutuhan plastik sehari-hari, maka  diperlukan pemikiran dan teknologi baru untuk membuat plastik yang ramah lingkungan (Avella,2009:DavidPlacket,2003). Bioplastik merupakan plastik yang dapat digunakan layaknya plastik konvensional, namun akan hancur terurai oleh mikroorganisme menjadi air dan gas karbondioksida setelah habis dipakai dan dibuang kelingkungan tanpa meninggalkan zat beracun. Bioplastik adalah plastik yang ramah lingkungan yang secara alamiah dapat dengan mudah terdegradasi. Indonesia merupakan Negara yang memiliki perkebunan dan pertanian yang luas, Untuk memproduksi bioplastik bukanlah hal yang sulit untuk mendapatkan bahan bakunya. Bahan baku bioplastik dapat diperoleh dari pati, minyak nabati dan mikrobiota. Pati merupakan salah satu polimer alami dari ekstraksi tanaman yang dapat digunakan untuk memproduksi material biodegradabel karena sifatnya yang ramah lingkungan, mudah terdegradasi, ketersediaan yang besar dan terjangkau (Yihu Song, 2008; Gonzarrez,2010; Sandra Domenek, 2004). Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan adalah  umbi talas yang mengandung pati,  70% yield dalam basis kerimg (Cui, 2005), sebanyak 10 gr dengan variasi jenis plasticiezer (Gliserol, Sorbitol), jenis Filler (Kitosan, ZnO, Clay) dan konsentrasi Filler (3%, 6%, 9%, 12%). Waktu pengadukan konstan 40 menit dan pengovenan pada temperatur 45 C selama 5 jam melalui proses Melt Intercalation. Kondisi operasi ini dipelajari untuk mendapatkan hasil Bioplastik yang terbaik, dengan menguji karakteristik Bioplastik yang dihasilkan. Hasil penelitian yang terbaik diperoleh pada Bioplastik dari Pati Umbi Talas melalui Proses Melt Inercalation pada Konsentrasi Filler Clay 4%, Plasticiezer Sorbitol 25% dengan pengadukan selama 40 menit dan Pengovenan pada temperatur 45 C selama 5 jam. Hasil Uji Karakteristik dari Bioplastik, Uji Tarik 89,327801 MPa, Uji Degradasi 52% berat residual, Uji Logam Timbal (Pb) 0,0057 mg/L dan Kadmium (Cd) 0,127 mg/L. Bioplastik ini memenuhi Standard Nasional Indonesia (SNI).
PENGARUH WAKTU KONTAK OPTIMUM DAN MASSA ADSORBEN TERHADAP KEMAMPUAN LIMBAH KARBIT MENGADSORPSI Pb DAN Cr DALAM LIMBAH KAIN JUMPUTAN DENGAN METODE FIXED BED COLOUM FLOW UP Karim, Arif; Legiso, Legiso; Trisno, Alex
Jurnal Distilasi Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah yang berasal dari rumah sakit merupakan salah satu sumber pencemaran air yang sangat potensial. Hal ini disebabkan karena air limbah rumah sakit mengandung senyawa organik yang cukup tinggi juga kemungkinan mengandung senyawa-senyawa kimia lain serta mikroorganisme patogen yang dapat menyebabkan penyakit terhadap masyarakat disekitarnya. Proses pengolahan air limbah rumah sakit dengan sistem biofilter anaero-aerob mampu menurunkan kadar BOD, COD, TSS, dan dapat menstabilkan pH.  Kadar BOD, COD, dan TSS juga dapat dipengaruhi oleh kepekatan air limbah. Semakin tinggi tingkat pengenceran air limbah maka penurunan kadar BOD, COD, dan TSS juga akan semakin tinggi. Dari hasil pengamatan, maka dapat disimpulkan bahwa hasil terbaik yang didapat dalam penelitian ini adalah pada laju alir 500 ml/menit dengan kepekatan 50% pengenceran dengan analisa BOD sebesar 22,40 mg/l, COD sebesar 56,24 mg/l, dan TSS sebesar 12,71 mg/l. Nilai-nilai tersebut telah sesuai dengan baku mutu limbah cair yang telah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Sumsel No 18 Tahun 2005.
PEMBUATAN BIOGASOLINE DARI LIMBAH AMPAS TEBU DAN ECENG GONDOK DENGAN PROSES THERMAL CATALYTIC Herawaty, Netty; Rifdah, Rifdah; Pratama, M. Aditya
Jurnal Distilasi Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan biomassa yang dikonversikan menjadi bahan bakar alternatif untuk mengurangi ketergantungan akan bahan bakar fosil. Hal  ini dilakukan agar produksi bahan bakar fosil dapat beralih ke bahan bakar alternatif. Biomassa ini menjadi permasalahan yang cukup serius bagi pemerintah dikarenakan akan limbah yang menumpuk akan tetapi pemanfaatannya yang sedikit. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengolah biomassa limbah ampas tebu dan e ceng gondok menjadi biogasoline.  Dalam pemanfaatan biomassa ini menggunakan metode thermochemical salah satunya adalah metode thermal catalytic. Metode thermal catalytic adalah pendekomposisian bahan dengan menggunakan panas dan dibantu dengan adanya katalis untuk mempercepat reaksi tersebut. Dalam penelitian ini mengkaji pengaruh waktu (30,60,90,120,150,180,210,240 menit), temperatur (200,250,300?C), dan katalis (zeolite alam dan serbuk besi). Dari   data hasil penelitian ini diketahui %yield tertinggi pada kondisi optimal temperatur 300?C, waktu 150 menit, dan menggunakan katalis zeolite alam dengan %yield sebesar 64,40 %.
ADSORPSI ION LOGAM Fe DALAM LIMBAH TEKSTIL SINTESIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE BATCH Karim, Muhammad Arief; Juniar, Heni; Ambarsari, M. Fitria Putri
Jurnal Distilasi Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adsorption is a process occurs in a fluid, either it is liquid or gas, bonded in a solid or liquid (absorbent agent, adsorbent) and eventually creates a thin layer or film (adsorbed agent, adsorbent) on its surface. In this study, the writer did the process of the adsorption of Fe metal ion to the adsorbent of carbide waste that has been processed into tablet with 3x5 mm size, adsorption was done with Batch process by stirring 15gr or adsorbent into 100ml of synthetic waste with 50rpm stirring speed. There are two factors that influence the decrease of Fe metal concentration in synthesis waste which is the influence of pH and time. This study used variables of adsorption time (1; 2; 3; 4; 5; 6) hours with pH (2.5; 4.1) for each hour with an initial concentration of Fe 800g metal ions. This study was conducted to obtain the optimum value of pH and concentration of final Fe metal ions with the comparison of initial pH ratio and predetermined time. Seen from the matrix results of the study, it can be concluded that the longer the stirring time the more metal ions are absorbed by the adsorbent of carbide waste and pH value also rises.
TRANSESTERIFIKASI MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL DENGAN KATALIS RFCCU BASE CHEMICAL AL2O3 Mujiharti, Mujiharti -; Yusmartini, Eka Sri
Jurnal Distilasi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i2.2211

Abstract

Penggunaan katalis RFCCU Base Chemical Al2O3 dipelajari untuk pembuatan biodiesel dari minyak jelantah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu ( 80, 90, 100, 110 dan 120oC), jumlah katalis ( 1, 2, 3, 4, dan 5 %), waktu reaksi (10, 20, 30, 40, 50 dan 60 menit), terhadap konversi metil ester dan yield yang dihasilkan . Konversi dan yield yang tertinggi diperoleh sebesar 76,59 % dan 122 mL, diperoleh ketika reaksi berlangsung pada suhu reaksi 600 C, jumlah katalis 4 %, danwaktu reaksi 60 menit. Karakteristik metil ester yang dihasilkan memenuhi Standar Mutu SNI 7182:2015 untuk parameter uji massa jenis pada 40oC, sebesar 885,0 kg/m3, cetane number 51,6 dan sulphur content 25 mg/kg. Kata kunci : katalis; metil ester; transesterifikasi
PURIFIKASI METHYL BLUE DENGAN METODE ELEKTROKOAGULASI PROSES MENGGUNAKAN ALUMINIUM (AL) SEBAGAI PLAT ELEKTRODA Guna, Diah Septa erita; Ariyanto, Eko -
Jurnal Distilasi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i1.2215

Abstract

Dapat dilihat sekarang permasalahan Limbah industri tekstil yang banyak mengandung pewarna seperti methyl blue adalah salah satu jenis limbah yang sulit untuk dibiodegradasi. Elektrokoagulasi bukanlah teknologi baru, tetapi di Indonesia penerapannya belum banyak diketahui oleh sebagian masyarakat. Proses ini sederhana dan mudah diterapkan dengan kemampuan yang baik dalam menggumpalkan berbagai pengotor dan polutan, baik bahan organik maupun anorganik. Dalam penelitian Elektrokoagulasi dilakukan pada tegangan 12 Volt dengan variasi pH 5, 7, dan 9, serta dengan waktu 120 menit dilakukan untuk mempelajari waktu yang paling baik dalam proses elektrokoagulasi, pH yang paling baik dalam proses elektrokoagulasi dan efisiensi elektrokoagulasi yang terjadi. Penelitian ini menggunakan empat buah plat Aluminium (Al) penelitian dilakukan di laboratorium Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Palembang. Proses elektrokoagulasi methyl blue mencapai konsentrasi kesetimbangan pada menit ke 120 untuk semua variasi pH. Persentase Efisiensi penyisihan methyl blue pada pH 5 adalah 48,7 %, pada pH 7 persentase kesetimbangan adalah 70,5 %. Sedangkan pada pH 9 yaitu 86,3 %. Kata kunci : Elektrokoagulasi, Methyl blue, Aluminium.
THE EFFECT OF THE TYPE OF ACID CATALYST AND TIME ON % YIELD OF BIOETHANOL FROM ELEPHANT GRASS (PENNISTUM PURPUREUM SCHUMACH) Herawati, Netty -
Jurnal Distilasi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i2.2210

Abstract

Elephant gass is cattle feed that contains good nutrition. One of its uses is converted into an energy source in the form bioethanol, Elephant grass has a high cellulose content reaching 40,85%, therefore elephant grass has the potential to be used as raw material in manufacture of bioethanol through the process of acid hydrolysis and fermentation. In research on percent yield of bioethanol from elephant grass chemically carried out at fixed conditions : grass weight 100 gr, temperature 100oC, water 1 liter, H2SO4 30 ml, hydrolysis timw 2 hours and conditions change : fermentation time 4,6,8 (day), saccharomyces cerevisiae starter 7%, 9%, 11%, 13%, HCl and H2SO4 catalys. From the research on chemical bioethanol production from elephant grass we got the best percent yield at 6 days of fermentation, 11% saccharomyces cerevisiae, HCl catalys which was 17,30%Keywords: bioethanol, fermentation, elephant grass,
PEMANFAATAN DAUN PEPAYA SEBAGAI ENZIM PAPAIN SECARA EKSTRAKSI DENGAN PENAMBAHAN NA-BISULFIT UNTUK MENINGKATKAN MUTU MINYAK KELAPA (VCO) Anggraini, Rini -; -, Elfidiah -
Jurnal Distilasi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i1.2214

Abstract

Daun pepaya dapat dimanfaatkan sebagai sumber papain untuk menghasilkan minyak kelapa secara enzimatis. Minyak yang dihasilkan dalam penambahan enzim papain untuk mengetahui hasil yield  yang didapat dan uji karakteristik mutu minyak kelapa dibandingkan dengan SNI 01-7381:2008. Analisa yang digunakan untuk mengetahui kualitas minyak kelapa adalah kadar air, asam lemak bebas, densitas dan penampakan fisik. Penambahan enzim papain kedalam santan kelapa dengan menambahakan enzim papain (0%, 1,5%, 2,5%, 3,0%). Minyak yang dihasilkan dapat dianalisa yaitu persentase yield dengan penambahan enzim papain didapatkan 72%, menghasilkan nilai densitas 887,0 kg/m3, asam lemak bebas 1,70%, kadar air 0,211% dan penampakan fisik berupa minyak dengan warna kuning keputihan, beraroma khas minyak, serta tidak berbau tengik.Kata kunci: enzim papain, minyak kelapa, persentase yield, mutu
THE COMPARATIVE ANALYSIS OF CORROSION SHIP PLATE 17QIF3563586 P15 IN PANJANG PORT AND BAKAUHENI PORT AT LAMPUNG Oktarina, Kurniawati -
Jurnal Distilasi Vol 4, No 2 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i2.2209

Abstract

Low carbon steel is the main component that is widely used in the shipping industry for the manufacture of ship plate materials. The ship plate is a material that is used as a leather ship that is directly related to environmental factors. Environmental factors such as temperature, air salinity, wind and the others. The influence of environmental factore are ship's plate. The research of this study was conducted a variable factors that influence changes in pH so as to corrode vessel plate material in a period of time. The research method used was immersion of ship plate specimens for a period on three months. The sea water media of used in Panjang Port and Bahauhen Port at Lampung. The measurement variables for  specimens are temperature, pH, and corrosion and then calculated based on Faraday's law. The research of based on the results obtained that are temperature variable can be to influence pH. This is evidenced by the value a initial temperature of the immersion a specimens in Panjang Port seawater medium of 29,1oC which is a pH value of 8,7 and changes to 25,8oC with a pH value of 6. The same is true with the sea water media, with initial Initially a temperature value of 31,12oC for H 8.4 within three months changed to 25,8oC with a pH of 6,0. Meanwhile, the regression values obtained were 0,994 and 0,995 which is showed changes in pH in sea water increased the corrosion rate on the ship's plate. Keywords: Temperature, pH, Corrosion Rate, and Ship Plate
BIOETANOL DARI LIMBAH KULIT NANAS SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR Yusmartini, Eka Sri; Rinjani, Retno -
Jurnal Distilasi Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Distilasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jd.v4i1.2213

Abstract

Meningkatnya  pengembangan sumber bahan bakar alternative saat ini potensi limbah kulit nanas ,kulit nanas banyak mengandung glukosa sehingga limbah kulit nanas memiliki potensi untuk dijadikan bioetanol. Setelah dilakukan penelitian limbah kulit nanas dengan metode fermentasi dengan penambahan mikroba saccharomyces cereviceae. Dari penelitian ini hasil kadar etanol yang didapatkan paling baik adalah pada sampel yang difermentasi selama 10 hari dengan variasi saccharomyces cereviceae 40 gram yaitu sebesar 96,20%. Kesimpulannya dari penelitian ini adalah waktu fermentasi mempengaruhi terhadap kualitas bioetanol yang dihasilkandari sari kulit nanas.Kata kunci :Kulit nanas, saccharomyces cereviceae, bioetanol